cover
Contact Name
Djamaluddin
Contact Email
djamaluddin@mpai.uad.ac.id
Phone
+6285669045290
Journal Mail Official
jiei.mpaiuad@gmail.com
Editorial Address
Kampus 2 A MPAI-UAD Jl. Pramuka No. 42 Sidikan Umbulharjo Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Islamic Education and Innovation (JIEI)
ISSN : 27469999     EISSN : 27755665     DOI : -
The main objective of the publication is to share or publish scientific article base on research and review from professional writers, researches, teachers, and lectures about Islamic education and innovation. The paper could be the original research paper, technical paper, conceptual paper, case study, and literature review in Bahasa, English or Arabic language. The article must be never published or under consideration for publication.
Articles 62 Documents
Transformasi pendidikan agama Islam melalui program Sabtu Mengaji dalam membentuk karakter siswa SMK Muhammadiyah Pringsewu Hasbullah Hasbullah; Ilyas Rozak Hanafi; Nurhasanah Nurhasanah
Journal of Islamic Education and Innovation Vol 6, No.2: July- December 2025 (In Press)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v6i2.15622

Abstract

Pelayanan kesehatan ruhani menjadi hak dasar manusia yang penting untuk menunjang kebahagiaan dunia dan akhirat melalui penguatan iman dan ibadah. Di SMK Muhammadiyah Pringsewu, Program Sabtu Mengaji diadakan sebagai bentuk transformasi pendidikan agama Islam yang bertujuan membentuk karakter serta meningkatkan nilai keislaman siswa. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan dan dampak program dengan menggunakan model evaluasi CIPPO (Context, Input, Process, Product, Output) secara kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, wakil kepala bidang Al Islam Kemuhammadiyahan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sabtu Mengaji efektif dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan, serta perilaku ibadah, akhlak, motivasi belajar, disiplin, dan tanggung jawab siswa. Program ini turut memberikan pengalaman pembentukan karakter holistik, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meski demikian, diperlukan faktor lain yang mendukung hal tersebut seperti penguatan hafalan Al-Qur’an dan penyusunan silabus yang terstruktur. Secara keseluruhan, Sabtu Mengaji berperan penting dalam internalisasi nilai Islam dan pembinaan karakter siswa, mendorong sekolah untuk terus mengembangkan program secara berkelanjutan untuk hasil yang lebih baik.
Dampak Media Pembelajaran Digital terhadap Pembelajaran Siswa Perspektif Pendidikan Islam: Sintesis Studi Empiris Didit Darmawan; Pratiwi Fadia Sholihah
Journal of Islamic Education and Innovation Vol. 7 No. 1 (2026): Vol 7, No.1: January - June 2026 (In Press)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiei.v7i1.16489

Abstract

Perkembangan teknologi mendorong pemanfaatan media pembelajaran digital sebagai alternatif bagi pembelajaran siswa, termasuk dalam pendidikan Islam yang dituntut mampu mengintegrasikan inovasi teknologi tanpa mengabaikan proses internalisasi nilai-nilai keislaman. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak media pembelajaran digital terhadap pembelajaran siswa dalam perspektif pendidikan Islam melalui sintesis berbagai temuan empiris. Penelitian menerapkan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur terhadap artikel ilmiah nasional. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi melalui proses seleksi, reduksi, pengelompokan, interpretasi, dan sintesis data. Hasil kajian memperlihatkan bahwa pemanfaatan Quiz Zep, Canva, flipbook, e-booklet, E-Magazine, Educaplay, Kahoot, serta perangkat berbasis TIK secara konsisten berkontribusi terhadap pembelajaran siswa yaitu hasil belajar, motivasi, keterlibatan, dan pemahaman konsep siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi media pembelajaran digital dalam pendidikan Islam yang didukung oleh peningkatan kompetensi guru, ketersediaan infrastruktur, serta pengembangan konten yang selaras dengan nilai-nilai keislaman agar kualitas pembelajaran terus meningkat.