cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 235 Documents
HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT: KARAKTERISTIK DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG DETEKSI DINI KANKER SERVIKS MELALUI INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT Dewanti, Nandita Wahyu; Marhaeni , Gusti Ayu; Suindri , Ni Nyoman
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4325

Abstract

Kanker serviks masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada wanita usia subur (WUS) di Indonesia. Salah satu metode pencegahan yang efektif adalah pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik WUS dan tingkat pengetahuan mereka mengenai deteksi dini kanker serviks melalui tes IVA. Penelitian dilaksanakan pada 29 April 2025 di Majelis Taklim Nur Hidayah, Ubung, Denpasar Utara, menggunakan desain cross-sectional. Sampel diperoleh melalui teknik simple random sampling dengan total 56 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berusia di atas 35 tahun (53,6%), berpendidikan dasar (60,7%), tidak bekerja (53,6%), dan memiliki tingkat pengetahuan yang baik (58,9%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara usia (p=0,006) dan tingkat pendidikan (p=0,016) dengan tingkat pengetahuan responden. Namun, status pekerjaan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik (p=0,059). Temuan ini menunjukkan perlunya upaya edukasi yang mempertimbangkan faktor usia dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan tentang deteksi dini kanker serviks. Pengurus organisasi diharapkan bekerja sama dengan puskesmas setempat dalam kegiatan penyuluhan IVA secara rutin agar cakupan pemeriksaan dan kesadaran anggota semakin meningkat
PENGARUH PENGGUNAAN GYM BALL TERHADAP NYERI PERSALINAN PADA KALA I FASE LATEN DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) DI DESA TELUK AUR DAN DESA SURAU GADING Andria; Sugiati, Tuti; Afrika, Yenni
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4388

Abstract

Persalinan merupakan suatu proses alamiah yang mana terjadi pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup diluar uterus melalui vagina atau jalan lahir ke dunia luar. Gym Ball merupakan sebuah bola besar lentur yang berguna sebagai alat bantu latihan beberapa macam gerakan/posisi bertujuan untuk membuat rileks otot-otot dan otot dasar panggul menjadi elastis, membuat kepala janin cepat turun sehingga dapat mempercepat kemajuan pembukaan, mempersingkat kala I persalinan serta dapat meredakan rasa nyeri ketika mucul kontraksi saat persalinan. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan gym ball terhadap nyeri persalinan pada kala I fase laten di Praktik Mandiri Bidan (PMB) di desa teluk aur dan desa surau gading. Penelitian menggunakan one gorup pre test post test design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu trimester III. Sampel penelitian 10 ibu trimester III, secara total sampling. Hasil penelitian menunjukkan nyeri persalinan sebelum diberikan gym ball mayoritas nyeri berat sebanyak 6 orang (60%), dan nyeri persalinan sebelum diberikan gym ball mayoritas nyeri sedang sebanyak 5 orang (50%). Uji statistik t independent menunjukkan bahwa nilai signifikan p-value = 0,001.
PENGARUH PENYULUHAN POLYCYSTIC OVARY SYNDROME (PCOS) BERBASIS DIGITAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PCOS SISWI DI SMA NEGERI 1 SEDAYU Laila Annisa Isnaeni; Dhesi Ari Astuti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4435

Abstract

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS) adalah gangguan endokrin yang sering terjadi pada wanita usia reproduktif, termasuk remaja putri, dan dapat menyebabkan dampak jangka panjang seperti infertilitas, gangguan metabolisme, dan masalah psikologis. Rendahnya tingkat pengetahuan remaja putri mengenai PCOS berpotensi menyebabkan keterlambatan deteksi dini dan pengobatan yang tepat. Penggunaan media digital sebagai sarana pendidikan kesehatan dianggap relevan dengan karakteristik remaja yang familiar dengan teknologi dan dapat meningkatkan efektivitas pendidikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan PCOS berbasis digital terhadap tingkat pengetahuan PCOS pada siswi SMA Negeri 1 Sedayu. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pre-test post-test satu kelompok. Sampel penelitian terdiri dari 100 siswi kelas 11 yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel acak. Intervensi diberikan dalam bentuk pendidikan PCOS berbasis digital melalui video edukasi, infografis, dan materi visual yang disampaikan secara terstruktur, diikuti dengan evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan PCOS yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan PCOS di kalangan siswi, dari 82,0% pada pre-test menjadi 100,0% pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan secara statistik antara konseling PCOS berbasis digital dan peningkatan pengetahuan di kalangan siswi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah konseling PCOS berbasis digital secara signifikan meningkatkan pengetahuan PCOS di kalangan siswi di SMAN 1 Sedayu (p = 0,000). Konseling kesehatan berbasis digital dapat menjadi media pendidikan alternatif yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja putri di era digital ini.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA REMAJA DI DESA KEPENUHAN HULU Sarimawati; Fitria, Rahmi; Sulistiyawati, Wiwin; Nurmawilis, Nova; Nasriyah, Isom
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are three nutritional problems for adolescents in Indonesia, namely malnutrition (stunting), micronutrient deficiencies that cause anemia, and overweight (obesity). Overweight is a condition in which a person's weight exceeds normal, while obesity is a condition of excess body fat accumulation, so that a person's weight is far above normal and can endanger health. Overweight and obesity occur due to an imbalance between incoming and outgoing energy, resulting in an increase in the ratio of fat and lean body tissue which is localized or evenly distributed throughout the body. Another problem is micronutrients, one of which is iron deficiency which is called anemia. Based on the results of the data, there will be 100 young women in Kepenuhan Hulu Village in 2023. The purpose of this study was to determine the relationship between nutritional status and the incidence of anemia in young women in Kepenuhan Hulu Village. This research methodology uses a cross sectional design. The population in this study amounted to 100 young women and the sample in the study was 80 young women who were in the Kepenuhan Hulu Village. The sample selection technique uses Simple Random Sampling. The average distribution of BMI for young women is 26.08 with an SD of 7.75. Data were analyzed using the T-Independent test to determine whether there was a relationship between nutritional status and the incidence of anemia. The results showed that there was a relationship between nutritional status and the incidence of anemia in young women with a p-value (Sig) of 0.000, which means that the p-value was <0.05. So it can be concluded that there is a significant relationship between nutritional status and the incidence of anemia. Suggestions need to be carried out in collaboration between schools, health centers, health agencies by carrying out health promotion about the importance of maintaining nutritional status and the dangers of anemia in young women
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INISIASI MENYUSU DINI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ROKAN HULU Wahyuny, Romy; Bewelli Fahmi, Yuyun; Nurkhasanah, Siti; Reviyanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan kemampuan seorang bayi untuk menyusu sendiri sesaat setelah lahir, yaitu dalam waktu 60 menit atau 1 (satu) jam pertama setelah bayi dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi tindakan inisiasi menyusu dini di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana data yang digunakan merupakan data primer yaitu dengan cara mengisi kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Kemudian, data dianalisis secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pendidikan terakhir Dasar (33,4%), menengah (33,3%), dan perguruan tinggi (33,3%), pengetahuan cukup (66,3%), mendapatkan dukungan suami/keluarga (73,4%), peran/sikap bidan/tenaga kesehatan (51,7%).tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,117, tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,354. Dukungan suami/keluarga dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini bersifat konstan (homogen). Adanya hubungan antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,017. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini, dukungan keluarga bersifat konstan dikarenakan semua responden mendapat dukungan keluarga, dan terdapat hubungan yang bermakna antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini.
PENGARUH PEMBERIAN PIJAT OKSITOSIN TERHADAP PENGELUARAN ASI PADA IBU POST PARTUM DI KLINIK KABUNDA KECAMATAN KABUN ROKAN HULU TAHUN 2023 Nurkhasanah, Siti; Siregar, Lisbet
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4422

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah air susu yang dihasilkan oleh ibu dan mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi. Pemberian ASI eksklusif didefinisikan sebagai pemberian ASI tanpa suplementasi makanan maupun minuman lain kecuali obat. Capaian persentase pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 6 bulan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2020 mencapai 51,9%. Sedangkan di Puskesmas Kabun Kabupaten Rokan Hulu capaian pemberian ASI ekslusif pada tahun 2022 mencapai 226 (68%) dari 332 sasaran bayi yang berusia 0-6 bulan hal ini belum memenuhi target ASI ekslusif Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI pada ibu post partum di Klinik Kabunda Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2023. Jenis penilitian yang digunakan adalah metode analitik kuantitatif dengan desain penelitian eksperiment dengan jumlah sampel 20 orang. Analisis data dilakukan dengan uji statistic T Dependent. Hasil penelitian tersebut terdapat rata-rata pengeluaran ASI sebelum pijat oksitosin adalah 5,05 ml dan rata-rata pengeluaran ASI setelah pijat oksitosin adalah 10,95 ml, hasil uji statistik didapatkan (P value=0,000 <0.05) ada pengaruh signifikan antara pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh pijat oksitosin terhadap pengeluaran ASI di Klinik Kabunda Kecamatan Kabun Kabupaten Rokan Hulu. Diharapkan pijat oksitosin ini dapat dimanfaatkan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi masalah pengeluaran ASI. Daftar Pustaka : 23 (2012-2022) Kata Kunci : ASI, Pijat Oksitosin, Pengeluaran ASI, Rokan Hulu
Peran Pengetahuan dan Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Deteksi Dini Risiko Kehamilan: Tinjauan Literatur Yanti, Nina Surya Fitri; Gunavathy Selvarajh; Herma Yesti; Lili Fitriati Rahmah
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4507

Abstract

This study aims to analyze the role of maternal knowledge and empowerment in the early detection of pregnancy risks through a literature review. Early detection of pregnancy-related risks is essential to prevent maternal and neonatal complications. In addition to antenatal care services, individual factors such as maternal knowledge and empowerment play an important role in improving the ability to recognize danger signs during pregnancy. This study employed a literature review method by searching articles from Google Scholar, PubMed, and ScienceDirect within the period of 2015–2025. The findings indicate that maternal knowledge is associated with the ability to identify pregnancy danger signs, while empowerment contributes to health-related decision-making. Family and community support further strengthen the implementation of health behaviors. It can be concluded that improving maternal knowledge and empowerment is a key strategy in optimizing the early detection of pregnancy risks
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN LANSIA KE POSYANDU MAWAR DI DESA PENDALIAN KECAMATAN PENDALIAN IV KOTO Fitria; Junita, Elvira
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4511

Abstract

Elderly Posyandu is an Integrated Service Post for elderly people known as Elderly Posyandu. The purpose of Posyandu for the elderly besides getting health services for the elderly, the elderly also get social services, religion, skills, sports and arts and culture as well as other services needed by the elderly in order to improve their quality of life through improving their health and welfare in the community. Along the way, the number of visits to the elderly posyandu is alarming. The number of elderly visits to the Mawar Posyandu in the Working Area of Pendalian IV Koto Health Center is the lowest among other villages, namely 13.64%. Among the existing elderly Posyandu, Lanisa Mawar Posyandu is a posyandu located in the District Capital and has the most elderly, namely 244 people, but visits are low. This can be seen in the last 2 years where the average visit was only 10-15 people/month (2.67%). This type of research design used is a cross sectional study. The purpose of this study was to find out the factors associated with visiting the elderly to Posyandu Mawar in Pendalian Village, Pendalian IV Koto District, Rokan Hulu Regency in 2023. The population in this study were all elderly people in Pendalian Village, Pendalian IV Koto District, totaling 244 people, with a total of 244 people. The number of samples is 71 people. Data analysis was carried out univariately and bivariately with the chi square test. The results of this study found that there was a relationship between elderly visits to posyandu and knowledge (Pvalue = 0.000), health status (Pvalue= 0.000) and distance traveled (Pvalue = 0.000) . Researchers suggest that the results of this study can increase elderly visits to the Elderly Posyandu.
EFETIVITAS TEKNIK MARMET TERHADAP KELANCARAN PENGELUARAN ASI PADA IBU POSTPARTUM DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN ROSITA, S.Tr.Keb KOTA PEKANBARU Amanah, Heryani; Komaria Susanti; Wira Ekdeni Aida; Hirza Rahmita
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.3752

Abstract

The breastfeeding process can be done immediately after the baby is born, but the reality in the field shows that many mothers experience ineffectiveness of the breastfeeding process due to low breast milk production in the first days. The purpose of this study is to determine the effectiveness of the Marmet technique on the smoothness of breast milk production in postpartum mothers at the Independent Clinic of Midwife Rosita, S. Tr.Keb, Pekanbaru City. This research method is quantitative using a Quasi Experimental design through a Pretest-Posttest design with a comparison of two groups. The population in this study were all postpartum mothers at the Independent clinic of midwife Rosita, S. Tr.Keb, Pekanbaru City. as many as 20 people, the sampling technique was the purposive population. The results of the study showed that the smoothness of breast milk production before the marmet technique was not smooth for 15 postpartum mothers (75.0%) and after the marmet technique was smooth for 18 postpartum mothers (90.0%). awilcoxon test was then performed, and a p-value of 0.000 < 0.05 was obtained, indicating a significant effect of the marmet technique on breast milk flow. The Marmet technique is effective in increasing breast milk flow in postpartum mothers. Healthcare workers are advised to implement this technique as a non-pharmacological intervention to support successful exclusive breastfeeding.
ANALISIS PENERAPAN ADIWIYATA DALAM MENINGKATKAN PHBS SEKOLAH DASAR: TINJAUAN SISTEMATIS Sahara, Hairin; Asnel, Roza; Suryani
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Program Adiwiyata dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman analisis PRISMA, menelaah 25 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2015–2025. Proses seleksi literatur dilakukan melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Program Adiwiyata secara konsisten berkontribusi positif terhadap peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat siswa, seperti kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan kelas, serta pengelolaan sampah terpilah. Faktor-faktor pendukung meliputi komitmen kepala sekolah, partisipasi guru dan siswa, serta tersedianya sarana sanitasi yang memadai. Adapun kendala yang ditemukan mencakup keterbatasan dana, fasilitas kebersihan, serta kurangnya partisipasi masyarakat sekolah. Secara keseluruhan, hasil tinjauan ini menegaskan bahwa Program Adiwiyata efektif sebagai strategi pendidikan lingkungan yang mendukung pembentukan karakter dan perilaku hidup bersih serta sehat siswa sekolah dasar, sejalan dengan konsep Education for Sustainable Development (ESD).