cover
Contact Name
Rahmi Fitria
Contact Email
rahmifitria@upp.ac.id
Phone
+6285356872104
Journal Mail Official
rahmifitria@upp.ac.id
Editorial Address
Jl.Tuanku Tambusai Jl. Raya Kumu, Rambah, Kec. Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Riau 28558
Location
Kab. rokan hulu,
Riau
INDONESIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
ISSN : 23020806     EISSN : 28095731     DOI : https://doi.org/10.30606/jmn.v10i01
Core Subject : Health, Science,
The scope of this journal includes, but is not limited to the research results of: -Maternal Health -Pregnancy -Labor -Post Partum -Child Health -Family Planning -Reproduction Health -Adolenscent Health -Pre-Conception Period -Pre Menopause - Elderly Health -Pathology -Emengency nursing -Maternity nursing -Mental health nursing -Nursing soul -Medical sugery nursing community nursing -Holistic Nursing -Geriatric Nursing -Pediatric Nursing -Public health
Articles 235 Documents
ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIWULAN 3 DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS BATURITI I KABUPATEN TABANAN Wiati, Ni Wayan; Tirtawati , Gusti Ayu; Senjaya , Asep Arifin
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4506

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai status kesehatan ibu dan anak. Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko utama yang dapat menyebabkan terjadinya BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara anemia pada ibu hamil triwulan 3 dengan kejadian BBLR di Puskesmas Baturiti I Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilaksanakan pada 22 – 30 April 2025. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 374 orang ibu hamil yang menjalani pemeriksaan kehamilan triwulan 3 di Puskesmas Baturiti I dengan mengambil data kohort dari bulan Januari – Desember 2024, sampel di ambil menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi data rekam medis mengenai kadar hemoglobin dan berat bayi saat lahir. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian anemia pada ibu hamil triwulan 3 dengan kejadian BBLR (p = 0,000). Seluruh ibu yang mengalami anemia melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa anemia pada triwulan 3 memiliki pengaruh singnifikan terhadap kejadian BBLR. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, pemantauan hemoglobin, dan pemberian tablet tambah darah (TTD) secara optimal selama kehamilan untuk menurunkan risiko BBLR. Kata kunci: Anemia; Ibu Hamil; Triwulan 3; Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR)
PERSEPSI IBU POST PARTUM TERHADAP ASUHAN MASSAGE SELAMA PERSALINAN UNTUK MENGURANGI NYERI PERSALINAN DI PMB HASNA DEWI TAHUN 2023 Andriyani, Rika; Sucihakameri, Cecen; Putri Damayanti, Ika
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4510

Abstract

Persalinan dimulai sejak uterus berkontraksi dan menyebabkan perubahan pada serviks, Proses ini menimbulkan nyeri persalinan yang dirasakan ibu. Nyeri persalinan ini dapat menyebabkan ibu lebih memilih alternative persalinan lain untuk menghindari nyeri persalinan tersebut yaitu Persalinan Sectio Caesarea. Bidan dalam prakteknya memberikan asuhan persalinan diharapkan dapat memberikan kenyamanan selama persalinan, untuk itu perlu dilakukan upaya pengendalian nyeri saat persalinan dengan teknik non farmakologis, salah satu diantaranya yaitu masase. Ibu hamil sering menyuarakan kekhawatiran bahwa pijat selama kehamilan dapat menyebabkan komplikasi atau persalinan prematur. Perawatan pijat yang terlalu menyakitkan atau terlalu lembut telah dilaporkan menyebabkan aktivasi sistem saraf otonom, yang dapat mencegah efek relaksasi dan pengurangan stres. PMB Hasna dewi merupakan salah satu Klinik bidan yang memberikan asuhan massage selama persalinan. Dari hasil wawancara dengan pimpinan PMB didapatkan informasi bahwa tidak semua ibu menyetujui untuk diberikan asuhan masase, salah satu alasan terbanyak adalah karena tidak nyaman dan takut. Persepsi merupakan faktor awal dari suatu perilaku yang pada umumnya berkorelasi dengan perilaku. Persepsi mengenai suatu hal menyebabkan seseorang melakukan kegiatan yang berkaitan dengan hal yang diketahuinya itu. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji persepsi ibu hamil terhadap asuhan massage selama persalinan untuk mengurangi nyeri. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Kualitatif Isi (content analisys). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa ibu postpartum yang dalam proses persalinannya mendapatkan asuhan massage untuk mengurangi nyeri menunjukkan persepsi yang positif, hal ini terlihat dari pengalaman positif yang dirasakan ibu saat proses persalinan serta manfaat yang dirasakan ibu terhadap massage selama proses persalinan yakni mengurangi rasa nyeri selama kala pembukaan serta memberikan kenyamanan dan rileksasi selama proses persalinan melalui distraksi.
HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN PERUBAHAN KADAR HB PADA IBU HAMIL DENGAN KEK DI PUSKESMAS KARANGGEDE Aryanti, Farida; Yuliastanti, Triani; Handayani, Sri
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4519

Abstract

ABSTRAK Anemia pada masa hamil berhubungan dengan meningkatnya risiko kematian ibu, persalinan prematur, BBLR, serta gangguan perkembangan kognitif anak Anemia pada kehamilan juga berhubungan dengan kurangnya nutrisi yang mempengaruhi kadar Hb. Pemberian makanan tambahan untuk ibu dalam masa kehamilan sudah diterapkan di Kabupaten Boyolali. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pemberian PMT dengan Perubahan Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan KEK di Puskesmas Karanggede Boyolali. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain survai analitik, Desain adalah case-control study dengan data retrospektif. Penelitian ini menggunakan populasi seluruh ibu hamil KEK di Puskesmas Karanggede pada bulan Januari sampai Desember 2025 sejumlah 97 ibu hamil. Penelitian ini menggunakan sampel ibu hamil KEK yang memperoleh PMT pada tahun 2025 sejumlah 30 diambil secara total ditambah dengan 30 ibu hamil KEK yang tidak memperoleh PMT pada tahun 2025 diambil dengan diacak. Ibu hamil KEK yang mendapatkan PMT diambil secara total. Analisis data dengan chi square. Penelitian menunjukkan bahwa perubahan Kadar Hb pada Ibu Hamil dengan KEK mayoritas naik yaitu 28 responden (46,7%), turun sejumlah 18 responden (30%) dan yang dalam kategori tetap yaitu 14 responden (23,3%). Ada hubungan pemberian PMT dengan perubahan kadar Hb pada ibu hamil dengan KEK di Puskesmas Karanggede Boyolali (nilai p-value 0,000). Masukan yang diberikan peneliti yang utama adalah pada tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi tentang penyebab terjadinya anemia pada masa kehamilan dan peningkatkan cakupan jumlah ibu hamil yang mendapatkan PMT.
PERBANDINGAN BUDAYA MALAYSIA DENGAN BUDAYA ASAHAN DALAM MENINGKATKAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI RUMAH SAKIT USM KELANTAN MALAYSIA DAN KABUPATEN ASAHAN TAHUN 2026 Yuliana Tambunan, Lili; Jahriani, Nani; Juliana
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4533

Abstract

Pemberian ASI eksklusif merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesehatan bayi, namun cakupannya masih belum optimal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan budaya Malaysia dan budaya Asahan dalam meningkatkan pemberian ASI eksklusif pada ibu menyusui di Rumah Sakit USM Kelantan Malaysia dan Kabupaten Asahan tahun 2026. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil dengan teknik total sampling, terdiri dari 15 ibu di Malaysia dan 15 ibu di Asahan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki budaya yang mendukung pemberian ASI eksklusif (63,3%) dan sebagian besar mengalami peningkatan pemberian ASI eksklusif (93,3%). Hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0,038 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara budaya Malaysia dan budaya Asahan terhadap peningkatan pemberian ASI eksklusif.
HUBUNGAN PARITAS DAN USIA DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS KARANGGEDE BOYOLALI Sulistyawati, Apriliana; Yuliastanti, Triani; Yanti, Yanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4550

Abstract

ABSTRAK Prevalensi KEK yang terjadi di Indonesia pada kehamilan tahun 2020 adalah 17,3% hal ini tergolong masih tinggi. Pemerintah menargetkan terjadi penurunan 1,5% tiap tahun. Ibu hamil dengan KEK diduga berhubungan dengan berbagai faktor baik langsung atau tidak langsung. Penelitian bertujuan untuk mengakaji hubungan paritas dan usia dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Puskesmas Karanggede. Penelitian dengan metode kuantitatif menggunakan survai analitik, penelitian menggunakan case-control study data diambil secara retrospektif. Subyek dalam penelitian seluruh ibu hamil di Puskesmas Karanggede Januari sampai Desember 2025 sejumlah 492 ibu hamil.. Sampel yaitu ibu hamil KEK pada tahun 2025 sejumlah 97 ditambah 97 ibu hamil tidak KEK pada tahun 2025. Data penelitian dilakukan analisis data uji chi square. Data penelitian mengungkapkan bahwa variabel usia pada ibu hamil mayoritas rentang 20-35 tahun yaitu 156 atau 80,4%. Paritas sebagian besar multipara yaitu 104 responden (53,6%). Faktor paritas terbukti memiliki kolerasi dengan munculnya kondisi KEK pada kelompok ibu hamil (hasil uji statistik p-value 0,001). Faktor usia terbukti memiliki kolerasi dengan munculnya kondisi KEK pada kelompok ibu hamil (hasil uji diperoleh p-value 0,004). Simpulan analisis menunjukkan bahwa variabel paritas dan usia merupakan faktor yang berhubungan erat dengan insiden KEK ibu hamil. Tenaga kesehatan diharapkan melakukan edukasi tentang KEK yang meliputi sebab dan akibat sejak sebelum kehamilan, sehingga dapat menurunkan kejadian KEK. Kata Kunci : Paritas, Usia, ibu hamil, KEK