cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung Induk Siti Walidah lt.5, Jl. A. Yani Pabelan, Kartasura Sukoharjo
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
ISSN : 2527533X     EISSN : 26858770     DOI : -
Core Subject : Science, Social,
Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek (SNPBS) adalah Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Articles 687 Documents
Identifikasi Variasi Genetik Kerbau Kudus Berbasis Mikrosatelit sebagai Bahan Ajar Blended Learning pada Matakuliah TABM Lathifah, Anis Samrotul
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.03 KB)

Abstract

Kerbau Kudus berperan dalam pemenuhan kebutuhan daging nasional. Namun, populasi kerbau Kudus mengalami penurunan. Untuk itulah diadakan penelitian upaya konservasi melalui teknik molekular yaitu variasigenetik menggunakan penanda mikrosatelit. Metode dan hasil dari penelitian dikembangkan menjadi bahan ajar berbasis blended learning pada matakuliah Teknik Analisis Biologi Molekular (TABM). Penelitian dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap I penelitian deskriptif ekploratif dan tahap II penelitian pengembangan bahan ajar. Pada penelitian tahap pertama diperoleh hasil bahwa terdapat variasi fenotip dan tidak terdapat variasi genotip kerbau pada dua sub populasi di Kudus, namun di dalam sub populasi tersebut terdapat varian. Kedua variasi ini dapat digunakan dalam pemilihan bibit unggul kerbau di Kudus. Pada penelitian tahap kedua diperoleh hasil bahwa bahan ajar yang berupa website berbasis blended learning untuk matakuliah TABM sudah layak dan baik untuk digunakan di Jurusan Biologi Universitas Negeri Malang.
Biografi Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UMS dalam Melaksanakan Skripsi Tahun 2014 Susilawati, Yeni Eka; Hariyatmi, H; Djumadi, D
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.037 KB)

Abstract

Skripsi merupakan salah satu bentuk karya tulis ilmiah yang dihasilkan oleh mahasiswa sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecenderungan mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UMS dalam menyeleseikan Skripsi Tahun 2014. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif menggunakan metode dokumentasi. Strategi dalam penelitian ini menggunakan model survei untuk memperoleh dan memaparkan data, sehingga hasilnya dapat menggambarkan secara utuh dan mendalam tentang relitas sosial dan berbagai fenomena yang terjadi. Teknik analisis data yang digunakan deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, bidang penelitian yang dipilih Mahasiswa yaitu terapan (44,8%), pendidikan (28,5%), dan murni ( 26,7%). Pendekatan penelitian yang dipilih mahasiwa adalah kuantitatif (46,5%), kombinasi (34,3%), serta kualitatif (19,2%). Metode penelitian yang dipilih mahasiswa eksperimen (85,5%), deskriptif (11,0%), PTK (2,9%), dan eksplorasi (0,6%).
Kemampuan Pedagogical Knowledge (PK) Calon Guru Biologi FKIP UMS dalam Menyusun RPP Tahun Ajaran 2015/2016 Kharisma, Firlita Nurul; Hariyatmi, H
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.855 KB)

Abstract

Guru adalah salah satu faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan calon guru harus melatih kemampuannya dalam merancang pembelajaran salah satunya dengan memahami Pedagogical Knowledge (PK). PK disebut juga sebagai kompetensi pedagogik yaitu kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran yang terdiri atas pemahaman terhadap siswa, perencanaan, implementasi pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan PK calon guru biologi FKIP UMS dalam menyusun RPP. Populasi penelitian adalah 136 mahasiswa. Sampel diambil secara random sampling yaitu calon guru yang mengikuti PPL di sekolah yang menerapkan kurikulum 2013 berjumlah 20 mahasiswa, masing-masing tiga RPP. Kemampuan PK meliputi enam penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan PK calon guru Biologi FKIP UMS dalam menyusun RPP tahun ajaran 2015/2016 termasuk baik, ditunjukkan dengan penggunaan metode/model 53,80% (cukup), penggunaan berbagai macam metode/model 63,95% (baik), jenis media pembelajaran 31,55% (kurang), pemilihan media sesuai dengan kegiatan pembelajaran 93,75% (sangat baik), menyusun alat evaluasi 48,10% (cukup), dan pemilihan ranah penilaian 73,85% (baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan PK calon guru biologi FKIP UMS dalam menyusun RPP kategori baik (60,83%).
Hubungan antara Kualifikasi Akademik Guru dengan Pengelolaan Kelas di Taman Kanak-Kanak Se-Kecamatan Gemolong Lestari, Sri
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.128 KB)

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kualifikasi akademik guru dengan pengelolaan kelas di TK se-Kecamatan Gemolong. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif kuantitatif dengan rancangan penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah 97 guru dan sampel sebanyak 78 guru, dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data kedua variabel diperoleh melalui metode angket yang diberikan secara langsung kepada guru. Teknik Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows. Hasil Uji Korelasi menunjukkan bahwa rhitung= 0.860> dari rtabel= 0, 263,itu berarti maka hipotesis yang diajukan diterima. Berdasarkan hasil penelitian tersebut bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara kualifikasi akademik guru dengan pengelolaan kelas di TK Se-Kecamatan Gemolong Kabupaten Sragen Tahun Ajaran 2015/2016.
Uji Antioksidan Teh Kombinasi Krokot (Portulaca Oleracea) dan Daun Kelor dengan Variasi Suhu Pengeringan Ningsih, Dyah Ayu; Asngad, Aminah
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.921 KB)

Abstract

Krokot dan kelor yang selama ini dianggap hanya sebagai gulma dan tanaman pagar, faktanya memiliki manfaat yang besar bagi tubuh kita. Pembuatan teh dengan pengovenan merupakan salah satu inovasi baru dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan krokot dan daun kelor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas antioksidan pada teh kombinasi krokot dan daun kelor dengan variasi suhu pengeringan. Metode yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial. Faktor I adalah variasi konsentrai tanaman krokot dengan daun kelor (K), yaitu K1 (1 g: 1 g) , K2 (1,3 g: 0,7 g), K3(0,7 g dan 1,3 g). Faktor II adalah variasi suhu (S), yaitu S1 (45°C), S2 (50°C), dan S3 (55°C). Hasil penelitian menunjukkan kualitas antioksidan tertinggi pada K3S3 75,51% dengan konsentrasi krokot lebih sedikit dibanding dengan daun kelor dan suhu pada 55°C, sedangkan K2S1 Kualitas antioksidan paling rendah karena konsentrasi krokot lebih banyak. Krokot mengandung Omega-3 sebagai antioksidan dan kelor mengandung berbagaimacam antioksidan kuat seperti tanin. Semakin tinggi kandungan antioksidan, maka semakin baik teh yang dihasilkan. Hasil kualitas organoleptik terbaik adalah pada perlakuan K2S1, K3S1, K2S2, K3S2, K1S3, dan K3S3 dengan penilaian organoleptik warna coklat tua, rasa sedikit pahit, aroma sedikit langu, namun daya terima kurang suka.
Efektivitas Daun Belimbing Wuluh untuk Menghambat Kontaminasi pada Pertumbuhan Biji Kacang Hijau secara In Vitro Husniah, Salissatul; Rahayu, Triastuti
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2016: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.411 KB)

Abstract

Masalah utama dalam teknik perbanyakan tanaman kultur jaringan tanaman adalah kontaminasi oleh bakteri atau jamur, untuk mengatasi kontaminasi ini sering menggunakan Plant Preservative Mixture (PPM) sebagai antimikroba. Buah dan daun belimbing wuluh mengandung golongan senyawa oksalat, fenol, flavonoid, tanin, sulfur, dan asam format yang mengandung banyak manfaat salah satunya dapat menjadi antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas ekstrak buah dan daun belimbing wuluh dapat menghambat kontaminasi pada pertumbuhan biji kacang hijau secara in vitro. Rancangan penelitian ini dengan Rancangan Acak Lengkap 2 faktor yaitu: faktor 1: Buah belimbing wuluh (E1); daun belimbing wuluh (E2) dan faktor 2 :Konsentrasi ekstrak 15% (K2) ; konsentrasi ekstrak 30% (K3). Ekstraksi buah dan daun belimbing wuluh dilakukan dengan metode infundasi menggunakan pelarut air (1:10) temperature pelarut air harus mencapai suhu 900C selama 15 menit dengan bantuan waterbath. Parameter yang diamati selama 5 hari dari tanaman biji kacang hijau adalah persentase media tidak kontaminasi, tinggi batang, jumlah akar, dan kondisi kecambah. Kondisi kecambah pada E1K1, E2K2, E2K2, dan E2K3 adalah normal. Ekstrak daun belimbing wuluh konsentrasi 15% efektif untuk mencegah kontaminasi sebesar 70 % pada pertumbuhan biji kacang hijau secara in vitro.
Strategi dan Inovasi Konservasi Tumbuhan Indonesia untuk Pemanfaatan Secara Berkelanjutan Widyatmoko, Didik
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.499 KB)

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia. Sekitar 89.326 spesies tumbuhan berspora termasuk paku-pakuan dan 19.232 spesies tumbuhan berbunga (Spermatophyta) tumbuh di kawasan ini (KPPN/Bappenas, 2016), Tabel 1. Jika keanekaragaman hayati di laut dimasukkan, Indonesia diperkirakan menjadi kawasan paling kaya di dunia (Moosa & Suharsono, 1997; Suharsono, 1998). Jumlah total tumbuhan berbunga dunia yang telah berhasil diidentifikasi mencapai 369.000 spesies (Willis, 2017). Sekitar 2.000 spesies tumbuhan baru berhasil diidentifikasi setiap tahunnya di seluruh dunia (Widyatmoko, 2018). Untuk kelompok tumbuhan berspora, saat ini lebih dari 1,5 juta spesies di dunia telah berhasil diidentifikasi.
Kualitas Pupuk Organik dariLimbah Padat Pati Aren dengan Penambahan Mikroorganisme Lokal dari Krokot (Portulaca oleracea L.) dan Semanggi (Marsilea crenata) Asngad, Aminah; Sari, Dyah Arum Kumala; Primadianti, Anindhita Dwi
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.962 KB)

Abstract

Berdasarkan kandungan yang ada dalam limbah padat pati aren maka dapat dimanfaatkan sebagai bahan pupuk organik (kompos) melalui decomposer dengan menggukan MOL (Mikroorganisme lokal). Tanaman krokotdan tanaman semanggi sebagai sumber senyawa dan bakteri sehingga dapat dijadikan mikoorganisme local. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas pupuk kompos dari limbah padat pati aren dengan penambahan MOL dari tanaman krokot dan tanaman semanggi secara kimia (C-organik, N-total dan Rasio C/N dan pH). Penelitian dilakukan di Lab. Biokimia Pend. Biologi FKIP UMS dan lab. Kimia Tanah Fakultas Pertanian UNS, dengan menggunakan metode eksperimen dan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dengan 3 kali ulangan. Adapun faktor 1 yaitu jenis Bahan MOL (M1 = tanaman krokot dan M2 = tanaman semanggi) dan faktor 2 konsentrasi MOL (K1:50%, K2:60%, K3:70%), analisis data yang digunakan analisis deskriptif kualitattif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Secara kualitas kimia C-organik terbaik pada perlakuan M1K3 (19.65%), N-total terbaik pada perlakuan M1K3 (1.05 %), dan rasio C/N terbaik pada perlakuan M1K3 (18,53%) dan pada perlakuan M2K3 (17,20%), pH pada semua perlakuan berkisarantara 7,54-7,94. Hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa kualitas pupuk organik dari limbah padat pati aren dengan penambahan MOL dari tanaman krokotdan tanaman semanggi baik sesuai standar kualitas pupuk organik SNI 19-7030-2004.
Pengembangan Kompetensi Guru Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Suyanto, Slamet
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.756 KB)

Abstract

Pola pengembangan guru telah mengalami beberapa kali perubahan model. Dari Competency-based Teacher Education (CBTE), menuju Performance-Based teacher Education (PBTE), dan School-based Teacher Education (SBTE). Ke depan tampaknya menyatu antara professional development dengan pengembangan karir guru. Pada tahun 1970-1980-an, zaman CBTE, kita mengenal 10 kompetensi guru yang dilatihkan kepada para calon guru di LPTK. SBTE dipandang memiliki kekurangan karena para calon guru tidak praktik mengajar. Oleh karenanya, program tersebut diperbaiki dengan PBTE di mana para calon guru praktik mengajar meskipun dalam micro-teaching. PBTE kemudian diperbaiki dengan adanya praktik mengajar secara langsung di sekolah melalui SBTE. Kualifikasi guru juga ditingkatkan dari jenjang D-II, ke jenjang S-1, dan jenjang PPG. Untuk menyongsong Era Revolusi Industri 4.0, pendidikan guru perlu memperhatikan KKNI, Pendidikan Abad 21, dan TPACK.
Pembelajaran Biologi untuk Mengembangkan Keterampilan Hidup di Digital Widodo, Ari
Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) 2019: Prosiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (930.754 KB)

Abstract

Pembelajaran Biologi untuk Mengembangkan Keterampilan Hidup di Digital