cover
Contact Name
Umairah Tiffany
Contact Email
umairahtiffany9999@gmail.com
Phone
+6289625205709
Journal Mail Official
jurnalpaudmasakeemasan@gmail.com
Editorial Address
STKIP Melawi, Jl RSUD Melawi, KM 04, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Masa Keemasan : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29627184     DOI : -
Core Subject : Education,
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is published by Early Childhood Education Departement in STKIP Melawi, West Kalimantan, Indonesia. This journal is published twice a year in January and July. This journal is consists of conceptual articles and research reports related to nursery school, pre-primary school, or play school.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2023)" : 6 Documents clear
ANALISIS KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA PAUD HARAPAN KITA NANGA PINOH Elsi Indriani; Nurul Apsari; Kurnia Dyah Anggorowati
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan Kognitif siswa PAUD Harapan Kita serta untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif PAUD Harapan Kita.Adapun jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 siswa Paud kelas B, guru kelas dan Kepala sekolah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes  dan non tes, serta instrumen penelitian yang menggunakan tes lisan dan wawancara yang mengacu pada indikator kemampuan kognitif siswa dan faktor yang mempengaruhi kemampuan kognitif siswa, sedangkan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi.Hasil penelitian yang telah dilakukan, menunjukan bahwa kemampuan kognitif siswa PAUD Harapan Kita sudah sangat baik dilihat dari hasil tes lisan pada tabel 4.1 dan juga pada hasil wawancara anak- anak sudah bisa menjawab semua pertanyaan yang peneliti berikan tetapi tidak semua siswa bisa memahami isi dari pertanyaan tersebut. Adapun fakor yang mempengaruhi kemampuan kognitif siswa yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal anak mau belajar serta mau mendengarkan saat guru menerangkan pembelajaran serta cepat mengerti dengan pembelajaran yang diberikan dan mendapatkan pola asuh yang benar  adapun faktor eksternal  lingkungan keluarga anak mendapatkan perhatian yang cukup dari orang tua serta pergaulan yang baik dengan teman- temannya. Sedangkan disekolah saat pembelajaran menggunakan media pembelajaran sehingga anak mudah mengerti akan pembelajaran yang diberikan serta lingkungan sekolah yang medukung suasana belajar baik outdoor maupun indoor.Kesimpulannya kemampuan kognitif siswa PAUD Harapan Kita sudah sangat baik tinggal bagaimana guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak semangat dalam belajar.                   
ANALISIS PENGENALAN PERMAINAN TRADISIONAL DI PAUD KASIH BUNDA DESA ENGKURAI Agustina Putri Wahyuni; Kurnia Dyah Anggorowati; Kartini Kartini
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1025

Abstract

Penelitian ini didasari pada kurangnya pengetahuan anak akan permainan tradisional serta peran guru dalam mengenalkan permainan tradisional. Tujuan penelitian adalah mengetahui tentang pengenalan permainan tradisional pada serta peran guru dalam mengenalkan permainan tradisional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian adalah deskriftif. Subjek dalam penelitian adalah guru, kepala sekolah dan peserta didik PAUD Kasih Bunda Desa Engkurai. Objek dalam penelitian adalah pengenalan permainan tradisional pada anak usia dini. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Instrumen penelitian menggunakan lembar wawancara. Pengecekan kebasahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian diketahui bahwa guru dalam mengenalkan permainan tradisional di PAUD Kasih Bunda Desa Engkurai kepada peserta didik dimulai dari story telling atau menunjukkan gambar permainan tradisional, memberitahukan anak nama permainan, mendemonstrasikan dan memainkan permainan tradisional bersama dengan peserta didik. Dalam mengenalkan permainan tradisional, guru berperan sebagai fasilitator yaitu memberikan layanan dan menyiapkan fasilitas dalam permaian tradisional.
UPAYA ORANG TUA DALAM MENGATASI PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK USIA DINI Yuyuk Yuyuk; Waridah Waridah; Kartini Kartini
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1027

Abstract

Penelitian didasari pada pengenalan dan penggunaan gadget pada anak usia dini tanpa pengawasan dari orang tua. Tujuan penelitian mengetahui penggunaan gadget, bagaimana cara orang tua mengatasi penggunaan gadget, dan dampak positif atau negatif bagi anak usia dini. Penelitian menggunakan metode kualitatif, jenis deskriftif. Subjek dalam penelitian adalah orang tua anak PAUD Mutiara Hati Kelakik. Objek dalam penelitian adalah upaya orang tua dalam mengatasi penggunaan gadget pada anak usia dini. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan wawancara. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian tentang upaya orang tua dalam mengatasi penggunaan gadget pada anak usia dini, yaitu dengan cara membatasi waktu penggunaan gadget pada anak, menegur anak, mengajak anak bermain, mengajak anak keluar rumah (jalan-jalan atau ketempat keluarga), membiarkan anak bermain diluar rumah dan menyuruh anak bermain ketempat temannya. Dampak positif dalam penggunaan gadget pada anak yaitu dapat mempermudah anak dalam belajar, anak mudah menerima pelajaran, anak cepat tanggap saat menggunakan gadget, anak bisa mengetahui banyak hal dari gadget, anak bisa belajar mengenal warna dan huruf. Dampak negatif dalam penggunaan gadget pada anak yaitu anak kurang bersosialisai, tidak baik bagi kesehatan mata pada anak, anak menjadi lupa waktu, anak lebih banyak mengurung diri dikamar kalau sudah fokus bermain gadget anak menjadi tidak mau diganggu, anak suka rewel ketika meminta memainkan gadget, marah jika tidak dikasi bermain gadget, dan anak menjadi suka meniru. Berdasarkan hasil penelitian yang telah peneliti laksanakan dapat disimpulkan bahwa memberikan gadget pada anak usia dini dapat memberikan dampak tersendirinya yaitu bisa berupa positif dan negatif, memberikan gadget pada anak tentu sudah menjadi hal yang biasa pada era modern ini namun walaupun kita memberikannya pada anak sebaiknya kita selaku orang tua harus selalu mengawasi anak ketika anak menggunakan gadget dan selalu membatasi waktu anak saat menggunakan gadget.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGENALAN HURUF ANAK USIA DINI DENGAN MEDIA POHON HURUF Lilian Slow; Yuli Budhiarti; Eti Susana
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1028

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kurangnya kemampuan mengenal huruf pada siswa TK Negeri Satu Atap kenaman. Anak belum mencapai setiap indikator seperti menirukan bunyi huruf, menyebutkan huruf, menyusun huruf, mengenali bentuk huruf, dan merangkai suku kata menjadi kata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan apakah penggunaan media pohon huruf dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui proses pembelajaran. Penelitian ini berbentuk penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat langkah, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa yang berjumlah 7 anak terdiri dari 3 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Hasil penelitian tindakan kelas siklus I diperoleh dari ketuntasan belajar siswa secara individual atau pun klasikal dengan nilai rata-rata kelas adalah 39,04% dan meningkat pada siklus II 88,80%. Kemampuan guru mengajar sangat baik, berdasarkan hasil, penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan telah berhasil karena persentase kemampuan mengenal huruf anak dan aktivitas mengajar guru di siklus II telah mencapai kriteria keberhasilan. Disimpulkan dengan menerapkan media ini dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ALAM SEKITAR PADA MATERI BENTUK GEOMETRI Titik Sumarni; Asep Eka Nugraha; Eko Fery Haryadi
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1033

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif bentuk geometri dengan menggunakan media alam sekitar pada anak kelompok B PAUD Terpadu Aisyah. Pelaksanaan penelitian dilakukan di PAUD Terpadu Aisyah. Metode penelitian  menggunakan penelitian tindakan kelas. subjek penelitian anak kelompok B PAUD, objek penelitian adalah meningkatkan kemampuan kognitif bentuk geometri dengan menggunakan media alam sekitar. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian APKG I dan APKG II dan lembar observasi anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi analisi data observasi dan analisis data APKG I dan APKG II. Kriteria keberhasilan dalam penelitian yaitu 70 untuk nilai anak dan 80% nilai klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak dengan menggunakan media alam sekitar pada materi bentuk geometri diperoleh hasil pada siklus I sebesar 46,15%. Sedangkan rata-rata nilai APKG I pada siklus I yaitu 2,97. Kemudian rata-rata nilai APKG II pada siklus I yaitu 2,96. Pada siklus II kemampuan kognitif anak sebesar 84,61%. Sedangkan rata-rata  yaitu 3,24 dan rata-rata nilai APKG II pada siklus II yaitu 3,63. Artinya terdapat peningkatan kemampuan kognitif anak sebesar 38,46%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penggunaan media alam sekitar pada materi bentuk geometri dapat meningkatkan kognitif anak.
Peningkatan Keterampilan Proses Sains Melalui Percobaan Sederhana Pada Paud Tunas Bangsa Nanga Pino Kartini Kartini; Kasihani Lestari; Indria Susilawati
Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/mkjpaud.v3i1.1268

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan proses sains melalui percobaan sederhana pada anak usia dini 4 -5 tahun di PAUD Tunas Bangsa Nanga Pinoh. Keterampilan proses sains yang dilatihkan pada anak meliputi keterampilan membuat dugaan, mengamati, mengklasifikasi/ mengklompokkan dan mengkomunikasikannya penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (kolaboratif) yang terdiri dari tiga siklus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dan catatan lapangan. Instrumen menggunakan lembar observasi KPS anak dan lembar observasi kegiatan guru selama kegiatan pembelajaran. Data yang terkumpul dianalisis secara deskritif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan proses sains melalui percobaan sederhana pada anak usia 4 -5 Tahun di PAUD Tunas Bangsa Nanga Pinoh. Pada siklus I, Siklus II, dan siklus II keterampilan proses sains anak secara keseluruhan 59,38%, 66,12% DAN 78,82% dengan keterampilan proses sains masing -masing indikator sebagai berikut: (1) KPS membuat dugaan adalah 53,84%, 60,53%, 73,55%, (2) KPS mengamati adalah 65,02%, 71,71%, dan 85%, (3) KPS Mengklasifikasi adalah 64,25%, 69,08%, 84,01% dan (4) KPS mengkomunikasikan sebesar 54,39%, 63,08%, 72,70%. Aktivitas kegiatan guru mengelami peningkatan sebesar  47,37% Siklus I,  73,68% siklus II, 94,74% siklus II. Dengan demikian, percobaan sederhana dapat meningkatkan keterampilan proses sains.

Page 1 of 1 | Total Record : 6