cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
jusindo.jsi@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
muhammadzidnal31@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27753077     EISSN : 27750892     DOI : 10.36418
Core Subject : Health,
Ruang lingkup dan fokus penelitian terkait bidang kajian dengan penekanan pada pendekatan, yang meliputi: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hyperkes), Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan), Ilmu Gizi, Epidemiologi, Teknik Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Asuransi Jiwa dan Ilmu Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Ilmu Olah Raga, Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Administrasi Rumah Sakit, Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi), Ilmu Biomedis, Ergonomi, Fisiologi Kerja, Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Olahraga ), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medis.
Articles 411 Documents
Rancangan Sistem Informasi Kesehatan Anemia Recovery Berbasis Progresive Web Apps Yuniariyati, Nova
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.113

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan (SIK) telah menjadi komponen penting dalam penyediaan layanan kesehatan modern. Dalam konteks Anemia Recovery, di mana pemantauan yang terus-menerus diperlukan untuk mengelola kondisi ini dengan efektif, pengembangan solusi teknologi yang inovatif menjadi semakin penting. Artikel ini memperkenalkan rancangan Sistem Informasi Kesehatan Anemia Recovery Berbasis Progresive Web Apps (PWA). Pendekatan berbasis PWA dipilih untuk menyediakan fleksibilitas dan aksesibilitas yang optimal bagi pengguna dengan memanfaatkan teknologi web modern. Rancangan sistem ini bertujuan untuk mengintegrasikan fitur-fitur kesehatan yang relevan, seperti pemantauan tingkat hemoglobin, penjadwalan pengingat konsumsi suplemen, serta informasi kesehatan terkini tentang Anemia Recovery. Selain itu, tantangan dalam menyediakan aksesibilitas yang optimal bagi pengguna dengan variasi infrastruktur teknologi dan koneksi internet juga dibahas. Diharapkan rancangan Sistem Informasi Kesehatan Anemia Recovery Berbasis PWA ini dapat menjadi landasan untuk pengembangan solusi teknologi yang efektif dan menyeluruh dalam manajemen Anemia Recovery.
Gambaran Penggunaan KB Pada Wanita Usia Subur di Kecamatan Weru Tahun 2023 Fahrurodzi, Denny Saptono
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.114

Abstract

Pertumbuhan populasi yang tinggi akan mengganggu kemajuan pembangunan dalam berbagai sektor, sehingga diperlukan langkah-langkah untuk mengurangi angka kelahiran. Upaya untuk mengurangi tingkat kelahiran perlu ditingkatkan, salah satunya adalah program KB yang dicanangkan pemerintah. Pengguna KB di Kabupaten Sukoharjo mengalami penurunan selama 3 tahun berturut-turut, sehingga peneliti tertarik melakukan penelitian di Kecamatan Weru di Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan metode diskriptif, yaitu survey menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur di Kecamatan Weru. Tehnik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling, dengan sejumlah 342 orang. Sebanyak 160 WUS tidak mengikuti program KB (43%). Mereka yang tidak ikut KB paling banyak beralasan mereka tidak tahu tentang manfaat KB. Selanjutnya yang mengikuti program KB paling banyak menggunakan metode suntik, yaitu 111 orang (61%). Bidan praktek adalah tempat yang paling dominan WUS bisa mendapatkan KB (52%). pengguna KB sudah memakai alat kontrasepsi selama > 4 bulan paling mendominasi dari pengguna KB dengan durasi yang lebih sebentar. Penulis menyarankan perlu adanya penyuluhan tentang KB dan manfaatnya di Kecamatan Weru.
Hubungan Perilaku Kesehatan terhadap Karies Gigi Kriteria ICDAS di Desa Melahing Kota Bontang Diastuti, Denti; Masyhudi, Masyhudi; Duma, Krispinus
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.115

Abstract

Karies gigi menjadi bukti tidak terjaganya kondisi gigi dan mulut masyarakat, dengan prevalensi yang cukup tinggi di Indonesia, mencapai 48% di Provinsi Kalimantan Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki keterkaitan antara prilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan insiden karies pada penduduk Desa Melahing Kota Bontang. Metode yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, dilakukan di Desa Melahing Kota Bontang. Jumlah populasi adalah 261 orang, dengan sampel sebanyak 72 orang yang telah memberikan persetujuan melalui informed consent. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner dan melalui pemeriksaan klinis rongga mulut menggunakan kriteria ICDAS untuk mengukur kedalaman karies. Hasil analisis data menggunakan uji chi square pada SPSS versi 26 menunjukkan bahwa perilaku kesehatan gigi dan mulut masyarakat mayoritas dikategorikan sebagai buruk (72,2%), dan tingkat kejadian karies email di Desa Melahing mencapai 59,7%. Berdasarkan uji chi square, ditemukan hubungan yang signifikan antara perilaku kesehatan gigi dan mulut dengan karies gigi pada masyarakat Desa Melahing Kota Bontang, dengan nilai p = 0,035 (p < 0,05) dan odds Ratio sebesar 3,7. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara prilaku menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan kejadian karies di Desa Melahing Kota Bontang; di mana individu yang memiliki prilaku yang kurang baik memiliki risiko 3,7 kali lebih tinggi mengalami karies email dibandingkan dengan mereka yang memiliki prilaku yang baik dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Pengaruh Pemberian Jus Wortel Terhadap Perubahan Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Menopause Di Posyandu Desa Tangkilsari Kecamatan Tajinan Kabupaten Malang Siwi, Clairine Limpad Rosa; Sulistiyah, Sulistiyah; Maulina, Rifzul
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.116

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi di mana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Salah satu pendekatan non-farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah dengan mengkonsumsi wortel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dampak pemberian jus wortel terhadap perubahan tekanan darah pada wanita yang telah memasuki masa menopause. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimental dengan pendekatan One Group Pre test – Post test design tanpa adanya kelompok kontrol dengan melibatkan 16 partisipan. Data univariat dianalisis dengan memperhitungkan distribusi dan persentase dari nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan setelah pemberian jus wortel. Sedangkan, analisis data bivariat dilakukan menggunakan uji paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah pada ibu menopause sebelum konsumsi jus wortel adalah 156,44 / 95,75 mmHg, yang kemudian mengalami penurunan menjadi 135 / 84,44 mmHg setelah konsumsi jus wortel. Berdasarkan uji paired T-test pada tekanan darah sistole didapatkan nilai p sebesar 0,000 dan tekanan darah diastole didapatkan nilai p sebesar 0,000, karena nilai p < 0,05 maka ada pengaruh perubahan tekanan darah sesudah diberikan jus wortel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian jus wortel dapat menurunkan tekanan darah. Untuk selanjutnya disarankan bagi posyandu lansia menggunakan jus wortel sebagai alternatif pengobatan non farmakologi.
Pendekatan Diagnosis dan Tatalaksana Abses Hepar Piogenik pada Rumah Sakit Perifer: Sebuah Laporan Kasus Bria, Maria Demetria
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.117

Abstract

Abses Hepar merupakan jenis abses visceral yang paling umum terjadi. Insiden tahunan abses hepar dilaporkan sejumlah 2,3 kasus per 100.000 penduduk dan lebih tinggi pada pria dibandingkan wanita. Telah dilaporkan sebuah kasus abses hepar pada seorang laki-laki usia 75 tahun yang datang ke RSUD Kabupaten Rote Ndao dengan keluhan utama nyeri perut kanan atas disertai demam naik turun, mual dan muntah. Pasien ditatalaksana dengan kombinasi antibiotik spektrum luas yaitu seftriakson 2 gram intravena tiap 24 jam dan metronidazole 500 mg intravena tiap 8 jam selama 14 hari. Evaluasi laboratorium menunjukkan penurunan WBC menjadi 8400/mL, SGOT menjadi 31 IU/L dan SGPT menjadi 12 IU/L. Namun secara klinis pasien masih mengalami demam, sehingga pada hari rawat ke 16 dilakukan drainase abses dan didapatkan pus 300cc. Post drainase abses, pasien kemudian dipulangkan dengan kondisi klinis membaik dan konfirmasi laboratorium didapatkan penurunan WBC, SGOT dan SGPT menjadi nilai normal. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran pendekatan diagnosis dan tatalaksana abses hepar piogenik pada rumah sakit perifer.
Vitamin D Supplementation Dose as The Prevention of Fragility Fracture In Chronic Kidney Disease Patient: A Systematic Review Sapardan, Aldico J; Djatnika, Rashida S
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.118

Abstract

CKD affects more than 10% of the global population. It can cause osteoporosis and increase the risk of fractures, especially as CKD becomes more serious. In CKD, mineral and bone disorders (CKD-MBD) cause abnormalities in how the body processes vitamin D, calcium, phosphorus, or parathyroid hormone (PTH). It can also affect bone strength and cause calcium build-up in the soft tissues. Treatment usually starts with correcting the chemical abnormalities that occur in the body due to CKD-MBD before focusing on osteoporosis and fractures. A study review spanning 2010 to 2023 investigated optimal vitamin D supplementation doses in CKD patients, indicating varied outcomes influenced by factors like dosage, duration, and population characteristics. Doses ranged from 800 to 8,000 IU/day of cholecalciferol, with recommendations contingent on serum 25(OH)D levels.
Gambaran Menyikat Gigi Terhadap Indeks Plak Pada Siswa Kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta Maruf, Ananda Annas; Riolina, Ana; Kurniawati, Dwi; Sari, Morita
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.119

Abstract

Plak merupakan endapan lunak dari sisa-sisa makanan yang menempel pada gigi yang terakumulasi dengan air liur dan bakteri. Menyikat gigi merupakan cara mekanis yang bermanfaat untuk mencegah pembentukan plak pada permukaan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahu gambaran menyikat gigi terhadap indeks plak pada siswa kelas V dan VI SD Muhammadiya 3 Nusakan Surakarta. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Penyajian data diolah dan dianalisis dalam bentuk tabulasi silang.  Responden pada penelitian adalah 70 siswa-siswi kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta. Data yang dikumpulkan dalam penelitian adalah metode menyikat gigi, waktu menyikat, gigi jenis, bulu sikat dan pemeriksaan indeks plak. Hasil Penelitian : Sebanyak 54 responden memiliki indeks plak sangat baik (79%), sebanyak 11 responden memiliki indeks plak baik (16%), sebanyak 5 responden memiliki indeks buruk (5%) dan tidak ada respondent yang memiliki indeks plak sangat buruk. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah  perilaku menyikat gigi yang dilakukan siswa kelas V dan VI SD Muhammadiyah 3 Nusukan dapat menghilangkan plak dengan baik tetapi sebagian besar durasi siswa menyikat gigi masih kurang dari 2 menit. Diperlukan adanya edukasi cara menyikat gigi dan durasi yang ideal dalam menyikat gigi  sehingga meningkatkan pengetahuan siswa dalam menyikat gigi.
Faktor Resiko Ibu terhadap Kelahiran Anak dengan Labiopalatognatoschizis (Cacat Sumbing): Literature Review Adriyansyah, Muhammad Ali; Nurhidayati, Nurhidayati
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.120

Abstract

Labiopalatognatoschizis atau cacat sumbing merupakan kelanan bawaan yang paling umum terjadi di area orofasial. Berbagai faktor risiko dapat menjadi pemicu terjadinya cacat sumbing khususnya genetik dan lingkungan yang berkaitan dengan ibu hamil. Artikel ini bertujuan untuk meninjau kembali faktor resiko yang dapat mempengaruhi kondisi sumbing pada janin terutama dari faktor resikor ibu untuk mencegah terjadinya kelahiran dengan cacat sumbing. Pencarian literatur dengan kata kunci yang sesuai dilakukan pada database PubMed. Sebanyak empat artikel memenuhi kriteria eligibilitas yang akan dilanjutkan peninjauan lebih lanjut. Tinjauan terhadap empat artikel ini menunjukan bahwa faktor resiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya cacat sumbing adalah, konsumsi multivitamin yang berlebihan pada awal kehamilan, Ibu yang merokok aktif atau pasif, serta ibu yang memiliki riwayat masalah metabolism seperti obesitas, diabetes, dan hipertensi pada masa kehamilan memiliki resiko yang lebih tinggi untuk melahirkan anak dengan cacat sumbing. Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk meninjau lebih luas lagi terkait faktor resiko terjadinya cacat sumbing pada janin.
Optimalisasi Pertumbuhan Anak Melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Tsani, Nia Nurfitria; Sahati, Sahati; Fauziah, Sifa; Aisyah, Siti; Susanti, Susi; Tarsinah, Tarsinah; Nahria, Syarifatun
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.121

Abstract

Kegiatan Pemberdayaan Perempuan di komunitas mengambil Judul tentang Optimalisasi Pertumbuhan Anak Melalui Pendidikan Modul Pola Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dilakukan di Kampung Galian Bunut RT 002/005  Desa Sukaindah Kec. Sukakarya Kab. Bekasi. Langkah awal untuk menemukan masalah dan kesenjangan dilapangan kelompok melakukan pengumpulan data primer dengan pembagian kuesioner dengan total pengambilan responden berjumlah 30 orang perempuan yang memiliki anak usia 3- 24 bulan. Pembagian kuesioner dilaksanakan tanggal 27 Maret 2024, kuesioner berisi pengetahuan tentang MP ASI dan didapatkan nilai rata-rata hasil score 53,05266667 yang sangat jauh dari harapan. Hal ini pula, yang mendasari peneliti melakukan Kegiatan pemberdayaan Perempuan di Komunitas. Konsep Pemberdayaan Perempuan di Komunitas yang ditawarkan peneliti yaitu dengan melakukan edukasi atau penyuluhan terhadap sasaran yaitu Perempuan yang memiliki anak usia 3-24 bulan yang dilaksanakan pada tanggal 18 April 2024 di TPMB Bidan Sifa Fauziah,Am.Keb. Penyuluhan dilakukan dengan membagikan Modul Edukasi berupa gambar dan Leaflet. Setelah pelaksanaan Penyuluhan dilakukan Pembagian Kuesioner Post Test untuk menilai sejauh mana pemahaman Perempuan terhadap materi penyuluhan yang dijelaskan oleh penyaji. Hasil score pengetahuan didapatkan nilai rata-rata 90,82833333.
Tingkat Pengetahuan Lansia Tentang Obat Antihipertensi di Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan Choti'ah, Faridhotul Nur; Ratnasari, Diah
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.122

Abstract

Berdasarkan hasil survey pendahuluan tentang tingkat pengetahuan lansia terhadap obat Antihipertensi menunjukkan 7 dari 10 responden tidak mengetahui penggunaan obat antihipertensi dengan tepat. Mengetahui tingkat pengetahuan lansia terhadap obat antihipertensi. Jenis penelitian bersifat nonexperimental menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi adalah masyarakat Desa Simbatan yang melakukan kunjungan ke Posyandu sebanyak 80 orang, pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Terdapat sebanyak 56 orang (70%) memiliki pengetahuan cukup terhadap obat antihipertensi, sedangkan berdasarkan pernyataan kuesioner tingkat pengetahuan lansia mayoritas responden menjawab benar pada pernyataan obat darah tinggi mempunyai efek samping berbeda- beda seperti buang air kecil sebanyak 80 (100%). Tingkat pengetahuan hipertensi pasien lansia di Desa Simbatan Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan Jawa Timur dapat dikategorikan  cukup (70%).