cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
jusindo.jsi@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
muhammadzidnal31@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27753077     EISSN : 27750892     DOI : 10.36418
Core Subject : Health,
Ruang lingkup dan fokus penelitian terkait bidang kajian dengan penekanan pada pendekatan, yang meliputi: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Kesehatan Kerja; Hyperkes), Kebijakan Kesehatan (dan Analis Kesehatan), Ilmu Gizi, Epidemiologi, Teknik Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Asuransi Jiwa dan Ilmu Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Ilmu Olah Raga, Ilmu Keperawatan, Kebidanan, Administrasi Rumah Sakit, Entomologi (Kesehatan, Fitopatologi), Ilmu Biomedis, Ergonomi, Fisiologi Kerja, Fisioterapi, Analis Medis, Fisiologi (Olahraga ), Reproduksi (Biologi dan Kesehatan), Akupunktur, Rehabilitasi Medis.
Articles 411 Documents
Dexmedetomidine sebagai Adjuvan Anestesi dalam Peripheral Nerve Block Zarkasi, Ridho; Pondang, Josafat
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.97

Abstract

Klonidin dan dexmedetomidine merupakan agonis reseptor α-2 yang digunakan dalam manajemen anestesiologi, dengan dexmedetomidine (DEX) sebagai pilihan utama untuk sedasi dan analgesia. Penambahan dexmedetomidine sebagai adjuvan dalam blok saraf perifer dapat memperpanjang durasi analgesia, namun efek sampingnya seperti bradikardia dan hipotensi harus diperhatikan dalam aplikasi klinis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dosis dan keamanan dexmedetomidine sebagai adjuvan dalam blok saraf perifer, serta untuk memahami potensi aplikasi masa depannya dalam manajemen nyeri perioperatif. Metode penelitian ini memfokuskan pada farmakologi dexmedetomidine dan aplikasinya dalam blok saraf perifer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peripheral Nerve Block (PNB) digunakan secara luas dalam praktek klinis dengan fokus pada pemanfaatan adjuvan untuk meningkatkan efek analgesik dan durasi PNB. Meskipun adjuvan sering digunakan untuk memperpanjang durasi anestesi/analgesia dan mengurangi nyeri postoperatif, penggunaannya belum banyak dievaluasi secara klinis. Meta-analisis terbaru menunjukkan bahwa dexmedetomidine sebagai adjuvan dalam PNB memiliki efikasi klinis yang baik dengan kemampuan untuk mengurangi penggunaan anestesi lokal dan obat analgesik, memperpanjang waktu analgesia, dan meningkatkan kualitas anestesi serta kepuasan pasien. Implikasi penelitian ini adalah bahwa penggunaan dexmedetomidine sebagai adjuvan dalam Peripheral Nerve Block (PNB) dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan manajemen nyeri perioperatif, namun perlunya pemantauan yang cermat terhadap dosisnya untuk menghindari potensi efek samping seperti hipotensi dan bradikardia.
Prosedur Invasif Minimal Pada Pneumothoraks: Penggunaan Video Assisted Thoracoscopic Surgery (VATS) Adhadi, Harits Hammam; Pondang, Josafat
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.98

Abstract

Peningkatan penggunaan bedah torakoskopi berbantuan Video Assisted Thoracoscopic Surgery (VATS) sebagai alternatif yang lebih disukai daripada torakotomi dalam penatalaksanaan pneumotoraks, namun masih terbatasnya penelitian yang ada mengenai pengalaman penggunaan VATS uniportal untuk kasus pneumotoraks. Dengan pengembangan teknologi dan pendekatan invasif minimal, penelitian ini menyoroti kebutuhan akan evaluasi lebih lanjut terhadap keamanan dan efektivitas VATS uniportal dalam mengobati pneumotoraks, menyediakan bukti yang dapat mendukung penggunaannya dalam praktik klinis dengan potensi untuk memperbaiki hasil pasien, mempersingkat masa rawat inap, dan mengurangi nyeri pasca operasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keamanan dan efektivitas bedah torakoskopi dengan bantuan video port tunggal dalam pengobatan pneumotoraks. Penelitian ini mengusulkan penggunaan metode observasional retrospektif untuk menyelidiki pneumotoraks dalam konteks populasi pasien yang telah didiagnosis dengan Pneumotoraks Spontan Primer (PSP), Pneumotoraks Spontan Sekunder (SSP), dan pneumotoraks iatrogenik. Data akan dianalisis dari rekam medis pasien dalam rentang waktu tertentu, dengan fokus pada demografi pasien, faktor risiko, presentasi klinis, diagnosis, manajemen, serta prognosis dan komplikasi. Hasil dari penelitian ini reseksi paru invasif minimal dapat berhasil dilakukan dengan menggunakan sayatan tunggal. Berdasarkan hasil penelitian ini, bedah torakoskopi dengan bantuan video port tunggal adalah metode yang aman dan efektif untuk pengobatan pneumotoraks.
Pengaruh Edukasi Stimulasi Perkembangan Anak Usia 3-4 Tahun Terhadap Pengetahuan Ibu di Pos Paud Ade Irma Suryani Fadhilah, Anggia Nur; Suprapti, Suprapti; Cahyani, Desy Dwi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.99

Abstract

Stimulasi merupakan salah satu kebutuhan dasar anak yang harus dipenuhi. Ibu sebagai pengasuh terdekat anak harus mengerti akan stimulasi yang tepat untuk anaknya. Kurangnya informasi dan ketidakpahaman ibu akan pentingnya stimulasi dalam proses tumbuh kembang anak menjadi salah satu faktor penyebab keterlambatan anak. Upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan edukasi stimulasi perkembangan anak usia 3-4 tahun. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi stimulasi perkembangan anak usia 3-4 tahun terhadap pengetahuan ibu di Pos PAUD Ade Irma Suryani. Desain penelitian menggunakan pra-eksperimen dengan rancangan one grup pretest posttest design without control grup. Teknik pengambilan sampel menggunakan total samplingngan kriteria ibu yang memiliki anak usia 3-4 tahun di Pos PAUD Ade Irma Suryani, total sampel penelitian ini 30 ibu. Pengambilan data menggunakan kuesioner pengetahuan ibu. Analisa data univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa data bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan ibu sebelum diberikan edukasi stimulasi hampir seluruh (87%) ibu memiliki pengetahuan cukup dan sesudah diberikan edukasi stimulasi hampir seluruh (90%) ibu memiliki pengetahuan baik. Hasil akhir didapatkan nilai p value 0,000<ɑ=0,05 menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi stimulasi perkembangan anak usia 3-4 tahun terhadap pengetahuan ibu di Pos PAUD Ade Irma Suryani. Belum adanya penelitian pemberian edukasi stimulasi dalam meningkatkan pengetahuan ibu, dimana sebelumnya edukasi stimulasi ini hanya diberikan kepada guru di sekolah saja. Edukasi stimulasi berpengaruh terhadap pengetahuan ibu dalam memberikan stimulasi perkembangan anak yang optimal.
Hubungan X- Ray dan CD4 Viral Load Pada Pasien Tubercolosis HIV Andira, Besse Putri; Wiriansya, Edward Pandu; Rompegading, Andi
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.100

Abstract

Perjuangan melawan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV) memerlukan penanganan terhadap kendala-kendala terkait diagnosis tuberkulosis (TB) pada pasien yang terinfeksi kedua penyakit ini (HIV-TB). Rontgen dada menjadi instrumen kunci untuk menilai keberadaan tuberkulosis pada individu yang mengalami koinfeksi HIV-TB. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara X-ray dan CD4 viral load pada pasien TB HIV/AIDS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian literature review. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi pustaka yang diperoleh melalui Google Scholar dan PubMed. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis menggunakan tiga tahapan yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah CD4 berhubungan dengan manifestasi klinis pasien HIV yang bisa dilihat dari gambaran radiologis, sehingga dapat digunakan dalam mempercepat penegakkan diagnosis. Selain itu, terdapat hubungan antara pola sinar X dengan jumlah CD4 pada pasien HIV-TB, yang dapat memberikan informasi penting terkait dengan status imunologis pasien. Penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara jumlah CD4+ dan bentuk tuberkulosis pada pasien TB-HIV.
Hubungan Karakteristik Ibu, Pemberian Asi Eksklusif dan Berat Badan Lahir dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Gatak Salsabila, Puteri Adlia; Rakhma, Luluk Ria
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.101

Abstract

Kasus stunting pada balita masih menjadi salah satu masalah yang paling mendesak dalam bidang gizi di Indonesia. Kasus stunting pada balita merupakan salah satu permasalahan gizi yang terus menjadi kritis di Indonesia. Kejadian ini timbul dari kombinasi penyebab lingkungan dan manusia, yang dipengaruhi oleh asupan makanan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis hubungan karakteristik ibu, pemberian ASI eksklusif, dan berat badan lahir dengan kejadian stunting di Puskesmas Gatak, Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional dengan metode Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebanyak 77,3% balita stunting akibat ibu hamil <20 dan >35 tahun dengan nilai p* 0,002 dan nilai OR 95%CI nya 5,667, terdapat 67,6% balita stunting akibat pendidikan ibu dengan nilai p* 0,004 dan nilai OR 95%CI nya 4,182, terdapat 69% balita stunting akibat ibu yang bekerja dengan nilai p* 0,008 dan nilai OR 95%CI nya 3,852. Selain itu, terdapat 67,6% balita stunting akibat tidak diberikan ASI eksklusif dengan nilai p* 0,004 dan nilai OR 95%CI nya 4,182. Untuk berat badan lahir terdapat balita stunting sebanyak 62,5% dengan Riwayat BBLR dengan nilai p* 0,255 dan nilai OR 95%CI nya 1,933. Kesimpulan menyatakan bahwa terdapat hubungan antara karakteristik ibu dan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting, namun tidak terdapat hubungan antara berat badan lahir dengan kejadian stunting.
Hubungan Kadar Karbon Monoksida dengan Gambaran Psikopatologi dan Kognitif pada Pengemudi Ojek Online Rorong, Agnes Tineke Waney; Lintuuran, Rivo Mario Warouw; Velyani, Dyani Pitra; Satyasari, Daniella; Fitriana, Ika Nur
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.103

Abstract

Keterpaparan bahan bakar bensin, di antaranya karbon-monoksida (CO) dalam jangka panjang merupakan konsekuensi kerja pengemudi ojek online (ojol). Afinitas tinggi CO dengan hemoglobin (COHb) berpotensi toksik terhadap kesehatan. Risiko gangguan jiwa meliputi depresi, cemas, somatoform dan kognisi. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan kadar CO dengan psikopatologi dan kognisi pada pengemudi ojek online. Metode penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan populasi target supir ojek online Jabodetabek bertempat di kampus B Universitas Trisakti Jakarta. Pengukuran gambaran psikopatologi menggunakan kuesioner SRQ-20, kognisi dengan MMSE dan COHb (kadar tinggi ³ 3,5%). Hasil menunjukkan 123 responden dengan rerata usia 37,2 tahun; gender laki-laki 80,5%; pendidikan SMA 74%; pendapatan bulanan <= Rp. 4,9 juta (94,3%). Kadar COHb laki-laki 0,8x lebih tinggi dibanding perempuan yang seluruhnya normal. Terdapat hubungan signifikan antara gender dan kadar COHb (p=0,029), dan antara kadar COHb dengan masa kerja > 5 tahun (p=0,029). Tidak terdapat hubungan signifikan antara fungsi kognitif dan kadar COHb. Gambaran psikopatologi sebanyak 26,8% namun tidak terdapat hubungan dengan kadar COHb (p=0,778). Penelitian berikutnya direkomendasikan untuk melihat faktor-faktor lain yang dapat memberi kontribusi pada psikologi dan kognitif pengemudi ojek online.
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin terhadap Pemeliharaan Kebersihan Gigi Tiruan Sebagian Lepasan Resin Akrilik Polimerisasi Panas pada Pasien RSGM USU Srywahyuni, Purnama
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku pemeliharaan kebersihan gigi tiruan sebagian lepasan pasien RSGM USU berdasarkan usia dan jenis kelamin. Penelitian ini merupakan deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional melalui wawancara langsung dengan responden. Metode pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Subjek penelitian adalah pasien yang melakukan perawatan gigi tiruan sebagian lepasan di klinik Prostodonsia RSGM USU. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 orang. Subjek penelitian dilakukan wawancara langsung. Data dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan kelompok memiliki perilaku pemeliharaan kebersihan GTSL RAPP dengan kategori baik yaitu kelompok usia dewasa sebanyak 92,9%, pemeliharaan kebersihan gigi tiruan kategori baik berdasarkan jenis kelamin paling banyak pada perempuan yaitu sebanyak 92%. Hasil Chi-square menunjukkan hubungan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi tiruan sebagian lepasan terhadap usia dengan nilai p = 0,006 (p<0,05), serta hubungan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi tiruan sebagian lepasan terhadap jenis kelamin dengan nilai p = 0,003 (p<0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku pemeliharaan kebersihan gigi tiruan terhadap usia dan jenis kelamin pasien pengguna gigi tiruan sebagian lepasan.
Pengaruh Perendaman Basis Gigi Tiruan Resin Akrilik Polimerisasi Panas Dalam Ekstrak Daun Serai (Cymbopogon nardus) Dan Klorheksidin Terhadap Kekasaran Permukaan Sitorus, Vania; Tarigan, Slamat
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas dalam ekstrak daun serai (Cymbopogon nardus) 25% dan klorheksidin 0,2% selama 1 tahun (4 hari) dan 2 tahun (8 hari) terhadap kekasaran permukaan resin akrilik polimerisasi panas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratoris dan desain penelitian yang dilakukan adalah post test only control group design. Sampel yang digunakan adalah resin akrilik polimerisasi panas berukuran 65×10×3,3 mm. Total sampel yang digunakan adalah sebanyak 30 sampel, jumlah sampel untuk masing-masing kelompok adalah sebanyak 5 sampel. Sampel direndam dalam akuades, ekstrak daun serai (Cymbopogon nardus) 25%, dan klorheksidin 0,2% selama 4 hari dan 8 hari untuk mensimulasikan pemakaian selama 15 menit sehari selama 1 tahun dan 2 tahun. Sampel kemudian diuji dan dianalisis dengan uji one way ANOVA untuk mengetahui pengaruh perendaman. Hasil uji menunjukkan ada pengaruh perendaman basis gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas dalam akuades, ekstrak daun serai 25%, dan klorheksidin 0,2% terhadap kekasaran permukaan dengan signifikasi p = 0,0001 (p < 0,05) untuk waktu perendaman 1 tahun (4 hari) dan 2 tahun (8 hari). Sehingga dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa nilai kekasaran permukaan RAPP yang direndam dalam ekstrak daun serai (Cymbopogon nardus) 25% menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang lebih rendah dibandingkan dengan klorheksidin 0,2% sehingga ekstrak daun serai (Cymbopogon nardus) 25% dapat digunakan sebagai alternatif bahan pembersih gigi tiruan resin akrilik polimerisasi panas selama 2 tahun.
Changes In Safety and Universal Precaution Practices During Covid-19 Pandemics: The Case of One Primary Health Care Center in Yogyakarta Santoso, Kezia Dewi; Sutena, Martinus; Hasanbasri , Mubasysyir
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.110

Abstract

The COVID-19 pandemic in Indonesia has adversely impacted the economy, healthcare, the environment, education, and various others aspects. In the field of healthcare, there has been a surge in the number of fatalities among medical personnel. This increase in medical personnel has rendered health workers a vulnerable group. In this case, guidelines are required to prevent and manage COVID-19 effectively, ensuring the health, safety, and productivity of healthcare workers. The objective of this study is to assess the implementation of the occupational health and safety (OHS) management system at the Tegalrejo Health Center in carrying out COVID-19 preventive measures for health workers. This research is a qualitative study employing a case study approach. The research was conducted at the Tegalrejo Health Center in Yogyakarta. There were 10 participants, including the health center’s head, administrative head, OHS team leader, infection prevention and control (IPC) team leader, COVID-19 task force leader, risk management head, 2 OHS members, an IPC member, and a nurse. Data collection methods included in-depth interviews, observation, and document review. The preparedness of health centers in facing an abrupt pandemic significantly affects the prevention of COVID-19 infection among healthcare workers. Health centers have stringent regulations that encourage healthcare workers to take preventive actions. Tegalrejo Health Center takes preventive measures against health workers from COVID-19 infection by making policies and planning Occupational Health and Safety programs adapted to pandemic conditions.
The Impact of Obesity on Total Knee Arthroplasty Outcomes: A Systematic Review Lengkong, Andriessanto Ceelvin
Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Vol. 6 No. 02 (2024): Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO)
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jsi.v6i02.111

Abstract

One frequent orthopaedic procedure for treating advanced knee arthritis is total knee arthroplasty, or TKA. Obesity is defined as a body mass index of 30 kg/m2 or greater, and it might have an impact on post-operative problems. Comparing multifactor matched obese and non-obese individuals, we look at the incidence of certain problems, revision rates, and post-TKI care expenses. We predict that patients who are obese will experience worse outcomes than those who are not fat. Obesity was linked to higher rates of medical complications like acute kidney injury, deep vein thrombosis, urinary tract infection, and opioid use, but significantly lower rates of anemia, arrhythmia, cardiac arrest, pneumonia, and transfusion. Surgical complications included wound complications, surgical site infections, need for revision, and higher overall cost of care one year after TKA. Patients who were obese also had far reduced prescription expenditures for treatment. When compared to similar non-obese individuals, the outcomes for obese people were not inherently poorer. However, as obesity is expected to continue rising in prevalence, knowing the problems that might occur after TKA can help inform patients about possible dangers from surgery and direct surgeons in providing care for their patients. Therefore, in order to create new treatments, future research should look at the underlying processes that lead to these issues.