cover
Contact Name
Rifki Khoirudin
Contact Email
jmap@mappi.or.id
Phone
+6281327578462
Journal Mail Official
jmap@mappi.or.id
Editorial Address
Jalan TB Simatupang Kav.1818 Office Park 3 rd Floor Suite F, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12520
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian
ISSN : -     EISSN : 28083326     DOI : https://doi.org/10.56960/jmap.v2i1.33
Core Subject : Economy,
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian (JMAP) is an open access and peer-reviewed journal that aims to publish original research articles related to the fields of property valuation, business valuation, studies, feasibility studies, asset/property management, and asset information systems. This journal is also dedicated to publishing articles published for free to academics, researchers, practitioners, regulators, and the public. This journal is open to authors from various institutional backgrounds. In addition, JMAP accepts empirical research articles with approaches or methods relevant to Asset Valuation and Management.
Articles 50 Documents
Perencanaan Pengembangan Dan Optimalisasi Fasilitas Aset Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo Kota Cirebon Berdasarkan Konsep Complete Street Sabarini, Ajeng Dwi; Tri Setyowati
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v5i2.195

Abstract

Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo adalah aset infrastruktur yang termasuk dalam klasifikasi jalan kolektor primer. Kondisi eksisting dari Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo belum sesuai standar dan beberapa fasilitas yang tersedia dalam kondisi tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun perencanaan pengembangan dan optimalisasi fasilitas aset pada Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo dengan menerapkan konsep complete street, sehingga dihasilkan rancangan yang lebih aman, nyaman, inklusif, serta mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh pengguna jalan. Kontribusi penelitian ini adalah menghasilkan perencanaan komprehensif yang mengintegrasikan empat dimensi utama berdasarkan konsep complete street yang inklusif dan multi-modal, lengkap dengan ilustrasi desain 3D dan estimasi biaya detail sebagai referensi praktis bagi pengelola jalan dalam mengimplementasikan pengembangan infrastruktur berbasis standar normatif. Adapun metode yang digunakan dalam proyek ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan perencanaan pengembangan fasilitas Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo berdasarkan konsep complete street. Rencana yang disusun mencakup penyesuaian lebar trotoar sesuai standar, penentuan jenis penyeberangan yang aman, serta penyediaan bollard, guiding block, dan ramp untuk meningkatkan aksesibilitas. Selain itu, dirancang jalur sepeda dengan separator, pembangunan halte standar, perbaikan rambu, pengecatan ulang, penggantian unit lampu PJU yang rusak, penambahan marka jalan, serta penataan vegetasi yang sesuai ketentuan. Pendekatan ini memberikan acuan praktis bagi pengelola jalan dalam merencanakan pengembangan berbasis standar yang siap diimplementasikan. Total estimasi biaya yang dibutuhkan sebesar Rp6.184.995.839, meliputi biaya pembongkaran, pengadaan, dan pembangunan.
Perencanaan Pengembangan Aset Fasilitas Pasar Karapitan Ancol Kota Bandung Berdasarkan Konsep Pasar Modern Candranurani Oktavia, Husna; Sukma Dewi, Sekar
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v5i2.201

Abstract

Pasar Karapitan Ancol merupakan pasar rakyat tipe satu yang dikelola oleh Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Terdapat permasalahan yang ditemukan di Pasar Karapitan Ancol , yakni fasilitas utama dan pendukung tidak memadai, kondisi fisik aset mengalami kerusakan, dan belum terpenuhinya standar pasar rakyat. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan rencana pengembangan aset fasilitas Pasar Karapitan Ancol berdasarkan konsep pasar modern melalui dimensi desain bangunan, fasilitas, infrastruktur, aksesibilitas, dan zonasi serta dilengkapi dengan perhitungan estimasi biaya pengembangan aset fasilitas. Perencanaan ini mengacu pada landasan normatif SNI 8152 Tahun 2021 tentang Pasar Rakyat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif (mix methods). Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui observasi dan wawancara. Hasil perencanaan pengembangan aset fasilitas Pasar Karapitan Ancol berdasarkan pasar modern terdiri dari: 1) Perencanaan desain bangunan berupa pembangunan gedung pasar 3 lantai dan 1 basement berkonsep modern minimalis; 2) Perencanaan fasilitas meliputi ruang dagang, toilet, kantor pengelola, area parkir, area penghijauan, tempat ibadah, food court, pos kesehatan, TPS, ruang menyusui, ATM, hingga CCTV; 3) Perencanaan Infrastruktur meliputi ventilasi, pencahayaan, dan utilitas: 4) Perencanaan Aksesibilitas meliputi pelebaran koridor, penambahan tangga dan travelator; 5) Perencanaan Zonasi meliputi penambahan papan identitas ruang dagang dan penataan ulang zonasi. Estimasi biaya pengembangan pada tahun 2026 sebesar Rp15.414.240.500,35 terdiri dari biaya pembongkaran, pembangunan, pengadaan, dan perbaikan.
Estimasi Besaran Penyesuaian Dalam Pendekatan Pasar Pada Personal Properti Sepeda Motor Bagaskara, Bagaskara; Kusumorahardjo, Julian Naufal
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v5i2.202

Abstract

Penelitian ini mengembangkan dan menguji kerangka hibrida yang mengintegrasikan model harga hedonik dengan analisis data berpasangan untuk menetapkan besaran penyesuaian (adjustment magnitude) dalam penilaian sepeda motor bekas. Signifikansi teoretis penelitian terletak pada validasi model hibrida yang mengombinasikan ketelitian ekonometrika dalam estimasi kontribusi atribut dengan presisi pasar melalui perbandingan langsung antarunit, sehingga menambah wacana metodologis dalam valuasi properti personal. Secara praktis, kerangka ini menyediakan pedoman kuantitatif bagi penilai untuk mengurangi bias subjektif dan meningkatkan konsistensi hasil valuasi. Hasil penelitian ini meningkatkan objektivitas dan konsistensi penilaian secara signifikan dengan menerapkan magnitudo penyesuaian yang terukur. Selain itu, penelitian ini memberi masukan kebijakan bagi badan standarisasi dalam merancang protokol penilaian objek bergerak yang lebih transparan, andal, dan adil. Metode penelitian mengimplementasikan regresi linear berganda untuk mengestimasi model harga hedonik dan teknik perbandingan data berpasangan untuk mengukur magnitudo penyesuaian. Sampel terdiri atas 45 unit sepeda motor bekas tipe Honda Vario yang dipilih secara purposive dengan kriteria keseragaman merek dan tipe. Data variabel independen meliputi usia motor (tahun), jarak tempuh (kilometer), dan warna serta indikasi harga transaksi diperoleh melalui wawancara semi-struktural dengan penjual dan konversi harga penawaran. Hasil estimasi menunjukkan bahwa usia motor, jarak tempuh, dan warna berpengaruh signifikan terhadap indikasi harga transaksi. Penelitian mengungkap depresiasi nilai sekitar ±2,28 % per tahun usia motor (hingga ±6,85 % pada selisih tiga tahun) dan ±2,1 % setiap tambahan 5.000 km jarak tempuh (hingga ±6,4 % pada 15.000 km). Warna monokrom memperoleh premi +4,83%, sedangkan non-monokrom menanggung diskon –5,07 %. Kerangka hibrida terbukti andal dalam menghasilkan adjustment magnitude yang terukur, menambah objektivitas dan konsistensi dalam Sales Comparison Approach.
Pengaruh Jarak Menuju Stasiun Terhadap Harga Penawaran Properti: Studi Properti Residensial di Kawasan Stasiun Gubeng Kota Surabaya Putri, Galuh Ajeng Eko
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v5i2.210

Abstract

Pengembangan kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development – TOD) adalah salah satu strategi dalam mitigasi dampak negatif urban sprawl dengan mengintegrasikan sistem transportasi publik dan tata guna lahan. Investasi infrastruktur seperti stasiun kereta api secara teoretis akan mengapitalisasi nilai properti di sekitarnya. Seiring dengan rencana penerapan konsep TOD di Stasiun Gubeng, penelitian ini bertujuan untuk mengestimasikan pengaruh jarak menuju stasiun terhadap harga penawaran properti residensial di sekitarnya, mencakup Kecamatan Genteng, Gubeng, dan Tambaksari. Dengan menggunakan kerangka Hedonic Pricing Model (HPM), penelitian ini menganalisis data properti residensial yang dikumpulkan dari hasil observasi dan portal properti daring selama periode Mei—Juni 2025. Analisis regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS) diterapkan untuk mengestimasi pengaruh variabel lokasi (jarak menuju stasiun), struktural, dan lingkungan terhadap harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak menuju Stasiun Gubeng memiliki pengaruh negatif dan signifikan secara statistik terhadap harga penawaran properti. Temuan ini mengonfirmasi bahwa setiap penurunan jarak menuju stasiun berkorelasi dengan peningkatan harga properti. Implikasinya, pengembangan model dari variabel yang signifikan dapat menjadi acuan dalam penentuan benchmark price untuk perencanaan anggaran pembebasan lahan serta menjadi dasar pertimbangan dalam pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai respons terhadap investasi infrastruktur publik.
Pengaruh Indikator Makroekonomi Terhadap Indeks Harga Properti Residensial Tipe Kecil Satya Pertiwi, Citta; Deni Marwanto, Arnufan; Ramadhona Amalia Lubis, Firsty
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v5i2.213

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indikator makroekonomi terhadap Indeks Harga Properti Residensial (IHPR) tipe kecil di Indonesia pada periode 2014–2023. Variabel independen yang diteliti mencakup pertumbuhan ekonomi, Non-Performing Loan (NPL), suku bunga, nilai tukar rupiah (kurs), dan investasi. Adapun variabel dependen adalah IHPR tipe kecil yang dipilih karena mencerminkan dinamika harga perumahan paling relevan bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga menengah, dengan sebagian besar permintaan bergantung pada pembiayaan melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) untuk menguji hubungan jangka pendek dan jangka panjang antar variabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder kuartalan dari tahun 2014 hingga 2023, diperoleh dari Bank Indonesia, BPS, OJK, dan Kementerian Investasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, pertumbuhan ekonomi, NPL, dan investasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IHPR tipe kecil, sementara suku bunga dan kurs berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen memengaruhi IHPR tipe kecil secara signifikan. Dalam jangka panjang, pertumbuhan ekonomi dan NPL tetap berpengaruh negatif dan signifikan, suku bunga berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan kurs dan investasi memiliki pengaruh tidak signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa pergerakan harga properti residensial tipe kecil sangat sensitif terhadap dinamika makroekonomi dan kondisi pembiayaan. Oleh karena itu, hasil ini dapat menjadi masukan bagi pemerintah, otoritas moneter, dan pelaku industri properti dalam merumuskan kebijakan perumahan yang stabil dan terjangkau.
Perencanaan Pengembangan Aset Fasilitas Pasar Baleendah Kabupaten Bandung Riska Nuramelia; Tri Setyowati
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v6i1.198

Abstract

Pasar Baleendah merupakan salah satu pasar rakyat yang dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bandung. Berdasarkan hasil penelitian pendahuluan, diketahui terdapat permasalahan kondisi eksisting yang meliputi penempatan komoditas penjualan yang bercampur, kerusakan pada fasilitas penunjang, keterbatasan aksesibilitas, serta belum terpenuhinya standar pasar rakyat yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan aset fasilitas Pasar Baleendah untuk meningkatkan kualitas layanan pasar. Tujuannya untuk menghasilkan rencana pengembangan aset fasilitas Pasar Baleendah melalui aspek zonasi, fasilitas, infrastruktur, dan aksesibilitas, serta susunan estimasi biaya proyek. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil dari perencanaan pengembangan aset fasilitas meliputi (1) Penataan zonasi ruang dagang menjadi 3 zona yaitu zona komoditas basah, zona komoditas sayur dan buah, serta zona komoditas kering. (2) Pembangunan dan perbaikan fasilitas seperti food court, area parkir, kantor pengelola, toilet, ruang ibadah, pos keamanan, pos ukur ulang, area bongkar muat, pos kesehatan, ruang laktasi, dan area hijau. (3) Pembangunan infrastruktur instalasi air bersih, drainase, TPS, alat pemadam kebakaran, dan jalur evakuasi. (4) Peningkatan aksesibilitas melalui perbaikan tangga, ramp, koridor, dan pengadaan travelator. Estimasi biaya yang diperlukan untuk pengembangan fasilitas aset pasar ini sebesar Rp 29.337.270.622 yang meliputi biaya pembongkaran, biaya pembangunan, dan biaya pengadaan.
Pengaruh Jumlah Fasilitas, Luas Unit, Posisi Lantai Terhadap Harga Sewa Bulanan Apartemen Zaqi Maula Tsaqifa
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v6i1.212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor internal yang memengaruhi harga sewa apartemen bulanan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sebagai salah satu pusat pendidikan utama di Yogyakarta, Kabupaten Sleman mengalami perkembangan pesat di pasar properti residensial. Peningkatan jumlah mahasiswa pendatang, pekerja muda, dan investor berkontribusi pada tingginya permintaan hunian, sehingga menciptakan variasi harga sewa apartemen. Kondisi ini menjadikan Kabupaten Sleman sebagai wilayah yang relevan untuk mengkaji determinan nilai sewa apartemen dari perspektif atribut internal properti. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari 135 unit apartemen yang ditawarkan melalui platform daring. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah harga sewa bulanan yang ditransformasikan ke dalam bentuk logaritma natural (Ln) untuk memperbaiki distribusi data dan memudahkan interpretasi hasil regresi. Sementara itu, variabel independen meliputi jumlah fasilitas, luas unit, dan tingkat lantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah fasilitas, luas unit, dan tingkat lantai berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga sewa apartemen bulanan. Apartemen dengan fasilitas yang lebih lengkap, ukuran unit yang lebih luas, dan posisi lantai yang lebih tinggi cenderung memiliki harga sewa yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa karakteristik internal berperan penting dalam menentukan harga sewa apartemen di Kabupaten Sleman . Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman dinamika pasar sewa apartemen dan memberikan wawasan praktis bagi pemilik properti, penyewa, serta penilai (appraiser) maupun investor dalam melakukan estimasi nilai sewa apartemen.
Model Prediksi Nilai Jual Apartemen Berbasis Gross Income Multiplier dan Machine Learning Njo Anastasia; Wirawan Sunyoto
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v6i1.215

Abstract

Perkembangan teknologi big data telah mendorong peningkatan akurasi dalam penilaian properti melalui pendekatan Machine Learning (ML). Tujuan penelitian ini mengevaluasi kinerja model ML dalam memprediksi harga jual apartemen di Kota Surabaya. Selain itu, penelitian ini menggunakan Gross Income Multiplier (GIM) sebagai indikator investasi properti untuk menilai konsistensi hasil prediksi harga jual yang dihasilkan oleh model terbaik. Data dikumpulkan melalui teknik web scraping dari situs listing apartemen di Surabaya dalam rentang waktu 19 September - 21 Oktober 2024. Dua model ML, yaitu Linear Regression (LR) dan Artificial Neural Network (ANN), dikembangkan menggunakan IBM SPSS Modeler dan dievaluasi menggunakan Mean Absolute Error (MAE) dan Root Mean Squared Error (RMSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ANN memiliki kinerja prediksi lebih baik dibandingkan LR, dengan variabel "luas bangunan" sebagai prediktor paling signifikan terhadap harga jual apartemen. Selanjutnya, ANN dianalisis menggunakan GIM sebagai indikator berbasis pendapatan sewa untuk mengevaluasi kewajaran nilai investasi. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa median harga jual hasil prediksi ANN relatif konsisten dengan nilai GIM historis. Temuan ini menunjukkan ANN tidak hanya efektif dalam prediksi harga jual, tetapi juga berpotensi untuk analisis kelayakan investasi properti. Integrasi model ML dalam sistem penilaian properti diharapkan apat meningkatkan efisiensi pengambilan keputusan bagi investor dan pengembang serta mendukung perencanaan kota berbasis data di sektor perumahan vertikal.
Sistem Klasifikasi Penggunaan Lahan Berbasis Data Spasial Dalam Penilaian Massal Edwardo Krisna Sembiring; Aga Sri Dharmestha
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v6i1.222

Abstract

Penelitian ini berfokus pada masalah yang dihadapi dalam penilaian massal properti di Indonesia yang memiliki lanskap perkotaan heterogen, sehingga diperlukan sistem klasifikasi lahan yang terstandarisasi untuk menggambarkan perubahan nilai properti dengan tepat. Tujuan dari studi ini adalah untuk menciptakan model otomatis untuk klasifikasi penggunaan lahan dengan memanfaatkan arsitektur deep learning ResNet-50. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup pengambilan fitur dari citra satelit berkualitas tinggi untuk mengidentifikasi enam jenis penggunaan lahan, yaitu area hijau, kawasan permukiman kumuh-padatan, permukiman menengah hingga atas, kawasan premium, industri, dan komersial sebagai objek penilaian. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan ResNet-50 sangat efektif dalam melakukan segmentasi daerah perkotaan dengan akurasi tinggi, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi waktu dan sumber daya dibandingkan dengan teknik tradisional. Penerapan model ini menyediakan basis data spasial yang objektif dan terukur, sehingga membantu dalam mengidentifikasi wilayah nilai tanah yang penting untuk dinamika pasar properti. Pendekatan ini mendukung upaya digitalisasi dalam sektor penilaian aset serta memperkuat pengambilan keputusan yang berlandaskan data dalam konteks pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh Rasio Keuangan Terhadap Harga Saham Perusahaan Publik Sektor Properti Garin Rakha Winata; Raffa Nafisa Foreignsyah; Efrata Juan Imanuel Hasibuan; Andi Alfiandri AP; Raka Hary Atmadja
Jurnal Manajemen Aset dan Penilaian Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Riset dan Pengembangan MAPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56960/jmap.v6i1.227

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap harga saham pada perusahaan publik sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya informasi kinerja keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan investasi di pasar modal. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ratio keuangan yang direpresentasikan dengan ratio Debt to Equity Ratio (DER), Earnings per Share (EPS) dan Current Ratio (CR) berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan ratio keuangan yang direpresentasikan dengan Assets Turnover (ATO) dan Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa tidak semua indikator kinerja keuangan menjadi pertimbangan utama investor, sehingga investor disarankan untuk lebih selektif dalam menggunakan informasi keuangan dalam pengambilan keputusan investasi.