cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcscm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcscm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Communication Management
ISSN : -     EISSN : 28282183     DOI : https://doi.org/10.29313/bcscm.v2i2
Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content Creation, Content Sharing, Daya Tarik Iklan, Drama Televisi, Event, Gaya Hidup, Interior Display, Jingle, Kampanye, Keputusan Pembelian, Keterikatan Pelanggan, Komunikasi antar pribadi, Komunikasi Pemasaran, Konsep Diri, Kredibilitas Komunikator, Kualitas Pelayanan, Literasi Media, Loyalitas Konsumen Manajemen branding, Media Sosial, Minat Beli Konsumen, Online Review, Pemasaran Konten, Penjualan produk, Persepsi Budaya, Personal Branding, Promosi online, Sikap, Store Atmospheredan Layout, Tagline, Terpaan Media, Tindakan Membeli, Transportasi Online, Ujaran Kebencian, Website, Word of Mouth. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 437 Documents
Hubungan antara Menonton Iklan Layanan Masyarakat Vaksin Covid-19 dengan Minat Viewer dalam Melakukan Vaksin Diaz Septino Rahmat; Zulfebriges
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5479

Abstract

Abstract. The background of this research is based on the issuance of Presidential Decree No. 99 of 2020 which contains Vaccine Procurement and Vaccination Implementation in the Context of Overcoming the Global Covid-19 Pandemic. The YouTube channel of the Directorate of Health Promotion and Community Empowerment of the Ministry of Health of the Republic of Indonesia is a forum for the promotion of covid-19 vaccination. The purpose of this study was to find out whether there was a relationship between the frequency of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine with viewer interest in doing vaccines, to find out whether there was a relationship between the duration of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine with viewer interest in doing, to find out whether there was a relationship between the intensity of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine with viewer interest in doing. The results of the study show that there is a relationship between the frequency of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine and the viewer’s interest in administering the vaccine with a correlation value of 0.606. There is a relationship between duration of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine and the viewer’s interest in administering the vaccine with a correlation value of 0.545. There is a relationship between intensity of watching public service advertisements for the covid-19 vaccine and the viewer’s interest in administering the vaccine with a correlation value of 0.684.Abstrak. Latar belakang penelitian ini di dasari pada diterbitkannya Perpres No.99 Tahun 2020 yang didalamnya memuat tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka untuk Penanggulangan Pandemi Global Covid-19. Channel YouTube Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merupakan wadah untuk sarana promosi vaksinasi covid-19. Tujuan penelitian ini diantaranya untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara frekuensi menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam melakukan vaksin, untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara durasi menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam melakukan vaksin, untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara intensitas menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam melakukan vaksin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara frekuensi menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam menggunakan vaksin dengan nilai korelasi sebesar 0,606. Terdapat hubungan antara durasi menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam menggunakan vaksin dengan nilai korelasi sebesar sebesar 0,545. Terdapat hubungan antara intensitas menonton Iklan Layanan Masyarakat vaksin covid-19 dengan minat viewer dalam menggunakan vaksin dengan nilai korelasi sebesar 0,684.
Pengaruh Penggunaan Celebrity Endorser di Youtube terhadap Minat Beli Konsumen Tasya Dian Syafaat; Endri Listiani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5482

Abstract

Abstract. One of the industries in the world today has grown rapidly, is the cosmetic industry. In addition to the rapid development of the cosmetic industry, beauty products becomes vary one of them is skincare. The use of advertisement in social media particularly on YouTube in addition to attract the attention of customers visually, advertisement can also attract customers in ways of its promotion. With a celebrity endorser featured in the advertisement to promote the product will not only attract more customers but the celebrity endorser may also educate customers about the product. The theory employed in this research is Celebrity Endorser Theory. This study uses a quantitative method with a survey approach. In this study, the sampling method was Accidental Sampling procedure was the easiest person to find or access totaling 100 respondents, 100 YouTube viewers of Somethinc Official in Somethinc x NCT Dream. Furthermore, this research utilised a validity and reliability test. The data analysis technique in this research employs classic assumption test, multiple linear regression analysis, coefficient of determination test and T test. The result of the study obtained that the R-squared value from the coefficient of determination calculation was 65.3%. The value shows that 65.3% of the Celebrity Endorser variable(X) has influence on the buying interest variable(Y), meanwhile the rest is influenced by other factors or variables not observed in this study. Abstrak. Salah satu industri pada dunia saat ini telah berkembang dengan pesat, adalah industri kosmetik. Selain perkembangan dari industri kosmetik yang begitu cepat, produk kecantikan kian beragam salah satunya ialah Skincare. Penggunaan iklan di media sosial terutama di Youtube selain menarik perhatian konsumen dari segi visual produknya, iklan dapat menarik konsumen dari segi promosinya. Dengan adanya celebrity endorser pada sebuah iklan dalam mempromosikan produk selain dapat menarik konsumen terhadap produk dan mengedukasi konsumen terhadap produk. Teori yang digunakan pada penelitian ini Teori Celebrity Endorser. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data yang dikumpulkan menggunakan penyebaran kuesioner dan wawancara. Pada penelitian ini metode pengambilan sampelnya adalah Accidental Sampling karena prosedur sampling ialah orang yang paling mudah dijumpai atau diakses berjumlah 100 responden, pada penelitian ini sebanyak 100 orang yang merupakan viewers pada Youtube Somethinc Official di video Somethinc x NCT Dream. Pada penelitian ini juga menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan Uji asumsi klasik, Analisis Regresi Linier Berganda, Uji Koefisien Determinasi dan Uji T. Hasil penelitian diperoleh nilai R-squared dari perhitungan koefisien determinasi adalah 65,3%. Nilai tersebut memperlihatkan yakni sebesar 65,3% variabel Celebrity Endorser (X) memberikan pengaruh terhadap variabel minat beli (Y), sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Fenomena Komunikasi Interpersonal pada Pertemanan Secara Anonim di Media Sosial Fazar Kabisar; Anne Maryani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5499

Abstract

Abstract. At this digital age, humans can make their various needs in various ways. Rapid technological advances continue to make humans have various sources of adequate information. Interactions that occur on the Internet anonymously are often encountered from various media, for example Twitter. In Twitter itself, there are many anonymous accounts that carry out interpersonal communication with other anonymous accounts. Not infrequently also when they have a bond of friendship even if just chatting without knowing each other's identity. This study aims to determine the motives for using anonymous accounts on Twitter media, and also to find out what kind of interactions occur between anonymous account users on Twitter media, so as to find out what benefits are obtained in using the anonymous account. This study uses a qualitative method with Virtual Ethnography, that means research that make ethnographers to participate as observers, either openly or secretly to observe what is happening in virtual community spaces. The researcher uses a descriptive approach to examine anonymous account users on Twitter who follow “Convomf” accounts. The object of this research is the “Convomf” account as a social base account on Twitter media. While the subjects involved were four people who were selected based on a purposive technique, with three main informants and one supporting informants. The results of the study found three motives for creating anonymous accounts, namely security needs, love needs and self-actualization needs, in which each anonymous account performs interpersonal communication indirectly, and gets many benefits from using anonymous accounts for himself. Abstrak. Dalam era digital sekarang ini manusia dapat memenuhi berbagai kebetuhan mereka dengan berbagai cara. Kemajuan teknologi yang pesat terus membuat manusia memiliki berbagai sumber informasi yang memadai. Interaksi yang terjadi di Internet secara anonim-pun tak jarang kita jumpai dari berbagai media, contohnya Twitter. Dalam Twitter sendiri sudah banyak akun anonim yang melakukan interpersonal komunikasi kepada akun anonim lainnya. Tidak jarang juga bila mereka memiliki ikatan pertemanan walau hanya sekedar ngobrol tanpa mengetahui identitas masing-masing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif dalam penggunaan akun anonim di media Twitter, Dan juga mengetahui interaksi seperti apa yang terjadi antar pengguna akun anonim di media Twitter, sehingga mengetahui manfaat apa yang didapat dalam penggunaan akun anonim tersebut. Penelitian ini menggunakan Kualitatif dengan metode Etnografi Virtual, yakni penelitian yang melibatkan etnografer untuk berpartisipasi sebagai pengamat, baik secara terang-terangan atau diam-diam untuk mengamati apa yang terjadi dalam ruang komunitas virtual. Peneliti menggunakan pendekatan secara deskriptif untuk meneliti kepada para pengguna akun anonim di Twitter yang memfollow akun “Convomf”. Objek dalam penelitian ini adalah akun “Convomf” sebagai akun base sosial di media Twitter. Sedangkan subjek yang dilibatkan berjumlah empat orang yang dibilih berdasarkan teknik purposive, dengan tiga orang informan utama dan satu orang informan pendukung. Hasil dari penelitian adalah ditemukannya tiga motif dalam membuat akun anonim yaitu kebutuhan keamanan, kebutuhan cinta dan kebutuhan aktualisasi diri, yang dimana setiap akun anonim melakukan komunikasi interpersonal secara tidak langsung, dan mendapatkan banyak manfaat dalam penggunaan akun anonim pada dirinya.
Strategi Komunikasi Pemasaran pada Rebranding Usaha Kuliner Kopi Nayla Rachmi; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5501

Abstract

Abstract. In a rebranding there are several stages in the form of renaming, relaunching, redesigning, repositioning. At the rebranding stage carried out by a business, a marketing communication strategy is needed, one of which is to be able to maintain a business so that purchases and brand awareness occur. The purpose of this research is to find out the marketing communication strategy used by Jatinangor Coffee in relaunching Jatinangor House, to find out the inhibiting factors for Jatinangor Coffee's marketing communication strategy in rebranding and to determine the supporting factors for Jatinangor Coffee's marketing communication strategy in rebranding. This study uses a qualitative research method with a case study approach. The result of this research is the existence of a marketing communication strategy that is carried out by Jatinangor House in conducting a re-launch, namely maximizing the use of several Instagram social media features, collaborating with coffee review instagram accounts, collaborating with online sales media and providing the maximum possible service on sales. direct . In the marketing strategy communication that finds, the discovery of obstacles in the form of competitors, but these obstacles are overcome by continuing to follow the competition by continuously presenting new innovations. In addition to the obstacles found, Jatinangor House also found supporting factors in the form of promotions that were obtained free of charge from the public who provided reviews in the form of product coverage on Jatinangor House's social media. Abstrak. Dalam suatu rebranding terdapat beberapa tahapan yang berupa renaming, relaunching, redesigning, repositioning. Pada tahapan rebranding yang dilakukan oleh suatu usaha, diperlukan suatu strategi komunikasi pemasaran yang salah satunya dimaksudkan untuk dapat mempertahankan suatu usaha agar terjadinya pembelian dan kesadaran merk. Tujuan penelitian Untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Jatinangor Coffe dalam melakukan relaunching menjadi Jatinangor House, untuk mengetahui faktor penghambat strategi komunikasi pemasaran Jatinangor Coffe dalam melakukan rebranding dan untuk mengetahui faktor pendukung strategi komunikasi pemasaran Jatinangor Coffe dalam melakukan rebranding. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil dari penelitian ini adalah adanya strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan Jatinangor House dalam melakukan relaunching yaitu memaksimalkan penggunaan pada beberapa fitur media sosial instagram, melakukan kerja sama dengan akun instagram ulasan kopi, melakukan kerja sama dengan media penjualan online dan melakukan pelayanan semaksimal mungkin pada penjualan langsung. Pada strategi komunikasi pemasaran yang dilakukannya, ditemukan hambatan berupa hadirnya pesaing, tetapi hambatan tersebut tentunya diatasi dengan terus mengikuti persaingan dengan teru menghadirkan inovasi baru. selain hambatan yang ditemukan, jatinangor house juga menemukan faktor pendukung berupa adanya promosi yang didapatkan secara gratis dari masyarakat yang memberikan ulasan berupa liputan produknya pada media s osial jatinangor house.
Manajemen Media Stasiun Televisi Publik dalam Mempertahankan Eksistensinya di Era Siaran Digital Luthfi Fauzan Kuswana; Endri Listiani
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5515

Abstract

Abstract. The fulfillment of information on elements of society is this important thing that makes the media very much needed to fulfill this, the presence of mass media does not escape the fulfillment of information needs in society and the development of mass media. Ease of access in the community is a big role of media that is easy to access, namely television which is a tool that can display audio-visual information, many elements of society like to access information and entertainment. In migrating from analog to digital broadcasts TVRI West Java made changes in Media Management in order to maintain its existence in society in the era of digital broadcasting, this made the author interested in making observations regarding the media management of TVRI West Java which changed ways by looking at the effectiveness and impact of media management. The case study method is considered appropriate for this research because researchers are trying to describe how TVRI West Java media management is in preparation for the digital broadcast era in maintaining its existence as a local television in West Java. Data collection is carried out by interviews, observations, documentation and literature. Data analysis is carried out using three stages, namely data reduction, data display, and drawing conclusions. The subject of this study with informants is parties who are in the program and new media content section or as parties who manage programs and sub-divisions of TVRI West Java social media management. The management of TVRI West Java in facing the digital broadcast era has not made too many changes, changes have only occurred in the adjustment of several divisions to support the demands of competition in the digital broadcast era. In its media management in this digital broadcast era, increasing reputation and existence is one of the main focuses. Social media owned by TVRI West Java has begun to be activated and used to improve its reputation by improving quality and utilizing the carrying capacity in the form of tools and capacity building programs carried out to improve the quality of human resources in TVRI West Java. Abstrak. Pemenuhan informasi pada elemen masyarakat merupakan hal yang penting ini yang membuat media sangat dibutuhkan untuk memenuhi hal tersebut, hadirnya media massa tidak luput dari pemenuhan kebutuhan informasi di masyarakat serta perkembangan media massa. Kemudahan akses di masyarakat merupakan peran besar media yang mudah di akses yaitu televisi yang merupakan sebuah alat yang dapat menayangkan informasi audio visual, banyak elemen masyarakat yang gemar untuk mengakses informasi serta hiburan. Dalam migrasi dari siaran analog ke digital TVRI Jawa Barat melakukan perubahan Manajemen Media agar dapat mempertahankan eksistensinya di masyarakat pada era siaran digital, hal ini membuat penulis tertarik melakukan observasi perihal manajemen media TVRI Jawa Barat yang melakukan perubahan cara dengan melihat efektivitas dan dampak dari manajemen media tersebut. Metode studi kasus dianggap tepat untuk penelitian ini karena peneliti berusaha menggambarkan bagaimana manajemen media TVRI Jawa Barat dalam persiapan menuju era siaran digital dalam mempertahankan eksistensinya sebagai televisi lokal di Jawa Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan literatur. Analisis data dilakukan dengan menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini dengan informan ialah pihak yang berada di bagian program dan konten media baru atau sebagai pihak yang mengelola program dan sub divisi pengelola media sosial TVRI Jabar. Manajemen TVRI Jawa Barat dalam menghadapi era siaran digital ini tidak terlalu banyak melakukan perubahan, perubahan hanya terjadi dalam penyesuaian beberapa divisi guna menunjang tuntutan persaingan pada era siaran digital. Pada manajemen medianya di era siaran digital ini peningkatan reputasi dan eksistensi menjadi salah satu fokus utama. Media sosial yang dimiliki oleh TVRI Jabar sudah mulai diaktivasi serta dimanfaatkan untuk meningkatkan reputasinya dengan meningkatkan kualitas serta memanfaatkan daya dukung berupa alat dan program pembangunan kapasitas yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada di TVRI Jawa Barat.
Bauran Promosi Jasa Hotel Cut Faradilla Dinda Wibowo; Anne Ratnasari
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5529

Abstract

Abstract. Developments in the business world are increasingly advanced and broad, such as companies engaged in hospitality services. Grand Praba Bandar Hotel Lampung is one of the three-star hotels that embeds and has elements of the culture and history of Lampung Province. Grand Praba Hotel Bandar Lampung provides various kinds of quality services so that hotel guests can be satisfied with the services that have been provided. This study aims to determine the form of the promotion mix, the use of promotional media, obstacles in the hotel service promotion mix and efforts to overcome them, and to find out the reasons for applying the concept of "trust" in conducting promotions. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Data collection techniques in this study were conducted using interview and observation techniques. The subject of this research is the marketing division at Grand Praba Hotel. The results of the research, the promotion mix carried out, namely (1) The form of the service promotion mix used by Grand Praba Hotel Bandar Lampung, is personal selling and sales promotion, (2) The use of hotel services promotion media used are telephone, mail, radio, and brochures, (3) Barriers in the promotion mix of hotel services are promotional barriers. Efforts to overcome this by carrying out direct promotions to the intended target, such as making an offer to the intended targets, (4) The concept of trust carried out in promoting hotel services, namely providing satisfaction, the needs of hotel guests with quality services, and creating and maintaining harmonious relationships with hotel guests. Abstrak. Perkembangan pada dunia bisnis semakin maju dan luas, seperti perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa perhotelan. Hotel Grand Praba Bandar Lampung adalah salah satu hotel bintang tiga yang menyematkan dan memiliki unsur budaya dan sejarah Provinsi Lampung. Hotel Grand Praba Bandar Lampung menyediakan berbagai macam pelayanan jasa dengan kualitas yang berkualitas sehingga para tamu hotel dapat terpenuhi kepuasan layanan yang telah disediakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk bauran promosi, penggunaan media promosi, hambatan dalam bauran promosi jasa hotel dan upaya mengatasinya, serta mengetahui alasan menerapkan konsep “kepercayaan” dalam melakukan promosi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini, yaitu divisi pemasaran pada Hotel Grand Praba. Hasil penelitian, bauran promosi yang dilakukan, yaitu (1) Bentuk bauran promosi jasa yang digunakan oleh Hotel Grand Praba Bandar Lampung, yaitu personal selling dan sales promotion, (2) Penggunaan media promosi jasa hotel yang digunakan, yaitu telepon, surat, radio, dan brosur, (3) Hambatan dalam bauran promosi jasa hotel, yaitu hambatan promosi. Upaya mengatasinya dengan melakukan promosi secara langsung ke target sasaran yang dituju, seperti memberikan penawaran kepada target sasaran yang dituju, (4) Konsep kepercayaan yang dilakukan dalam melakukan promosi jasa hotel, yaitu memberikan kepuasan, kebutuhan para tamu hotel dengan layanan jasa yang berkualitas, serta menciptakan dan menjaga hubungan yang harmonis dengan para tamu hotel.
Setting Komunikasi Café Pancong Balap Teduh Purwakarta Muhammad Adrian Rosyid; Yulianti
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5536

Abstract

Abstract. There is a change in traditional culinary that has survived its presence in today's thriving international cuisine. There is a unique cafe that sells pancong cakes, this cafe is called Cafe Pancong Balap Teduh. The purpose of this study was to find out how the communication setting of Café Pancong Balap Teduh is. With qualitative research methods using a case study approach. Data collection techniques used are interviews, observation, and literature study. Interviews were conducted with the owners of Café Pancong Balap Teduh, namely Anjar Gutama, Rifky Dwi Adi, and Muhammad Adrian Daffa. The results of the study show that Café Pancong Balap Teduh has the latest concept of space, which is changing the concept of a coffee shop to the concept of Coffee and Space. The concept of time for Café Pancong Balap Teduh with a new concept, and new operational hours, which is open every day starting at 15.15 – 23.00 WIB. The Physical Concept of Café Pancong Balap Teduh performs the physical concept in a neat and complete manner so that visitors know that it is currently a coffee and space concept. Café Pancong Balap Teduh chose the name pancong as the name of the café because it wanted to communicate that the hallmark of this café is selling pancong cake as the main menu where pancong cake is a traditional cake that is rarely found. Abstrak. Terdapat perubahan kuliner tradisional yang bertahan kehadirannya dalam masakan internasional yang berkembang saat ini. Terdapat sebuah kafe unik yang menjual kue pancong, kafe ini bernama Cafe Pancong Balap Teduh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana setting komunikasi Café Pancong Balap Teduh. Dengan metode penelitian kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan studi kepustakaan. Yang dilakukan wawancara kepada owner Café Pancong Balap Teduh yaitu Anjar Gutama, Rifky Dwi Adi, dan Muhammad Adrian Daffa. Hasil penelitian menunjukan Café Pancong Balap Teduh terdapat Konsep ruang terbaru yaitu merubah konsep kedai warung kopi menjadi konsep Coffee and Space. Konsep waktu Café Pancong Balap Teduh dengan konsep baru, dan jam operational baru yaitu buka setiap hari mulai pukul 15.15 – 23.00 WIB. Konsep Fisik Café Pancong Balap Teduh melakukan konsep fisik secara rapih dan lengkap agar pengunjung tau bahwa saat ini berkonsep coffee and space. Café Pancong Balap Teduh memilih nama pancong sebagai nama café karena ingin mengkomunikasikan bahwa ciri khas dari café ini adalah menjual kue pancong sebagai menu utama yang dimana kue pancong adalah kue traditional yang sudah jarang ditemukan.
Strategi Komunikasi Pemasaran Digital Kedai Kopi @critoe_ Shahreyhan Adhiesa; Raditya Pratama Putra
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5547

Abstract

Abstract. Currently the culinary business is experiencing very significant growth, one of which is in the city of Bandung. This can be seen from the increasing number of new restaurants and cafes opening in the city of Bandung. In addition to cafes, coffee shops are one part of the culinary industry that is in great demand today. With the development of this business, consumers are faced with many choices, therefore manufacturers are competing to attract the attention of consumers by providing the best possible service, and offering a diverse and varied menu. Critoe Coffee is a business engaged in the culinary industry, especially coffee shops. In running a business, each business actor certainly has different strategies and marketing communication activities. Critoe Coffee itself utilizes the digital marketing function in conducting marketing communications, namely through social media Instagram, where they are able to attract many consumers, and increase sales in the midst of a lot of the same business competition. This study aims to determine the packaging of sales promotion programs and messages, implement sales promotion programs, and the reasons for using Instagram as a sales promotion activity. This research uses qualitative research with a case study approach. In collecting data, the researcher used interview, observation, and documentation techniques. The results of the research obtained indicate that the sales promotion program implemented by Critoe Coffee on Instagram social media is effective, on target, and successful in increasing product and consumer sales. This is evidenced by the number of consumers who come to the place during the promotion program. Meanwhile, the obstacles faced by Critoe Coffee are the number of similar coffee shops that offer various kinds of sales promotions. Abstrak. Saat ini bisnis kuliner mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan, salah satunya di kota Bandung. Hal itu bisa terlihat dari meningkatnya jumlah rumah makan maupun kafe baru yang buka di kota Bandung. Selain kafe, kedai kopi menjadi salah satu bagian dari industri kuliner yang banyak diminati saat ini. Dengan perkembangan bisnis tersebut, konsumen dihadapkan pada banyak pilihan oleh karena itu produsen berlomba-lomba menarik perhatian konsumen dengan memberikan pelayanan yang sebaik mungkin, dan menawarkan menu yang beragam serta variatif. Critoe Coffee merupakan sebuah bisnis yang bergerak di industri kuliner khususnya coffee shop. Dalam menjalankan bisnis, setiap pelaku usaha tentu memiliki strategi serta kegiatan komunikasi pemasaran yang berbeda-beda. Critoe Coffee sendiri memanfaatkan fungsi pemasaran digital dalam melakukan komunikasi pemasaran yakni melalui media sosial Instagram, dimana mereka mampu memikat banyak konsumen, serta meningkatkan penjualan ditengah banyaknya persaingan bisnis yang sama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengemasan program dan pesan promosi penjualan, mengimplementasikan program promosi penjualan, dan alasan menggunakan media Instagram sebagai kegiatan promosi penjualan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian yang didapat, menunjukkan bahwa program promosi penjualan yang diimplementasikan Critoe Coffee di media sosial instagram dikatakan berlangsung secara efektif, tepat sasaran, dan berhasil dalam meningkatkan penjualan produk dan konsumen. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya konsumen yang datang ke tempat tersebut pada saat program promosi berlangsung. Sedangkan hambatan yang dihadapi oleh Critoe Coffee yakni banyaknya kedai kopi sejenis yang menawarkan berbagai macam jenis promosi penjualan.
Hubungan antara Konten Kreator dengan Minat Mengunjungi Situ datar Campstation pada Followers Rizki Mochamad Hanafi; O. Hasbiansyah
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5557

Abstract

Abstract. This study aims to determine the relationship between the credibility of content creator @fidz92 and the interest in visiting Situdatar Campstation, the relationship between the attraction of content creator @fidz92 and the interest in visiting Situdatar Campstation, the relationship between satisfaction content creator @fidz92 and the interest in visiting Situdatar Campstation, the relationship between communicative content creator @fidz92 with an interest in visiting Sitodatar Campstation on followers of the Instagram account @fidz92. The research method used in this research is quantitative with a correlational approach. The population of this research is followers from the Instagram account @fidz92 with a total sample of 99 people from the total population and using an accidental sampling technique. Data collection techniques were carried out by distributing questionnaires using Google eforms and analyzed using inferential statistics. Data were analyzed using descriptive analysis test, spearman rank order correlation statistical test with the help of the SPSS version 26 application and hypothesis testing. Based on the hypothesis testing that has been done, it means that there is a significant relationship between creator content and the interest in visiting Sitodatar Campstation, there is a significant relationship between credibility and interest in visiting Sitodatar Campstation, there is a significant relationship between attraction and interest in visiting Sitodatar Campstation, there is a significant relationship between satisfaction with the interest in visiting Sitodatar Campstation, there is a significant relationship between communicative and interest in visiting Sitodatar Campstation. Overall, the relationship between creator content and the interest in visiting Situdatar Campstation for its followers has a very strong relationship. Keywords: Creator Content, Theory Interest, S-O-R Theory, Correlational Quantitative, Inferential Statistics. Abstract. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan credibility konten kreator @fidz92 dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, hubungan antara attraction konten kreator @fidz92 dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, hubungan antara satisfaction konten kreator @fidz92 dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, hubungan antara communicative konten kreator @fidz92 dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation pada followers akun instagram @fidz92. Metode penelitian yanggdigunakan dalam penelitiannini yaitu kuantitatiffdengan pendekatan korelasional. Populasi dari penelitiannini adalah followers dari akun Instagram @fidz92 dengan jumlah sampel sebanyak 99 orang dari total populasi serta dengannmenggunakan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner menggunakan googleeformulir dan di analisis menggunakan statistik inferensial. Data dianalisis menggunakan uji analisis deskriptif, uji statistik korelasi spearman rank order dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26 dan uji hipotesis. Berdasarkan uji hipotesis yang telah dilakukan disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara konten kreator dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, terdapat hubungan yang signifikan antara credibility dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, terdapat hubungan yang signifikan antara attraction dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, terdapat hubungan yang signifikan antara satisfaction dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation, terdapat hubungan yang signifikan antara communicative dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation. Secara keseluruhan hubungan antara konten kreator dengan minat mengunjungi Situdatar Campstation pada pengikutnya memiliki hubungan yang sangat kuat.
Hubungan Iklan Shopee 12.12 di Instagram dengan Perilaku Konsumtif Remaja: Studi Korelasional pada followers akun instagram @Shopee_id Ajeng Muktiwidari; Rini Rinawati
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 3 No. 1 (2023): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v3i1.5558

Abstract

Abstract. The most widely used digital media is social media. One of the social media used by companies in advertising activities in an effort to increase brand awareness is Instagram. Shopee ads shown on Instagram are 12.12 promo ads. Birthday Sale. This advertising campaign will be held from November 15 to December 12, 2021. This advertisement can attract people's attention in terms of the message conveyed by the uniqueness of the message content. The theory used in this study is the S-O-R Theory. This S-O-R theory assumes that verbal words, nonverbal cues, certain symbols will stimulate other people to respond in a certain way. Where in this case, that the shopee 12.12 birthday sale ad on Instagram can change the behavior of followers to become consumptive. This study uses a quantitative method with a correlational study approach. The data were collected using the distribution of questionnaires. The sampling technique was carried out by non-probability sampling with the saturated sampling technique. The respondents in this study were 100 people who were followers of the @shopee_id Instagram account. The results in this study are that there is a low but definite relationship between attention to Shopee 12.12 Birthday Sale advertisements on Instagram and adolescent consumptive behavior on followers of the @Shopee_id Instagram account, a low but definite relationship between interest in Shopee 12.12 Birthday Sale advertisements on Instagram and consumptive behavior. teenagers on followers of the Instagram account @Shopee_id, a significant relationship between the desire for Shopee 12.12 Birthday Sale ads on Instagram and Consumptive Behavior of teenagers on followers of the Instagram account @Shopee_id and a significant relationship between attention to Shopee 12.12 Birthday Sale ads on Instagram and Consumptive Behavior teenagers on Instagram account followers @Shopee_id. Abstrak. Media digital yang sangat banyak dimanfaatkan yaitu media sosial. Salah satu media sosial yang dipergunakan perusahaan dalam kegiatan beriklan dalam usaha meningkatkan kesadaran merek adalah Instagram. Iklan Shopee yang ditayangkan di Instagram adalah iklan promo 12.12. Birthday Sale. Kampanye iklan ini digelar mulai 15 November-12 Desember 2021. Iklan ini dapat menarik perhatian masyarakat dari segi pesan yang disampaikan dengan keunikan dalam isi pesan tersebut. Teori digunakan pada penelitian ini Teori S-O-R. Teori S-O-R ini mengasumsikan bahwa kata-kata verbal, isyarat nonverbal, symbol-simbol tertentu akan merangsang orang lain memberikan respon dengan cara tertentu. Dimana dalam hal ini, bahwa iklan shopee 12.12 birthday sale di Instagram bisa memberikan perubahan perilaku pada followers menjadi konsumtif. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi korelasional. Data yang dikumpulkan menggunakan penyebaran kuisioner. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Non Probability sampling dengan Teknik Sampling Jenuh. Responden pada penelitian ini sebanyak 100 orang yang merupakan followers akun Instagram @shopee_id. Pada penelitian ini juga menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Hasil dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang rendah tapi pasti antara perhatian pada Iklan Shopee 12.12 Birthday Sale di Instagram dengan Perilaku Konsumtif remaja pada followers akun Instagram @Shopee_id, hubungan yang rendah tapi pasti antara ketertarikan pada Iklan Shopee 12.12 Birthday Sale di Instagram dengan Perilaku Konsumtif remaja pada followers akun Instagram @Shopee_id, hubungan yang cukup berartii antara keinginan pada Iklan Shopee 12.12 Birthday Sale di Instagram dengan Perilaku Konsumtif remaja pada followers akun Instagram @Shopee_id dan hubungan yang cukup berarti antara perhatian pada Iklan Shopee 12.12 Birthday Sale di Instagram dengan Perilaku Konsumtif remaja pada followers akun Instagram @Shopee_idKata Kunci—Iklan, Perilaku Konsumtif, Kuantitatif Korelasiona.