cover
Contact Name
Elisabeth Tatia Pramajati
Contact Email
elisabethtatia.p@gmail.com
Phone
+62274487711
Journal Mail Official
jai@uajy.ac.id
Editorial Address
Jln. Babarsari No. 5, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, DIY 55281
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Atma Inovasia
ISSN : 27759385     EISSN : 27759113     DOI : https://doi.org/10.24002/jai
Jurnal Atma Inovasia (JAI) diharapakan dapat menjadi sarana desiminasi pengabdian dari seluruh civitasakademika berbagai disiplin ilmu tentang berbagai macam inovasi dan solusi-solusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat. JAI diharapkan dapat mengispirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. JAI fokus pada beberapa topik sebagai berikut: Pembelajaran layanan, masyarakat Pengembangan dan pemberdayaan masyarakat Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain Wilayah perbatasan, wilayah kurang maju Layanan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan Pemberdayaan masyarakat, akses sosial Topik lain terkait pengabdian pada masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 828 Documents
Pendampingan Bimbingan Belajar Akademik dan Religius di Dukuh Kejambon Kidul, Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman Fatimah, Fatma Siti; Hidayah, Nila
Jurnal Atma Inovasia Vol. 1 No. 5 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v1i5.5157

Abstract

Abstract — Home tutoring assistance is needed during the Covid-19 pandemic, where all schools implement Distance Learning (PJJ) activities. The Ministry of Education and Culture issues regulations so that all learning activities at school are carried out at each student's home. The enactment of the PJJ policy makes parents have the responsibility to assist children while learning from home. In addition, the Covid-19 pandemic has an impact on TPA / TPQ activities at Dukuh Kejambon Kidul. For this reason, through tutoring assistance carried out by UAA 2021 Thematic KKN students as a form of community service, it can help children a total of 21 students, who have difficulty in the learning process at home and re-organize TPA / TPQ activities during the Covid-19 pandemic at the Kejambon Kidul hamlet in particular. RT 04 and 05. The learning methods applied during the morning class activities are lectures, fairy tales, question and answer, and practice. In conclusion can be drawn is that the activities of assisting academic, religious and educational guidance for Covid-19 for children can take place smoothly. Keywords — Tutoring Assistance, TPA / TPQ, Covid-19 Pandemic.  Abstrak — Pendampingan bimbingan belajar dari rumah sangat diperlukan di masa pandemi Covid-19 ini, dimana semua sekolah menerapkan kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kemendikbud menerbitkan peraturan agar semua kegiatan pembelajaran di sekolah dilakukan di rumah masing-masing siswa. Berlakunya kebijakan PJJ membuat orang tua mempunyai tanggung jawab mendampingi anak selama belajar dari rumah. Selain itu, pandemi Covid-19 berdampak pada kegiatan TPA/TPQ di Dukuh Kejambon Kidul. Melalui pendampingan bimbingan belajar yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Tematik UAA 2021 ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat dapat membantu anak-anak sejumlah 21 siswa yang kesulitan dalam proses belajar di rumah  dan mengadakan kembali kegiatan TPA/TPQ pada masa pandemi Covid-19 ini di dukuh Kejambon Kidul khsusunya RT 04 dan 05. Metode pembelajaran yang diterapkan selama pelaksanaan kegiatan kelas pagi ialah ceramah, dongeng, tanya jawab, dan praktek. Simpulan yang dapat diambil adalah kegiatan pendampingan bimbingan belajar akademik, religius dan edukasi Covid-19 bagi anak- anak dapat berlangsung dengan lancar. Kata Kunci — Pendampingan Bimbingan Belajar, TPA/TPQ, Pandemi Covid-19.
Pengembangan Potensi Desa Srihardono Melalui Pengembangan Mie Des Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Yogyakarta Adyantari, Api
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5163

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di periode Semester Gasal 2021/2022, menggunakan model KKN SOCIETY 5.0. KKN SOCIETY 5.0 mengharuskan mahasiswa untuk tetap melakukan kegiatan KKN tapi tidak ada penerjunan langsung secara fisik ke lapangan melainkan dilakukan secara online. Kelompok 37 pada kegiatan KKN ini di tempatkan di Desa Srihardono. Desa Srihardono merupakan salah satu desa di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Srihardono memiliki arti sebagai “Tanah Subur”, didalamnya terdapat banyak sekali potensi desa yang sayangnya belum dimanfaatkan dan dikembangakan secara optimal. Salah satu potensi Desa Srihardono adalah memiliki hasil olahan mie sendiri yang dinamakan “Mie Des”. Pengembangan Mie Des memiliki tujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Srihardono. Metode atau langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian ini dalah dengan mengidentifikasi potensi Desa Srihardono, melakukan studi literatur, pengumpulan data, analisis, evaluasi rancangan, dan pembuatan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa Desa Srihardono memiliki banyak potensi yang masih bisa dikembangkan. Salah satunya adalah potensi kuliner yang sudah cukup diolah dengan produk andalannya, Mie Des. Melihat potensinya yang bisa lebih dikembangkan kelompok memilih potensi ini untuk dikembangkan menjadi produk yang lebih praktis, yaitu dengan menambah varian kemasan menjadi Mie Des Cup.
Sentra Wisata dan Produk Hasil Pengolahan Sampah Desa Parangtritis Adyantari, Api
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5164

Abstract

Sebagai desa yang terkenal karena daya tarik wisatanya, Desa Parangtritis, Kabupaten Bantul memiliki banyak potensi. Terdapat 2 program kerja yang dilakukan yaitu Potensi Desa dan Pengolahan Sampah. Potensi desa berupa Sentra Wisata karena Desa Parangtritis menjadi salah satu tujuan wisatawan domestik maupun internasional ketika berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengolahan sampah dilakukan dengan harapan untuk memberikan pengetahuan dan membantu masyarakat untuk mengolah sampah agar bisa menjadi produk yang bisa dijual untuk meningkatkan perekonomian. Penelitian pengembangan desa ini dimulai dengan mencari potensi dan masalah yang ada di Desa Parangtritis, dilanjutkan dengan pengumpulan data dari berbagai website di internet, kemudian perancangan program kerja, dilanjutkan dengan pembuatan e-book dan video, dan setelah dievaluasi akan digunakan untuk membuat laporan akhir. Hasil yang dihasilkan dari program kerja yang dilakukan yaitu potensi Desa Parangtritis dan pengolahan sampah plastik menjadi Ecobrick yang dapat menjadi material dasar dalam memproduksi suatu barang dan juga memiliki nilai ekonomis.
INFORMASI PRAKTIS DESTINASI WISATA BERBASIS CHSE UNTUK PENGEMBANGAN POTENSI WISATA DESA MANGUNAN Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i2.5180

Abstract

Kuliah Kerja Nyata adalah merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di daerah tertentu yang dilaksanakan secara kelompok. KKN 80 UAJY mengusung KKN jenis Society 5.0 yang dilakukan tanpa adanya kegiatan KKN yang dilakukan secara langsung didaerah yang ditentukan dan melalui daing. Kelompok 06 mendapatkan lokasi penempatan di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program kerja yang akan dilakukan oleh kelompok adalah potensi desa dan membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Program kerja potensi Desa Mangunan ini dengan memberikan informasi panduan wisata berbasis CHSE yang diberlakukan oleh pemerintah. Program kerja lainnya yang dibuat adalah membuat buku saku tentang wisata-wisata yang ada di Desa Mangunan. Harapannya program kerja yang dibuat oleh kelompok dapat berguna untuk masyarakat untuk kemajuan desa. Kata Kunci – Kuliah Kerja Nyata, Desa Mangunan, Program Kerja, Potensi Desa, CHSE.
Pengembangan Kawasan Wisata Edukasi Mangrove pada Era New Normal di Desa Banaran, Galur, Kulon Progo Paramita, Brigitta Laksmi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5181

Abstract

Banaran Village, Galur, Kulon Progo, Yogyakarta has a Trisik beach as one of the village’s potentials to be developed as tourist attraction. nonetheless the beach are prone to abration. One of the ways to prevent abration is to plant mangrove forest. With the mangrove forest, the villagers could develop it into educational tourism. The development of this educational tourism has to be supported by human resource in Banaran Village. Based on statistic, the human resource Banaran village are sufficient to create this opportunity. This educational tourism also has to be balanced by the implementation of new normal dictated by the government policy.
Analisis dan Sosialisasi Budidaya Lele di Desa Karangsewu, Galur, Kulon Progo Paramita, Brigitta Laksmi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5182

Abstract

The plenty of fish farmers (mostly catfish) and information delivery issue in Karangsewu Village, Kulon Progo urged Group 78 KKN 80 UAJY to do this social service program which focused on the development of catfish aquaculture in the form of integrated catfish business analysis and the proper information delivery method. This program aimed to deliver the knowledge about the development of catfish business by means of all potential things in the village and to deliver the knowledge about proper information delivery method. Data collecting, potency and problem identification, solution and development determination, and application of solution and potency were carried out. The potency of the village consisted of many aspects such as fishery, agribusiness, marine agro, and animal husbandry but fishery is the most potential aspect. The recommended development was aquaculture system which was based on the use of oxygen and microorganism to enhance feed absorption called “bioflok”. The business plan of catfish-based products was also recommended to give an added value equipped with SWOT analysis. The proper information delivery method could be done by means of favorable gathering without resulting in any loss for villagers. This program was expected to increase catfish productivity, to provide an alternative for villagers who need something to do, and to embody good communication in the village.
Pengembangan desa budaya dan pembuatan pupuk cair sabut kelapa di Desa Brosot, Galur, Kulon Progo Paramita, Brigitta Laksmi
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5183

Abstract

Real Lecture activities Atma Jaya Yogyakarta start from August to January 2021. The 80 KKN implementation is carried out in various areas in Yogyakarta such as Kulonprogo Regency and Gunung Kidul Regency. The location for the implementation of KKN 80 unit P Group 77 provides innovations that are in accordance with the potential of Brosot Village. Broadly speaking, Brosot Village has two divisions of village potential, namely culture and tourism. There are various forms of cultural potential ranging from social order, customs, and traditions, dance dramas, gamelan jathilan and shalawatan, the players from children to adults. While the tourism potential has Tresik beach which can be used as tourism to be developed such as a unique and rare turtle breeding place. The results obtained and processed for future development of Brosot Village are the development of village potential in the field of entrepreneurship by managing coconut fiber into liquid organic fertilizer (POC).
Potensi Desa Girirejo sebagai Desa Wisata dan Edukasi Mengenai Kebudayaan Keris Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i6.5186

Abstract

Desa Girirejo merupakan salah satu desa yang berada pada kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Dengan metode pengabdian potensi yang ada pada desa ini adalah kebudayaan dalam pembuatan keris. Dengan potensi desa yang ada, Penulis berinisiatif dalam membantu dan menjadikan Desa Girirejo menjadi Desa Wisata. Para penulis membuat Iuran berupa video interaktif dan e-book yang menjelaskan dan mengedukasi masyarakat Desa Girirejo. Keris adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang perlu dilestarikan, di zaman ini keris memiliki manfaat dan fungsi sebagai simbol ikatan keluarga, tanda jasa, status sosial, aksesoris bahkan sebagai senjata yang memiliki nilai tersendiri. oleh sebab itu, pengabdian yang dilakukan para penulis diharapkan dapat bermanfaat dan menjadi inovasi baru untuk desa dalam pengembangan inovasi Desa Girirejo.  Kata Kunci- Desa Girirejo, Desa Wisata, Budidaya Keris
Potensi Desa Temuwuh Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul pada Bidang Kewirausahaan Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 4 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i4.5189

Abstract

Temuwuh mempunyai beragam potensi desa dalam berbagai aspek atau bidang, seperti pertanian dan kerajinan mebel. Tentunya, mebel menjadi salah satu objek yang paling menonjol bagi Desa Temuwuh seantero Kapanewon Dlingo di Kabupaten Bantul. Dari segi kewirausahaannya, perlu adanya pemetaan mengenai bagaimana potensi desa mebel Temuwuh dapat dipasarkan secara baik dan benar, apalagi di era online marketplace seperti sekarang ini. Secara tidak langsung, hal ini akan memberikan masyarakat pencerahan untuk lebih mengembangkan potensi mebel yang mereka miliki dengan berbagai gagasan dan tata langkah yang tepat dalam penjualan potensi desa tersebut. Data diperoleh secara studi pustaka dari Badan Pusat Statistik, situs dan berbagai artikel terkait. Analisis dilaksanakan secara berkelompok dengan membagi porsi pekerjaan kepada masing-masing anggota untuk tiap-tiap bagiannya. Pertemuan rutin juga kerap diselenggarakan secara bersama dan tidak individualis guna melancarkan proses serta memangkas waktu kerja. Hasil jurnal yang didapatkan datang karena suatu anggapan akan perlunya proses jual-beli yang lebih efektif dan mudah dikenal masyarakat luar dengan online marketplace yang kiranya belum diperoleh oleh masyarakat desa pada umumnya.
Paket Wisata Sawang Lintang di Desa Muntuk, Dlingo, Kabupaten Bantul, D.I.Yogyakarta Hardjanti, S.H., M.H., Dewi Krisna
Jurnal Atma Inovasia Vol. 2 No. 5 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v2i5.5193

Abstract

Pariwisata merupakan suatu kegiatan perjalanan yang dilakukan dengan tujuan liburan atau rekreasi. Sedangkan lokawisata merupakan tempat atau daerahyang dituju oleh wisatawan untuk liburan atau rekreasi. Lokawisata harus memiliki daya tarik supaya wisatawan berminat untuk mengunjunginya, dan daya tarik inilah yang menjadi potensi utama dalam mendorong wisatawan untuk hadir di suatu daerah yang menjadi lokawisata. Desa Muntuk, merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Provinsi Yogyakarta. Desa Muntuk yang secara geografis berlokasi di wilayah perbukitan membuat Desa Muntuk memiliki banyak destinasi wisata yang dapat memanjakan mata dengan pemandangan alam yang indah, diantaranya ada Puncak Becici, Bukit Lintang Sewu, Pintoe Langit Dahromo, dan masih banyak lagi. Dengan segala potensi desa yang ada,Desa Muntuk dapat menjadi sarana dalam meningkatkanpengunjung wisata di Kabupaten Bantul, baik wisatawan lokal maupun wisatawan internasional. Dengan meningkatnya presentasi pengunjung juga dapat membuat Desa Muntuk semakin makmur karena mayoritas mata pencaharian masyarakat Desa Muntuk adalah sebagai wirausaha. Maka, penyusunan buku saku ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Muntuk dalam mengembangkan ide mengenai paket wisata yang ada di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo,Kabupaten Bantul.