cover
Contact Name
Nurhayati
Contact Email
nurhayati84@unidayan.ac.id
Phone
+6281245598692
Journal Mail Official
0js.sipil@unidayan.ac.id
Editorial Address
Jl. Sultan Dayanu Ikhsanuddin No. 124 Baubau
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal MEDIA INOVASI Teknik Sipil Unidayan
ISSN : 23015241     EISSN : 2580023X     DOI : -
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diterbitkan secara berkala setiap 6 (enam) bulan yaitu Mei dan Oktober dan menerima artikel dari berbagai kalangan akademisi, peneliti dan praktisi. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN diharapkan mampu mengakomodir kebutuhan akan sebuah media untuk menyebarluaskan informasi dan perkembangan terbaru serta dapat menambah dan melengkapi diseminasi hasil-hasil penelitian serta sebagai ajang komunikasi sesama ilmuan untuk pengembangan ilmu pagi para akademisi, peneliti dan praktisi Teknik sipil di Indonesia. Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN, menerbitkan artikel-artikel yang berfokus pada: Teknik Sipil dan Struktur, Geoteknik, Manajemen Konstruksi,Teknik Hidro, Transportasi (Engineering), Material Science serta artikel berkaitan dengan teknik sipil.
Arjuna Subject : -
Articles 123 Documents
Sistem Jaringan Distribusi Perpipaan Air Bersih Di Kecamatan Mawasangka Timur Kabupaten Buton Tengah Rachmat Hidayat Dairi
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.931 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.789

Abstract

Untuk Kecamatan Mawasangka, Sistem penyediaan air minum di daerah ini sebagian besar masih menggunakan air sumur dengan tingkat kebersihan masih dalam kategori belum memenuhi standar konsumsi. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui besar kebutuhan air bersih yang dibutuhkan oleh masyarakat Kecamatan Mawasangka Timur dan Merancang suatu sistem pendistribusian air bersih melalui jaringan pipa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Berdasarkan hasil perhitungan untuk kebutuhan air bersih di Kecamatan Mawasangka Timur dari Tahun 2021-2030 mengalami peningkatan dengan jumlah kebutuhan domestik pada Tahun 2021 adalah 5,714 ltr/org/dtk, dan pada Tahun 2030 adalah 6,930 ltr/org/dtk, kebutuhan non domestik Tahun 2021 adalah 0,857 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 1,040 ltr/org/dtk, kebutuhan rata-rata Tahun 2021 adalah 7,556 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 9,165 ltr/dtk, Kebutuhan harian maksimum tahun 2021 adalah 8,690 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 10,540 ltr/org/dtk, Kebutuhan jam puncak pada Tahun 2021 adalah 13,556 ltr/org/dtk dan Tahun 2030 adalah 16,442 ltr/org/dtk. Metode pendistribusian air bersih di Kecamatan Mawasangka Timur menggunakan metode gravitasi dengan analisa Program Epanet 2.0 dan Google Earth Pro
Pengaruh Penggunaan Air Kelapa Terhadap Kuat Tekan Beton Hartini Hartini
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.974 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai kuat tekan pada umur 3, 7, dan 28 hari yang dihasilkan akibat substitusi air kelapa tua dengan perbandingan 5%, 10%, dan 15% pada campuran beton. Penelitian ini menggunakan 4 variasi komposisi yaitu, beton normal tanpa substitusi air kelapa dan substitusi air kelapa tua 5%, 10%, dan 15% terhadap berat air. Pengujian ini meliputi uji karakteristik dan kuat tekan beton dilakukan pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. Pada uji kuat tekan digunakan benda uji silinder dengan dimensi sampel 15 cm x 30 cm. Setiap komposisi dibuat 9 sampel total keseluruhan 36 sampel. Hasil dari nilai uji kuat tekan normal umur 3 hari 80,80 kg/cm2, umur 7 hari 131,39 kg/cm2, dan umur 28 hari 202,00 kg/cm2. Persentase 5% hasil uji kuat tekan umur 3 hari 55,79 kg/cm2, umur 7 hari 90,61 kg/cm2, dan umur 28 hari 139,47 kg/cm2. Adapun persentase 10% hasil uji kuat tekan umur 3 hari sebesar 64,25 kg/cm2, umur 7 hari 104,46 kg/cm2, dan umur 28 hari 160,64kg/cm2, serta persentase 15% hasil uji kuat tekan umur 3 hari 80,41 kg/cm2, umur 7 hari 130,63 kg/cm2, dan umur 28 hari 201,04 kg/cm2. Dari hasil rata-rata uji kuat tekan umur 28 hari persentase 5%, 10%, dan 15% mengalami penurunan berkisar 30,96% - 0,48% terhadap nilai kuat tekan beton normal.
Kajian Kehilangan Air Pada Wilayah Pelayanan PDAM Kota Baubau (Tirta Semerbak) Zona I (Kecamatan Betoambari, Kecamatan Murhum, Kecamatan Batupoaro). Nina Haryati
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.61 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.808

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui besarnya tingkat kehilangan air dan kebocoran PDAM Kota Baubau (Tirta Semerbak) di Zona I (Kecamatan Betoambari, Murhum, Batupoaro). Penelitian survei meliputi data akurasi meter, tekanan, dan pola pemakaian air di Zona I. Penelitian survei dilakukan selama 30 hari pada tanggal 27 November sampai tanggal 7 Desember 2021 dan dari hasil penelitian dapat ditentukan bahwa berdasarkan besarnya tingkat kehilangan air yakni 13,41% per bulannya, dengan kerugian sebesar Rp 47.024.102.50 /bulan atau Rp 1.567.470.08 /hari. Jika dilihat dari neraca air sebelum progam pengendalian NRW, nilai Infrastructure Leakage Indeks (ILI) didapat 2,10 dan tekanan 0,93 atm termasuk dengan golongan A, dimana nilai tersebut berada pada range 2 – 4 maka didapat nilai kebocoran 48,2 liter/sambungan/hari. Sesuai peninjauan di lapangan, faktor-faktor penyebab terjadinya kehilangan air yaitu pada jaringan distribusi dan meteran air pelanggan yang tidak akurat sebanyak 7 dari 102 sampel meteran air pelanggan di Zona 1 PDAM Kota Baubau.
Karakteristik Sampah pada Pewadahan Rumah Tangga dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) Kota Baubau (Studi Kasus Di Kelurahan Wameo) Surianti Surianti
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.011 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.824

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat adalah timbulan sampah yang terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan meningkatnya pola konsumsi masayrakat yang pada akhirnya akan berdampak negative terhadap infrastruktur dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah 1.Mengetahui karakteristik sampah pada pewadahan di lingkungan rumah tangga di kelurahan Wameo dan 2. Mengetahui karakteristik sampah pasar pada tempat pembuangan sementara di kelurahan Wameo kota Baubau. Penelitian ini menggunakan metode Simple Random Sampling. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sampah rumah tangga Karakteristik sampah rumah tangga yang berupa komposisi sampah dan pemadatan diperoleh sampah organik 77.26%, dan sampah anorganik (22.7%) yaitu kertas 9.54%, kayu 0.32%, kain, 0.12% karet 0.14%, plastik 11.09 %, logam 0,12%, kaca 1.23% dan lain-lain 0.19%, dimana sampah organik adalah sampah yang paling banyak dihasilkan. dan anorganik 9.5%.dan untuk sampah pasar organik sebesar 91,43%, dan sampah anorganik (8.61%) yaitu kertas 2.96%, kayu 0,39%, kain 0,22%, karet 0,09%, plastik 4,52%, kaca 0,30%, dan lain-lain 0,09%.
Desain Beton Berongga (Porous Concrete) Dengan Variasi Faktor Air Semen (FAS) Sebagai Beton Ramah Lingkungan Irzal Agus
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (436.143 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.825

Abstract

Beton berongga (porous concrete) adalah beton tanpa agregat halus dan hanya terdiri dari agregat kasar, semen dan air serta bahan kimia tambahan. Penelitian terhadap beton berongga dilakukan dengan menggunakan bahan material kerikil lokal gradasi ukuran maksimum 20 mm, serta variasi faktor air semen (FAS) 0,27, 0,30 dan 0,35. Pengujian sifat fisik material beton yang dilakukan berupa pengujian kuat tekan, kuat tarik belah, uji perkolasi serta volume pori. Untuk ketiga pengujian ; kuat tekan dan kuat tarik belah pada umur 3 hari, 7 hari dan 28 hari. Benda uji untuk pengujian kuat tekan, kuat tarik belah berupa silinder berdiameter 15 cm x tinggi 30 cm, pengujian porositas dan perkolasi. Pada pengujian sampel beton berongga umur 28 hari memiliki kuat tekan rata-rata terbesar pada FAS 0,35 yaitu 11,04 MPa, dan kuat tarik belah sebesar 3,41 MPa, serta hasil pengujian volume pori rata-rata sebesar 21,13 %. Pengujian perkolasi untuk FAS 0,27 dapat mengalirkan air selama 7,75 detik/liter, FAS 0,30 dapat mengalirkan air selama 9 detik/liter dan FAS 0,35 dapat mengalirkan air selama 14,5 detik/liter. Sampai pada umur 60 hari rumput dapat tumbuh diatas permukaan beton berongga dengan dan tanpa tanah di atasnya.
Karakteristik Uji Marshall Campuran Asbuton Tipe Lawele Bitumen Rendah Menggunakan Modifier Aspal Lawele L.M. Sjamsul Qamar; Irzal Agus
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 1 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.82 KB) | DOI: 10.55340/jmi.v11i1.827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai marshall test pada campuran Asbuton Tipe Lawele Bitumen Rendah Menggunakan Modifier Aspal Lawele dengan metode campur panas hampar panas. Dalam penelitian ini penentuan komposisi agregat dilakukan dengan cara trial and error. Digunakan modifier aspal lawele dengan perbandingan 70:30. Lawele Bitumen rendah adalah 25 % dan total bitumen dalam campuran sebesar 5.5%, 6.0%, 6.5%. Dibuat perkerasan dengan metode campur panas hampar panas masing-masing 5 sampel. Pengujian marshall test dilakukan setelah melewati proses pemanasan sampai suhu 150°C sebelum penghamparan. Dari hasil pengujian dapat diketahui bahwa nilai marshall test pada variasi total bitumen 6.0% lebih baik daripada variasi kadar 5.5% dan 6.5%.
Pengaruh Penambahan Serat Waru (Hibiscus Tiliaceus) Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton Rachmat Hidayat Dairi; Ardianto Ardianto
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v11i2.990

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Serat Waru sebagai bahan tambah agregat dan untuk mendapatjan kuat tekan dan kuat tarik beton. Dalam penelitian ini Serat Waru ditambahkan dengan persentase 0,5%, 1% dan 1,5%. Adukan beton dengan FAS 0,58. Pengujian pada umur perawatan 3 hari, 7 hari dan 28 hari, dimensi benda uji silinder 150 mm x 300 mm, setiap variasi dibuat 3 benda uji dan ditambah 3 benda uji untuk persentase 1% serat dalam keadaan basah, jadi jumlah keseluruhan 51 benda uji. Hasil pengujian penambahan 0,5%, 1% dan 1,5% terhadap semen meningkatkan kuat tarik beton, namun pada kuat tekan beton mengalami penurunan. Pada pengujian kuat tekan Beton umur 28 hari sebesar 175,51 Kg/cm2 (0,5%), 150,04 Kg/cm2 (1%) dan 111,35 Kg/cm2 (1,5%). Pada pengujian kuat tarik belah Beton umur 3 hari 9,19 Kg/cm2 (0,5%), 10,61 Kg/cm2 (1%), 11,08 Kg/cm2 (1,5%), umur 7 hari 12,49 Kg/cm2 (0,5%), 13,43 Kg/cm2 (1%), 14,14 Kg/cm2 (1,5%), umur 28 hari 15,56 Kg/cm2 (0,5%), 16,50 Kg/cm2 (1%), 16,97 Kg/cm2 (1,5%) dan umur 28 hari penambahan Serat Waru keadaan basah 17,21 Kg/cm2 (1%). Hasil penelitian penambahan 0,5% kuat tekan 28 hari 175,51 Kg/cm2, dan 1,5% kuat tarik belah 28 hari 16,97 Kg/cm2.
Analisis Pengaruh Sistem E-Procurement Terhadap Penyedia Jasa Konstruksi Nurhayati Nurhayati
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v11i2.997

Abstract

Dahulu, pengadaan atau procurement dilakukan secara manual atau konvensional. Terdapat banyak kelemahan pada proses pengadaan konvensional yaitu adanya kickback, ada upaya untuk melakukan penyuapan agar memenangkan lelang, tidak transparan, tidak ada pengumuman ketika rencana pengadaan, mark-up dan nepotisme. Untuk mengatasi berbagai kekurangan pada proses pengadaan konvensional, pemerintah membuat inovasi dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui pengadaan barang/jasa secara elektoronik atau e-procurement. Sistem e-procurement telah dilaksanakan mengacu pada pada Perpres No. 54 Tahun 2010. Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupataen Muna Barat merupakan salah satu instansi yang telah melaksanakan sistem e-procurement. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana hambatan yang dialami penyedia jasa konstruksi dalam sistem e-procurement sehingga efisiensi dan efektifitas yang ingin dicapai oleh perusahaan penyedia jasa konstruksi dapat tercapai. Hasil penelitian menyatakan rata-rata pengguna jasa di Kab. Muna Barat telah paham akan dampak proses pengadaan barang dan jasa konstruksi melalui sistem e-procurement dengan persentase sebesar 83,61% sedangkan penyedia jasa menyatakan setuju dengan adanya sistem e-procurement sebesar 66,37%. Sebanyak 67% pengguna jasa menyatakakan tidak ada hambatan dalam pelaksanaan e-procurement sedangkan dari sisi penyedia jasa 60% menyatakan terdapat hambatan karena staff yang masih baru atau kurang terlatih dan jaringan internet yang kurang memadai.
Analisis Karakteristik Sampah Organik dan Anorganik Di Kota Baubau (Studi Kasus Kel. Tomba) Surianti Surianti
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 11 No. 2 (2022): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v11i2.1003

Abstract

Dengan meningkatnya jumlah penduduk maka akan berimbas dengan banyaknya sampah yang dihasilkan. Proses pengolahan sampah organik lebih mudah dibandingkan dengan pengolahan sampah anorganik. Tujuan Penelitian yaitu (1)Mengetahui karakteristik sampah pada pewadahan di lingkungan rumah tangga dan (2)Mengetahui karakteristik sampah pasar pada tempat pembuangan sementara (TPS) di Kelurahan Tomba. Metode penelitian ini yaitu metode Simple Random Sampling.Hasil dari penelitian ini yaitu karakteristik fisik sampah rumah tangga di Kelurahan Tomba yang berupa komposisi sampahan dan pemandatan yang diperoleh sampah organik 74,10% kertas 10,00%, kayu 0,4%, kain 0,1%, plastik 12,8%, logam 0,1%, kaca 2,3%, dll (tanah dan sejenisnya) 0,1%. Dengan densitas sebesar 0,20%. Dapat dilihat bahwa sampah organik adalah yang terendah dibandingkan dengan sampah anorganik yaitu kain, logam dan dll. Sedangkan untuk karakteristik fisik sampah yang ada pada wilayah pasar Kelurahan Tomba yaitu 91,8% untuk sampah organik berupa sampah sisa makanan, sisa sayuran, kulit buah, daun-daunan, dan sebagainya. Kertas 2,5%, kayu 0,6%, kain 0,2%, karet/kulit 0,1%, plastik 4,3%, kaca 0,5%, dan lain-lain 0,1%.
Studi Faktor Pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Pekerja Pada Proyek Konstruksi Gedung Di Kota Baubau Nurhayati Nurhayati
Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil UNIDAYAN Vol. 12 No. 1 (2023): Jurnal Media Inovasi Teknik Sipil Unidayan
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik , Universitas Dayanu Ikhsanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55340/jmi.v12i1.1235

Abstract

Salah satu kunci utama proyek konstruksi dikatakan berhasil karena adanya pekerja lapangan yang bekerja dengan keterampilan tertentu dan keahlian yang dimiliki sehingga menunjang tercapainya produktivitas proyek konstruksi. Produktivitas menjadi tolak ukur dalam proses konstruksi. Turunnya produktivitas pekerja salah satu penyebabnya yaitu kurangnya motivasi. Pemberian motivasi kepada pekerja konstruksi akan membangkitkan minat, hasrat dan kemampuan agar pekerja dapat meningkatkan produktivitasnya. Penyedia jasa konstruksi seringkali mendapatkan kendala berupa rendahnya motivasi pekerja, sedangkan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan agar hasil tercapai sangat diperluan sebuah motivasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah motivasi mempengaruhi produktivitas pekerja dan mengetahui variabel yang paling dominan mempengaruhi produktivitas pekerja proyek konstruksi Gedung di Kota Baubau. Secara simultan motivasi berpengaruh terhadap produktivitas pekerja terlihat dari nilai F hitung 6,214 > 2,498 (F tabel). variabel motivasi kerja yang paling dominan mempengaruhi produktivitas pekerja yaitu kebutuhan rasa aman sebesar 37,1% yang berarti diperlukan jaminan keselamatan dalam melaksanakan pekerjaan meningkatkan produktivitas pekerja.

Page 9 of 13 | Total Record : 123