Jurnalku
Jurnalku merupakan media penyebarluasan hasil penelitian di keuangan umum, termasuk, namun tidak terbatas pada topik ekonomi, bisnis, keuangan, manajemen, akuntansi, kebijakan publik, dan keuangan umum lainnya. Jurnalku terbit empat kali dalam setahun.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4 No 1 (2024)"
:
10 Documents
clear
Laporan Keberlanjutan: Manfaat Dan Perkembangan Standar
Limarwati , Dinar;
Alfiyani , Yola Sri Ratna;
Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.635
Penelitian ini bertujuan untuk membahas laporan keberlanjutan secara komprehensif dari segi manfaat serta perkembangan standarnya. Metode penelitian yang digunakan dalam rangka menjawab pertanyaan penelitian yaitu metode kualitatif dengan pendekatan literatur review dengan teknik pengumpulan data dokumentasi melalui data sekunder seperti artikel jurnal ilmiah, jurnal, situs-situs resmi perusahaan dan organisasi, serta sumber data lain yang mendukung tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laporan keberlanjutan memiliki berbagai manfaat baik dari untuk internal maupun eksternal perusahaan. Dari segi internal perusahaan, laporan keberlanjutan dapat meningkatkan efisiensi serta manajemen risiko perusahaan. Dari segi eksternal perusahaan, laporan keberlanjutan dapat mengurangi dampak negatif pada lingkungan, sosial, dan tata kelola serta meningkatkan nilai perusahaan yang di dalamnya mencakup reputasi, kepercayaan, serta hubungan dengan pemangku kepentingan. Standar dalam penyusunan laporan keberlanjutan terus mengalami perkembangan dan penyesuaian agar dapat mengakomodasi kebutuhan stakeholder. Standar GRI telah mengalami beberapa kali perubahan sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2000. Standar laporan keberlanjutan yang saat ini secara umum digunakan oleh perusahaan di Indonesia adalah Standar GRI (2016), Standar SASB, dan Peraturan OJK Nomor 51/POJK.02/2017. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam melengkapi dan menambah literatur dalam bidang akuntansi keberlanjutan, khususnya mengenai pembahasan manfaat serta perkembangan standar laporan keberlanjutan yang ada di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pihak pembuat kebijakan di Indonesia dalam membuat kebijakan terkait dengan laporan keberlanjutan di Indonesia.
Berhasilkah Implementasi Pengadaan Publik Berkelanjutan Di Indonesia?
Suci, Saraswati Nirmala;
Cendekiawan, Muslim;
Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.644
Pada era perkembangan industri dan pertumbuhan populasi yang tak terelakkan, dampak lingkungan menjadi perhatian utama di seluruh dunia. Dalam konteks ini, konsep pengadaan berkelanjutan muncul sebagai strategi pengadaan barang dan jasa yang berfokus pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk membahas perkembangan dan tren terkini dalam bidang pengadaan berkelanjutan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk mengumpulkan informasi dari penelitian terdahulu mengenai pengungkapan keberlanjutan dan dilanjutkan dengan menganalisis konteks yang relevan terhadap tujuan dan ruang lingkup penelitian yang dilakukan. Studi literatur yang dilakukan mencakup artikel ilmiah yang memiliki berbagai metode penelitian serta memiliki keterkaitan dengan topik penelitian. Artikel ilmiah yang diambil dari berbagai jurnal internasional dan nasional telah mengulas definisi, manfaat, tantangan, dan dampak bagi suatu organisasi dalam menerapkan pengadaan berkelanjutan. Hasil dari informasi yang dikumpulkan berikutnya dibandingkan dan dihubungkan dengan perkembangan praktik pengadaan berkelanjutan pada sektor publik di Indonesia. Penelitian ini meyimpulkan bahwa kriteria dan standar dalam pengadaan publik berkelanjutan intinya adalah mempertimbangkan aspek lingkungan saat membeli produk, jasa, atau pekerjaan. Pengadaan berkelanjutan memiliki banyak manfaat, baik bagi lingkungan, sosial, dan ekonomi. Selain itu, juga terdapat berbagai peluang dan tantangan dalam penerapan kebijakan ini. Berdasarkan hasil penelitian, Indonesia telah memiliki beberapa kebijakan dan peraturan terkait pengadaan berkelanjutan, namun implementasinya masih relatif terbatas dan sedikit. Oleh karena itu, pemerintah disarankan untuk membuat peraturan khusus tentang tata cara pelaksanaan pengadaan publik berkelanjutan lalu kementerian/lembaga/pemerintah daerah juga perlu membuat peraturan turunan untuk masing-masing instansinya.
Kebijakan Dan Penerapan Green Building Di Indonesia: Suatu Tinjauan
Chaerani, Eva Yunadia;
Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.674
This research aims to discuss green office policies and implementation in Indonesia. Green Office is a system that focuses on the efficient use of resources in office management. This research was conducted using qualitative methods with a literature review approach. The literature review included regulatory studies, journal articles, and news related to implementing green offices. Based on the research results, it was concluded that in Indonesia, green offices have been widely implemented but are still focused on urban areas. The implementation of green offices still has many challenges to be realized on a massive scale in Indonesia. Therefore, strategic, comprehensive and integrated policies are needed to implement green offices in Indonesia. This research completes a literature review on government policies relating to sustainability issues in Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membahas kebijakan dan penerapan green office di Indonesia. Green office merupakan suatu sistem yang berfokus pada efisiensi penggunaan sumber daya pada pengelolaan perkantoran. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan literature review. Literature review yang dilakukan mencakup telaah regulasi, artikel jurnal, dan berita terkait penerapan green office. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa di Indonesia, green office telah banyak di lakukan, namun masih berpusat pada area perkotaan. Penerapan green office masih memiliki banyak tantangan untuk bisa diwujudkan secara masif di Indonesia. Oleh karena itu, kebijakan yang strategis, menyeluruh, serta terintegrasi dibutuhkan untuk menerapkan green office secara menyeluruh di Indonesia. Penelitian ini melengkapi ulasan literatur yang berkaitan dengan kebijakan Pemerintah yang berkaitan dengan isu keberlanjutan di Indonesia.
Pengaruh Korupsi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Al Hazmi, Raldin Alif
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.677
Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah. Dengan jumlah Masyarakat yang banyak serta kekayaan alam yang melimpah, Indonesia memiliki potensi untuk mencari pusat ekonomi di dunia. Namun realitanya, banyak tantangan yang harus di hadapi oleh negara Indonesia. Dengan kekayaan yang melimpah, korupsi dan kemiskinan merupakan masalah terbesar bagi Indonesia. Korupsi erat kaitannya dengan kondisi ekonomi di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korupsi terhadap pertumbuhan ekonomi. Data sekunder dari tahun 2018-2022 digunakan untuk model regresi data panel di 34 provinsi di Indonesia. Peneliti menemukan bahwa CPI (Corruption Preception Index) sebagai indikator korupsi di Indonesia secara berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun pada lain hal, TPM sebagai indikator penduduk miskin di Indonesia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan demikian, direkomendasikan agar pemerintah dan masyarakat umum dapat berkolaborasi dalam mengupayakan pencegahan korupsi dan pengentasan kemiskinan dengan meningkatkan transparansi dan meningkatkan partisipasi publik sehingga terciptanya pertumbuhan ekonomi yang maksimal.
Tinjauan Normatif Penggunaan Peralatan Makan Dan Minum Sekali Pakai Pada Penyedia Makanan Dan Minuman Di Indonesia
Hapsari, Diah Oktavia
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.681
Baik di kota maupun kabupaten tidak asing lagi dengan restoran cepat saji ataupun kedai kopi kekinian. Meskipun sempat mengalami kerugian karena pandemi COVID-19, saat ini bisnis di sektor makanan dan minuman berkembang pesat seperti jamur di musim penghujan. Namun, pertumbuhan ini membawa tantangan lain karena memiliki dampak langsung terhadap lingkungan, yaitu peningkatan sampah plastik dan kertas dari peralatan makan dan minum yang digunakan para pelaku usaha. Saat ini Indonesia menempati urutan kedua setelah China dalam hal penyumbang sampah plastik ke laut tertinggi. Ditambah dengan pertumbuhan restoran cepat saji dan kedai kopi kekinian yang memilih menyajikan makanan dan minuman dengan peralatan makan dan minum sekali pakai tanpa diimbangi dengan pengolahan sampah yang memadai, tidak heran jika peringkat tersebut terus naik. Salah satu motto keberlanjutan adalah reduce-reuse-recycle, recycle dapat dikatakan sebagai pilihan terakhir karena proses daur ulang membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih banyak daripada reduce dan reuse, serta dapat menimbukan emisi yang berbahaya bagi lingkungan. Penggunaan peralatan makan dan minum yang dapat digunakan kembali (piring dan gelas keramik) dianggap lebih tepat untuk digunakan pelaku usaha dalam menyajikan pesanan bagi pelanggan yang memilih makan di tempat. Penelitian ini dilakukan dengan metode scooping review melalui artikel ilmiah, berita, siaran video, dan peraturan Kementerian/Lembaga terkait. Simpulan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengambil kebijakan untuk mengupayakan tercapainya target pengurangan sampah 30% di akhir tahun 2029.
Pengaruh Knowledge Sharing Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus Pada UMKM Teknik Logam Jaya)
Khoirusshodiqin, Lutfi Imam
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.685
The increasing intensity of business competition demands various companies to devise strategies for their businesses to continue growing. UMKM Teknik Logam Jaya is a company engaged in the metal craft industry, specializing in miniature replica production located in the Pati Regency. Currently, the company is experiencing instability in meeting targets due to issues related to quality, production quantity, and employee performance. This research aims to analyze and understand the impact of knowledge sharing on employee performance at UMKM Teknik Logam Jaya. The population in this study consists of the total number of employees at UMKM Teknik Logam Jaya working in the miniature replica production department, totaling 10 employees, and the sample used includes the entire population. Data for this research were collected using a questionnaire distributed to employees at UMKM Teknik Logam Jaya. The analysis technique used is simple linear regression using the IBM SPSS 22 software tool. The results of the data analysis in this study indicate a positive and significant hypothesis test. This means that knowledge sharing has a positive and significant effect on employee performance.
Peningkatan Nilai Perusahaan PT Samudera Jaya Mandiri Tahun 2024-2028 Atas Investasi Kapal Mary Anne
Subangun, Yohannes Asido;
Prasetyo, Aries Heru
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.693
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui serta menganalisis valuasi dan strategi untuk meningkatkan nilai PT Samudera Jaya Mandiri saat ini. Metode analisis kuantitatif dan deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Tujuan penelitian untuk menggambarkan apakah strategi investasi pembiayaan Kapal Marry Anne yang dilakukan PT Samudera Jaya Mandiri berhasil meningkatkan nilai perusahaan tahun 2028. Hasil dari proyeksi perhitungan terhadap valuasi pada PT Samudera Jaya Mandiri dengan metode Free Cash Flow to Firm (FCFF). Hasil tersebut terus meningkat hingga pada tahun 2028 perusahaan akan menghasilkan FCFF sebesar 508,44 Milyar, sehingga valuasi perusahaan melalui metode discounted cash flow (DCF) sebesar 372,15 Milyar. Selain itu untuk meningkatan nilai PT Samudera Jaya Mandiri periode 2023 hingga 2028 sebagai berikut: a) Dari existing investment, SJM dapat melakukan divesrsifikasi pendapatan dengan menjual jasa transporter pada customer lain jika tidak digunakan. b) Pada expected growth, untuk meningkatkan cash flownya dengan meningkatkan capital expenditure serta menurunkan cost of capitalnya. c) Cash flow dimasa depan juga dapat dimaksimalkan dengan menjalin kontrak jangka panjang tugboat. Selain itu, SJM juga perlu melakukan pengaturan kombinasi pendanaannya.
Bagaimana Peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah Dalam Pengawasan Akuntabilitas Proyek Kerjasama Pemerintah Dan Badan Usaha?
Shidqi, Farhan;
Firmansyah, Amrie
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.722
Kerja sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi solusi bagi negara berkembang termasuk Indonesia dalam pembangunan infrastruktur. Namun demikian, panjangnya masa konsesi dapat mengakibatkan proyek KPBU mengalami keterhambatan bahkan kegagalan. Penelitian ini ditujukan untuk menginvestigasi lebih lanjut bagaimana peran APIP dalam pengawasan proyek KPBU serta mengidentifikasi jenis pengawasan yang dilakukan oleh APIP berdasarkan Critical Success Factor (CSF) pada proyek KPBU. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan scoping review berbantuan aplikasi Publish or Perish dalam pencarian literatur terkait. Hasil studi menunjukkan bahwa APIP berperan untuk memastikan proyek KPBU dilaksanakan secara efektif, efisien, dan ekonomis. Simpulan hasil pengawasan yang dihasilkan harus menguntungkan seluruh pihak terkait agar tercapainya tujuan proyek KPBU secara efektif. Berdasarkan 5 CSF proyek KPBU, dapat teridentifikasi 11 potensi penugasan APIP dalam pengawasan KPBU. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat area signifikan CSF yaitu kesesuaian pembagian dan alokasi risiko KPBU, sehingga diperlukan 6 jenis pengawasan utama terhadap area signifikan. Studi ini mengisi celah penelitian sebelumnya yang belum pernah membahas secara peran APIP secara spesifik dalam pengawasan KPBU di Indonesia. Penelitian ini berimplikasi bahwa Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), APIP kementerian/lembaga, dan daerah agar menyusun pedoman pengawasan KPBU; memberikan diklat/pelatihan kepada setiap jajaran auditor; merencanakan pengawasan KPBU dalam Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT); dan serta mengeksekusi tugas pengawasan terkait KPBU.
Manajemen Pajak Penghasilan Pasal 21 Di PT. Palladium International Indonesia
Yasmin, Alya;
Widianto, M. Satria Gymnasti;
Annisa, Ishma;
Halomoan, Arkhano Jevonya;
Wijaya, Suparna
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.744
Salah satu fungsi manajemen pajak yaitu perencanaan pajak (Tax Planning). Pengoptimalan pajak penghasilan PPh 21 secara legal dapat dilakukan dengan perencanaan pajak (Tax Planning). Tujuan dari adanya Tax Planning ini adalah untuk meminimalisasi beban pajak penghasilan suatu perusahaan. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan pajak penghasilan PPh 21 terhadap PT Palladium International yang merupakan perusahaan yang bergerak pada Project Management Business. PT Palladium International Indonesia merupakan perusahaan anak dari perusahaan Palladium International yang berlokasi di Australia. Metode penelitian ini merupakan metode kualitatif yang mana untuk jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif. Sumber penelitian dilakukan melalui hasil wawancara yang dilakukan oleh kelompok kami dengan salah satu staf keuangan PT Palladium International Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Palladium telah menerapkan perencanaan pajak sesuai dengan aturan dan tarif pajak yang telah ditetapkan. Penghindaran pajak dari pelanggaran merupakan strategi PT Palladium yang terus dilakukan untuk perencanaan pajak.
Manajemen Perpajakan Di Industri Alat Berat
Zahra, Hulieta Fatimatuz;
Annisa, Ghefira Nur;
Sandy, Natasha Carissa;
Fathi, Nararya Finan;
Wijaya, Suparna
Jurnalku Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : PT Wim Solusi Prima
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54957/jurnalku.v4i1.745
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek perpajakan yang berkaitan dengan perusahaan konstruksi, dengan fokus pada PT Prolift Mitra Bumi. Dalam industri konstruksi, perhitungan pajak dan pelaporan memiliki kompleksitas sendiri yang perlu dipahami oleh perusahaan. Penelitian ini mengeksplorasi peraturan dan persyaratan pajak yang relevan bagi PT Prolift Mitra Bumi, serta memberikan pemahaman tentang bagaimana perusahaan ini mengelola aspek perpajakan mereka. Melalui metode penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan manajemen perusahaan dan studi dokumen terkait. Temuan penelitian ini memberikan gambaran tentang bagaimana PT Prolift Mitra Bumi menghitung Cost of Goods Sold (COGS) yang berbeda dengan perusahaan manufaktur atau ritel, serta konsep serupa seperti Cost of Construction (COC) atau Cost of Contract (COC) yang digunakan dalam perusahaan konstruksi. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya bekerja sama dengan akuntan atau profesional keuangan yang berpengalaman dalam industri konstruksi untuk memastikan perhitungan yang akurat dan sesuai dengan persyaratan perpajakan dan akuntansi yang berlaku. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga bagi perusahaan konstruksi lainnya dalam mengelola aspek perpajakan mereka.