Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
KONFLIK DALAM NOVEL CINTA DALAM DIAM KARYA SHINEEMINKA
Etiwati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud konflik yang terdapat dalam novel Cinta Dalam Diam karya Shineeminka. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Dikatakan kajian kepustakaan, karena kajian dalam penelitian ini berupa data tertulis dan kegiatan dalam mencari, mengumpulkan, dan mendapatkan data-data yang diperlukan dengan cara menelaah dan menganalisis konflik apa saja yang terdapat pada novel Cinta Dalam Diam karya Shineeminka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif bertujuan untuk menggambarkan objek secara rinci mengenai konflik dalam novel Cinta Dalam Diam karya Shineeminka. Dikatakan kualitatif karena dalam menjelaskan konsep-konsep atau kalimat bukan menggunakan angka-angka. Berdasarkan hasil penelitian ini menemukan wujud konflik yang terdapat dalam novel Cinta Dalam Diam karya Shineeminka yaitu konflik internal dan konflik ekternal. Konflik internal salah satunya yaitu pertentangan antara keinginan Zahra dan Mama Zahra sehingga ia terpaksa menuruti apa yang diinginkan oleh mamanya walau sebenarnya Zahra tidak setuju. Sedangkan konflik eksternal yang terdiri dari 3 bagian. Pertama, konflik fisik yaitu adanya perseteruan yang menyebabkan Ali meninju Andra ketika Andra mengakui bahwa ia istri Ali, yakni Zahra. Kedua, konflik sosial yang terjadi karena percocekan antara Mama Ayana dengan Kelurga Zahra sehingga menimbulkan perdebatan masalah mengenai musibah yang menimpah Mama Ayana. Ketiga, konflik alam yaitu konflik yang disebabkan adanya pembenturan antara tokoh dengan alam mislnya pada tokoh Zahra yang tidak sengaja kesandung di batu ketika di jalan. Kata Kunci: novel, konflik, objektif
NILAI-NILAI RELIGIUS DALAM NOVEL LELAKI YANG SANGAT MENCINTAI ISTRINYA KARYA MUHAMMAD B. ANGGORO
Wa Ode Iin Dewi Sanreke
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nilai religius dalam novel Lelaki yang Sangat Mencintai Istrinya karya Muhammad B. Anggoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu peneliti berusaha mendeskripsikan data yang akan dianalisis berupa nilainilai religius dalam novel Lelaki yang Sangat Mencintai Istrinya karya Muhammad B. Anggoro. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Lelaki yang Sangat Mencintai Istrinya karya Muhammad B. Anggoro. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca-catat. Teknik analisis data dalam Menganalisis novel Lelaki yang Sangat Mencintai Istrinya karya Muhammad B. Anggoro, peneliti menggunakan empat tahapan teknik dalam menganalisis data yaitu sebagaiberikut; 1) mengidentifikasi data, 2) mengklasifikasi data, 3) mendeskripsikan data, 4) mengkaji/menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai religius dalam novel Lelaki yang Sangat Mencintai Istrinya karya Muhammad B. Anggoro yaitu terdapat enam aspek pokok; 1) penyerahan diri, tunduk, dan taat, 2) kehidupan yang penuh kemuliaan, 3) perasaan batin yang ada hubunganya dengan Tuhan, 4) perasaan berdosa, 5) perasaan takut, dan 6) mengakui kebesaran Tuhan. Kata kunci: nilai, religius, novel
KENDALA PEMBELAJARAN SASTRA BAGI GURU BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 43 KONAWE SELATAN
Indra Saskia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan yang menjadi kendala pembelajaran sastra bagi guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini tergolong dalam penelitian lapangan sebab peneliti turun langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data yang sesuai dengan masalah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif yaitu peneltian yang bertujuan untuk menggambarkan kendala pembelajaran sastra bagi guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Sumber data dalam penelitia ini terdiri dari tiga guru Bahasa Indonesia, sembilan siswa SMP Negeri 43 Konawe Selatan, kepala SMP Negeri 43 Konawe Selatan, dan petugas perpusakaan. Instrumen dalam penelitian ini adalah berupa pedoman observasi, wawancara, dan angket untuk mengetahui kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Hasil penelitian menemukan lima faktor yang menjadi kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Kendala pembelajaran sastra ditinjau dari guru adalah (1) kurangnya pemahaman guru dalam pembelajaran sastra, (a) tidak adanya pengalaman guru bahasa Indonesia mengikuti pelatihan yang membahasa khusus pembelajaran sastra, (b) guru bahasa Indonesia sering mengunakan salah satu metode dalam pembelajaran sastra, (c) guru sebagian besar sudah menguasai materi pembelajaran sastra, (2) kendala pembelajaran sastra ditinjau dari siswa di SMP Negeri 43 Konawe Selatan, (a) masih kurang pemahaman siswa dalam pembelajaran sastra, (b) kurang ketidaksiapannya aspek psikologi siswa, (c) siswa kurang memiliki minat dan bakat terhadap pembelajaran sastra, (d) siswa jarang membaca buku-buku tentang sastra (3) kendala pembelajaran sastra ditinjau dari sarana prasarana, (a) kondisi perpustakaan di SMP Negeri 43 Konawe Selatan yang tidak menunjang dalam pembelajaran sastra, (b) tidak tersedia media yang akan diterapkan dalam pembelajaran, (c) tidak tersedia sanggar praktek, (4) kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan ditinjau dari faktor kurikulum, (5) faktor yang dominan yang menjadi kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 konawe Selatan yaitu: (a) faktor guru itu sendiri, (b)faktor sarana prasarana. Kata Kunci : kendala, pembelajaran, sastra
KRITIK SOSIAL DALAM NOVEL LINTASAN MENIKUNG KARYA ARSYAD SALAM
Wa Ode Krisdayanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Kritik sosial dalam Novel Lintasan Menikung Karya Arsyad Salam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep bahwa karya sastra merupakan pengungkapan pikiran dan pengalaman hidup serta imajinatif manusia yang tertuang dalam media bahasa. Sastra dan masyarakat tidak dapat dipisahkan karena pengarangnya tumbuh dari masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah kritik sosial apa saja yang terdapat dalam novel Lintasan Menikung ini bertujuan untuk mendeskripsikan kritik sosial yang terdapat dalam novel Lintasan Menikung karya Arsyad Salam. Data dalam penelitian adalah teks novel Lintasan Menikung karya Arsyad Salam, yang berkaitan dengan kritik sosial. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Lintasan Menikung karya Arsyad Salam yang diterbitkan oleh penerbit (Langgam Pustaka) Tasikmalaya, 2017 dan terdiri dari 184 halaman. Teknik pengumulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi karya sastra. Sosiologi karya sastra merupakan analisis yang mempermasalahkan tentang isi karya sastra, tujuan, serta hal-hal lain tersirat dalam karya sastra itu sendiri, dan berkaitan dengan masalah sosial serta tujuan dan amanat yang hendak disampaikan dalam novel Lintasan Menikung karya Arsyad Salam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada empat jenis kritik sosial, yaitu kritik sosial terhadap ekonomi, kritik sosial terhadap politik, kritik sosial terhadap kekerasan, dan kritik sosial terhadap pendidikan karya Arsyad Salam. Kata kunci: kritik sastra, novel, sosiologi sastra
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI NILAI- NILAI KEHIDUPAN YANG TERKANDUNG DALAM CERPEN “PERIHAL KEHILANGAN” DAN “MENOLAK MITOS SISIFUS” DALAM ANTOPOLOGI CERPEN LUKISAN SENJA SISWA KELAS XI MIA SMA NEGERI 1 LAWA KAB.MUNA BARAT
Wa Ode Lisrawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Lawa Kabupaten Muna Barat? Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Lawa Kabupaten Muna Barat. Penelitian ini termasuk penelitian kelas, metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Lawa Kabupaten Muna Barat tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 130 orang siswa dan sampel dalam penelitian ini adalah 65 orang. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes perintah mengidentifikasi nilai- nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek. Berdasarkan hasil penelitian, kemampuan mengidentifikasi nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kumpulan cerita pendek siswa kelas XI MIA SMA Negeri 1 Lawa Kabupaten Muna Barat termaksud dalam kategori tidak mampu. Hal ini dibuktikan dengan persentase perolehan siswa secara klasikal (keseluruhan) sebesar (7,69%) yang seharusnya mencapai 85% dari standar nilai ketuntasan klasikal yang telah ditentukan. Dengan rincian 65 orang siswa yang dijadikan sampel terdapat 5 orang siswa (7,69%) yang dikategorikan mampu dan 60 orang siswa dengan persentase (92,39%) memperoleh kategori tidak mampu.
REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL LONTARA RINDU KARYA S. GEGGE MAPPANGEWA
AyuSafitri
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pertimbangan bahwa novel Lontara Rindu kary S. Gegge Mappangewa sangat kental menampilkan realitas sosial yang ada dalam masyarakat. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah realitas sosial dalam novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial yang terdapat dalam novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kepustakaan. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis yang berupa teks novel yang mencangkup realitas sosial yang ada dalam novel. sumber data penelitian ini adalah novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa terbitan Republika, Jakarta selatan, cetakan pertama tahun 2012 dan terdiri dari 343 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan teknik baca catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pendekatan sosiologi karya sastra. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulka bahwa realitas sosial dalam novel Lontara Rindu karya S. Gegge Mappangewa. Terdiri atas tiga realitas sosial yaitu realitas sosial tentang budaya, realitas sosial tentang pendidikan, dan realitas sosial tentang agama. Realitas sosial tentang budaya, meliputi kepercayaan, kebiasaan, adat istiadat kesenian, dan hukum adat. Realitas tentang pendidikan yaitu guru dan siswa, guru dan masyarakat. dan realitas tentang agama menggambarkan nilai-nilai ajaran agama dan niali-nilai cinta kepada Tuhan.
KEMAMPUAN MENULIS IKLAN PENAWARAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 LAWA
Wa Asri
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis iklan penawaran siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kelas karena peneliti terlibat langsung di SMP Negeri 1 Lawa khususnya kelas VIII sebagai tempat untuk memperoleh data penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu menyajikan data-data yang ditemukan di lapangan yang berhubungan dengan kemampuan menulis iklan penawaran siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lawa yang selanjutnya diuraikan menggunakan angka-angka dengan prinsip statistik. Populasi dalam penelitian adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Lawa tahun ajaran 2019/2020. Populasi tersebut terbagi dalam lima kelas, maka penarikan sampel dalam penelitian ini adalah 105 dari jumlah populasi 144 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan menulis. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara individual terdapat 58 (55,23%) siswa masuk kategori mampu dan 47 (44,76%) siswa dikategorikan tidak mampu. Secara klasikal persentase kemampuan siswa dikategorikan tidak mampu karena belum mencapai kriteria ketuntasan klasikal 85%. Kata Kunci: kemampuan; menulis; iklan penawaran
KEMAMPUAN MENULIS RANGKUMAN TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LOGHIA
Reskin Jaya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis rangkuman teks laporan hasil observasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Loghia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa dari 62 responden terdapat 58 yang berkategori mampu secara individual (93,55%), sedangkan yang tidak mampu secara individual mencapai 4 responden (6,45%). Kemampuan menulis rangkuman teks laporan hasil observasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Loghia dikategorikan mampu. Dikatakan demikian, karena secara klasikal kemampuan siswa SMP Negeri 1 Loghia mencapai 93,55%. Dari sebelas aspek yang diteliti, secara klasikal siswa mampu pada aspek tanda koma yaitu mencapai 61 responden atau 98,39%, aspek tanda titik, kata baku, dan tidak baku mencapai 60 responden atau 96,78%. Sedangkan yang berkategori tidak mampu yaitu pada aspek merangkum pernyataan umum/definisi umum mencapai 20 responden atau 32,25%. Aspek merangkum deksripsi bagian yaitu mencapai 32 responden atau 51,62%, aspek merangkum deskripsi manfaat 38 responden atau 61,29%, aspek penggunaan kalimat efektif yaitu 44 responden atau 70,97%, aspek menyebutkan gagasan pokok yaitu 47 responden atau 75,81%, aspek menyebutkan informasi rinci yaitu 21 atau 33,88%, aspek menjawab tentang isi struktur yaitu 14 responden atau 22,59%, dan pada aspek penggunaan huruf kapital mencapai 30 responden atau 48,39%.
PENGARUH PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 10 KENDARI
Venti Verlia
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh program Gerakan Literasi Sekolah terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX di SMP Negeri 10 Kendari. Dalam penelitian ini menggunakan metode ex post facto dan teknik penarikan sampel yaitu stratified sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket/kuesioner. Berdasarkan hasil analisis data penelitian, diketahui bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara program Gerakan Literasi Sekolah terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IX SMP Negeri 10 Kendari. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,039. Jika dibandingkan dengan nilai probabilitas atau α = 0,05, maka 0,039 < 0,05, yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Jika dilihat dari nilai thitung diperoleh nilai sebesar 2,110 > ttabel 1,994, sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel program Gerakan Literasi Sekolah (X) berpengaruh terhadap variabel prestasi belajar Bahasa Indonesia (Y). Hal ini juga dapat dilihat dari hasil uji koefisien determinasi yang mengungkapkan kontribusi program Gerakan Literasi Sekolah untuk prestasi belajar Bahasa Indonesia adalah 6,1%. Walaupun kontribusi yang diberikan masih sangat rendah, namun jika program tersebut dilaksanakan dengan sangat baik dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaannya maka pengaruhnya terhadap prestasi belajar Bahasa Indonesia bisa meningkat. Faktor yang mempengaruhi pelaksanaan program Gerakan Literasi Sekolah terdiri dari dua faktor yaitu faktor penghambat yang terdiri dari lingkungan keluarga dan kurangnya petugas literasi, dan faktor pendukung yaitu adanya dukungan dari pihak sekolah dan penyediaan buku yang memadai. Faktor yang mempengaruhi prestasi belajar Bahasa Indonesia siswa terdiri dari faktor internal dan ekternal. Faktor internal yang mempengaruhi prestasi belajar siswa yaitu aspek psikologis yang terdiri dari minat baca dan kemauan siswa sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi yaitu lingkungan sekolah dan keberadaan media sosial.
TINDAK TUTUR DALAM KATOBA PADA MASYARAKAT MUNA
Anton
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis tindak tutur dalam katoba pada masyarakat Muna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan pragmatik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Data penelitian ini adalah data lisan hasil tuturan dalam katoba pada masyarakat Muna yang terdiri dari beberapa tahapan, yaitu Peserta yang dikatoba duduk bersila dengan memegang sehelai kain putih, Pengucapan Istighfar, Pengucapan kalimat Tauhid setelah itu mengucapkan dua kalimat syahadat dan Pemberian pengajaran (nasihat) katoba. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu teknik rekam dan wawancara. Penelitian ini menggunakan metode analisis pragmatis dan mengacu pada teori tindak tutur J.R Searle dalam menganalisis data. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan transkip rekaman data, klasifikasi data, analisis data dan deskripsi data. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu jenis-jenis tindak tutur katoba dalam masyarakat Muna yang terdiri atas tindak tutur representatif, direktif, ekspresif, komisif dan deklaratif. Bentuk representatif terdiri dari bentuk melaporkan, menuntut; bentuk direktif terdiri dari memohon dan memerintah; bentuk ekspresif yaitu menyesal; bentuk komisif terdiri dari bersumpah; dan bentuk deklaratif berupa melarang dan menyetujui.