Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
716 Documents
NILAI MORAL CERITA RAKYAT DALAM BUKU CERITA DAERAH SULAWESI TENGGARA
Sri Nurmala
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Sulawesi Tenggara dengan judul cerita rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa ceritara kyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, WaiWai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu. Sumber data dalam penelitian adalah cerita rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, SangiaMaradapo dan Tebaununggu, yang terdapat dalam kumpulan cerita daerah Sulawesi Tenggara yang ditulis oleh Abdul Galib, dkk, diterbitkan oleh oleh Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan, pada tahun 1981 dengan tebal 144 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan moral yaitu dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwan ilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Ngkaelu-Ngkaelu, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu, mengandung nilai moral yaitu nilai moral keagamaan, nilai moral individu dan nilai moral sosial yang ditunjukkan oleh tokoh-tokohnya yang terlibatdalamcerita. Nilai moral keagamaan yang ditemukan mencangkup rana atas qadha dan qadar Tuhan, senantias mengingat Tuhan, melaksanakan perintah Tuhan, bersyukur atas nikmat Tuhan, bertawakal kepada Tuhan dan adanya keyakinan manusia terhadap sesuatu yang yang bersifat adikodrati (supranatural). Nilai moral individu yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh cerita mengandung pesan moral bagi kehidupan manusia tentang baik budi pekerti, tahu balas budi, menepatijanji, adil dan bijaksana, berani mengakui dosa atau perbuatan salah dan pemberani. Nilai moral social memberikan pesan tentang pentingnya bekerjasama, peduli nasib orang lain dan suka menolong orang lain.
KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL SOGI KARYA FAIKA BURHAN
Taufik Walhidaya
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana karakter tokoh dalam novel “Sogi karya Faika Burhan?”Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Sogi karya Faika Burhan, yang kemudian diharapkan dapat memberi manfaat.Salah satunya dapat memberikan pemahaman kepada pembaca tentang karya sastra mengenai karakter tokoh dalam novel Sogi karya Faika Burhan.Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Dikatakan deskriptif kualitatif karena penelitian ini mendeskripsikan data yang dianalisis berupa karakter tokoh yang terdapat dalam novel “Sogi” karya Faika Burhan. Penelitian deskriptif kualitatif adalah penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena-fenomena, peristiwa aktivitas sosial secara alamiah maka dalam penelitian ini, peneliti akan mendeskripsikan tokoh dan karakter tokoh dalam novel sogi, karya Faika Burhan. Penelitian ini tergolong penelitian kepustakaan, karena penelitian ini didukung oleh referensi teks novel maupun sumber buku penunjang lainnya yang mencakup masalah dalam penelitian ini.Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang objeknya berupa buku, naskah berbentuk manuskrip, dan internet. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sogi karya Faika Burhan yang di terbitkan oleh Penerbit Garudhawaca bekerja sama dengan Rumah Bunyi, tahun 2018 terdiri dari 174 halaman. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca catat.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis struktural.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dalam novel Sogikarya Faika Burhan membahas tentang latar dan tokoh.Latar ada tiga yaitu latar tempat, waktu, dan sosial. Tokoh-tokoh yang terdapat dalam novel Sogi karya Faika Burhan, ada dua puluh lima tokoh tetapi peneliti membatasi tokoh-tokoh yang akan di analisis karakternya mengingat hanya empat tokoh yang aktif dan begitu memengaruhi kehidupan tokoh lainya, dan tokoh tokoh tersebut memiliki penceritaan yang sangat menarik untuk di analisis. Adapun keempat tokoh tersebut ialah: tokoh Tenri yang memiliki sfat tokoh tritagonis, Tokoh Linda yang memiliki sifat tokoh protagonis, Tokoh Rosa yang memiliki sifat tokoh antagonis, sedangkan Tokoh Ogi yang memiliki sifat protagonis. Ke empat tokoh tersebut memiliki karakter yang berbeda.
SAPAAN DI LINGKUNGAN MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FKIP UNIVERSITAS HALU OLEO
Trisna Wanti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang Sapaan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Halu Oleo yang digunakan berdasarkan kebiasaan yang berlaku dalam kegiatan berinteraksi sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan sapaan mahasiswa di lingkungan Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Penelitian ini termasuk metode deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode simak, rekaman dan metode observasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa sapaan disesuaikan dengan kedudukan pembicara terhadap lawan bicara. Sapaan mahasiswa terhadap dosen menggunakan sapaan Pak, Ibu/Bu dan Prof. Sapaan mahasiswa terhadap pegawai administrasi menggunakan kata Pak, dan Ibu/Bu. Sapaan sesama mahasiswa seangkatan menggunakan kata Bro, Bebs, Gais, Kanda, Dinda . Sapaan terhadap mahasiswa junior menggunakan kata Dek, atau nama. Sapaan terhadap mahasiswa senior menggunakan kata Kak, dan Bang. Sapaan mahasiswa terhadap penjaga penjual di lingkungan gedung C menggunakan sapaan Bu, Om, dan Pak.
GAYA BAHASA PERBANDINGAN DALAM KUMPULAN PUISI ADA BERITA APA HARI INI, DEN SASTRO? KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO (TINJAUAN STILISTIKA)
Wa Ode Isdalisa,
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono dan peran gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa teks puisi, yang memuat gaya bahasa perbandingan dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, cetakan pertama pada Maret 2017, cetakan kedua pada Mei 2017, dan terdiri atas 12 puisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Pendekatan Stilistika digunakan untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan yang terdapat dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa gaya bahasa perbandingan yang terdapat dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono ada 6 jenis gaya bahasa perbandingan yaitu gaya bahasa Personifikasi, Asosiasi atau Perumpamaan, Metafora, Simbolik, Simile dan Antropomorfisme. Gaya bahasa perbandingan sangat berperan penting dalam kumpulan puisi Ada Berita Apa Hari Ini, Den Sastro? karya Sapardi Djoko Damono karena dengan menggunakan gaya bahasa atau bahasa kiasan maka puisi tersebut mempunyai sisi keindahan sehingga sajak dalam puisi tersebut menarik untuk di baca. Kata Kunci: gaya Bahasa; perbandingan; puisi
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ARCHIEVEMENT DIVISION SISWA KELAS VIII.A SMP Negeri 1 Lasolo
Norma Elany
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) untuk meningkatkan aktivitas guru kelas VIII.A SMP Negeri 1 lasolo saat melaksanakan pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.(2) untuk meningkatkan aktivitas siswa kelas VIII.A SMP Negeri 1 Lasolo saat melaksanakan pembelajaran menulis teks persuasi dengan mengguanakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.(3) untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VIII.A SMP Negeri Lasolo.Penelitian ini mengikuti desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kolaboratif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus melalui langkah-langkah perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.A SMP Negeri 1 Lasolo. Objek penelitian ini peranan model pembelajaran kooperatif tipe STAD untuk meningkatkan kemampuan menulis teks persuasi. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan tes deskripsi. Data dianalisis dengan cara kualitatif dan kuantitatif. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan efektifitas mengajar guru dan aktivitas belajar siswa pada prose pembelajaran menulis teks persuasi dan dapat meningkatkan pembelajaran keterampilan menulis teks persuasi siswa kelas VIII.A SMP Negeri 1 Lasolo. Hal ini dapat dilihat dari tercapainya indikator keberhasilan baik dari segi proses maupun hasil dalam penelitian ini. Rata-rata hasil observasi aktivitas guru pada siklus I sebesar 64,28% dan pada siklus II meningkat menjadi 85,71%. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 61,82% dan pada siklus II meningkat menjadi 86,82%. Dari segi hasil ketuntasan klaksikal pada siklus I sebesar 64% dan pada siklus II presentasi ketuntasan klaksikal sebesar 88%.
CITRA PEREMPUAN DALAM NOVEL BIDADARI TERAKHIR KARYA AGNES DAVONAR
Cici Chyntia Dewi
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan citra perempuan dalam novel Bidadari Terakhir karya Agnes Davonar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang tidak menggunakan prinsip statistik, melainkan berpedoman pada teori-teori sastra yang berkaitan dengan penelitian. Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini, yaitu menambah pengetahuan bagi penulis dan pembaca. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis yaitu berupa teks novel yang berhubungan dengan citra perempuan dalam novel Bidadari Terakhir karya Agnes Davonar. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Terakhir karya Agnes Davonar yang diterbitkan oleh Intibook Publisher cetakan pertama 2013, dengan jumlah 163 halaman. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik baca catat. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan kritik sastra feminis dengan melihat isi dan tujuan yang tersirat di dalam karya sastra itu sendiri dengan menginterpretasikan tentang citra perempuan. Dari hasil penelitian ini penulis menyimpulkan bahwa novel Bidadari Terakhir karya Agnes Davonar mencerminkan citra perempuan bagi pembaca yaitu, pertama citra perempuan sebagai individu yang meliputi citra perempuan secara fisik dan psikis, kedua citra perempuan sebagai anggota keluarga yang mencerminkan citra perempuan sebagai seorang anak dan citra perempuan sebagai ibu rumah tangga, ketiga citra perempuan dalam masyarakat berkaitan dengan hubungan antarpribadi dan pribadi dengan masyarakat, dan keempat citra perempuan dalam bidang pendidikan dan kelima citra perempuan dalam bidang ekonomi yang mengharuskan perempuan mampu mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SMP DI KOTA KENDARI
La Ode adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan kontekstual pada SMP di Kota Kendari. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, yakni menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang memberikan gambaran secara jelas mengenai pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMP di Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di empat sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Kendari, SMP Negeri 2 Kendari, SMP Negeri 4 Kendari, SMP Negeri 13 Kendari. Objek penelitian ini yaitu proses belajar mengajar atau pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual, atau diobservasi sebagaimana adanya (alami) tanpa diadakan perubahan dan intervensi peneliti. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi: (1) pengamatan langsung; (2) studi dokumentasi; (3) dan wawancara. Selanjutnya, teknik analisis data pelaksanaan penilaian autentik dengan berpedoman pada prinsipprinsip teoretis yang meliputi indikator: (1) dilaksanakan secara terintegrasi dari proses belajar mengajar, (2) mencerminkan karakteristik/kualitas proses dan hasil belajar, (3) sesuai dengan tujuan pembelajaran ataupun target hasil belajar, (4) melaksanakan evaluasi proses, dan (5) melaksanakan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian autentik oleh guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMP Negeri 2 Kendari, SMP Negeri 13 Kendari, dan SMP Negeri 4 Kendari sudah sesuai dengan model penilaian dalam pembelajaran autentik, yakni penilaian proses dan hasil belajar secara berimbang. Sementara itu, penilaian autentik yang dilakukan oleh guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 1 Kendari hanya melakukan penilaian hasil belajar.
NILAI MORAL DALAM NOVEL MILEA, SUARA DARI DILAN KARYA PIDI BAIQ
harmin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini menelaah nilai moral dalam novel Milea, Suara dari dilan karya Pidi Baiq. Novel merupakan sarana untuk mewujudkan daya khayal, emosi, obsesi, dan seluruh curahan jiwa dalam bentuk pemaparan, dialog ataupun gambaran kejadian yang terungkap lewat bahasa tulis yang diciptakannya. Pengaranng berusaha untuk menyalurkan inspirasinya dalam suatu cerita dengan jalan mengungkapkan hasil dari penelahaan, perenungan, dan peresapan kehidupan sehari-hari serta mampu menggali nilai-nilai yang terdapat dalam kehidupan masyarakat sekaligus mengungkapkannya dalam suatu peristiwa yang diciptakan dalam cerita tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Bagaimanakah nilai moral yang terdapat dalam novel Milea, Suara dari Dilan karya Pidi Baiq?.Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan nilai moral yang terdapat dalam novel Milea, Suara dari Dilan karya Pidi Baiq.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah novel Milea, Suara dari Dilankarya Pidi Baiq.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca catat.Teknik analisis menggunakan pendekatan moral. Hasil analisis menunjukkan nilai moral dalam hubungan manusia dengan diri sendiri terdiri atas: harga diri, percaya diri, rasa takut, rasa rindu, rasa dendam, dan tanggung jawab terhadap diri sendiri. Nilai moral dalam hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial terdiri atas: berpikir positif, menolong sesama, cinta kasih sejati, saling menghargai, dan saling mengenal. Sedangkan nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhannya yaitu bersyukur kepada Tuhan.Dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran di sekolah agar siswa dapat memiliki pengetahuan yang luas dan sikap positif terhadap karya sastra secara umum dan novel secara khusus, serta dapat membantu siswa dalam memahami lebih mendalam tentang nilai moral.
KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI CIRI DAN STRUKTUR TEKS BIOGRAFI PADA SISWA KELAS X IIS SMA NEGERI 1 NAPABALANO
Damu damai
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam mengidentifikasi ciri dan struktur teks biografi pada siswa kelas X IIS SMA Negeri 1 Napabalano. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini tergolong dalam penelitian lapangan sebab peneliti turun langsung ke lokasi penelitian (sekolah) untuk mengumpulkan data sesuai dengan masalah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang memberikan gambaran secara jelas mengenai kemampuan mengidentifikasi ciri dan struktur teks biografi siswa kelas X IIS SMA Negeri 1 Napabalano yang selanjutnya dianalisis hasil data dengan menggunakan prinsip statistik yang berupa angka-angka. Responden dalam penelitian ini berjumlah 49 orang yang terdiri dari empat kelas IIS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes tes tertulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara individu terdapat 26 (75%) dan siswa yang dikategorikan mampu 23 (42,85%) siswa yang dikategorikan tidak mampu. Secara klasikal presentase kemampuan siswa dikategorikan tidak mampu karena tidak mencapai kriteria ketuntasan minimal 85%.
KEMAMPUAN MENULIS CERITA FANTASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KONAWE SELATANKENDARI
Ester Widyastuti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan?.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerita fantasi siwa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan.Jenis penelitian yang digunakan tergolong penelitian lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri I Konawe Selatan tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah siswa 237 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 149 orang siswa dengan menggunakan teknik proportionate stratifed ramdom sampling.Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis cerita fantasi yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian Kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan, dapat dijelaskan bahwa dari 149 siswa yang menjadi sampel penelitian secara individual terdapat 72 orang siswa (48,32%) masuk kategori mampu dan 77 orang siswa (51,67%) masuk kategori tidak mampu. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan dalam menulis cerita fantasi dikategorikan tidak mampu. Dikatakan demikian, karena secara klasikal kemampuan menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan hanya mencapai 48,32% tidak mencapai kriteria ketuntasan klasikal yaitu 85%. Hal tersebut dapat dilihat dari perolehan nilai yang diperoleh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Konawe Selatan dalam menulis cerita fantasi yang meliputi aspek kesesuaian isi dengan judul (89,26%), orientasi (83,89%), komplikasi (54,36%), resolusi (46,97%), terdapat keanehan atau keajaiban dalam cerita (45,63%), tokoh yang unik (46,30%), penggunaan kata ganti orang(89,93%), penggunaan kata/ungkapan terkejut (42,95%), penggunaan kata sambung urutan waktu (85,23%), dan penggunaan dialog/kalimat langsung dalam cerita (30,20%). Dari keseluruhan aspek yang dinilai terdapat tiga aspek yang dikategorikan mampu yaitu kesesuaian isi dengan judul, penggunaan kata ganti orang dan penggunaan kata sambung urutan waktu. Kata kunci: cerita fantasi; kemampuan; menulis;