Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles
841 Documents
Analisis Klausa Bebas dalam Cerita Pendek “Pesan dari Sang Teladan” Karya Salma Afanin: Kajian Sintaksis atas Karya Siswa: A Syntactic Analysis of Independent Clauses in Salma Afanin’s Short Story “Pesan dari Sang Teladan” as a Student Literary Work
Diandra Rasty Aulia;
Dida Rosyidah;
Puspita Arum Susetia Budi;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2736
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan klausa bebas dalam cerpen yang berjudul "Pesan dari Sang Teladan" yang ditulis oleh Salma Afanin. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi, mengelompokkan berbagai jenis klausa bebas, serta menjelaskan pola-pola fungsi sintaksis yang terdapat dalam cerpen "Pesan dari Sang Teladan" karya Salma Afanin. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui membaca dan mencatat. Penelitian ini dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menganalisis struktur serta fungsi klausa bebas dalam cerpen untuk menghasilkan simpulan. Penelitian ini menunjukkan ada 12 klausa bebas, terdiri dari 6 klausa verbal transitif, 3 klausa verbal intransitif, 1 klausa ekuasional, dan 2 klausa statif. Kemampuan menggunakan klausa verbal transitif menunjukkan bahwa alur cerita lebih banyak dibangun melalui tindakan tokoh dan peristiwa yang terjadi secara nyata. Sementara itu, klausa verbal intransitif digunakan untuk menggambarkan suasana, klausa ekuasional berperan sebagai identitas tokoh, dan klausa statif digunakan untuk menunjukkan kondisi batin tokoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan klausa bebas dalam cerita pendek yang ditulis siswa tidak hanya berperan dalam hal tata bahasa, tetapi juga membantu dalam menyusun alur cerita yang lebih terpadu. Hasil penelitian ini diharapkan bisa menjadi pedoman dalam memahami tata bahasa dan membantu meningkatkan kemampuan menulis kreatif para siswa.
Kajian Sintaksis terhadap Frasa Eksosentris dalam Lirik Lagu Bertaut karya Nadin Amizah: A Syntactic Study of Exocentric Phrases in the Lyrics of “Bertaut” by Nadin Amizah
Maya Sahita;
Rani Ramdaniah;
Dila Liana Nurhopi;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2738
Penelitian ini bertujuan menganalisis frasa eksosentris dalam lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah, khususnya frasa eksosentris direktif. Kajian ini penting karena frasa eksosentris tidak hanya berfungsi secara sintaksis, tetapi juga berperan dalam membentuk makna puitik dan nuansa emosional dalam lirik lagu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa lirik lagu yang mengandung konstruksi frasa eksosentris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk frasa, mengklasifikasikan jenis frasa eksosentris, serta menafsirkan fungsi sintaksis dan maknanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam frasa eksosentris direktif, yaitu “seperti landak”, “bak suara hujan”, “seperti detak jantung”, “di kepala”, “sampai di sini”, dan “sampai akhir”. Frasa-frasa tersebut didominasi oleh pola perbandingan metaforis dan konstruksi preposisional yang memperkuat kesan puitis serta penyampaian emosional. Sementara itu, frasa eksosentris nondirektif tidak ditemukan karena tidak terdapat penggunaan artikula. Penelitian ini menunjukkan bahwa frasa eksosentris dalam lirik lagu berfungsi sebagai unsur sintaksis sekaligus sarana pembangun makna dalam karya sastra populer.
Klausa Adverbial dalam Teks Feature Kumparan Berdasarkan Kajian Sintaksis terhadap Kategori dan Fungsinya: A Syntactic Analysis of Adverbial Clauses in Kumparan Feature Texts Based on Their Categories and Functions
Suci Lestary;
Zahra Irfani Firdausi Fadilah;
Zahwa Nuradila Suciani;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2739
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kategori dan fungsi klausa adverbial dalam teks feature Kumparan berjudul “Di Antara Cilok dan Buku: Raja Sinaga Nyalakan Literasi di Taman Cikapayang.” Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data yang dianalisis berupa klausa adverbial yang ditemukan dalam teks tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi serta mengklasifikasikan jenis dan fungsi klausa adverbial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 9 klausa adverbial yang terbagi ke dalam enam kategori, yaitu waktu, sebab, syarat, cara, perbandingan, dan konsesif. Klausa waktu, sebab, dan syarat menjadi kategori paling dominan dengan masing-masing dua data, sedangkan klausa cara, perbandingan, dan konsesif masing-masing ditemukan satu data. Klausa adverbial berfungsi memperjelas hubungan semantis antarklausa dan mendukung kepaduan teks. Dengan demikian, klausa adverbial berperan penting dalam pengorganisasian informasi pada teks feature.
Analisis Fungsi, Kategori, dan Peran Semantis Subjek dalam Lirik Lagu “Sadrah” Karya For Revenge: A Syntactic Analysis of the Functions, Categories, and Semantic Roles of Subjects in For Revenge’s Song Lyrics “Sadrah”
Yoga Nurrahman;
Risa Siti Soparia;
Naisya Eka Putri;
Mutia Rachmadini;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2740
Analisis subjek dalam lirik lagu penting dilakukan karena dapat mengungkap bagaimana struktur gramatikal membangun makna emosional dan relasi antartokoh. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi subjek, kategori sintaksis, dan peran semantis dalam lirik lagu “Sadrah” yang dipopulerkan oleh For Revenge. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik baca intensif, catat, dan studi kepustakaan. Sumber data penelitian berupa lirik lagu “Sadrah”, sedangkan data berupa kata, frasa, dan klausa yang mengandung subjek eksplisit maupun implisit. Data dianalisis melalui identifikasi fungsi subjek, penentuan kategori sintaksis, serta klasifikasi peran semantis, meliputi Agen, Pasien, Pengalam, dan Tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh subjek berbentuk pronomina persona, yaitu “aku”, “kau”, “dia”, dan “kita”. Subjek “aku” didominasi peran Pasien dan Pengalam, “kau” berperan sebagai Agen, “dia” sebagai Tema, dan “kita” sebagai Pengalam. Implikasinya, pronomina persona menjadi strategi kebahasaan untuk mengungkap relasi kuasa, konflik emosional, dan kepasrahan dalam lirik lagu pop Indonesia.
Analisis Fungsi dan Kategori Keterangan dalam Cerpen “My Plus One” pada Antologi Cerpen Merayakan Kehilangan Karya Brian Khrisna: Analisis Fungsi dan Kategori Keterangan dalam Cerpen “My Plus One” pada Antologi Cerpen Merayakan Kehilangan Karya Brian Khrisna: Kajian Sintaksis
Lela Nurfauziah;
Mutia Rahma Aprianti;
Niarabitha Mishofura;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2741
Unsur keterangan merupakan elemen sintaksis yang berfungsi memperluas makna kalimat sekaligus membangun makna naratif dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi sintaksis dan fungsi stilistika unsur keterangan dalam cerpen “My Plus One” karya Brian Khrisna pada antologi Merayakan Kehilangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian berupa cerpen “My Plus One”, sedangkan satuan analisisnya adalah 23 data linguistik yang mengandung unsur keterangan. Data dikumpulkan melalui teknik membaca cermat, mencatat, dan dokumentasi, kemudian dianalisis berdasarkan teori sintaksis Ramlan, Chaer, serta kategori keterangan dalam Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan tujuh kategori keterangan, yaitu tempat, waktu, sebab, tujuan, cara, frekuensi, dan keadaan, dengan keterangan tempat dan waktu sebagai kategori dominan. Implikasinya, unsur keterangan tidak hanya berfungsi sebagai pemerluas kalimat, tetapi juga sebagai perangkat stilistika yang membangun ruang psikologis, konflik batin, dan tema kehilangan.
Analisis Frasa Endosentris Koordinatif, Atributif, dan Apositif dalam Lirik Lagu “Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti” Karya Banda Neira: An Analysis of Coordinative, Attributive, and Appositive Endocentric Phrases in the Lyrics of “Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti” by Banda Neira
Alifa Qotrun Nada;
Maya Marhamah;
Nikita Aprilia;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2742
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis, pola pembentukan, dan fungsi frasa endosentris dalam lirik lagu “Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti” karya Banda Neira. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Sumber data berupa lirik lagu yang dirilis pada tahun 2016, sedangkan data penelitian berupa frasa endosentris yang diperoleh melalui teknik dokumentasi, baca, dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi berdasarkan teori kesamaan distribusi. Hasil penelitian menemukan 12 data frasa endosentris yang terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu 8 frasa koordinatif, 2 frasa atributif, dan 2 frasa apositif. Frasa endosentris koordinatif menjadi jenis paling dominan karena pola asindetis tanpa konjungsi yang digunakan secara repetitif mampu mempercepat ritme lirik dan mempertegas dualisme siklus kehidupan. Sementara itu, frasa atributif menghadirkan detail sensoris penderitaan, sedangkan frasa apositif makro membangun makna transformatif dari keterpurukan menuju pemulihan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa struktur frasa endosentris tidak hanya berfungsi secara gramatikal, tetapi juga menjadi sarana stilistis dalam membangun pesan puitis tentang kehilangan, optimisme, penerimaan, dan resiliensi emosional sebagai gambaran kekuatan manusia dalam menghadapi perubahan hidup dan proses penyembuhan batin secara perlahan serta reflektif mendalam.
Analisis Struktur, Jenis, dan Fungsi Kalimat Berita pada Artikel Tribunnews: An Analysis of the Structure, Types, and Functions of Declarative Sentences in Tribunnews Articles
Aprillia Haerunnisa;
M. Aqiel Imam Arrasyid;
Naila Musyrifatul Urfa;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2745
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, jenis, dan fungsi kalimat berita dalam artikel pada media online Tribunnews. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat terhadap lima judul berita. Data penelitian berupa kalimat-kalimat berita yang kemudian dianalisis berdasarkan pola sintaksis, jenis kalimat, dan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur kalimat yang dominan adalah pola Subjek-Predikat-Objek (SPO) serta variasinya seperti S-P-K dan S-P-O-K. Dari segi jenis, ditemukan penggunaan kalimat tunggal dan kalimat majemuk, baik setara, bertingkat, maupun campuran. Sementara itu, fungsi kalimat didominasi oleh fungsi representatif yang menyampaikan informasi faktual. Temuan ini menunjukkan bahwa teks berita Tribunnews menggunakan struktur kalimat berita yang informatif dan berorientasi pada penyampaian fakta.
Analisis Penggunaan Kalimat Aktif dalam Cerpen “Bayangan di Balik Jendela” Karya Gazali Ligawa: Kajian Sintaksis: A Syntactic Analysis of Active Sentence Use in Gazali Ligawa’s Short Story “Bayangan di Balik Jendela”
Indah Noersukma;
Mega Nurohman;
Selpi Siti Nurjanah;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2746
Kalimat aktif merupakan konstruksi sintaksis penting yang menempatkan subjek sebagai pelaku tindakan dan membuat narasi sastra terasa lebih langsung serta dinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur, jenis, dan fungsi naratif kalimat aktif dalam cerpen “Bayangan di Balik Jendela” karya Gazali Ligawa yang dimuat dalam Pikiran Rakyat Boltim pada 28 Juli 2024. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Data penelitian berupa kalimat aktif yang terdapat dalam cerpen, yang dikumpulkan melalui studi pustaka, dokumentasi, dan pembacaan cermat. Data kemudian diidentifikasi dan diklasifikasikan berdasarkan ciri kalimat aktif, yaitu subjek sebagai pelaku, predikat berupa verba aktif, serta kehadiran objek atau pelengkap. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 18 kalimat aktif yang terbagi atas kalimat aktif transitif, intransitif, semitransitif, dan dwitransitif. Kalimat aktif berfungsi membangun alur, memperjelas tindakan tokoh, menciptakan kedinamisan narasi, serta memperkuat penyampaian makna dan emosi dalam cerita.
Struktur Kalimat Tunggal dalam Teks Feature Republika: Kajian Sintaksis dalam Teks “Jejak Siti Aisyah dan Asa Kebangkitan Qoriah Pulau Santri”: The Structure of Simple Sentences in a Republika Feature Text: A Syntactic Study of “Jejak Siti Aisyah dan Asa Kebangkitan Qoriah Pulau Santri”
Citra Melariski;
Alya Mukhbita;
Keisha Septiani;
Iis Lisnawati
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2747
Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur kalimat tunggal dalam teks feature Republika berjudul “Jejak Siti Aisyah dan Asa Kebangkitan Qoriah Pulau Santri.” Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sintaksis. Sumber data penelitian berupa teks feature yang diterbitkan Republika pada 12 April 2026, sedangkan data penelitian berupa kalimat tunggal yang ditemukan dalam teks tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan teknik bagi unsur langsung untuk mengidentifikasi unsur sintaksis, meliputi subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 kalimat tunggal dengan variasi pola struktur, yaitu S-P, S-P-O, S-P-Ket, S-P-Pel, S-P-O-Ket, dan S-P-Pel-Ket. Variasi pola tersebut menunjukkan bahwa kalimat tunggal dalam teks feature memiliki fleksibilitas dalam menyampaikan informasi secara jelas, ringkas, dan komunikatif. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian sintaksis, khususnya dalam memahami struktur kalimat pada teks jurnalistik feature.
Implementasi Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap Kemampuan Menulis Teks Biografi Siswa Kelas X SMK Negeri 14 Medan: The Implementation of the Inside Outside Circle (IOC) Learning Model on the Biography Text Writing Ability of Grade X Students at SMK Negeri 14 Medan
Yosika Silaen;
Hendra Kurnia Pulungan
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2768
Penelitian ini bertujuan mengetahui peningkatan kemampuan menulis teks biografi setelah penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) serta mengidentifikasi kendala siswa selama pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 36 siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 14 Medan yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks biografi dan angket skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, Wilcoxon Signed Ranks Test, effect size, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata meningkat dari 55,39 menjadi 80,72, sedangkan ketuntasan belajar meningkat dari 13,89% menjadi 86,11%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,001) dengan effect size besar dan N-Gain sedang. Dengan demikian, IOC efektif meningkatkan kemampuan menulis teks biografi melalui interaksi, pertukaran ide, dan scaffolding antarteman.