cover
Contact Name
Galu
Contact Email
Jurnabastra@uho.ac.id
Phone
+6285241410992
Journal Mail Official
jurnalbastra@uho.ac.id
Editorial Address
https://www.google.com/search?q=fkip+universitas+halu+oleo&oq=fkip+universitas+halu+oleo&aqs=chrome..69i57.6474j0j4&sourceid=chrome&ie=UTF-8
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : 25033875     DOI : 10.36709
Core Subject : Education,
JOURNAL BASTRA (Language and Literature) is a publicly accessible journal published by the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, Halu Oleo University. This journal is published four times a year, every January, April, July, and October. This journal contains the results of research (field or literature studies), theoretical studies, and critical studies covering several areas of study as follows. Indonesian language education includes studies on linguistic learning, phonology learning, morphology learning, syntax learning, semantic learning, pragmatics learning, discourse learning, sociolinguistic learning, and psycholinguistic learning. Indonesian literature education includes studies on poetry learning, fiction prose learning, and drama and film learning. Indonesian, includes studies on linguistics, phonology, morphology, syntax, semantics, pragmatics, discourse, sociolinguistics, and psycholinguistics. Indonesian literature includes studies on poetry, prose fiction, drama, and film with a structural approach, stylistics, semiotics, sociology of literature, psychology of literature, psychoanalysis, literary ecology, deconstruction, philology, phenomenology, feminism, literary reception, and literary anthropology.
Articles 841 Documents
Strategi Kesantunan Berbahasa Santri Putra di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum: Kajian Pragmatik dalam Interaksi Sosial Berhierarki: Language Politeness Strategies of Male Santri at Roudlotul Ulum Islamic Boarding School: A Pragmatic Study of Hierarchical Social Interaction Aan Yazid Mubarok; Prissilia Prahesta Waningyun
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2769

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk, strategi, dan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan berbahasa santri putra baru dalam interaksi sosial di Pondok Pesantren Roudlotul Ulum, Kebumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 83 santri putra baru. Analisis data mengacu pada model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014), yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik serta member checking. Hasil penelitian menunjukkan tiga strategi kesantunan yang dominan, yaitu positive politeness dalam interaksi antarsantri melalui ungkapan solidaritas, negative politeness dalam komunikasi dengan ustadz melalui tuturan formal dan hati-hati, serta bald on-record pada situasi mendesak. Faktor yang memengaruhi strategi tersebut meliputi hierarki institusional, latar belakang budaya daerah, dan pembiasaan adab pesantren. Temuan ini menunjukkan bahwa pesantren berperan sebagai institusi kontrol sosial yang menanamkan kesadaran pragmatik secara sistematis kepada santri baru.
Analisis Tindak Tutur Tokoh Mayor Bacok dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye: Kajian Pragmatik: An Analysis of Speech Acts of the Character Mayor Bacok in Tere Liye’s Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar: A Pragmatic Study Frida Dini Chaerunnisa; Marini Putri; Evan Kurniawan; Tatu Siti Rohbiah
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis tindak tutur Mayor Bacok, fungsi pragmatik tuturan, serta efek perlokusi yang ditimbulkan terhadap lawan tutur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data berupa 30 tuturan yang dipilih melalui teknik baca dan catat, kemudian diklasifikasikan berdasarkan kerangka lokusi, ilokusi, dan perlokusi Austin serta klasifikasi ilokusi Searle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak tutur direktif menjadi jenis paling dominan dengan 14 data (46,67%), disusul tindak tutur asertif 13 data (43,33%) dan ekspresif 3 data (10,00%). Direktif muncul terutama dalam konteks pemaksaan dan perintah, asertif muncul dalam konteks pembelaan diri dan pembangunan legitimasi, sedangkan ekspresif berfungsi sebagai tekanan emosional melalui hinaan, kemarahan, dan sindiran. Penelitian menyimpulkan bahwa tindak tutur Mayor Bacok membentuk pola naratif dari direktif represif pada adegan konflik menuju asertif defensif pada adegan formal persidangan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kajian pragmatik wacana sastra Indonesia dengan memperlihatkan bahwa tindak tutur dapat mengungkap hubungan antara bahasa, kekuasaan, pembentukan karakter, dan pergerakan alur cerita.
Feminisme dalam Novel Voiceless Karya Yandi ASD: Trauma, Frustrasi, dan Resiliensi: Feminism in the Novel Voiceless by Yandi ASD: Trauma, Frustration, and Resilience Rosa Alifia Maulana; Onok Yayang Pamungkas
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis bagaimana feminisme digambarkan dalam novel Voiceless oleh Yandi ASD dengan fokus pada hubungan antara trauma, frustrasi, dan ketahanan tokoh utama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan hermeneutik sebagai cara untuk menafsirkan teks, serta menggunakan psikologi sastra dan feminisme sebagai dasar analisis. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, lalu dianalisis menggunakan model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Temuan penelitian menghasilkan 16 data yang terdiri dari 4 data terkait trauma, 4 data berkaitan dengan frustrasi, 4 data tentang resiliensi, dan 4 data feminisme. Temuan ini mengindikasikan bahwa Maura menghadapi trauma yang disebabkan oleh kekerasan fisik, verbal, tekanan sosial, serta pengalaman masa lalu yang memengaruhi kesehatan mentalnya. Trauma ini kemudian berujung pada frustrasi yang tampak dalam bentuk kecemasan, rasa putus asa, dan hilangnya motivasi. Meski demikian, Maura berhasil membangun ketahanan yang akhirnya melahirkan spirit feminisme dalam memperjuangkan kesetaraan gender, khususnya dalam dunia kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa trauma tidak hanya memberikan efek buruk, tetapi juga dapat memicu kesadaran feminisme pada tokoh tersebut.
Aspek Struktural dan Kekerasan dalam Novel Sisi Tergelap Surga Karya Brian Khrisna: Kajian Sosiologi Sastra Perspektif Johan Galtung: Structural Aspects and Violence in the Novel Sisi Tergelap Surga by Brian Khrisna: A Sociology of Literature Study from the Perspective of Johan Galtung Apriliane Dwi Wimia Putri; Andri Pitoyo; Sujarwoko
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2795

Abstract

Karya sastra kontemporer merupakan refleksi realitas sosial masyarakat yang menangkap fenomena kemanusiaan kompleks, termasuk sisi kelam dan dinamika metropolitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek struktural serta kekerasan dalam novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna melalui perspektif Johan Galtung. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data adalah novel Sisi Tergelap Surga karya Brian Khrisna, sedangkan data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat yang merepresentasikan aspek struktural teks serta wujud kekerasan. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan metode analisis isi yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan keterpaduan aspek struktural teks yang meliputi tema mayor perjuangan hidup kelas bawah, tema minor kemiskinan dan luka batin, penokohan dengan watak sederhana dan bulat, serta konflik internal dan eksternal. Berdasarkan teori Johan Galtung, ditemukan segitiga kekerasan yang meliputi tindakan kekerasan langsung secara fisik dan verbal, kekerasan struktural akibat ketimpangan sistem ekonomi serta marginalisasi kaum pendatang, dan kekerasan kultural melalui normalisasi sosial masyarakat yang mewajarkan penindasan.
Tinjauan Psikologi Sastra dalam Film Home Sweet Loan Sutradara Sabrina Rochelle Kalangie: Teori Gordon Allport: A Literary Psychology Review of the Film Home Sweet Loan Directed by Sabrina Rochelle Kalangie: Gordon Allport’s Theory Faizah Marta Sari; Nur Lailiyah; Sujarwoko
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2806

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek struktural dalam film Home Sweet Loan, meliputi tema, penokohan, perwatakan, dan konflik, serta menjelaskan kepribadian tokoh utama berdasarkan teori Gordon Allport. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah film Home Sweet Loan (2024) produksi Visinema Pictures yang diadaptasi dari novel Almira Bastari. Data berupa dialog, tindakan tokoh, dan adegan visual yang merepresentasikan unsur struktural serta aspek kepribadian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui simak, catat, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur struktural membangun konflik utama Kaluna sebagai generasi sandwich yang menghadapi tekanan ekonomi dan tanggung jawab keluarga. Kepribadian Kaluna tampak melalui sifat pokok, sifat sentral, dan sifat sekunder, serta perkembangan diri yang menunjukkan kematangan psikologis tokoh. Temuan ini memperlihatkan hubungan antara narasi film, kebutuhan pribadi, dan tuntutan keluarga yang saling memengaruhi perkembangan psikologis tokoh.
The Representation Of Women’s Labour In ‘Labour’ By Paris Paloma: A Feminist Perspective: Representasi Kerja Perempuan dalam “Labour” Karya Paris Paloma: Perspektif Feminis Kesyha Rachel Suri; Sakarissa Khayra; Zahwa Shintya Pitaloka; Anaya Alysa Nabila; Fasha Naura Hasibuan; T. Thyrhaya Zein
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2818

Abstract

The research aims to identify the main forms of women’s labour represented in the lyrics and to explain how those representations reflect liberal feminism, existential feminism, and emotional labour theory. This study applies a qualitative descriptive design. The primary data are selected lyrical units from Labour, while secondary data are drawn from feminist theory, popular music studies, and scholarship on unpaid care work. Data were collected through documentation and library research, then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model through data collection, condensation, display, and conclusion verification. The findings reveal four interrelated themes: invisible domestic labour, emotional and reproductive burden, women’s otherness and autonomy loss, and feminist resistance. These themes show that the song reframes house-based service as labour rather than natural feminine devotion. The study concludes that Labour works as a feminist critique of domestic ideology by transforming private exhaustion into collective awareness. Its contribution lies in connecting feminist literary analysis, popular music criticism, and scholarship on unpaid labour to demonstrate how contemporary lyrics can expose gendered power in everyday domestic relations.
Komparasi Model Pembentukan Karakter dalam Sastra Anak Indonesia dan Terjemahan serta Relevansinya terhadap Pembelajaran Prosa di PTKIN: A Comparison of Character-Building Models in Indonesian and Translated Children's Literature and Their Relevance to Prose Learning in Islamic Higher Education Institutions (PTKIN) Muyassaroh; Rahmawati Mulyaningtyas; Lilis Anifiah Zulfa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2826

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan dan membandingkan model pembentukan karakter dalam sastra anak Indonesia dan sastra anak terjemahan serta menjelaskan relevansinya terhadap pembelajaran prosa di PTKIN. Kajian difokuskan pada cerita Bawang Merah dan Bawang Putih sebagai representasi sastra anak Indonesia dan novel Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela karya Tetsuko Kuroyanagi sebagai representasi sastra anak terjemahan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sastra bandingan. Data berupa kutipan, dialog, narasi, dan penggambaran tokoh yang menunjukkan nilai pendidikan dan strategi penyampaian pesan dalam kedua karya. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat serta dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bawang Merah dan Bawang Putih menyampaikan nilai karakter secara tersurat, normatif, dan didaktis melalui pola ganjaran dan hukuman, sedangkan Totto-Chan menghadirkan pembentukan karakter secara tersirat, reflektif, dan humanistik melalui pengalaman tokoh dan interaksi sosial. Nilai yang ditemukan meliputi tanggung jawab, saling menghormati, kesederhanaan, kemandirian, kerja keras, dan penghargaan terhadap orang lain. Kedua karya juga memperlihatkan perbedaan sumber nilai, yakni budaya lokal Indonesia dan budaya Jepang. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua model sastra relevan dimanfaatkan dalam pembelajaran prosa di PTKIN untuk mengembangkan apresiasi sastra, literasi budaya, dan refleksi karakter mahasiswa.
Busana Tradisional Pakpak sebagai Identitas Budaya: Kajian Semiotik: Pakpak Traditional Clothing as a Cultural Identity: A Semiotic Study Daniela Maretty Situmorang; Fenny Yuliani Pasaribu; Irzi Armando Panjaitan; Nanda Claudia Pardede; Kevin Pardede; Tri Indah Prasasti
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji cara kerja tanda dalam busana tradisional Pakpak serta menjelaskan kontribusinya dalam pembentukan dan peneguhan identitas budaya. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotik. Semiotika Roland Barthes digunakan sebagai kerangka utama untuk membaca lapisan denotasi, konotasi, dan mitos budaya, sedangkan semiotika Charles Sanders Peirce digunakan sebagai kerangka pendukung untuk mengklasifikasikan tanda ke dalam ikon, indeks, dan simbol. Sumber data berupa dokumen akademik, artikel penelitian, deskripsi visual busana adat Pakpak, dan dokumentasi budaya yang relevan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, observasi dokumenter, dan pencatatan unsur visual busana, kemudian dianalisis melalui identifikasi tanda, pengodean denotatif, klasifikasi tanda Peircean, interpretasi konotatif, pembacaan mitos budaya, dan penarikan makna identitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baju Merapi-api, bulang-bulang, oles, borgot, rante abak, saong, leppa-leppa, rempu riar, ucang, tongket, serta kombinasi warna hitam, merah, dan putih bekerja sebagai sistem tanda yang menandai kehormatan, kewibawaan, kesantunan, status sosial, relasi adat, dan kesinambungan tradisi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa busana tradisional Pakpak merupakan medium komunikasi budaya yang menghubungkan tubuh, adat, memori, dan identitas etnik.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Audiovisual melalui Aplikasi Canva pada Materi Menulis Laporan Hasil Observasi di Kelas X SMA Negeri 1 Sawo: Development of Audiovisual Learning Media through the Canva Application for Observation Report Writing Materials in Grade X of SMA Negeri 1 Sawo Kristiani Telaumbanua; Mastawati Ndruru; Arozatulo Bawamenewi; Noveri Amal Jaya Harefa
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2867

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis audiovisual melalui aplikasi Canva pada materi menulis laporan hasil observasi untuk siswa kelas X SMA Negeri 1 Sawo. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran menulis laporan hasil observasi serta terbatasnya variasi media pembelajaran yang masih bertumpu pada buku teks dan presentasi yang monoton. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk divalidasi oleh ahli materi, ahli bahasa, dan ahli desain, kemudian diuji melalui respons peserta didik dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berbasis Canva sangat valid dengan persentase akhir 95,8% dari ahli materi, 100% dari ahli bahasa, dan 95% dari ahli desain. Uji kepraktisan terhadap 11 siswa memperoleh persentase 84,3% dengan kategori sangat praktis. Uji efektivitas terhadap 32 siswa menunjukkan nilai rata-rata 89,6 dengan ketuntasan klasikal 100% di atas KKM 70. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran audiovisual berbasis Canva valid, praktis, dan efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa menulis teks laporan hasil observasi.
Representasi Korupsi dalam Cerpen Negeri Pemuja Koruptor Karya Dede Dermawan: Pendekatan Sosiologi Sastra Perspektif Alan Swingewood: The Representation of Corruption in Dede Dermawan’s Short Story Negeri Pemuja Koruptor: A Sociology of Literature Approach from Alan Swingewood’s Perspective Khotimul Aulad
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2868

Abstract

Korupsi yang semakin ternormalisasi dalam kehidupan sosial menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi korupsi dalam cerpen Negeri Pemuja Koruptor karya Dede Dermawan serta menjelaskan fungsinya sebagai refleksi sosial, dokumen sosial, dan kritik sosial melalui perspektif sosiologi sastra Alan Swingewood. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data primer cerpen yang terbit di Kompas pada 1 Maret 2024. Data berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan peristiwa naratif dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Swingewood dan teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan enam pola representasi korupsi, yaitu prestise sosial, manipulasi administratif, suap dan gratifikasi, penyalahgunaan jabatan, pewarisan nilai korup, serta manipulasi proyek yang berdampak sosial. Implikasinya, cerpen ini dapat dipahami sebagai literasi antikorupsi dan teks budaya kritis yang membongkar normalisasi korupsi dalam masyarakat bagi pembelajaran sastra, pendidikan karakter, dan penguatan kesadaran publik terhadap bahaya budaya koruptif yang diwariskan secara sistemik di Indonesia kontemporer.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026 Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026 Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2025 Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2025 Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 3 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2024 Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2024 Vol. 8 No. 4 (2023): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 3 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2023 Vol. 8 No. 1 (2023): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2023 Vol. 7 No. 4 (2022): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER-DESEMBER 2022 Vol. 7 No. 3 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JULI-SEPTEMBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL BASTRA EDISI APRIL-JUNI 2022 Vol. 7 No. 1 (2022): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI-MARET 2022 Vol. 6 No. 4 (2021): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2021 Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021 Vol. 5 No. 4 (2020): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 3 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020 Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2020 Vol. 4 No. 4 (2019): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 3 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2019 Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2017 Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2017 Vol. 1 No. 3 (2016): Jurnal Bastra Edisi Juli 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016 Vol. 1 No. 1 (2016): Jurnal Bastra Edisi Maret 2016 More Issue