cover
Contact Name
Muhammad Khoiruddin Harahap
Contact Email
publikasi@itscience.org
Phone
+6282251583783
Journal Mail Official
publikasi@itscience.org
Editorial Address
Jl. Pancasila Gg. M. Nur Desa Paya Gambar, Deli Serdang Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Digital Transformation Technology (Digitech)
ISSN : -     EISSN : 28079000     DOI : https://doi.org/10.47709
Core Subject : Science,
Digital Transformation Technology (Digitech) merupakan Jurnal ilmiah Sains dan transformasi Teknologi Digital, terbitan ini berisi artikel bidang Rekayasa Perangkat Lunak, Technology 5.0 Society, Teknologi Industri dan lainnya dengan diterbitkan secara berkala 6 bulanan yaitu Maret dan September.
Articles 594 Documents
Rancang Bangun Media Pembelajaran Augmented Reality Rotasi dan Revolusi Bumi Menggunakan Algoritma Fisher Yates Shuffle Maulana, Arip Rahman; Krisdiawan, Rio Andriyat; Supratman, Sherly Gina
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3742

Abstract

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dan merangsang terjadinya proses belajar pada siswa. Buku paket hanya mengandalkan gambar 2D memiliki keterbatasan dalam menggambarkan pergerakan rotasi dan revolusi bumi, sehingga siswa kesulitan dalam memahami pergerakan rotasi dan revolusi bumi dan proses evaluasi juga terdapat kendala karena bersifat manual hal ini memicu terjadi saling contek menyontek, karena soal yang diberikan ke semua siswa sama. Dengan hadirnya teknologi Augmented Reality diharapkan dapat membantu proses pembelajaran dalam menggambarkan pergerakan rotasi dan revoluusi bumi. Augmented Reality merupakan sebuah teknologi yang mampu menggabungkan benda dua dimensi atau tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan yang nyata kemudian memunculkannya atau memproyeksikannya secara real time. Pada penelitian ini menggunakan algoritma Fisher Yates Shuffle untuk pengacakan soal agar soal yang ditampilkan berbeda-beda hal ini untuk mengurangi tindakan contek menyontek antar siswa. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah MDLC (Multimedia Development Life Cycle) terbagi dalam 6 tahap, yaitu : Concept, Design, Material collecting, Assembly, Testing, dan Distribution. Pembuatan aplikasi ini menggunakan software Blender dan Unity. Dari hasil implementasi dan pengujian menunjukan bahwa aplikasi dapat dijalankan sesuai kebutuhan dan perancangan sistem.
Implementasi Algoritma Fisher Yates Suffle Pada Game Things Bedroom Pratama, Asep Sabilah; Krisdiawan, Rio Andriyat; Yulyanto
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3753

Abstract

SDN 2 Ciwiru menerapkan Kurikulum Merdeka yang memberikan keleluasaan kepada pendidik untuk menciptakan pembelajaran berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan belajar peserta didik. Materi Pengenalan Things Bedroom merupakan bagian dari materi Bahasa Inggris yang dipelajari oleh siswa kelas 4. Pembelajaran materi pengenalan things bedroom dengan menggunakan buku teks bergambar dan juga LKS yang terbatas, sehingga siswa kurang tertarik dan juga interaktif dalam pembelajaran yang menyebabkan sebanyak 75% siswa mengikuti remedial. Solusi dibuatkan media alternatif pembelajaran yang dapat manrik minat belajar siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode Rational Unified Process (RUP). Penelitian ini bertujuan untuk membuat game pengenalan things bedroom dengan menggunakan algoritma fisher yates suffle. Penerapan algoritma fisher yates pada penelitian ini untuk pengacakan kosakata dan soal. Pengujian terhadap game pengenalan things bedroom ini menggunakan blackbox testing, whitebox testing, dan UAT yang hasilnya sebanyak 94% siswa lulus dan 6% siswa mengikuti remedial.
Analisis Smart City Menggunakan Konsep Smart Society 5.0 Pada Electronic Policing Azhari, Muhammad; Sutabri, Tata
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3758

Abstract

Di era digital, semua serba dimudahkan, termasuk ketika melaporkan terjadinya kecelakaan, kerusakaan jalan, kemacetan hingga bencana alam. Salah satunya adalah kota solo yang menerapkan konsep electronic policing smart city. Konsep ini adalah salah satu inisiatif pengembangan kota yang smart di kota Surakarta (Solo), Jawa Tengah. Inisiatif ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, mempercepat pengambangan ekonomi dan memperkuat lingkungan terpadu yang terhubung di kota Solo. Konsep Smart City dan Smart Society 5.0 adalah dua konsep yang terkait, namun mereka memiliki ciri-ciri dan fokus yang berbeda. Konsep Smart City fokus pada pengembangan dan pengunaan teknologi untuk memperbaiki efisiensi, kualitas hidup, dan lingkungan di kota. Smart City mencoba mengoptimalkan pengelolaan sumber daya, transportasi, energi, dan layanan publik melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (Teknik Informatika) dan internet of things (IoT). Smart City berfokus pada menciptakan kota yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan menjaga kesejahteraan masyarakat. Dalam analisis ini, penting untuk mengevalusi pengembangan smart city di Electronic Policing (Eling) Solo dari segi konsep smart society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan literature review dalam melakukan analisis terhadap penerapan konsep Society 5.0 pada Electronic Policing Smart City. Hasil dari penelitian ini adalah Smart Society 5.0 terhubung dengan Smart City Solo melalui berbagai cara. Smart Society 5.0 merupakan konsep yang mengintegrasikan teknologi dan inovasi untuk membangun kota yang lebih efektif, efisien dan human - centric. Dengan penerapan Big Data, Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) dan Cyber physical system terkait mengumpulkan dan mengolah data dari berbagai sumber untuk membantu pengelolaan transportasi yang lebih efektif dan efisien.
Analisis Jejaring Sosial Terhadap Keberhasilan Kampanye 'Don't Know?, Kasih No!' oleh Bank Central Asia Hidayat, Intra Swadaya; Wulandari , Tri Ayu; Adilla, Malika; Pratama, Rico
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jaringan sosial dalam konteks pembentukan brand awareness dan adopsi inovasi melalui media sosial, dengan fokus pada video kampanya "Don't Know, Kasih No!" oleh Bank Central Asia (BCA). Dua jaringan, yaitu Name Network dan Chain Network, dieksplorasi menggunakan metode analisis jaringan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jaringan memiliki karakteristik yang serupa dalam hal hubungan antar node yang relatif jarang dan tidak adanya hubungan timbal balik antar node. Namun, terdapat perbedaan dalam struktur jaringan tersebut. Name Network memiliki diameter yang lebih besar dan modularity yang lebih tinggi, menandakan adanya segmentasi yang lebih kuat dalam jaringan tersebut. Di sisi lain, Chain Network memiliki tingkat centralization yang lebih tinggi, menunjukkan adanya konsentrasi kekuatan pengaruh pada beberapa node tertentu dalam jaringan. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga dalam memahami pola interaksi antara anggota jaringan dalam konteks pembentukan brand awareness dan adopsi inovasi melalui media sosial, dengan memberikan perhatian khusus pada dampak dari video kampanye "Don't Know, Kasih No!" yang diluncurkan oleh Bank Central Asia (BCA).
Perancangan Infrastruktur Jaringan Hotspot Mikrotik Berbasis Sistem Voucher pada Kantor Desa XYZ Givy Devira Ramady; Lestari, Ninik Sri; Hermawaty; Mahardika, Andrew Ghea; Dwiyanto; Afiyah, Salamatul
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3782

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat seiring dengan banyaknya tuntutan akan produktifitas kerja yang tinggi sehingga mobilitas menjadi sangat penting. Hotspot merupakan suatu titik area yang memiliki akses terhadap jaringan internet secara wireless sehingga memungkinkan manusia untuk dapat melakukan aktifitas kerja dimana saja tanpa dibatasi waktu dan tempat. Implementasi bandwidth manajemen di desa xxx dilakukan untuk mencegah terjadinya monopoli penggunaan bandwidth sehingga semua client bisa mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah peer connection queue (PCQ) yang memungkinkan setiap user mendapatkan kecepatan akses internet yang optimal sesuai dengan cluster voucher yang dipilih. Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa sistem yang menggunakan metode PCQ menghasilkan kecepatan koneksi yang lebih optimal dan stabil dibandingkan dengan sistem yang tidak menggunakan metode PCQ. Rule restriction yang dibuat untuk membatasi akses pengguna terhadap situs tertentu pun mampu berjalan dengan baik. Sehingga secara keseluruhan, perancangan sistem ini dapat dikatakan telah berhasil diimplementasikan dengan baik.
Perancangan Sistem Informasi Penggajian Berbasis Web Dengan Metode Waterfall Mustakim; Mokoginta, Deyidi; Wowiling, Steiva Amerlien Sandra; Iswahyudi, M. Subhan; Indra; Suparman, Ade; Veza, Okta
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3787

Abstract

Sistem ini merupakan sistem informasi penggajian pada CV. Xyz yang selama ini dalam membuat laporan admin masih menggunakan sistem semi komputerisasi yang belum memiliki sebuah standaryang baku. Sistem yang akan dirancang ini berbasiskan pemrograman database dengan menggunakan tahapan perancangan sistem dengan metode waterfall dengan tahapan lima yaitu analisis kebutuhan, desain sistem, penulisan kode program, pengujian program dan penerapan program. Sedangkan pemodelan yang digunakan menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri dari yaitu use case diagram, activity diagram, class diagram dan sequence diagram. Penelitian ini menghasilkan sebuah analisis sistem baru pemodelan UML dan terdiri sembilan tabel untuk mendukung pembuatan aplikasi. Pengujian sistem informasi penggajian dengan black box testing dan juga diterapkan dan berjalan dengan baik yang telah di ujicoba di dalam localhost sistem yang telah dinyatakan berhasil untuk membantu membuat laporan dan mencetak slip gaji yang dan diperiksa pimpinan secara online. Aplikasi terbatas pada halaman admin dan juga perlu penambahan verifikasi dashboard agar sistem dapat menjawab informasi data yang dibutuhkan oleh perusahaan serta diperlukan peningkatan sumber daya manusia, yaitu sumber daya dalam pengoperasian sistem dan mampu merawat, memelihara sistem tersebut dengan baik.
Penerapan Jaringan Saraf Tiruan Dengan Metode Backpropagation Untuk Memprediksi Tingkat Kelulusan Mahasiswa Perguruan Tinggi Muamar, Yasir; Muhajirin, Adi
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3810

Abstract

Kelulusan mahasiswa merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan di sebuah perguruan tinggi. Prediksi tingkat kelulusan yang akurat dapat membantu pihak universitas dalam mengambil kebijakan strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memaksimalkan angka kelulusan mahasiswanya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma jaringan saraf tiruan (JST) backpropagation dalam memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. JST backpropagation dipilih karena kemampuannya dalam mempelajari pola data yang kompleks dan menghasilkan prediksi yang akurat. Data penelitian ini diperoleh dari arsip mahasiswa Ubhara Jaya selama 5 tahun terakhir. Data tersebut meliputi informasi terkait latar belakang pendidikan, nilai akreditasi BAN-PT, dan instrumen pedoman akademik perguruan tinggi. Arsitektur jaringan saraf tiruan yang digunakan dalam penelitian ini adalah (5-10-1), dengan 5 neuron pada lapisan masukan, 10 neuron pada lapisan tersembunyi, dan 1 neuron pada lapisan keluaran. Algoritma backpropagation digunakan untuk melatih jaringan saraf tiruan dengan tujuan meminimalkan nilai Mean Squared Error (MSE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa JST backpropagation mampu memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa dengan tingkat akurasi sebesar 93%. Nilai MSE yang dihasilkan adalah 0.177, menunjukkan bahwa model jaringan memiliki performa yang baik dalam memprediksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa JST backpropagation dapat digunakan secara efektif untuk memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. JST backpropagation menghasilkan tingkat akurasi prediksi yang tinggi dan model jaringan dengan performa yang baik. Penelitian ini dapat dikembangkan dengan menggunakan algoritma JST lain untuk membandingkan performa dan akurasi prediksinya. Selain itu, penelitian ini juga dapat diperluas dengan menggunakan data dari universitas lain untuk menguji generalisasi model JST backpropagation.
Integrasi Jaringan IPv4 dan Jaringan IPv6 pada Local Area Network (LAN) dengan Menggunakan Tunnel Broker Anwar, Muhammad Saepul; Ruuhwan; Sumaryana, Yusuf
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3827

Abstract

IPv6, juga dikenal sebagai Protokol Internet Generasi Berikutnya, adalah versi terbaru dari protokol lapis ketiga yang dibuat sebagai pengganti IPv4. Penelitian ini menggunakan pendekatan Siklus Pengembangan Jaringan (NDLC) untuk menghubungkan IPv4 dan IPv6 melalui metode Tunnel Broker. Karena jaringan IPv4 dan IPv6 tidak dapat berinteraksi secara langsung, diperlukan penggunaan sistem tunnel untuk menghubungkan keduanya. Tunnel broker bertindak sebagai platform di mana pengguna IPv4 dapat mendaftar dan mengonfigurasi tunnel. Fungsinya utama adalah mengelola pembentukan, modifikasi, dan pemutusan tunnel sesuai dengan kebutuhan pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengintegrasikan jaringan IPv4 dan IPv6 menggunakan tunnel broker serta untuk menguji kinerja aplikasi client-server dalam jaringan terintegrasi tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa koneksi antara PC1 (Server) dan perangkat lain dalam jaringan, seperti Router1, Router2, dan PC2 (Client), berhasil terhubung melalui ping. Pengujian tambahan mencakup pengiriman dan penerimaan file melalui web server. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi jaringan IPv4 dan IPv6 pada Local Area Network (LAN) menggunakan tunnel broker telah berhasil dilakukan, dan IPv6 berfungsi tanpa kendala.
Penerapan Metode Naïve Bayes dalam Sistem Informasi Penentuan Kelayakan Peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Febriantoro, FR Dwi; Tazkia, Helmi; Ghaniy, Rajib
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3864

Abstract

Dalam proses penyeleksian peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) di PTN, Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan terdapat indikasi dalam penyeleksian peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) telah mengundang perhatian di tengah kebijakan pemberian dana kepada mahasiswa yang mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Perguruan tinggi dihadapkan pada tantangan penting untuk menilai dan memilih proposal yang sesuai dengan kriteria PIMNAS. Sejauh ini, penilaian cenderung terfokus pada aspek akademik, terutama Nilai Akhir (NA), tanpa mempertimbangkan aspek lain yang mungkin lebih relevan dalam menilai potensi dan kualitas peserta. Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan penyeleksian yang kurang efektif dan adil. Pendekatan yang diusulkan adalah dengan menerapkan kriteria penilaian holistik yang mencakup lebih dari sekadar aspek akademik. Kriteria ini dapat melibatkan beberapa komponen seperti inovasi, kemampuan teknis, semester dan gagasan. Pada penelitian ini dibuat sebuah sistem yang dapat memberikan rekomendasi pemilihan peserta pimnas untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam memilih peserta pekan ilmiah mahasiswa nasional dengan menerapkan metode Naive Bayes. Variabel-variabel yang digunakan berdasarkan bidang akademik dan non akademik seperti nilai akhir, inovasi, kemampuan teknis, semester dan gagasan. Diperoleh hasil presentase kelayakan ahli sebesar 100% dan di interpretasikan sangat layak sedangkan untuk hasil presentase kelayakan pengguna sebesar 85%, maka terkait aplikasi yang dibuat dapat dikategorikan kedalam interpretasi sangat layak.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Pemilihan Alat Kontrasepsi Dengan Metode Profile Matching Harahap, Ferdy Ramadhan; Siregar, Yunita Sari; Wulan, Nur
Digital Transformation Technology Vol. 4 No. 1 (2024): Periode Maret 2024
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v4i1.3872

Abstract

Abstrak Alat kontrasepsi adalah suatu cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. Permasalahan yang terjadi pada pasangan usia subur saat ini cukup banyak, sementara pertumbuhan penduduk tidak seimbang dengan pertumbuhan lapangan kerja, maka seharusnya pasangan usia subur tersebut mengenal alat kontrasepsi untuk tindakan atau usaha mencegah terjadinya kehamilan dan jarak antara anak yang pertama dengan yang berikutnya. Saat ini ada banyak alat, metode dan jenis alat kontrasepsi. Berdasarkan masalah tersebut, perlu dicarikan upaya untuk memecahkan masalah tersebut. Sehingga penulis ingin memecahkan permasalahan yang terjadi, yaitu membangun sistem pendukung keputusan untuk membantu peserta program keluarga berencana dalam memilih alat kontrasepsi. Dalam perancangan sistem penulis menerapkan metode untuk mendapatkan hasil output atau keluaran yang maksimal. Metode yang digunakan oleh penulis adalah metode Profile Matching (PM) adalah adalah sebuah mekanisme pengambilan keputusan dengan mengasumsikan bahwa terdapat tingkat minimal yang harus dipenuhi atau dilewati. Hasil penelitian ini mencapai beberapa temuan penting dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk memilih alat kontrasepsi dalam konteks program keluarga berencana. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berkontribusi pada pengurangan angka kehamilan yang tidak diinginkan, peningkatan pemahaman masyarakat tentang metode kontrasepsi, serta memberikan kendali lebih besar kepada individu dalam perencanaan keluarga mereka, mendukung tujuan program keluarga berencana secara efektif.