cover
Contact Name
Iman Aji Wijoyo
Contact Email
uppm@polbangtanmalang.ac.id
Phone
+6281233393899
Journal Mail Official
ojs@polbangtanmalang.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Cipto 144 A Bedali Lawang, Malang, Jawa Timur, Indonesia Telp. (0341) 427771-3 Fax. (0341) 427774
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
AGRIEKSTENSIA
ISSN : 14124866     EISSN : 26565978     DOI : https://doi.org/10.34145/agriekstensia
Scope of agricultural sciences with priority on agriculture extension, social, economics, and applied research on agriculture (including animal husbandry) in a broad sense based on the needs of farmers.
Articles 150 Documents
Peningkatan Pengetahuan KSTM Al-Maun 2, 3 dan Darul Murtadlo Tentang Pemeliharaan Ayam Joper Di Kota Pasuruan Jawa Timur Ramadani, Yoshua Tri; Sagita, Nensy Ayu; Rustandi, Yudi; Utami, Kartika Budi
AGRIEKSTENSIA Vol 18 No 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.431 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.432

Abstract

Anggota KSTM Al–Maun 2, Al–Maun 3, dan Darul Murtadlo di Kota Pasuruan merupakan peternak pemula yang belum memiliki pengetahuan terkait dasar-dasar pemeliharaan ayam joper yang baik, hal ini berdasarkan hasil need assessment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi penyuluhan dengan tujuan peningkatan pengetahuan anggota KSTM tentang penyuluhan pemeliharaan ayam joper (good farming practice). Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner pre-test dan post-test kepada responden penyuluhan sebesar 58 anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai klasikal pre-test anggota KSTM sebesar 62,5% berada pada kategori pengetahuan cukup, sedangkan nilai klasikal post-test sebesar 96,29% berada pada kategori pengetahuan baik sehingga terjadi peningkatan nilai sebesar 33,79%. Penilaian pre-test secara individu menunjukkan bahwa terdapat 33% anggota KSTM yang berada pada kategori “baik” (76% - 100%), sedangkan 67% berada dibawah kategori “baik”. Pada penilaian post-test menunjukkan sebanyak 100% anggota berada pada kategori pengetahuan “baik”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan secara klasikal sebesar 33,79% dan secara individu sebanyak 100% anggota berada pada kategori pengetahuan “baik”. Kata kunci— Penyuluhan, Peningkatan Pengetahuan, Ayam Joper
Uji Kemampuan Asap Cair secara in Vitro dan in Vivo Untuk Penyakit Antraknosa (Colletotrichum capsici) Pada Tanaman Cabai (Capsicum annum L) Zuanif, Vaya; Despita, Rika
AGRIEKSTENSIA Vol 18 No 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.287 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.434

Abstract

Cabai mempunyai nilai ekonomis tinggi di Indonesia dan termasuk komoditas startegis. Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit penting pada tanaman cabai. Pengendalian penyakit antraknosa pada tanaman cabai menggunakan asap cair belum pernah dilakukan sehingga penelitian ini perlu untuk dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan asap cair dalam mengendalikan penyakit antraknosa pada tanaman cabai yang disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici. Kajian dilakukan secara in vitro dan perlakuan yang sama dilakukan juga secara in vivo. Kajian in vitro dilakukan di Laboratorium Proteksi Tanaman dan kajian in vivo dilakukan di lahan BBPP Ketindan dimulai bulan Maret sampai Juni 2018. Metode kajian untuk in vitro yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan metode kajian untuk in vivo yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri dari B0K0:tanpa asap cair, B1K1:asap cair tempurung kelapa konsentrasi 1%, B1K3: asap cair tempurung kelapa konsentrasi 3%, B1K5: asap cair tempurung kelapa konsentrasi 5%, B1K7: asap cair tempurung kelapa konsentrasi 7%, B2K1: asap cair sekam konsentrasi 1%, B2K3: asap cair sekam konsentrasi 3%, B2K5: asap cair sekam konsentrasi 5%, B2K7: asap cair sekam konsentrasi 7%. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 36 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah diameter koloni cendawan dan persentase penghambatan asap cair. Hasil pengamatan in vitro menunjukkan bahwa aplikasi asap cair 3%, 5% dan 7% mampu menghambat pertumbuhan cendawan Colletotrichum capsici sebanyak 100%. Aplikasi asap cair dari tempurung kelapa secara in vivo (lapangan) dengan konsentrasi 7% mampu menghambat pertumbuhan cendawan Colletotrichum capsici dan aplikasi asap cair konsentrasi 1% mampu menghambat pertumbuhan cendawan Colletotrichum capsici sampai hari ke 4 setelah penyemprotan dengan arti lain penyemprotan perlu dilakukan setiap 4 hari sekali. Kata kunci—asap cair tempurung kelapa, asap cair sekam, antraknosa, cabai
Persepsi Kepala Desa tentang Kompetensi Pendamping Desa dalam Memfasilitasi Pembangunan Desa Zahrial Syah Alam; Aida Vitayala. S Hubeis; Ninuk Purnaningsih
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.706 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.436

Abstract

The Ministry of Villages allocates special village funds for village development, which is facilitated by village facilitators by working together with the village head. Village facilitators are required to have a variety of basic competencies in accordance with the regulations of the village ministry, so that it becomes a benchmark for the success of the assistance activities. This paper aims to analyzes the influence of the characteristics of the village head, the interaction of the village head with the village assistant, and the village head's knowledge of the competency of the village assistant on the village head's perception of the competency of the village assistant in Nagan Raya districs. The results showed that the village head's working period would affect his perception of the competency of village facilitators, this was due to the high chance of interaction between the village head and the village facilitator, so the village head's perception of the competency of village facilitators was more positive.
Rancang Bangun Sistem Pakar Model Identifikasi untuk Klasifikasi Varietas Unggul Tanaman Gambir Menggunakan Genetic Programming Rosda Syelly; Indra Laksmana; Irzal Irzal
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.486 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.440

Abstract

Kurangnya informasi dan minimnya pengetahuan masyarakat mengenai varietas gambir membuat masyarakat kesulitan dalam mengidentifikasi varieras unggul gambir. Penelitian ini mengusulkan sistem identifikasi dengan menerapkan pencarian heuristik menggunakan operasi genetika. Varietas tanaman gambir memiliki tekstur yang mirip satu samalainnya. Tekstur tersebut dapat di indentifikasi dengan sangat sederhana menggunakan Generic programming. Generic programming dapat menentukan karakteristik atau penciri khusus dari masing-masing varietas yang terstruktur ke dalam bentuk tree. Percobaan pada penelitian ini menggunakan data biner yang dihasilkan proses booleanizing dari varietas unggul gambir seperti varietas udang, varietas Riau dan varietas Cubadak. Data biner dibagi menjadi data latih dan data uji menggunakan k-fold cross validation. Proses training akan mendapatkan individu terbaik melalui proses generate rule atau menciptakan individu, individu tersebut dievaluasi yang disebut sebagai evaluasi fitness. Selanjutnya proses genetika yang diawali dengan turnamen atau proses seleksi berdasarkan nilai fitness, proses Crossover atau rekombinasi dua individu dan proses mutasi atau perubahan satu bagian dari individu. Individu terbaik merupakan aturan (rule) dalam mengidentifikasi, aturan terbaik diperoleh pada parameter populasi 50.000, 22 node yang teridiri dari Function set AND, OR, NOR dan 61 terminal set, probabilitas crosover sebesar 0.9 dan mutasi 0.1 sebanyak 5 generasi. Tiga rule yang dihasilkan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam mengidentifikasi varietas gambir
Strategi Penumbuhan Bank Pakan di SPR Andini Mulyo Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Provinsi Jawa Timur Yudi Rustandi
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.026 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.441

Abstract

ABSTRAKBank Pakan adalah unit pembuatan pakan berkelompok yang dilaksanakan oleh peternak SPR Andini Mulyo. Bank Pakan adalah solusi untuk masalah penerapan teknologi pakan di SPR Andini Mulyo. Teknologi pakan belum diterapkan di SPR Andini Mulyo karena tidak ekonomis. Penerapan teknologi pakan juga belum terlaksana karena SPR Andini Mulyo belum tahu jenis pakan yang sesuai diterapkan di SPR Andini Mulyo. Penerapan teknologi pakan di SPR Andini Mulyo diperlukan karena pakan yang tersedia belum memenuhi standar nutrisi pakan pembibitan sapi potong. Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui Strategi Penumbuhan Bank Pakan di SPR Andini Mulyo dan 2) untuk mengetahui teknologi pakan yang sesuai diterapkan pada usaha pembibitan sapi potong di SPR Andini Mulyo. Metode yang digunakan adalah 1) pendekatan kuantitatif dan kualitatif analisis SWOT dan 2) metode deskriptif melalui kaji terap untuk menemukan teknologi pakan spesifik lokasi Kecamatan Papar. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Strategi Penumbuhan Bank Pakan di SPR Andini Mulyo adalah strategi SO (Strength Opportunities) dan 2) fermentasi pakan lengkap dengan bahan pakan yang tersedia di Kecamatan Papar cocok diterapkan pada usaha ternak pembibitan sapi potong di SPR Andini Mulyo. Kata kunci : Strategi penumbuhan, bank pakan, teknologi pakan, pembibitan sapi potong, SPR Andini Mulyo.
PENGARUH BERBAGAI MACAM VARIETAS TERHADAP PRODUKTIVITAS CABAI MERAH (Capsicum Annuum L.) PADA BUDIDAYA DI ATAS ATAP DI BOGOR, JAWA BARAT Neni Musyarofah; Wasissa Titi Ilhami; Soesilo Wibowo
AGRIEKSTENSIA Vol 15 No 1 (2016): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.496 KB)

Abstract

Budidaya tanaman yang tidak dilakukan pada media tanah secara langsung, diperkirakan mempunyai respon yang berbeda terhadap varietas cabai merah tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produktivitas beberapa varietas cabai merah yang ditanam di atap bangunan. Lokasi penelitian adalah di atas atap bangunan di Kampus STPP Bogor, Jawa Barat. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAK) satu faktor dengan perlakuan 6 (enam) jenis varietas cabai merah keriting. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada beda nyata antara berbagai varietas cabai merah yang diusahakan diatas atap, baik tingginya maupun jumlah cabang produktifnya. Kecenderungan varietas yang performance-nya terbaik dari aspek tinggi tanaman dan jumlah cabang produktifnya adalah Varietas Hellboy. Adapun produktivitas beberapa varietas terlihat beda nyata satu sama lain, dimana varietas dengan produktivitas tertinggi adalah Varietas Priyayi.
Partisipasi Petani Dalam Penerapan Pemupukan Berimbang Padi Sawah Di Kecamatan Sindangwangi Majalengka Lukman Effendy; Ruwan Diantoro
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.512 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.587

Abstract

Partisipasi masyarakat adalah salah satu indikator keberhasilan pembangunan, oleh karena itu tingkat partisipasi petani dalam suatu kegiatan atau program penting untuk dipelajari. Penelitian terkait partisipasi dilakukan di Kecamatan Sekarwangi, Kabupaten Majalengka dengan tujuan: (1) mendeskripsikan tingkat partisipasi petani dalam penerapan teknologi pemupukan beras berimbang, (2) menganalisis faktor-faktor terkait partisipasi, ( 3) menemukan strategi untuk meningkatkan partisipasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang. Penelitian menggunakan metode survei ini berlangsung selama 3 bulan (April - Juni 2018), menggunakan 48 responden dari empat kelompok dari dua desa yang telah berpartisipasi dalam program SLPTT, yaitu kelompok Heuleut yang terdiri dari 13 orang, Mekar Harapan 16 orang, Sawah Maja 10 Orang, dan Teralame 9 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara langsung menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan kelepasannya. Data yang dikumpulkan adalah analisis deskriptif dan korelasi Rank Spearman. Hasil yang diperoleh: (1) sebagian besar (62,5%) partisipasi petani berada dalam kategori rendah, (2) faktor internal terkait adalah tingkat pendidikan, sedangkan usia dan pengalaman bisnis tidak terkait, (3) faktor eksternal terkait adalah ketersediaan fasilitas produksi, intensitas konseling dan ketersediaan sumber informasi, (4) strategi untuk meningkatkan partisipasi petani dalam penerapan pemupukan berimbang dimulai dan difokuskan pada penyediaan pengetahuan dan pemahaman tentang dosis yang tepat dalam pemupukan.
Penilaian Penerapan Aspek Kesejahteraan Hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) eks-Karesidenan Madiun Iman Aji Wijoyo; Rudy Rawendra; Siska Mahalia Dewi Purba
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.1 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.926

Abstract

ABSTRAK Rumah Pemotongan Hewan sangat diperlukan di masing-masing daerah agar dalam pelaksanaan pemotongan hewan dapat terkendali dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kesejahteraan hewan yang ada di Karesidenan Madiun. Metode yang digunakan adalah metode observasi langsung terhadap 5 RPH se-Karesidenan Madiun. Penelitian ini diaksanakan pada bulan Desember 2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kesejahteraan hewan di Rumah Pemotongan Hewan se-eks-Karesidenan Madiun dinilai baik dengan terpenuhi aspek kesejahteraan hewan sebesar 80.34%. Identifikasi penerapan tersebut didasarkan pada penilaian 7 kategori; sumber daya manusia, perilaku hewan, kondisi hewan, penanggulangan permasalahan, kandang penampungan, pemotongan hewan, dan pemotongan hewan bunting. Penerapan kesejahteraan hewan di RPH se-eks-Karesidenan Madiun telah memenuhi amanat dari pasal 66 Undang-Undang No 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kata kunci— rumah potong hewan, kesejahteraan hewan ABSTRACT Slaughterhouses are needed in each area so that the slaughtering can be well controlled. This research was conducted to determine the level of animal welfare in the ex-Residency of Madiun. The method used is the method of direct observation of 5 RPH throughout the ex-Residency of Madiun. This research was conducted in December 2019. The results showed that the application of animal welfare in the Slaughterhouse as ex-Residency of Madiun was considered good with the fulfillment of animal welfare aspects of 80,34%. The identification of the application is based on the evaluation of 7 categories; Human Resources, Animal Behavior, Animal Condition, Tackling Problems, Shelter Cages, Slaughterhouses, and Slaughtering Animal pregnant. The implementation of animal welfare in the Madiun Residency Slaughterhouses has fulfilled the mandate of Article 66 of Law No. 18 of 2009 concerning Animal Husbandry and Health. Keywords— abattoir, animal welfare
ANALISIS TINGKAT KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA MISKIN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA Aisyah Lucky Amalia; Hamyana Hamyana; Muhammad Saikhu
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.007 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.927

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat ketahanan pangan rumah tangga miskin dan (2) Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan rumah tangga miskin. Penelitian dilaksanakan di Desa Klampokan Kecamatan Panji Kabupaten Situbondo. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendapatan rumah tangga, lama pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Data yang digunakan yaitu 80 sampel dengan menggunakan rumus Taro Yamane dari 393 rumah tangga miskin di Desa Klampokan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara simultan (bersama-sama) faktor pendapatan rumah tangga, lama pendidikan kepala rumah tangga, jumlah anggota rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga miskin. Berdasarkan uji parsial, faktor pendapatan rumah tangga dan jumlah anggota rumah tangga berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga miskin, sedangkan faktor lama pendidikan kepala rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan rumah tangga miskin. Kata kunci— jumlah anggota rumah tangga; ketahanan pangan; lama pendidikan kepala rumah tangga; pendapatan rumah tangga; pengeluaran rumah tangga; rumah tangga miskin; Situbondo ABSTRACT This study aims to find out (1) the level of food security of poor households and (2) factors that affect the food security of poor households. The research was conducted in Klampokan Village, Panji District, Situbondo Regency. The factors used in this study were household income, length of education of the head of the household, number of household members and household expenses. This study uses primary data obtained from questionnaires. The data used were 80 samples using the Taro Yamane formula from 393 poor households in Klampokan Village. The analysis technique used is descriptive analysis to determine the level of food security and multiple linear regression analysis. The results of multiple linear regression analysis show that simultaneously (together) the factors of household income, the length of education of the head of the household, the number of household members and household expenditure significantly influence the food security of poor households. Based on the partial test, the factors of household income and the number of household members have a significant effect on the food security of poor households, while the old factors of household head education and household expenditure do not have a significant effect on the food security of poor households. Keyword— number of household members; food security; length of education of the head of the household; household income; household expenditure; poor households; Situbondo
Analisis Usaha Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan (Studi Kasus PT. BAS) Wajak Malang Igviro Yurki Lailina; Sunarto Sunarto; Bambang Sudarmanto
AGRIEKSTENSIA Vol 19 No 1 (2020): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.405 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v19i1.928

Abstract

ABSTRAK Kajian ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Wajak Kabupaten Malang, yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan usaha baik secara finansial maupun non-finansial pada Usaha Peternakan Ayam Broiler Pola Kemitraan. Kajian ini sangat penting untuk dilaksanakan karena hasilnya sebagai tolok ukur dalam pertimbangan kelanjutan usahanya. Kajian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data diperoleh dengan wawancara dan observasi. Data dianalisis menggunakan analisis kelayakan usaha baik secara finansial meliputi indikator: Return On Investment (ROI), Benefit Cost Ratio (B/C), Revenue Cost Ratio (R/C), Break Event Point (BEP), Rate of Return (RoR), sedangkan pada non-finansial meliputi aspek: hukum, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi dan lingkungan hidup. Hasil analisis usaha menunjukkan bahwa biaya tetap sebesar Rp 6.240.063,-, biaya variabel sebesar 83.612.000,-, penerimaan total sebesar Rp 102.927.693,-, sehingga pendapatan sebesar Rp 11.739.838,-. Sedangkan hasil analisis kelayakan usaha tersebut, baik aspek finansial maupun aspek non-finansial, menunjukkan layak untuk dikembangkan, dengan indikator nilai ROI 11,4%, B/C > 0 (rata-rata 0.1), R/C >1 (rata-rata 1,1), BEP Harga Rp 16.728,-, BEP Produk 5.008 kg, RoR sebesar 8,81% (dibawah standart umum yaitu 15% - 25 dan demikian juga aspek hukum, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, dan lingkungan menunjukkan layak. Kata kunci : Kelayakan usaha ayam broiler. ABSTRACT This study was carried out in the Wajak Malang, which aims to determine the level of business feasibility both financially and non-financially in the Partnership Pattern Broiler Chicken Farming Business. This study is very important to carry out because the results serve as benchmarks in considering the continuation of the business. This study uses descriptive quantitative methods with purposive sampling technique. Data collection obtained by interview and observation. Data were analyzed using a business feasibility analysis both financially including indicators: Return On Investment (ROI), Benefit Cost Ratio (B / C), Revenue Cost Ratio (R / C), Break Event Point (BEP), Rate of Return (RoR) , while the non-financial aspects include: law, market and marketing, technical and technology and the environment. The results of the business analysis show that fixed costs are Rp. 6,240,063, -, variable costs are 83,612,000, -, total revenue is Rp. 102,927,693, so that income is Rp. 11,739,838, -. While the results of the feasibility analysis of the business, both in financial and non-financial aspects, show that it is feasible to be developed, with indicators of ROI 11.4%, B / C value> 0 (average 0.1), R / C> 1 (average 1.1), BEP Price IDR 16,728, Product BEP 5,008 kg, RoR of 8.81% (under the general standard of 15% - 25 and so are legal, market and marketing, technical and technological, and environmental aspects worthy. Keywords: Broiler chicken business feasibility.

Page 6 of 15 | Total Record : 150