Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat (JM-PKM)
FOKUS DAN RUANG LINGKUP Fokus dan ruang lingkup Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat diantaranya : Bidang Ilmu Komunikasi: Komunikasi Pariwisata, Media, Teknologi Komunikasi, Promosi, Bidang ilmu administrasi publik: studi kebijakan pubik, pelayanan publik, ilmu politik dan manajemen pemerintahan, Bidang ilmu administrasi bisnis, organisasi, manajemen, pemasaran, keuangan, perpajakan dan akuntansi, ekonomi Bidang Ilmu Hukum: hukum pidana, hukum perdata, hukum ekonomi dan bisnis, HKI, hukum administrasi negara, hukum internasional, hukum tata negara, hukum lingkungan, hukum kesehatan, hukum ketenagakerjaan, hukum adat, hukum islam, Bidang Peternakan dan Veteriner: Ilmu nutrisi ternak, produksi peternakan, social ekonomi peternakan, kesehatan ternak, Bidang Teknik, IT, Bisnis dan strategi, Arsitektur, analisis keputusan Ekonomi rekayasa, Isu yang berkaitan dengan lingkungan Lokasi fasilitas, tata letak, desain, penanganan bahan, Peramalan, perencanaan/pengendalian produksi, keamanan, manajemen sumber daya manusia, TIK dan sistem informasi, manajemen pengetahuan, pembelajaran organisasi Inventaris, logistic, angkutan, Manufaktur, control, otomatisasi Desain dan manajemen produk/proses Manajemen proyek/operasi; sistem/manajemen layanan, pemodelan/simulasi. Bidang Ilmu kefarmasian, Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Psikologi, Keperawatan, Bidang Kesehatan Lainnya, Bidang Inovasi, UMKM, Kearifan Lokal.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM"
:
12 Documents
clear
PENGUATAN KARAKTER SOCIOPRENEUR KELOMPOK USAHA MIKRO KECIL (UMK) DESA KRESNOWIDODO KABUPATEN PESAWARAN LAMPUNG
Ayu Nadia Pramazuly;
Yuli Evadianti
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1124.273 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.664
Pentingnya penguatan karakter sociopreneur bagi masyarakat Desa Kresno Widodo akan memberikan dampak langsung pada peningkatan kapasitas partisipasi dan peningkatan perubahan sosial.Kegiatan ini mempunyai prioritas yang dilakukan yaitu pelatihan/sosialisasi mengenai penanaman minat berdaya sejahtera dan pentingnya pengurusan izin usaha. Selain itu, potensi membentuk desa wisata dapat disimulasikan di dalam program ini. Manfaat dari kegiatan tersebut adalah untuk membantu masyarakat meningkatkan motivasi usaha dan membantu menyelesaikan permasalahan yang ada dengan mengajukan inovasi kreatif sebagai pemecahan masalah. Target luaran yang dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat stimulus ini adalah peningkatan kapasitas partisipasi, Peningkatan perubahan sosial masyarakat melalui metode Sociopreneurship dan pembangunan yang berkelanjutan. Kata Kunci: Sociopreneur, Kelompok Usaha, UMK
SOSIALISASI PENTINGNYA PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK USIA DINI DI DESA ATEUK LAMPHAM KECAMATAN SIMPANG TIGA ACEH BESAR
Hasanah;
Saifuddin;
Rahmi;
Asih Winarty;
Maulida;
Ainal Mardhiyah;
Ade Suci Sujana;
Kettrin Surya
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1207.888 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.667
Pelaksanaan kegaitan Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan suatu upaya memberikan penyuluhan kepada orang tua yang memiliki anak usia dini, permasalahan dari hasil survey dan wawancara dengan mitra maka ditemukan bahwa masih banyak para orang tua yang tidak peduli dengan perilaku atau akhlak anak, sehingga hal ini menjadi alasan utama dalam sosialisasi pengabdian ini. Maka tujuan dari pengabdian ini memberikan penyuluhan bahwa pentingnya pendidikan akhlak pada anak sejak usia dini, agar nantinya dapat menerapkan perilaku sesuai dengan syariat Islam. Metode yang digunakan dalam pelaksanaa Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu dengan penyuluhan dan pembinaan berbentuk ceramah dan diskusi bersama antara tim dengan mitra. Hasil pengabdian ini antara lain: yaitu pertama, adanya pemahaman orangtua tentang pentingnya mendidik, mengajar dan mengarahkan anak untuk berkakhlak mulia, kedua timbulnya kesadaran orang tua tentang bahaya yang akan ditimbulkan dikemudian hari yang berefek pada kehidupan anak saat dewasa, ketiga kesadaran orang tua dalam memberikan nasihat yang baik terhadap anak dengan memberikan penghargaan saat berperilaku yang baik sesuai dengan ajaran Islam. Dengan adanya sosialisasi ini maka diharapkan dapat membawa perubahan yang baik bagi orang tua dan anak-anak untuk selalu mengedepankan pendidikan akhlak dalam semua aspek kehidupan. Kata Kunci: Pendidikan Akhlak, Anak Usia dini
PENDAMPINGAN PENGGUNAAN RAMUAN HERBAL UNTUK TELUR ASIN RENDAH KOLESTEROL SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN “AMEER DUCK”
Yuli Wahyu Tri Mulyani;
Samsuar;
Novita Tri Wahyuni;
Annisa Mulia Anasis
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1116.702 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.672
Teknologi pengolahan telur merupakan usaha untuk mengawetkan, memperpanjang daya simpan, dan mencegah penurunan kualitas telur. Pengolahan telur dapat meningkatkan pendapatan keluarga karena dapat dilakukan dalam skala rumah tangga dan dapat menjadi usaha bagi masyarakat yang hidup dipedesaan. Salah satu cara yang dapat dikembangkan adalah menerapkan teknologi pengolahan telur asin. Kandungan garam dan lemak yang tinggi di dalam telur asin dapat meningkatkan kolesterol dalam darah, menyebabkan hipertensi, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal sehingga konsumsi untuk para orang tua dan lansia perlu dibatasi. Upaya mengatasi hal tersebut perlu upaya inovasi dalam pembuatan telur asin dengan menggunakan ramuan herbal diantaranya menggunakan kayu secang, daun mahkota dewa, daun salam, daun jambu biji dan sereh yang sudah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan kadar lemak dan kolesterol dalam darah. Tujuan pengabdian ini adalah memproduksi telur asin herbal yang rendah kolesterol, sehingga telur asin yang diproduksi lebih sehat dengan memanfaatkan tanaman-tanaman disekitar kita yang memiliki potensi sebagai penurun kolesterol serta menginspirasi para pengusaha telur asin untuk berinovasi agar produk yang dihasilkan dapat disenangi konsumen. Solusi yang ditawarkan melalui pembinaan dan pelatihan untuk membuat diversifikasi produk sehingga mitra dapat menghasilkan produk yang lebih banyak macamnya melalui sentuhan teknologi yang aman dan praktis. Diversifikasi produk dilakukan dengan memanfaatkan tanaman herbal antara lain kayu secang, daun mahkota dewa, daun salam, daun jambu biji dan sereh. Kesimpulan dalam pengabdian ini adalah adanya inovasi pembuatan telur asin herbal mampu meningkatakan pendapatan dan kesehatan masyarakat.
PEMANFAATAN MINERAL ORGANIK UNTUK TERNAK RUMINANSIA DI KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN
Muhtarudin Muhtarudin;
Akhmad Dakhlan;
Ali Husni;
Dian Kurniawati;
Teguh Rafian
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (798.104 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.730
Dalam usaha peternakan kambing dan sapi yang dilakukan di kelompok ternak Kelompok Tani Fajar Baru saat ini permasalahan utama adalah kebutuhan nutrisi pakan dan kualitas bahan pakan ternak kambing dan sapi. Manfaat dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan pendapatan peternak melalui peningkatan kualitas budidaya dengan pemberian pakan yang cukup dan asupan mineral yang sesuai kebutuhan. Kegiatan pengabdian berupa penyuluhan dan diskusi dengan anggota kelompok ternak melalui penggunaan mineral organik untuk ternak ruminansia (Kambing dan Sapi) untuk mendapatkan nilai lebih bagi perekonomian keluarga. Evaluasi dilaksanakan dalam tiga tahap yaitu evaluasi awal, evaluasi proses dan evaluasi akhir atas kegiatan yang dilaksanakan. Kegiatan pengabdian memberikan manfaat yang luar biasa terhadap pengetahuan dan kemampuan peternak tentang pembuatan dan penggunaan mineral organik untuk meningkatkan pertumbuhan ternak ruminansia (Kambing dan Sapi). Tingkat pengetahuan peternak sebelum pelaksanaan adalah 50,78% kemudian meningkat menjadi 88,11% setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut dapat diartikan bahwa kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh tim membawa perubahan yang sangat baik terhadap kualitas pengetahuan dan ketrampilan kelompok ternak mengenai pembuatan dan pemberian mineral organik yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan daging sapi dan kambing yang dipelihara kelompok Ternak Desa Pajar Baru, Jati Agung, Lampung Selatan.
PENINGKATAN PEMAHAMAN APARATUR DESA DALAM PERLINDUNGAN DAN PEMBERDAYAAN KOPERASI PASCA UU CIPTA KERJA
Muhtadi Muhtadi;
Zulkarnain Ridlwan;
Malicia Evendia;
Ahmad Saleh;
Martha Riananda
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (853.664 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.739
Peran koperasi yang sangat besar bagi perekonomian masyarakat sudah terbukti mampu bertahan dalam menghadapi krisis perekonomian. Koperasi merupakan potensi dalam mengembangkan ekonomi nasional. Selain itu, koperasi juga mewakili sistem ekonomi indonesia yang berciri khas asas kekeluargaan dan gotong royong, bukan kapitalisme. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengedukasi aparatur desa mengenai Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi Pasca UU Cipta Kerja. Hal ini karena berbagai adanya perubahan kebijakan hukum terhadap koperasi menjadi bagian penting yang juga perlu dipahami oleh desa. Kegiatan ini menjadi sebuah solusi agar desa dalam melakukan upaya dalam pengembangan koperasi di wilayahnya. Sehingga sasaran khalayak dalam kegiatan ini adalah pemerintah desa, badan permusyawaratan desa, dan perwakilan masyarakat. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Desa Fajar Baru. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu melalui ceramah, dan diskus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: kesadaran hukum masyarakat dalam Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi Pasca UU Cipta telah meningkat hingga 88%. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa indikator diantaranya: peran koperasi; perlindungan hukum koperasi dalam peraturan perundang-undangan; otonomi desa; dan perlindungan koperasi pasca UU Cipta Kerja.
PENDAMPINGAN USAHA TEH DAUN KOPI GUNA MENINGKATKAN NILAI JUAL PRODUK DAN PENDAPATAN KELOMPOK UMKM IPM2K DESA KRESNOWIDODO PESAWARAN LAMPUNG
Rosidah Rosidah;
Melan Susanty Purnamasari;
Novi Eka Wati
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (806.843 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.742
Teh daun kopi merupakan teh yang dibuat dari tunas muda kopi yang dapat mengganggu pertumbuhan bunga kopi. Tunas daun kopi dapat dimanfaatkan menjadi minuman teh yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat. Persoalan yang dihadapi mitra yaitu pada proses pencacahan yang masih mengandalkan tenaga manusia sehingga dinilai kurang higienis dan kurang efisien, proses pengeringan daun teh yang memakan waktu kurang lebih 3 minggu yang bergantung pada cuaca, pengemasan dan pemasaran yang belum optimal.Tujuan pendampingan UMKM Usaha Teh Daun Kopi di Desa Kresnowidodo adalah untuk meningkatkan nilai jual produk dan pendapatan di kelompok UMKM IPM2K di Desa Kresnowidodo KabupatenPesawaran Lampung. Metode yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat adalah persiapan, pelatihan dan implementasi kegiatan. Persiapan terdiri dari Sosialisasi kegiatan PKMS kepada pihak mitra dan Penyediaan sarana dan prasarana untuk praktik atau demo. Program ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk dan pendapatan di kelompok Usaha Desa Kresno Widodo , Pesawaran Lampung
SOSIALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL BERBASIS WEBSITE UNTUK MENUNJANG KEGIATAN UMKM DI DESA MARGO LESTARI, KECAMATAN JATI AGUNG, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Suhardi Suhardi;
Riko Herdiansah;
Lusia Komala Widiastuti
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1358.925 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.743
Technological progress is unavoidable at this time, but not all people are able to optimize the existence of digital technology due to limited access and to qualified knowledge of technological developments. This condition has an impact on MSME owners who admit that it is difficult to expand their market reach. The purpose of community service activities is to provide solutions to problems faced by MSME owners through socializing the use of website-based digital technology to support MSME activities. The implementation of socialization activities is carried out using lecture methods, discussions, and directions related to websites with previously created domains. Based on data from observations made, it is known that 20 owners of MSME in Margo Lestari Village, Jati Agung District, South Lampung Regency have never used a website. The response of the participants in the socialization was generally good and positive, this can be seen based on the high enthusiasm of the participants to ask questions during the discussion session and fill in data to register their MSMEs on the website, so it is hoped that with this outreach activity, MSME owners can expand their market reach especially to the city of Bandar Lampung. Keywords: UMKM, Digital technology, Website
PELATIHAN PEMBUATAN ABON DARI DAGING SAPI UNTUK MENAMBAH PENDAPATAN IBU-IBU RUMAH TANGGA
Kusuma Adhianto;
Diki Danar Tri Winanti;
Muhammad Husaini;
Dian Kurniawati
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1012.731 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.744
Beef is a source of food that is much needed and consumed by humans, because it has a high protein content. Protein has a function as a building, regulatory, and replacement substance for body parts or tissue that has been damaged. In addition, protein can also be a source of energy and contains essential amino acids needed by the human body. Beef is widely marketed by sellers and is easily available. Beef can be used to become shredded so that it has added value. Housewives in Rantau Fajar Village Raman Utara District Lampung Timur Regency have a habit after completing household tasks, they do not have other jobs. Usually they visit each other with neighbors and chat which is of no use. The team for community service at the University of Lampung plans to conduct training in making beef shredded to train housewives who do not have jobs to have the skills to make beef shredded. The aim of the training in making beef floss for housewives in Rantau Fajar Village Raman Utara District Lampung Timur Regency is to provide knowledge and skills to housewives so that they have skills. With the acquired skills, it is hoped that they can increase their household income. The results of the community service that were carried out received a very enthusiastic appreciation from the community, as well as increased public knowledge about how to make shredded beef which has high nutritional value, as well as technology transfer in the form of a slicer that separates the oil content from beef shredded.
PEMBUATAN DIREKTORI WISATA BERBASIS WEB SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA LAMPUNG
Hasan Basri;
Suhardi Suhardi
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (975.815 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.746
The lack of use of information technology, especially small-scale tourism business, makes the spread of information running slow. Promotions that involve information technology are needed. This article will describe the creation of promotional tools that involve information technology. the activity seeks to create a web-based tourism directory. which will be used to promote Lampung tourism. The objectives of this activity are (1) Availability of a Tourism Directory Portal that can be accessed by the wider community (2) The establishment of a database of new tourist destination potentials in the region of Lampung Province. From the results of the post-activity survey, contributors and visitors gave a positive response. The results shown that the tourism directory portal that has been created can be applied as a means of tourism promotion.
MEMBANGUN BUDAYA SADAR HUKUM SISWA DALAM PEMAHAMAN HAK ASASI MANUSIA DI SEKOLAH
Yusdiyanto Yusdiyanto;
Malicia Evendia;
Martha Riananda;
Ahmad Saleh;
Dewi Nurhalimah
Jurnal Media Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): JM-PKM
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (999.117 KB)
|
DOI: 10.37090/jmpkm.v1i2.747
This Community Service activity aims to increase legal awareness of the community, especially the younger generation in understanding their own human rights and the importance of respecting the human rights of others within the framework of the rule of law. This is important so that students do not only promote the Human Rights inherent in themselves, but ignore the Human Rights which are also attached to others. The specific target of this activity is expected to be a solution and an effort to encourage a culture of law awareness so that the conditions for law-abiding and law-abiding among young people are increasingly created. So that the target audience in this activity is high school students. The location of the activity was carried out at MAN 1 Bandar Lampung. The method used in this activity is through lectures and discussions. It is hoped that after this activity is carried out, the participants will increase their understanding of Human Rights as regulated in laws and regulations so as to encourage the creation of a culture of legal awareness. The results of the activity show that: the legal awareness of the activity participants towards human rights has increased by up to 85%. This is indicated by several indicators including human rights; children's rights; the purpose of protecting human rights; regulation of human rights in Indonesia; and the importance of a litigious culture.