cover
Contact Name
Tuti Meihartati
Contact Email
tuti@stikeswhs.ac.id
Phone
+6282148691336
Journal Mail Official
tuti@stikeswhs.ac.id
Editorial Address
Jl. Kadrie Oening Gang Monalisa No.77, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : https://doi.org/10.35728/jmkik
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, provides a forum for publishing Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals. Scientific articles dealing with the following topics in Nursing, Midwifery, medical laboratory technology
Articles 193 Documents
Pengaruh Gayatri Mantra & Emotional Freedom Technique (GEFT) terhadap Self Efficacy Mahasiswa Keperawatan dalam Menyusun Skripsi Ni Luh Putu Thrisna Dewi; Ni Made Nopita Wati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.901 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i1.666

Abstract

Kesenjangan waktu yang dialami oleh mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi bukan hanya tergantung dari kendala ektrinsik tetapi juga intrinsik, sehingga berdampak pada kelangsungan masa mahasiswa tersebut dalam proses pembelajaran atau rendahnya sefl eficacy. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan self eficacy saat menyusun skripsi adalah dengan menerapkan GEFT. GEFT merupakan penggabungan antara Gayatri Mantra dengan Emotional Freedom Technique. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh Gayatri Mantra dengan Emotional Freedom Technique terhadap Self Efficacy Mahasiswa Keperawatan dalam Menyusun Skrpisi. Metode : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment pre and post with control group design. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kemudian dianalisa data menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank untuk mengetahui perbedaan pada satu kelompok berpasangan pre-post dan Uji Mann Whitney untuk menganalisis perubahan sesudah pada dua kelompok yang berbeda post-post. Hasil : penelitian menunjukkan nilai p value pada kelompok perlakuan = 0,002 yang artinya ada pengaruh GEFT terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan dalam menyusun skripsi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan dengan nilai p value = 0,105. Kesimpulan : Perubahan self efficacy mahasiswa setelah diberikan GEFT dikarenakan adanya kombinasi antara mantra spiritual dengan teknik ketukan pada sistem energi tubuh sehingga merubah kondisi kimiawi otak dan merangsang pengeluaran hormon untuk mengubah kondisi emosional kearah positif.
MINAT DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MENGGUNAKAN METODE SADARI Arbayah .; Ridha Wahyuni; Era Try Atmajani
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.862 KB)

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker yang perlu mendapat perhatian tinggi dari setiap orangterutama wanita, hal tersebut karena kanker payudara merupakan kesakitan dengan angka kejadian tertinggi yang menyerang wanita di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Minat Deteksi Dini Kanker Payudara Menggunakan Metode Sadari Pada Mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma Kota Samarinda. Penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel yaitu 71 responden mahasiswi dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu teknik Stratified Random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pelaksanaan penyuluhan serta penyebaran angket dan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian Gambaran minat untuk melakukan SADARI secara rutin setiap satu bulan sekali pada mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma, yaitu mahasiswi yang berminat untuk melakukan SADARI sebanyak 71 responden dengan alasan responden sangat antusias untuk melakukan SADARI secara rutin agar dapat mengenali dan mengetahui perubahan yang terjadi pada payudara responden. Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruh mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma yang menjadi responden berminat untuk melakukan SADARI secara rutin setiap satu bulan sekali. Bagi Mahasiswi STMIK Widya Cipta Dharma diharapkan untuk tetap melakukan SADARI setiap satu bulan sekali secara rutin dan teratur.
GAMBARAN ASPEK PERKEMBANGAN ANAK USIA TODDLER Sumiati Sinaga
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 1 (2019)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.815 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i1.70

Abstract

Background : The golden age for children is in the age range of the first 1-3 years. At this time, the success of stimulation has a major influence on the child's development before the child enters the next phase of the stage of his age, namely pre-school children. Objective : to find out the description of the development of toddler age children in the work area of Baqa Samarinda Health Center. Method : This study uses descriptive research method with accidental sampling technique. The study sample was 78 children. Data collection is obtained through DDST II test. The results of the study : the development of normal personal social children as many as 59 children (75.6%), advanced as many as 5 children (6.4%), caution as many as 11 children (14.1%), delay as many as 3 children (3.8%). Normal fine motor aspects were 63 children (80.8%), advanced as many as 10 children (12.8%), caution as many as 3 children (3.8%), delay as many as 2 children (2.6%). Normal language aspects were 59 children (75.6%), advanced as many as 6 children (7.7%), caution as many as 9 children (11.5%), delay as many as 4 children (5.1%). Normal gross motor aspects were 56 children (71.8%), advanced as many as 19 children (24.4%), caution as many as 2 children (2.6%), delay as many as 1 child (1.3%). Conclusion : most of the development of normal children were 64 children (82.1%) suspected of 13 children (16.7%) and could not be tested by 1 child. Suggestion : We recommend that parents, especially mothers, can pay attention to their child's development by stimulating the 4 aspects of development so that their development can reach optimal level.
PENGARUH RANGE OF MOTION INTRADIALISIS TERHADAP UREA REDUCTION RATIO PADA PASIEN HEMODIALISA Danny Putri Sulistyaningrum
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.454 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i1.117

Abstract

Hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang bertujuan membuang sisa pembongkaran tubuh melalui mesin dialisis. Namun, banyak pasien dialisis mengalami gejala seperti kelemahan, keletihan, dan kurang berenergi. Hal ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adekuasi hemodialisa yang kurang efektif. Adekuasi hemodialisa merupakan indikator keberhasilan dialisis yang dapat dinilai dengan urea reduction ratio (URR). Range of motion (ROM) intradialisis adalah salah satu intervensi keperawatan yang mampu meningkatkan bersihan sisa pembongkaran tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh ROM intradialisis terhadap urea reduction ratio pada pasien hemodialisa. Jenis penelitian ini menggunakan quasi experiment, dengan rancangan pre – post test with control group yang melibatkan 32 responden melalui teknik consecutive sampling. Analisis statistik dalam penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh ROM intradialisis terhadap urea reduction ratio pada pasien hemodialisa (p = 0.955; α = 0.05). Pada dasarnya latihan intradialisis yang dilakukan 2 bulan atau lebih dengan durasi 30 menit selama 3 kali seminggu secara rutin dapat mempengaruhi urea reduction ratio. Untuk penelitian selanjutnya, diharapkan intervensi ini tidak hanya dilakukan dalam satu kali pengamatan sehingga akan memberikan hasil yang optimal.
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH (IMT) DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA UNIT PELAYANAN TEKNIS DAERAH (UPTD) PUSKESMAS IDINAS KESEHATAN KECAMATAN DENPASAR BARAT Shanti Pratiwi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.668 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.106

Abstract

Diabetes Melitus sebagian besar diderita karena faktor genetik, namun dapat juga diderita karena gaya hidup yang cenderung tidak sehat sehingga sebagian besar mengalami obesitas. Obesitas dapat membuat sel tidak sensitif terhadap insulin. Mengukur obesitas menggunakan Indeks Massa Tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh dengan kadar gula darah puasa pada penderita Diabetes Melitus tipe II. Jenis penelitian Analisis observasional dengan rancangan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 102 sampel yang dipilih dengan teknik sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan timbangan berat badan dan pengukur tinggi badan, analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan Indeks massa tubuh (sebagian besar yaitu 49 orang (48%) dalam kategori overweight. Kadar gula darah puasa sebagian besar yaitu 40 orang (39,2%) dalam kategori hiperglikemia sedang. Hasil uji Rank Spearman didapatkan angka p value sebesar 0,000, hasil ini menunjukkan ada hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe II di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas I Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat. Penelitian ini menunjukkan bahwa indeks massa tubuh berhubungan signifikan dengan kadar gula darah puasa pada penderita diabetes melitus tipe II. Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh, Kadar Gula Darah Puasa
PEMBERIAN TERAPI MUSIK KLASIK DAYAK TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III PRIMIGRAVIDA Eko Wahyu Satriatmi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.266 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.849

Abstract

sesuaikan dengan abstrack artikel
PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA PASIEN FLEBITIS SETELAH PEMBERIAN KOMPRES HANGAT chrisyen damanik
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 1 (2017)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.049 KB)

Abstract

Background: Intravenous therapy or IV therapy is one of the most used therapy method Thar caused phlebitis. It is an inflammation of the veins tunica intima with the characteristics of a reddish symptoms at insertion area or along the vein, pain and swelling. One of non pharmacological treatment for patient with phlebitis is by giving warm compress. So that, this research aimed to know the effects of warm compress treatment on decreasing pain intensity on patient with phlebitis. Research methods: This researh used quasi-experiments with One Group Pretest Posttest design by using 20 respondents. Each respondents, before and after intervention, are measured by using pain scale observation sheet. Then, the data were analyzed by Wilcoxon Signed Ranks Test with a significant p value ˂ α 0,05. Findings: This research reveals that warm compress treatment decreasing pain intensity on patient with phlebitis, before and after intervention, with p value 0,000 (p ˂ α 0,05), that average value of pain intensity before warm compress treatments intervention is 7,45 and average value of pain intensity after warm compress treatments intervention in 15 minutes is 2,70. Conclusions: There is a relationship between warm compress treatment with decreasing pain intensity in patients with phlebitis. Therefore, nurse, especially in inpatient unit, should give warm compress treatment as alternative method in decreasing pain intensity on patient with phlebitis.
Gambaran Faktor Risiko Intauterine Fetal Death di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda Periode 2017-2018 Nursaci Mardania
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 Tahun 2019
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.406 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i2.92

Abstract

ABSTRACT Intrauterine Fetal Death (IUFD) is fetal death after 20 weeks gestation, classified as early IUFD, if it occurs before 24 weeks gestation, and advanced IUFD, if it occurs after 24 weeks of gestation. This study aimed to determine the description of risk factors for IUFD in Abdul Wahab Sjahranie Hospital Period 2017 - 2018. The method used descriptive observational with cross sectional design. Samples were pregnant women diagnosed with IUFD at Abdul Wahab Sjahranie Hospital Samarinda in 2017 - 2018. Data analyse used univariate analysis. The results showed that preterm gestational age was 72,8%, aterm 27,2%, postterm 0%; maternal age <20 years 11,1%, 20 - 35 years 63%,> 35 years 25,9%; nulliparous parity 32,1%, primipara 24,7%, multipara 43,2%; Normal Body Mass Index 46,9%, overweight 30,9%, obesity 22,2%; gestational hypertension 1,2%, chronic hypertension 0%, preeclampsia 17,3%, eclampsia 0%, anemia 27,2%, diabetes mellitus 6,3%, non-diseased mothers 48,1%; mothers with amusement 1,2%, who are not amused 98,8%; umbilical prolapse abnormalities of 1,2%, umbilical cord twist 0%, and do not have umbilical cord abnormalities 98,8%; placental abruption 4,9%, and no placental abruption 95,1%. It was concluded that the frequency of IUFD was most common in preterm mothers, ages 20-35 years, multiparous, normal BMI, mothers who were not diseased, not amused, had no umbilical prolapse, and had no placental abruption. Keyword : Pregnant Women, IUFD, Risk Factors
HUBUNGAN KADAR KOLESTEROL DARAH DAN HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN STROKE DI RSUD ULIN BANJARMASIN TAHUN 2020 Astannudin syah; Rusmega wati; Candra Kusuma Negara
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (810.939 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.129

Abstract

Latar Belakang: Stroke atau Cerebrovascular disease menurut World Health Organization(WHO) adalah tanda-tanda klinis yang berkembang cepat akibat gangguan fungsiotak fokal atau global karena adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam atau lebih. Faktor risiko stroke menyangkut dengan keadaan status kesehatan seseorang, yaitu hiperkolesterolemia (kadar kolesterol berlebih) dan hipertensi (tekanan darah tinggi).Tujuan: Menganalisa hubungan kadar kolesterol darah dengan kejadian stroke, menganalisa hubungan hipertensi dengan kejadian stroke, menganalisa hubungan kadar kolesterol darah dan hipertensi, dan menganalisa hubungan kadar kolesterol darah dan hipertensi dengan kejadian stroke di RSUD Ulin Banjarmasin 2020Metode: Penelitian observasional deskriptif analitik korelatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 62 orang yang diambil menggunakan Rumus Slovin. Analisis statistik menggunakan uji Sperman Rank dan uji Regresi Linier.Hasil: Dengan menggunakan Uji Sperman Rank didapatkan ada hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol darah dengan kejadian stroke dalam uji statistik dengan p value 0,004(p<0,05), ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dengan kejadian stroke dalam uji statistik dengan p value 0,031(p<0,05) tidak ada hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol darah dan hipertensi dalam uji statistik dengan p value 0,129 (p>0,05) dan dengan menggunakan Uji Regresi Linier didapatkan bahwa hubungan antara kadar kolesterol darah dengan nilai mean 0,453 dan hipertesi dengan nilai mean 0,994 sehingga yang paling dominan dengan kejadian stroke adalah hipertensi.Kesimpulan: Ada hubungan antara kadar kolesterol darah dengan kejadian stroke, ada hubungan hipertensi dengan kejadian stroke, tidak ada hubungan antara kadar kolesterol darah dan hipertensi, dan hubungan antara kadar kolesterol darah dan hipertensi dengan kejadian stroke yang paling dominan adalah hipertensi.
Pengaruh Pemberian Jus Daun Bayam Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil Dengan Anemia Di Wilayah Puskesmas Sangatta Selatan Sumiati Sumiati; Indah Sulistiyo Rini; Tuti Meihartati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.437 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i2.761

Abstract

Ibu hamil akan memproduksi sel darah lebih banyak untuk menyokong pertumbuhan janin. Bila tubuh tidak cukup memiliki jumlah zat besi atau vitamin lain, tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah yang dibutuhkan untuk menambah kebutuhan sel darah sehingga anemia terjadi. Pemberian jus bayam hijau, yang kaya akan zat besi, merupakan salah satu alternatif terapi non farmakologi untuk mencegah terjadinya anemia. Mengetahui pengaruh pemberian jus daun bayam hijau terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di wilayah Puskesmas Sangatta Selatan. One Group Pre Test-Post Test Design dengan sampel 24 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji normalitas data menggunakan uji Shapiro-Wilk dan uji hepotesis menggunakan uji Wilcoxon. Ada pengaruh pemberian jus bayam hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia dengan p-vlaue = 0,000. Pemberian jus daun bayam hijau merupakan salah satu upaya yang efektif untuk menaikkan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia

Page 10 of 20 | Total Record : 193