cover
Contact Name
Tuti Meihartati
Contact Email
tuti@stikeswhs.ac.id
Phone
+6282148691336
Journal Mail Official
tuti@stikeswhs.ac.id
Editorial Address
Jl. Kadrie Oening Gang Monalisa No.77, Air Hitam, Kec. Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan
ISSN : 25414615     EISSN : 2654945X     DOI : https://doi.org/10.35728/jmkik
Core Subject : Health,
Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan, provides a forum for publishing Development of Scientific-Based Research and Publication of Manuscripts in Reputable National and International Journals. Scientific articles dealing with the following topics in Nursing, Midwifery, medical laboratory technology
Articles 193 Documents
Fenomena Tradisi “Badapu” dengan Status Gizi pada Ibu Nifas Di Aceh Barat Zakiyuddin Zakiyuddin; Fitrah Reynaldi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.483 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.583

Abstract

Praktek budaya berpengaruh secara negatif terhadap perilaku kesehatan masyarakat, sehingga lebih besar untuk mengalami infeksi. Masyarakat Aceh terdapat satu tradisi yang diterapkan pada ibu pasca melahirkan disebut Madeung yaitu tradisi yang dilaksanakan wanita setelah melahirkan selama 44 hari dengan berbagai macam ketentuan yang berlaku. Tujuan penelitian untuk mengetahui status gizi ibu nifas berdasarkan fenomena yang melakukan tradisi “badapu” sebagai upaya perbaikan gizi pada ibu nifas di Aceh Barat. Jenis penelitian adalah survey eksplanatory atau penjelasan yang ditujukan untuk mempelajari pola konsumsi makanan tradisi “badapu” di Aceh Barat (kuantitatif) serta persepsi masyarakat terhadap makanan tradisi badapu (kualitatif). Rancangan yang direncanakan adalah one group before and after intervention design, atau one group pre and post test design. Hasil yang didapat memberikan gambaran pola konsumsi makanan pada ibu nifas yang melaksanakan tradisi badapu sedikit bervariasi dan hampir sama setiap hari dengan menu utama nasi, telur dan ikan goreng. Seluruh ibu nifas (100%) mengonsumsi nasi sebagai bahan makanan sumber karbohidrat penyumbang energi terbesar. Sedikitnya ibu nifas yang mengonsumsi makanan selingan karena ada larangan untuk bisa mengonsumsi makanan tersebut. Adanya pantangan pada ibu nifas yang melaksanakan tradisi badapu untuk mengonsumsi beberapa jenis bahan makanan yang mengandung air, yang umumnya terdapat pada sayuran dan buah- buahan.
PENGARUH KOMBINASI SENAM ANTI HIPERTENSI DAN TERAPI TAWA TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA Lutfian Lutfian; Azin Linggar Ayu Pramela; Ayu Putriyas Ningsih; Fahruddin Kurdi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 7 No 1 (2022): JURNAL MEDIKA KARYA ILMIAH KESEHATAN
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.984 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v7i1.987

Abstract

Pendahuluan: Menurunnya fungsi organ pada lansia memicu terjadinya berbagai penyakit degeneratif terutama Hipertensi. Hipertensi jika tidak ditangani dengan segera maka akan menurunkan tingkat kualitas hidup pada lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pemberian kombinasi senam anti hipertensi dan terapi tawa terhadap tekanan darah pada lansia di Wisma Seruni UPT PSTW Jember. Metode: Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen dengan pretest dan post test one group design. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling sebanyak 11 responden. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara sederhana dan pengukuran tekanan darah menggunakan sphygmomanometer dan analisis data menggunakan uji T-Test Dependen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik (TDS) sebelum dilakukan terapi kombinasi yaitu 133,18 mmHg dan rata-rata tekanan darah diastolik (TDD) yaitu 80 mmHg. Rata-rata tekanan darah sistolik sesudah dilakukan senam hipertensi lansia yaitu 122,55 mmHg, rata-rata tekanan darah diastolik yaitu 80,82 mmHg. Berdasarkan hasil uji analisis menggunakan t-test dependen diperoleh hasil TDS sebelum dan setelah pemberian intervensi adalah 0,000 (p<0,005). Kesimpulan: Terdapat perbedaan tekanan darah sistolik sebelum dan setelah melakukan terapi kombinasi. Terapi kombinasi senam hipertensi dan terapi tawa dapat dijadikan alternatif modifikasi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi.
Pola Asuh Orangtua Dalam Pemberian Makanan Pada Anak yang Mengalami Obesitas Sumiati Sinaga; Wahyu Dewi Sulistyarini; Indy Putra Nur Pama Rusfan
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.271 KB)

Abstract

Overweight or obesity in children is a growing global health problem. One of the highest areas is the province of East Kalimantan. This data shows five of children aged 5-12 years are obese. Obesity is a condition where the body becomes heavier than normal due to the accumulation of excess fat. The cause of obesity itself is multifactorial, both individual factors (biologic and psychological) and environmental factors. The study aims to describe the parenting style of feeding in children who are obese in the working area of ​​West Bontang Health Center. This study uses qualitative research methods with a phenomenological approach. Participants in this study were 7 parents who had obese children. Participant selection uses purposive sampling. This research has 6 main themes, namely feeding children who exceed normal limits at their age, family meal menus that are not good for children's health, the principle of control over eating, the principle of emotional feeding, activities that do not generate much energy, the application of healthy life to control weight excessive body in children. Based on the results of the study it can be concluded that the picture of parenting in feeding shows that the mother is an important role in regulating daily household arrangements including regulating food menus and regulating nutritional status in children. Parents' principle in feeding children who often happens is parents. with groups of parenting emotional feeding because parents do not have the heart to behave with the behavior of children who are somewhat rebellious or angry if their appetite is limited by parents.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS AIR PUTIH SAMARINDA Aries Abiyoga
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 4 No 2 Tahun 2019
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.692 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v4i2.94

Abstract

Latar Belakang : Ibu berperan sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan dan perkembangan anak dimulai dari saat kehamilan hingga pasca kelahiran. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Ekslusif sangatlah penting, karena ASI mempunyai nilai yang paling tinggi dibandingkan dengan makanan bayi ataupun susu hewan. ASI Ekslusif pada bayi baru lahir hingga enam bulan adalah cara terbaik untuk memenuhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Banyaknya bayi yang tidak mendapatkan ASI Eksklusifdi Indonesia disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya dukungan dariberbagai pihak yang masih kurang, salah satunya dukungan suami. Keberhasilan ASI Ekslusif akan lebih mudah bila dukungan dari suamiturut berperan di dalamanya. Saat ibu dalam masa menyusui memerlukan kondisi emosional yang stabil,mengingat faktor psikologis ibu sangat mempengaruhi produksi ASI.Tujuan :Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungandukungan suami dalam pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Air Putih Samarinda Tahun 2019. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik korelasi dengan metode cross sectional, yang dilakukan pada bulan Mei 2019. Jumlah populasi 182 ibu menyusui yang memiliki anak usia 6-24 bulan dan sampel yang diambil sebanyak 125 orang, yang dipilih menggunakan tehnik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Analisa data menggunakan uji Chi Square. Hasil : Setelah dilakukan uji analisis didapatkan bahwa nilai P value 0.037< dari nilai α 0.05. Kesimpulan :Terdapat hubungan antara dukungan suami dalam pemberian ASI Ekslusif. Ibu yang mendapatkan dukungan dari suami berpeluang lebih besar untuk memberikan ASI Eksklusif.
INSOMNIA PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA YANG SEDANG MENJALANI KEMOTERAPI Rohadatul Aisy
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 1 Tahun 2020
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.748 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v5i1.126

Abstract

Insomnia sering dialami oleh penderita kanker payudara, salah satu penyebabnya adalah kemoterapi yang dijalani oleh penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran insomnia pada perempuan penderita kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda bulan Juli 2019. Penelitian observasional deskriptif dengan desain cross sectional pada 40 sampel dari 54 penderita yang diinklusi, dan data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52% responden mengalami insomnia, dengan usia <50 tahun mengalami insomnia 50%; sedangkan pada usia ≥50 tahun, 62,5% responden mengalami insomnia. 58% yang tidak bekerja mengalami insomnia, sedangkan yang bekerja 33% mengalami insomnia. Seluruhnya sudah menikah dengan 52,5% mengalami insomnia. Insomnia diderita 56% responden yang tidak mengalami nyeri, 44% dengan nyeri lokal, dan 67% nyeri neuropatik. Sebanyak 80% responden memiliki >1 jenis keluhan insomnia, sedangkan 20% lainnya memiliki keluhan insomnia tunggal dengan 10% sleep onset insomnia; 5% sleep maintenance insomnia; dan 5% early morning awakening. 48% mengalami insomnia ringan, 38% insomnia sedang, dan 13% insomnia berat. Disimpulkan bahwa penderita kanker payudara yang sedang menjalani kemoterapi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda pada Juli 2019 sebagian besar mengalami insomnia berusia ≥50 tahun, tidak memiliki pekerjaan, seluruhnya sudah menikah, memiliki insomnia ringan dengan lebih dari 1 jenis keluhan insomnia, serta dialami oleh yang tidak memiliki keluhan nyeri maupun memiliki keluhan nyeri neuropatik.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT PADA TATANAN RUMAH TANGGA DI MASA PANDEMI COVID-19 Siti Mukaromah
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 2 (2021): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.018 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i2.749

Abstract

Penyebaran coronavirus desease-19 (covid-19) beralih pada klaster keluarga, sehingga meningkatkan jumlah kasus covid-19 secara signifikan. Berdasarkan sifat virus corona yang menyerang sistem imun, salah satu upaya yang dilakukan berupa penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tatanan rumah tangga. Di masa pandemi covid-19 ini, penerapan PHBS pada tatanan rumah tangga kurang terkontrol meskipun beberapa indikator PHBS tatanan rumah tangga telah terintegrasi ke dalam tindakan protokol kesehatan namun indikator lainnya belum terdeteksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat pada tatanan rumah tangga di masa pandemi covid-19. Rancangan penelitian berupa studi deskriptif dengan pendekatan survey. Responden berjumlah 197 kepala keluarga menggunakan rumus deskriptif kategorik dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian mayoritas keluarga telah melakukan seluruh indikator PHBS tatanan rumah tangga selama pandemi covid-19 meliputi, perilaku mencuci tangan dengan baik dan benar (76,1%), mengkonsumsi makanan sehat sesuai dengan gizi seimbang (53,8%), menggunakan jamban yang bersih dan sehat (75,6%), melakukan aktivitas fisik setiap hari (23,4%), membuang sampah pada tempatnya (67%), tidak merokok (51%), menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah (72,6%), menghindari dan mengelola stress dengan baik dalam kehidupan sehari-hari (51,8%), dan istirahat yang cukup (55,8%). Kedisiplinan keluarga dalam penerapan PHBS pada tatanan rumah tangga selama pandemi covid-19 perlu ditingkatkan terutama aktifitas fisik guna meningkatkan imunitas tubuh, sehingga membantu mencegah paparan covid-19 di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
PARENTING SELF EFFICACY PADA IBU YANG MEMILIKI ANAK AUTIS Sumiati Sinaga; Istiqomah .
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.788 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i2.48

Abstract

Autism is a developmental disorder that is related to nerves and affects a child's ability to communicate, interact and behave. The number of children with autism in Indonesia continues to increase, including in East Kalimantan. Handling an autistic child is certainly not an easy thing for parents. The care of autistic child is very depend on the ability of parents to care for children consistently in which includes bringing their children therapy regularly. many parents become stressed because they feel unable to care for their children, and is needed support from various groups as well as families to help mothers improve their abilities and reduce stress experienced. The purpose of this study is to explore the experiences of parenting self-efficacy of mothers who have autistic children in the State SLB Pembina. This study uses qualitative research with a phenomenological approach. The participants in this study were 5 mothers who had autistic children. The data retrieval used is the purposive sampling. This study has produced two main themes, namely undergoing a care role for the condition of child abnormalities and obtaining independences in autistic children based on the beliefs in parenting. Based on the results of the study, it can be concluded that mothers who initially experience distress when they first care for their children can raise and care for their children properly. This research is expected to be a source of information in the development of nursing science and it can be used as an entry point in counseling parents regarding the experience of parents in caring for and overcoming every problems that occur in many children with autism.
HUBUNGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DENGAN KADAR HB BAYI LAHIR Heni Purwanti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.532 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v3i1.83

Abstract

Maternal anemia affect the fetus, including miscarriage, intrauterine death, prematurity high labor, low birth weight, birth with anemia, congenital defects can occur, your baby gets an infection through perinatal mortality and low intelligence Manuaba (2007). The study aims to determine the The relationship between the nutritional status of pregnant women with hemoglobin levels newborns in UPTD sub-district Puskesmas Tiron Banyakan Kediri, East Java in 2017. This study used cross sectional design by using logistic regression analysis. The results showed the value of OR of 10.3 (95% CI : 1,47-72,3) which means that the mother's nutritional status are less likely 10.3 times more likely to give birth to babies with low hemoglobin levels (anemia) compared to the nutritional status of mothers was good once controlled by the variable maternal age, and maternal Hb. Suggestions for community health centre in the area to Improving the quality of health centers ANC primarily related to maternal nutrition during pregnancy to prevent maternal anemia that can affect newborn anemia.
HUBUNGAN ANEMIA, USIA IBU, PARITAS DAN JARAK KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DI RSUD ABDUL WAHAB SJAHRANIE SAMARINDA Winda Trie Wahyuni; Ahmad Wisnu Wardhana; Yudanti Riastiti
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.854 KB) | DOI: 10.35728/jmkik.v6i1.692

Abstract

Bayi dengan berat lahir rendah adalah bayi yang lahir dengan berat badan <2500 gram. Berat bayi lahir rendah memiliki kontribusi sebanyak 60% hingga 80% dari seluruh kematian neonatal. Bayi dengan berat lahir rendah dapat menimbulkan gangguan perkembangan baik secara kognitif maupun motorik yang tidak sesuai dengan umur dibandingkan dengan bayi yang lahir dengan berat badan normal. Faktor resiko yang dapat menyebabkan berat bayi lahir rendah adalah usia ibu saat hamil, paritas, jarak kehamilan dan anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor resiko ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah di RSUD Abdul Wahab Sjahrie Samarinda. Desain penelitian ini menggunakan studi kasus kontrol dengan metode analitik observasional. Data bersumber dari rekam medik ibu yang melahirkan di RSUD Abdul Wahab Sjaranie Samarinda periode Januari 2018–Desember 2019 yang diambil dengan metode purposive sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-square. Subjek penelitian terdiri dari 46 kontrol dan 46 kasus. Hasil analisis diperoleh adanya hubungan bermakna antara jarak kehamilan (p=0,01) dan anemia (p=0,01) dengan kejadian berat bayi lahir rendah serta tidak terdapat adanya hubungan antara usia ibu saat hamil (p=0,293) dan paritas (p=0,599) dengan kejadian berat bayi lahir rendah.
DETEKSI DINI PENYIMPANGAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN Risnawati .; Ida Hayati; Mariani .
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 1 No 1 (2016)
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.693 KB)

Abstract

Masalah kesehatan anak merupakan salah satu masalah utama dalam bidang kesehatan saat ini di negara Indonesia.Derajat kesehatan anak mencerminkan derajat kesehataan bangsa.Sehingga masalah kesehatan anak menjadi prioritas agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal baik secara fisik maupun psikologis.Salah satu dari masalah anak secara psikologis adalah masalah mental emosional yang dapat mengakibatkan gangguan emosi dan mental yang tidak sehat dimana salah satu faktor penyebabnya adalah pola asuh orangtua.Untuk mengetahui gambaran metode koesioner masalah mentalemosional untuk mendeteksi dini penyimpangan mental emosional pada anak usia 4-6 tahundi TK Negeri 1 Samarinda.Desain penelitian ini adalah studi Deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan umtuk memberikan gambaran suatu fenomena yang terjadi.Penelitian ini menggunakan subyek penelitian yaitu orang tua murid usia4-6 tahun.Dengan menggunakan alat ukur Quisioner, KMME.Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat.Penelitian ini didapatkan mayoritas anak tidak mengalami masalah mental emosional (normal) sebanyak 67 anak (63.2%) dari 106 responden, anak dengan perkembangan yang meragukan sebanyak 20 anak (18.9%) dari 106 responden dan anak dengan perkembangan yang menyimpang sebanyak 19 anak (17.9%) dari 106 responden. Dapat disimpulkan bahwa faktor yang mempengaruhi masalah mental emosional pada anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Samarinda adalah pola asuh orang tua, lingkungan, status gizi, sosial budaya, keluarga dan faktor internal (dari dalam diri) serta faktor ekternal dapat mempengaruhi tumbuh kembang, psikologi mental emosional anak usia 4-6 tahun di TK Negeri 1 Samarinda. Penulis memberikan saran kepada Sekolah terkait KMME (Koesioner Masalah Mental Emosioanal) dapat dijadikan salah satu pilihan alat dalam melakukan deteksi dini masalah perkembangan anak, sehingga diharapkan agar sekolah melakukan deteksi dini secara rutin sehingga kegiatan stimulasi terhadap anak bisa lebih akurat.