cover
Contact Name
Erna Selviyanti
Contact Email
m.yunus@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rammik@idpublishing.org
Editorial Address
RAMMIK : Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Gg. Broto Manunggal V, Brajan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan (RAMMIK)
ISSN : -     EISSN : 28294777     DOI : 10.47134/rmik
Core Subject : Health,
RAMMIK : Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan is an journal which provides a platform to scientist and researchers all over the world for the dissemination of knowledge in Health Information Management , medical record and related fields, especially in : Health information management studies Classification of Codification of Diseases and Actions Health Information Systems Health Information Technology Health Information Quality Management.
Articles 29 Documents
TINJAUAN PELAYANAN LAMA WAKTU PASIEN JKN BAGIAN TPPRJ DI RS PANTIWILASA DR. CIPTO SEMARANG TAHUN 2024 Udayani; Oki Setiono
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v4i1.1887

Abstract

Waktu tunggu merupakan faktor yang berpotensi menyebabkan ketidakpuasan terhadap pelayanan pasien JKN di Rumah Sakit. Waktu tunggu pelayanan Unit pendaftaran RS Pantiwilasa dr. Cipto Semarang cenderung lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui waktu tunggu pelayanan sistem BPJS pendaftaran rawat jalan di RS Pantiwilasa dr. Cipto Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah tiga petugas pendaftaran rawat jalan. Hasil penelitian menunjukkan petugas pelayanan pendaftaran pasien rawat jalan berusia produktif, lulusan SMA, dan mengikuti pelatihan setahun sekali. Kendala pada sarana di Unit Pendaftaran Pasien Rawat Jalan adalah komputer lambat dan fingerprint tidak terbaca. Waktu tunggu pelayanan pendaftaran rawat jalan pasien BPJS yang terlama adalah 63 menit, waktu tersebut lebih dari standar pelayanan minimal kurang dari 60 menit.
Penerapan Hukum Benford Dalam Mendeteksi Potensi Fraud Pada Data Klaim JKN Rawat Inap Di RS X Efri Tri Ardianto; Azizah Nur Pratiwi; Alinea Dwi Elisanti
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v4i2.1891

Abstract

Fraud in healthcare services is any form of deception carried out by various parties in healthcare services to gain personal benefits beyond the profits obtained from normal practices. At RS X, there is a team called the National Health Insurance (JKN) Fraud Prevention Team, which functions to ensure that the quality of healthcare services provided meets the applicable standards. One of the methods to analyze the distribution of abnormal data in a dataset is by using the concept of Benford's Law. The purpose of this research is to detect potential fraud in inpatient JKN claim data at RS X using Benford's Law. The type of research used is descriptive quantitative research. The population in this study is the JKN inpatient claim data for the period from August 2024 to October 2024, consisting of 11,789 rows of data. The use of Benford's Law to examine the differences in the "Hospital Rate" values shows that there is no difference in the pattern between the actual frequency and the expected frequency according to Benford's Law. The hypothesis test using chi-squared where the null hypothesis of the study is accepted, namely that the first digit numbers in the "Hospital Rates" column from August to October 2024 are distributed according to Benford's law.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DALAM PELAPORAN 10 BESAR PENYAKIT RAWAT JALAN DI RSIA YASMIN PALANGKARAYA Raya Maharani Putri
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v4i2.1892

Abstract

This study aims to design an electronic medical record information system to support the reporting of the top ten outpatient diseases at RSIA Yasmin Palangkaraya. The previous reporting process was still manual using Microsoft Excel, resulting in delays and inefficiencies. This research used a qualitative method with a waterfall system development approach. Data were collected through observation, interviews, and literature study. The result is an electronic-based information system design that includes flowmap, context diagram, level 0 DFD, and ERD, which aims to improve the effectiveness, efficiency, and accuracy of medical data reporting. This system is expected to help hospitals comply with digital reporting obligations in accordance with existing regulations.
Analisis Faktor Penyebab Belum Terlaksananya Retensi dan Pemusnahan Rekam Medis Inaktif di Puskesmas Sopaah Mega Nanda Yuni A; Ida Nurmawati; Maya Weka Santi; Veronika Vestine
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1899

Abstract

Jumlah berkas rekam medis pasien baru setiap tahun mengalami peningkatan hingga mencapai 11.065 berkas. Retensi dan pemusnahan rekam medis di Puskesmas Sopaah masih belum pernah dilaksanakan, sehingga ditemukan banyak rekam medis yang menumpuk di lantai ruang filling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab belum terlaksananya retensi dan pemusnahan rekam medis inaktif di Puskesmas Sopaah berdasarkan unsur manajemen 5M (man, method, money, material, machine). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian berdasarkan unsur manajemen 5M yang meliputi man yakni kualifikasi pendidikan tidak sesuai standar namun tidak berkaitan terhadap pelaksanaan retensi dan pemusnahan, kurangnya pengetahuan petugas terkait alur dan prosedur atau tata cara pelaksanaan retensi dan pemusnahan, serta petugas rekam medis belum pernah mengikuti pelatihan. Method yakni isi standar operasional prosedur (SOP) retensi dan pemusnahan belum rinci dan lengkap serta tidak disosialisasikan kepada petugas rekam medis. Money yakni tidak adanya penyusunan rencana anggaran kegiatan retensi dan pemusnahan rekam medis. Material yakni tidak terdapat form penilaian, form pertelaan, jadwal retensi, berita acara pemusnahan, rak dan ruang penyimpanan berkas rekam medis inaktif. Machine yakni tidak adanya alat scanner dan alat pencacah. Saran yang dapat diberikan yaitu perlu dilakukan pelatihan retensi dan pemusnahan kepada petugas rekam medis, pembuatan rancangan anggaran dan perbaikan isi serta sosialisasi
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Puskesmas Jelbuk Holida Lafissyah; Maya Weka Santi; Ida Nurmawati; Indah Muflihatin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1900

Abstract

Pencapaian kelengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk rata- rata pada bulan Februari sebesar 18,9%, bulan Maret sebesar 15,5%, bulan April sebesar 26,1% kurang dari target kelengkapan yaitu 100%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab ketidaklengkapan rekam medis rawat inap di Puskesmas Jelbuk berdasarkan faktor individu, organisasi, dan psikologi. Jenis Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan 5 subjek penelitian meliputi kepala puskesmas, 1 orang dokter, 2 orang perawat, dan 1 orang perekam medis. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi, USG, dan brainstorming. Hasil penelitian menunjukkan ketidaklengkapan rekam medis rawat inap disebabkan oleh faktor individu karena petugas belum mampu mengisi rekam medis rawat inap dengan lengkap, belum pernah mengikuti pelatihan, dan kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan, sedangkan berdasarkan faktor organisasi disebabkan oleh kurangnya tenaga kesehatan untuk kebutuhan pelayanan unit rawat inap dan belum adanya tindak lanjut dari hasil evaluasi pelayanan, kemudian faktor psikologi disebabkan oleh belum pernah dilakukan pemberian reward dan punishment. Upaya perbaikan masalah meliputi melakukan pengajuan adanya pelatihan pengisian rekam medis kepada dinas kesehatan, membuka lowongan kerja melalui pengajuan permintaan tenaga medis kepada dinas kesehatan pada posisi dokter atau perawat, dan melakukan pengajuan permintaan tenaga rekam medis kepada dinas kesehatan.
Analisis Pengelolaan Rekam Medis Rawat Jalan pada Bagian Filing di Puskesmas Tempeh Dianisa Ufairoh Nota Salsabilla; Atma Deharja; Rossalina Adi Wijayanti; Veronika Vestine
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1901

Abstract

Pengelolaan rekam medis rawat jalan di Puskesmas Tempeh Kabupaten Lumajang masih memiliki beberapa permasalahan dengan persentase tertinggi pada bulan Juli, Agustus, dan September tahun 2022 mencapai 1,41% pada permasalahan ketidaklengkapan pengisian rekam medis. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengelolaan rekam medis rawat jalan pada bagian filing di Puskesmas Tempeh Kabupaten Lumajang berdasarkan faktor motivation, opportunity, dan ability. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, serta brainstorming. Hasil yang didapatkan dalam penelitian yaitu faktor motivation yaitu reward dan punishment telah terlaksana dengan baik. Faktor opportunity yaitu belum tersedianya SOP, kurangnya jumlah petugas, belum tercukupinya waktu, serta peralatan yang kurang memadai. Faktor ability yaitu pengetahuan petugas sudah memadai meskipun tidak semua petugas mempunyai latar belakang pendidikan rekam medis, serta belum pernahnya petugas mengikuti pelatihan. Upaya perbaikan yang ditetapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut antara lain pembuatan SOP, penggeseran karyawan dari unit lain ke bagian rekam medis, pengoptimalan jam kerja, pengajuan perluasan ruangan dan penambahan rak penyimpanan, pembuatan buku ekspedisi, serta pemberian pelatihan terhadap petugas rekam medik
Analisis Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap di Puskesmas Umbulsari Jember Dwi Navida Sari; Demiawan Rachmatta Putro Mudiono; Ervina Rachmawati; Ida Nurmawati
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1902

Abstract

Kelengkapan pengisian rekam medis sangat penting sehingga dapat berdampak pada mutu kualitas rekam medis dan pelayanan kesehatan. Berdasarkan studi pendahuluan, pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember masih belum terisi secara lengkap pada bulan Juni-Agustus 2022 dengan persentase ketidaklengkapan bulan Juni sebesar 6,70%, bulan Juli sebesar 8,92%, dan bulan Agustus sebesar 7,72%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab ketidaklengkapan pengisian rekam medis rawat inap di Puskesmas Umbulsari Jember. Jenis penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu 1 kepala puskesmas, 1 dokter, 2 perawat rawat inap, dan 1 petugas rekam medis. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan penyebab ketidaklengkapan berdasarkan faktor motivation (motivasi) yaitu tidak adanya reward bagi petugas yang mengisi rekam medis rawat inap. Faktor opportunity (kesempatan) yaitu belum pernah diadakannya pelatihan terkait pengisian rekam medis, belum terdapat SOP pengisian rekam medis, belum pernah diadakan sosialisasi SOP penilaian kelengkapan rekam medis. Faktor ability (kemampuan) yaitu kurangnya pengetahuan petugas dan adanya petugas dengan masa kerja baru masih dalam tahap penyesuaian lingkungan
Pengembangan Sistem Deteksi Status Gizi Balita dan Ibu Hamil Dengan Metode Fuzzy Sugeno di Posyandu Manggis 18 Kemuning Lor Jember Andy Malarangai; Mochammad Choirur Roziqin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1903

Abstract

Posyandu Manggis 18 Desa Kemuning Lor Jember adalah Posyandu strata mandiri yang terletak di Kabupaten Jember. Posyandu Manggis 18 memiliki jumlah petugas kader sebanyak 5 orang, dengan tingkat pendidikan kader tersebut adalah lulusan SMA dan dapat menggunakan komputer atau smartphone. Selama ini kegiatan pengolahan, pengukuran status gizi, dan pelaporan kepada Puskesmas dijalankan secara manual. Penentuan status gizi balita dan ibu hamil dapat dihitung dengan rumus z-score dan standar antropometri, kader kesulitan dalam menggunakan rumus tersebut sehingga form status gizi sering kosong hanya diisi tinggi dan berat badan. Sistem deteksi status gizi dibuat untuk memudahkan kader, sistem menerapkan metode fuzzy sugeno untuk memecahkan masalah yang mengandung unsur ketidakpastian seperti gizi buruk, gizi kurang, gizi baik, beresiko gizi lebih, gizi lebih, dan obesitas. Sistem informasi deteksi status gizi balita dan ibu hamil memiliki 2 hak akses admin dan user, admin memiliki hak akses penuh ke dalam manajemen sistem. User memiliki hak akses terbatas hanya dapat manajemen data balita dan ibu hamil. Fitur utama sistem ini dapat menentukan status gizi balita dengan input umur, jenis kelamin, berat dan tinggi badan, sistem akan menentukan status gizi balita secara otomatis. Sistem deteksi status gizi balita yang lebih mudah dapat digunakan oleh kader Posyandu Manggis 18 Kemuning Lor Jember dalam proses tracing gizi balita agar lebih cepat mendapat penanganan
Pemetaan Persebaran dan Proyeksi Demam Berdarah di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkid 2022 Zahwa Laila Primadesi; Muhammad Yunus; Ervina Rachmawati; M. Choirur Roziqin
Jurnal Rekam Medik & Manajemen Informasi Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2023): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/rmik.v2i1.1904

Abstract

Demam berdarah merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh infeksi virus nyamuk Aedes aegypty serta albocatus betina. Pada 2020 Puskesmas Mungkid melaporkan 73 kasus, 2021 sebanyak 20 kasus, dan 158 kasus pada 2022. Dengan adanya peningkatan, maka diperlukan pengendalian dan pencegahan yang dilakukan dengan pemetaan dan peramalan. Penelitian ini bertujuan menyajikan pemetaan persebaran DB di wilayah kerja Puskesmas Mungkid 2022 serta peramalan kasus DB pada 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah RnD dengan research menggunakan kuantitatif deskriptif pada forecasting dan development dengan implementasi yang memanfaatkan ArcMap untuk memetakan persebaran DB. Data yang diperoleh berupa 158 laporan kasus, serta peta digital wilayah kerja Puskesmas Mungkid. Analisis data menggunakan ArcMap untuk pemetaan dan forecasting menggunakan SPSS metode ARIMA. Hasil penelitian ini adalah kasus tertinggi di Mungkid dengan 25 kasus, jenis kelamin perempuan lebih tinggi dengan 85 kasus, anak-anak mendominasi dengan 73 kasus, hasil peramalan tertinggi menggunakan ARIMA 5.1.5 yakni pada Januari dengan 15 kasus. Dapat disimpulkan daerah dengan kasus tinggi saling berdekatan, didominasi perempuan, lebih sering terjadi pada anak-anak, kasus DD lebih banyak terjadi, dan hasil peramalan menujukkan tren naik. Penelitian selanjutnya untuk menggunakan lebih dari satu metode forecasting dan melihat faktor lain dengan lebih mendetail.

Page 3 of 3 | Total Record : 29