cover
Contact Name
ASTARI WULANDARI
Contact Email
astari@untagsmg.ac.id
Phone
+6285727840001
Journal Mail Official
astari@untagsmg.ac.id
Editorial Address
Jln Bendan Dhuwur, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
SARGA
ISSN : 08534748     EISSN : 29617030     DOI : https://doi.org/10.56444/sarga.v16i2
Core Subject : Engineering,
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism, Journal of interdisciplinary studies in Architecture and Urbanism requires minimal justification. At a time when architecture and urban planning are undergoing substantial changes with the corresponding reconversion of the nature of professional and research activity, the proliferation of academic publications, sometimes with traditional formats and approaches, is somewhat paradoxical. SARGA: Journal of Architecture and Urbanism is published 2 (two) times a year in January and Juli
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025" : 10 Documents clear
Kajian Filosofis Makna Ruang pada Kampung Naga Andadari, Tri Susetyo
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.259

Abstract

Kampung Naga merupakan permukiman masyarakat tradisional yang masih memegang praktek dan budaya lokal dalam memaknai dan menciptakan tatanan ruang. Kemampuannya mempertahankan ke’ruang’an ditengah gempuran teknologi saat ini menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis wujud makna ruang di Kampung Naga melalui pendekatan filosofis yang mendalam. Metode yang digunakan ialah observasi langsung, wawancara mendalam dengan tokoh adat, dan partisipasi dalam aktivitas masyarakat. Hasilnya menunjukkan bahwa ditemukan 11 makna ruang berdasarkan filosofis, paradigma, teori dan order. Makna tersebut meliputi makna ruang berdasarkan support system, otentifikasi pengguna, kebersihan aktifitas, simbolisasi kontur, hukum adat, gender, komunikasi vertikal, fungsi koloni, fungsi sosial, hajat hidup dasar dan jalur sirkulasi. Setiap wujud ruang, berpijak pada tiga prinsip utama yaitu kesakralan, keseimbangan, dan keberlanjutan.
Evaluasi Sirkulasi Ruang Dalam pada Pasar Tradisional Blimbing di Kota Malang Achmad Nizar Fernanda; Farida Murti; Ibrahim Tohar
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.872

Abstract

Pasar Tradisional Blimbing merupakan pasar berstandar kelas A yang terletak di Kota Malang dan termasuk dalam kategori pasar tradisional kota. Pasar ini mencakup area seluas 1,9 hektar dengan fungsi utama sebagai zona perdagangan dan jasa. Salah satu ciri khas dari pasar ini adalah adanya dua jenis sirkulasi ruang yang berbeda dalam satu bangunan, yang menjadikannya objek menarik untuk kajian mengenai kriteria sirkulasi ruang interior. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memahami kelebihan serta kekurangan faktor-faktor yang mempengaruhi sirkulasi interior di Pasar Tradisional Blimbing, dengan fokus pada konfigurasi jalur sirkulasi, hubungan antara jalur dan ruang, bentuk ruang sirkulasi, serta dimensi lebar ruang sirkulasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yang diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait desain sirkulasi ruang untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pergerakan di dalam pasar. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam perbaikan desain sirkulasi ruang pasar tradisional pada umumnya.
Penerapan Konsep Arsitektur Berkelanjutan untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Bangunan Tanatap Coffee di Bekasi Novariza Yasmin; Lia Rosmala Schiffer
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kenyamanan pengguna pada bangunan Tanatap Coffee di Bekasi. Dalam perkembangan arsitektur modern, keberlanjutan telah menjadi fokus penting untuk mengurangi dampak negatif lingkungan, sekaligus menciptakan ruang yang efisien dan nyaman bagi penggunanya. Kajian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, melibatkan observasi langsung pada elemen-elemen arsitektur yang diterapkan, seperti pemanfaatan energi alami, material ramah lingkungan, dan efisiensi tata ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tanatap Coffee telah memanfaatkan beberapa prinsip arsitektur berkelanjutan, seperti ventilasi silang, pencahayaan alami, dan pemilihan vegetasi yang mendukung kenyamanan termal. Selain itu, pemanfaatan material daur ulang serta desain terbuka pada fasad bangunan turut mendukung pengalaman ruang yang nyaman bagi pengguna.
Metode Kuantitatif Uji Diagnostik EMOTIV EPOC dan EEG dalam Penilaian Persepsi terhadap Desain Ridha Wahyutomo; Robert Rianto Widjaja
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1045

Abstract

Persepsi individu terhadap desain arsitektur dapat diukur dengan perangkat Electroencephalography (EEG) yang menangkap aktivitas kelistrikan otak termasuk emosional terkait suatu desain arsitektur. Emotiv EPOC merupakan perangkat lunak berbasis sistem EEG yang digunakan dalam penelitian dengan pertimbangan kemudahan penggunaan namun tetap memiliki kemampuan menerjemahkan aktivitas otak secara aktual. Teknologi yang digunakan dalam Emotiv EPOC untuk mempelajari otak adalah Brain Computer Interfaces (BCI). Dalam dunia medis EEG lazim digunakan dibandingkan Emotiv, sehingga perlu diketahui terkait kevalidan keduanya. Kedua perangkat ini memiliki fungsi sama, namun belum ada penjabaran secara statistik terkait sensitivitas dan spesifisitas keduanya. Sehingga uji diagnostik diperlukan sebagai alat untuk memberikan bukti statistik terkait penggunaan EEG dan Emotiv sebagai perangkat penilaian fungsi otak. Penulisan ini merupakan review penelitian dengan menggunakan beberapa sumber uji diagnostik, EEG, dan Emotiv. Hasil yang muncul adalah penjelasan secara teoritis yang berurutan dan jelas terkait metode kuantitatif uji diagnostik pada EEG dan Emotiv dalam penilaian persepsi terhadap desain.
Metode Pemilihan Material Arsitektur Neo-Vernakular pada Redesain Wisata Pantai Indah Popoh Dinka Sekar Tiara; Benny Bintarjo; Darmansjah Tjahja Prakasa
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1205

Abstract

Wisata Pantai Indah Popoh yang berada di Desa Besole Kecamatan Besuki merupakan wisata unggulan Kabupaten Tulungagung. Akan tetapi, Wisata Pantai Indah Popoh ini kalah bersaing dengan wisata- wisata baru yang memiliki desain yang menarik sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung semakin menurun. Beberapa fasilitas pada destinasi wisata juga rusak, tidak layak, dan masih belum memadai. Hal ini juga dipengaruhi oleh pemilihan material dalam pengembangan fasilitas penunjang wisata yang kurang tepat sehingga diperlukan adanya metode pemilihan material sehingga diperoleh material yang berkualitas dan ideal.  Selain itu, pendekatan Neo-Vernakular dugunakan untuk terciptanya keselarasan antara material, desain, dan lingkungan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan penjabaran eliminir pada prosesnya. Hasilnya penelitian ini menunjukan bahwa pemilihan material yang ideal dapat diperoleh dari karakteristik material gaya arsitektur, analisis SWOT, manufacturing and logistics, end of life recycling.
The Borders of History: Maintaining Authenticity in Java’s Heritage Cities Eko Nursanty; Rahmawaty
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1610

Abstract

Paper ini mengkaji hubungan kompleks antara batas visual dan fisik dengan keaslian situs warisan di Jawa. Studi ini mengidentifikasi bagaimana elemen batas tertentu, seperti gaya arsitektur, pengaturan taman, dan penghalang protektif, berkontribusi pada persepsi keaslian di antara pengunjung dan konservasionis. Melalui analisis komparatif beberapa kota di Jawa, makalah ini menonjolkan peranan batas-batas ini tidak hanya dalam menjaga integritas fisik tetapi juga dalam membentuk narasi sejarah yang dialami oleh publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, termasuk wawancara dengan pemangku kepentingan lokal dan pengamatan di lokasi, untuk menarik kesimpulan tentang efektivitas strategi pelestarian saat ini dan dampaknya terhadap warisan budaya Jawa. Temuan menunjukkan bahwa batas yang dirancang dan dipelihara dengan baik dapat meningkatkan keaslian situs warisan, sehingga mendukung upaya konservasi yang lebih luas dan memperdalam koneksi publik terhadap situs sejarah. Studi ini memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan dan manajer situs yang mencari keseimbangan antara tekanan pengembangan dengan kebutuhan untuk menjaga keaslian budaya.
Membangun Identitas Metropolitan: Analisis Penerapan Transit Oriented Development dan City Branding di Jakarta Angger Pandu Waskito; Astari Wulandari; Eko Nursanty
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1807

Abstract

Jakarta, sebagai ibu kota Indonesia, menghadapi tantangan signifikan dalam mengembangkan identitas metropolitan yang kuat di tengah pertumbuhan urbanisasi yang cepat. Dua pendekatan utama yang diterapkan untuk mencapai tujuan ini adalah Transit-Oriented Development (TOD) dan city branding. TOD berfokus pada pengembangan kawasan perkotaan yang mengintegrasikan transportasi publik dengan lingkungan sekitar untuk menciptakan mobilitas yang efisien dan lingkungan yang ramah. Sementara itu, city branding bertujuan membentuk citra positif kota melalui strategi pemasaran dan komunikasi yang efektif. Penelitian ini menganalisis penerapan TOD dan city branding di Jakarta serta dampaknya terhadap identitas metropolitan kota tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kombinasi antara pendekatan kualitatif dan kuantitatif, termasuk studi literatur, survei, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TOD di Jakarta telah berhasil dalam menunjang kehidupan masyarakat, meskipun masih menghadapi tantangan dalam hal keamanan di kawasan TOD. Strategi city branding Jakarta juga berhasil memperbaiki citra kota sekaligus menumbuhkan rasa bangga masyarakatnya. Kesimpulan penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara TOD dan city branding dalam membangun identitas metropolitan yang kuat di Jakarta.
Keberlanjutan Tata Bangunan pada Kawasan Kauman Sebagai Permukiman Perkotaan di Surakarta Nifida Alsya Khairunnisa; Ikaputra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.1912

Abstract

Kauman merupakan permukiman perkotaan di Kota Surakarta, Jawa Tengah yang juga memiliki nilai sejarah tinggi. Dahulunya merupakan tempat tinggal para abdi dalem Keraton serta para khatib Masjid Agung Surakarta. Selain sebagai permukiman, kawasan ini juga menjadi pusat kegiatan keagamaan. Seiring perkembangan zaman dengan bertambahnya penduduk beserta kebutuhan ekonominya, kawasan sekitar Kauman tumbuh menjadi pusat komersial. Pertumbuhan ekonomi yang meningkat pesat kemudian memicu beberapa bangunan termasuk Kauman beralih fungsi menjadi pertokoan. Terletak di tengah kota dan menjadi pusat aktivitas memicu peningkatan tekanan pembangunan di Kauman, sehingga menjadikan kawasan ini tidak sepenuhnya lagi berfungsi sebagai permukiman. Eksistensi budaya di Kauman perlahan menurun seiring terjadinya perubahan fungsi lahan dan dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kehilangan atau keaslian permukiman perkotaan. Maka dari itu, Kauman sudah selayaknya mendapat perhatian khusus untuk keberlanjutan kawasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberlanjutan kawasan Kauman Surakarta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan pengembangan kawasan sehingga dapat melestarikan Kampung Kauman Surakarta.
Analisis dan Konsep Desain Arsitektur Masjid Agung Jawa Tengah sebagai Representasi Budaya Salma Faizatun Solikhah; M. Miftah Nurul Haq; Miftahul Khairi
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.2202

Abstract

Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan representasi arsitektur yang menggabungkan nilai religius Islam dengan budaya lokal Jawa serta elemen modern, tercermin pada elemen seperti kubah, atap tajug, minaret, pola ruang, ornamen kaligrafi-batik, hingga Gerbang Al-Qonathir. Penelitian ini mengkaji bagaimana desain MAJT merepresentasikan harmoni antara nilai-nilai tradisional dan modernitas melalui simbolisme budaya dan inovasi arsitektural. Elemen seperti serambi yang terinspirasi dari masjid Arab dimodifikasi dengan pola “U” dan dilengkapi dengan elemen lokal seperti bedug serta air mancur sebagai interpretasi baru tempat wudhu. Kaligrafi Arab dipadukan dengan motif batik untuk merepresentasikan identitas Jawa, sementara Gerbang Al-Qonathir menggabungkan seni Romawi dan Jawa sebagai simbol keterbukaan budaya. Pola ruang masjid yang hierarkis dan inklusif mencerminkan adaptasi filosofi tata ruang Jawa dalam konteks modern. Desain keseluruhan MAJT menunjukkan perpaduan harmonis antara fungsi spiritual, sosial, dan budaya, menjadikannya ikon yang relevan sebagai pusat religius dan budaya di Jawa Tengah. Penelitian ini menegaskan bahwa arsitektur dapat menjadi medium komunikasi yang efektif dalam menjembatani nilai-nilai tradisional, agama, dan inovasi modern secara holistik.  
Inovasi Pemodelan 3D dan Analisis Semiotika pada Konservasi Heritage Industri Gula di Jawa Tengah Bambang Setyohadi Kuswarna Putra
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 19 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v19i1.2373

Abstract

Penelitian dengan pendekatan inovatif melalui integrasi permodelan 3D dan analisa semiotika untuk dokumentasi dan pelestarian heritage industri gula di Jawa Tengah. Tema Konservasi menjadi hal penting karena pada dasarnya kehadiran Pabrik Gula di era kolonial tidak hanya sekedar memiliki nilai historis dan arsitektur saja, namun merupakan simbol identitas budaya lokal yang terancam kerusakan fisik dan kurangnya pendekatan pelestarian yang holistik. Penelitian dengan pendekatan kualitatif deskriptif ini dilakukan melalui pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara semi terstruktur, dan pemodelan digital dengan perangkat lunak Autodesk Revit. Analisis tematik digunakan untuk memahami terhadap nilai-nilai semantik, sedang analisis visual untuk evaluasi elemen arsitektural pada model 3D. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan melalui pemodelan 3D dapat merepresentasikan elemen arsitektural pabrik : struktur atap, dinding, dan ornamen khas kolonial, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Sedangkan melalui analisisi semiotika dapat diidentifikasi terhadap tiga hal utama, yaitu budaya, sejarah, dan identitas, yang melekat pada arsitektur industri tersebut. Dalam hal ini menekankan arti pentingnya nilai-nilai semantik pada pelestarian dan konservasi bangunan. Penelitian ini berkontribusi secara signifikan dalam pengembangan metoda pelestarian bangunan heritage di Indonesia. Hasil dari penelitian dapat diadaptasi guna mendukung kebijakan konservasi dan pendidikan. Penelitian lanjutan dengan mengeksplorasi teknologi yang terjangkau dan melibatkan komunitas sangat disarankan, guna memastikan keberlanjutan pelestarian heritage dimasa depan.

Page 1 of 1 | Total Record : 10