cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 65 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000" : 65 Documents clear
Analisis Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Pantun di Sekolah Dasar Ayu Saradina Larosa; Rossi Iskandar
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1207

Abstract

Berbicara adalah sesuatu kegiatan yang penting dalam kehidupan manusia karena berbicara adalah salah satu cara manusia dalam menyampaikan keinginan atau gagasan yang dipikirkan. Keterampilan berbicara adalah keterampilan memproduksi arus sistem bunyi artikulasi yang digunakan untuk mengapresiasi, menyampaikan gagasan, kehendak, perasaan, atau keinginan sesuai dengan konteks yang sedang dihadapi pembaca. Namun, untuk menilai keterampilan berbicara pada siswa adalah hal yang sulit dibandingkan dengan kemampuan berbahasa lainnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif menggunakan pantun sebagai media dalam pengamatan. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar SDN Pengadegan 07 Pagi. Data didapatkan dari observasi, wawancara, dan angket. Data yang didapatkan dilakukan pengecekan data, penyandian data, klarifikasi, koreksi, dan disajikan dengan baik. Teknik analisis yang digunakan berdasarkan teori Miles dan Huberman yang meliputi (1) koleksi data, (2) reduksi data, (3) menampilkan data, (4) kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah keterampilan berbicara di SDN Pengadegan 07 Pagi melalui pantun siswa dapat menyampaikan ide utama dengan baik, mayoritas anak telah memberikan ide utamanya namun artikulasi dan intonasi kurang baik. Kelebihan dari keterampilan berbicara melalui pantun adalah siswa dapat menyampaikan ide utema lebih kreatif, berbicara dengan lantang, lugas, temponya baik, dan mudah dipahami. Kekurangan keterampilan berbicara melalui pantun adalah kurangnya reaksi dari pendengar karena melalui daring, nada baca dan tempo monoton, dan terdapat siswa yang kurang baik intonasinya. Keterbatasan penelitian ini adalah proses penelitian ini berlangsung melalui daring dikarenakan pandemi Covid-19. Peneliti berharap penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara tatap muka langsung dan menggunakan subjek yang lebih variatif.
Pengaruh Metode Pembelajaran Diskusi dengan Tipe Buzz Group Terhadap Keaktifan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Muhjam Kamza; Husaini Ibrahim; Ayu Indah Lestari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1347

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keaktifan belajar menggunakan metode pembelajaran diskusi tipe buzz group pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Gunung Meriah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis peneitian true eksperimental dengan desain berfokus pada posttest-only control design yang mana pada desain ini terdapat dua kelompok. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII yang terdiri dari 6 kelas sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII4 sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan metode diskusi buzz group dan VIII5 sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan metode diskusi dengan jumlah siswanya masing-masing 20 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan observasi sebelum penelitian, angket, dan dokumentasi. Berdasarkan hasi penelitian diperoleh nilai dengan kriteria uji thitung > ttabel atau 5,425 > 2,024 pada taraf signifikansi (a) 5% maka H0 ditolak atau terdapat pengaruh yang signifikansi metode pembelajaran diskusi dengan tipe buzz group terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas VIII di SMP Negeri 1 Gunung Meriah
Pembudayaan Literasi Numerasi untuk Asesmen Kompetensi Minimum dalam Kegiatan Kurikuler pada Sekolah Dasar Muhammadiyah Wendy Dian Patriana; Sutama Sutama; Murfiah Dewi Wulandari
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1302

Abstract

Literasi numerasi sebagai prasyarat kecakapan abad ke-21 melalui pendidikan yang terintegrasi dari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Tujuan dalam penelitian ini yaitu (1) Mendeskripsikan perencanaan pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler pada Sekolah Dasar, (2) Mendeskripsikan pelaksanaan pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler pada Sekolah Dasar, dan (3) Mendeskripsikan pengendalian pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler pada Sekolah Dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan melalui langkah 1) mengidentifikasi permasalahan pembudayaan literasi numerasi, 2) menentukan fokus permasalahan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler pada Sekolah Dasar, 3) menentukan subyek penelitian, 4) mengumpulkan data, 5) menganalisis data penelitian, dan 6) menyusun simpulan. Subjek penelitian ini yaitu guru, kepala sekolah, dan siswa kelas V dari SD Muhammadiyah di Surakarta. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi serta observasi. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber dan member check. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif model alir interaktif. Hasil dari penelitian ini yaitu 1) perencanaan pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler dilakukan dengan menyusun RPP, menyusun bahan belajar, menyusun soal HOTS, dan merancang media belajar. 2) pelaksanaan pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler melalui kegiatan pembelajaran sinkronus, asinkronus, dan home visit. 3) pengendalian pembudayaan literasi numerasi dalam kegiatan kurikuler dilakukan dengan monitoring perencanaan, monitoring pelaksanaan, dan monitoring hasil belajar siswa
Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca melalui Media Buku Cerita di Sekolah Dasar Faricha Uswatun Chasanah; Muslimin Ibrahim; Muhammad Thamrin Hidayat; Dewi Widiana Rahayu
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1397

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran melalui media buku cerita, mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca, mendeskripsikan hambatan yang dihadapi didalam keterlaksanaan pembelajaran. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar keterlaksanaan pembelajaran, lembar hambatan, dan hasil tes kemampuan membaca menggunakan n gain. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian n gain untuk menilai kemampuan membaca siswa terdapat 16 orang siswa dengan kategori sedang sejumlah 9 orang dan peningkatan skor kemapuan membaca tinggi sejumlah 7 orang dapat dikatakan bahwa ada peningkatan skor siswa di nilai posttest yang signifikan. Adapun hambatan yang terjadi yaitu, lokasi rumah siswa tidak terjangkau jaringan internet, siswa kurang focus ketika pembelajaran berlangsung, banyaknya tugas menumpuk diruamh dan belum dikumpulkan oleh siswa, beberapa siswa yang terlambat mengangkat video call grup, 3 siswa yang tidak memiliki gawai karena orang tua nya bekerja. Semua masalah itu dapat diatasi dengan membentuk kelompok siswa yang berdekatan dan bergabung dengan teman yang memiliki HP, jaringan internet dengan memerhatikan protocol Kesehatan
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Model Student Teams Achievement Division (STAD) pada Siswa Sekolah Dasar Irma Lumongga Sihombing; Ester Julinda Simarmata; Saut Mahulae; Patri Janson Silaban
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1010

Abstract

STAD menekankan adanya aktivitas dan interaksi diantara siswa untuk saling memotivasi dan membantu dalam menguasai materi pelajaran guna mencapai prestasi yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran STAD di kelas V SD . Subjek penelitian ini adalah 25 siswa. Teknik dalam mengumpulkan data dengan observasi dan tes. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Hasil penelitian yang dilakukan pada pretest tuntas 8 siswa (32%) sedangkan 17 siswa (68%) yang tidak tuntas, dengan rat-rata 53.08. Pada Post Test siklus I diperoleh 10 siswa (40%) yang tuntas sedangkan 15 siswa (60%) yang tidak tuntas dengan rata-rata 59. Pada Post Test siklus II meningkat menjadi 22 siswa (88%) yang tuntas dan 3 siswa (12%) dengan rata-rata hasil 76,48. Selanjutnya dari hasil observasi kegiatan guru pada siklus I dengan rata-rata sebesar 78% dan observasi kegiatan siswa dengan rata-rata 64 pada siklus II hasil observasi guru meningkat menjadi 89%. Maka dengan menggunakan model pembeajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD
Strategi Pembelajaran Pendidikan Dasar di Perbatasan Pada Era Digital Pebria Dheni Purnasari; Yosua Damas Sadewo
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1218

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pendidikan dasar di Bengkayang serta faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan strategi pembelajaran pendidikan dasar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan wawacara, studi literatur, observasi dan angket. Subjek penelitian adalah guru SD di sekolah dasar dengan tingkat akreditasi yang berbeda di wilayah Bengkayang, yakni SDN 2 Sungai Betung, SDN 2 Bengkayang, SDN 12 Sengkabang dan SDN 11 Kelampe. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ke 4 SD tersebut belum dapat menerapkan pembelajaran berbasis teknologi, selain itu juga diperoleh data bahwa pengenalan dan penggunaan model pembelajaran masih sangat minim. Melalui hasil penelitian diketahui bahwa ada 3 faktor yang menyebabkan rendahnya penggunaan teknologi dan model dalam proses belajar yakni kompetensi guru, iklim sekolah, dan fasilitas di mana ke tiga faktor tersebut saling berkaitan satu sengan yang lain. Sedangkan tingkat akreditasi sekolah pada kenyataannya tidak menjadi faktor pendorong penerapan pembelajaran berbasis teknologi
Pengembangan Bahan Ajar Membaca dan Menulis Berbasis Mobile Learning Sebagai Alternatif Belajar Mandiri Siswa Kelas Awal Sekolah Dasar Maryono Maryono; Hendra Budiono
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1502

Abstract

Proses pembelajaran di SD khususnya kelas awal sangat membutuhkan berbagai sarana pendukung untuk proses pembelajara yang lebih efektif salah satunya pembelajaran membaca dan menulis. Di era pandemi Covid 19, dibutuhkan bahan ajar yang mampu menfasislitasi guru dan siswa dalam pencapaian tujuan pembelajaran, salah satunya bahan ajar berbasis mobile learning. Tujuan penelitian ini untuk mendeksripsikan prosedur pengembangan dan tingkat kelayakan bahan ajar membaca dan menulis berbasis mobile learning sebagai alternatif belajar mandiri siswa kelas awal sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model pengembangan Hannafin dan Peck. Kelayakan produk dilihat dari tingkat validasi yang diberikan oleh validator materi, dan media, serta respon guru dan respon siswa. Subjek ujicoba dalam penelitian pengembangan ini adalah siswa kelas awal yakni kelas 1, 2 dan 3 dengan jumlah 9 orang. Hasil penelitian menujukan bahwa bahan ajar memenuhi kelayakan oleh validator materi dan media dengan persentase 88,88% dan 86,67%. Respon ujicoba didapat respon guru dengan persentase 82,05% (sangat layak) dan 77,78% subjek ujicoba menyatakan senang dalam menggunakan bahan ajar.
Implementasi Pembelajaran Daring melalui Grup Whatsapp pada Siswa Sekolah Dasar Dina Maulida; Muslimin Ibrahim; Muhammad Thamrin; Akhwani Akhwani
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan dan hambatan mengenai implementasi pembelajaran daring melalui grup whatsapp pada siswa kelas 3 SDN Celep Sidoarjo . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif yang memaparkan dan mendapatkan hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian yang dilakukan melalui observasi ,dokumentasi, dan wawancara wali murid peserta didik kelas 3 SDN Celep Sidoarjo menghasilkan data bahwa implementasi pembelajaran daring melalui grup whatsapp dapat diketahui tingkat proses pembelajaran yang dilakukan secara daring melalui grup whatsapp pada siswa kelas III SDN Celep Sidoarjo tergolong “Belum Efektif”. Untuk hambatan saat melakukan pembelajaran daring adalah gadget yang kurang memadai, karena saat ini gadget yang digunakan masih menggunakan gadget orang tua atau bukan milik pribadi. Hambatan yang lainnya adalah kurangnya tanggung jawab peserta didik pada saat mengumpulkan tugas sehingga banyak peserta didik yang terlambat mengumpulkannya. Pada saat pembelajaran daring terjadi banyak kendala, seperti paketan data yang terbatas dan masih menggunakan gadget orang tua atau bukan milik pribadi. Sehingga hasil belajar yang didapat peserta didik pada saat pembelajaran daring kurang efektif dan terbatas
Peningkatan Hasil Belajar Siswa dengan Menggunakan Metode Montessori pada Siswa Sekolah Dasar Bisron Mangait Tua Sitinjak; Dewi Anzelina; Saut Mahulae; Patri Janson Silaban
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1008

Abstract

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode montessori di kelas V SD Negeri 066650 Medan Kota Tahun Pembelajaran 2020/2021. (2) Untuk mengetahui Pendekatan metode montessori pada pelajaran Tematik Tema Lingkugan Sahabat Kita di kelas V SD Negeri 066650 Medan kota Tahun Pembelajaran 2020/2021. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan terhadap tes hasil belajar, aktivitas belajar siswa. Aktivitas belajar siswa siklus I dengan rata-rata skor sebesar 59 dengan kategori cukup dan aktivitas siswa pada siklus II sebesar 96 dengan kategori sangat baik. Dengan demikian berdasarkan hasil tersebut maka terjadi peningkatan sebesar 37%. Hasil belajar siswa siklus I dan siklus II diketahui bahwa nilai rata- rata tes evaluasi dari 68 menjadi 76,48. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 48%, sedangkan pada siklus II sebesar 88%. Dengan demikian, peningkatan yang terjadi sebesar 40%. Maka dengan menerapkan metode montessori dalam proses pembelajaran dapat meningatkan hasil belajar siswa
Rancang Desain Media Pembelajaran Berbasis Game Sejarah Perjalanan Jendral Soedirman dalam Perang Gerilya Kabupaten Pacitan Alby Aruna; Laila Inayah; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Abdul Rahman Prasetyo
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1450

Abstract

Digitalisasi pendidikan indonesia tidak lepas dari peran serta media pembelajaran. Media pembelajaran menjadi tumpuan utama setelah tumpuan teknis pelaksanaan yang dibuat oleh tim pengembang pendidikan di Indonesia. Media pembelajaran bukan hanya menjadi bagian transfer visualisasi, tetapi harus memuat unsur tujuan pembelajaran, menarik, efektif dalam menyampaikan pesan, mempunyai sisi kearifan lokal dan mempunyai kepraktikalitasan produk. Akan tetapi, proses pembelajaran sejarah di Kabupaten Pacitan hanya memuat media konvensional yang kurang menarik minat siswa. Rancang desain media pembelajaran berbasis game sejarah perjalanan jendral Soedirman dalam perang gerilya Kabupaten Pacitan diimplementasikan menggunakan model ADDIE dengan hasil uji coba validasi ahli media 85% dan validasi ahli materi 90%, berkaitan dengan kedua hal tersebut uji coba perangkat lunak pengguna mendapatkan nilai 88,4% dan dinyatakan layak untuk digunakan dan diseminasikan

Filter by Year

2021 2021


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue