Articles
158 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 5 No. 6 (2021)"
:
158 Documents
clear
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay dalam Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Novera, Ellya;
Daharnis, Daharnis;
Erita, Yeni;
Fauzan, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1723
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan hasil belajar siswa menggunakan model kooperatif tipe course review horay. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif course review horay pada aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif bentuk quasy eksperimental design. Populasi dalam penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas IV Gugus Bina Budaya Durian Tinggi. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dan pengumpulan data berupa lembar observasi aktivitas siswa dan tes hasil belajar siswa. Adapun uji data aktivitas belajar dianalisis menggunakan chi kuadrat dan dari data hasil belajar siswa berdistribusi normal dan homogen menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model course review horay dengan aktivitas dan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode konvensional pada pembelajaran matematika kelas IV SD dengan taraf signifikan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe course review horay efektif untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas IV SD.
Pengembangan Bahan Ajar Local Instructional Theory Kelas V Sekolah Dasar Topik Perkalian Pecahan Berbasis Realistic Mathematics Education (RME)
Ayu, Fithriani;
Syariffuddin, Hendra
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1725
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalahan yang ditemui pada awal penelitian. Permasalahan tersebut berkaitan dengan hambatan belajar siswa terhadap topik perkalian pecahan. Subjek uji coba berasal dari SDN yang memiliki KKM matematika 75 pada SDN Komplek Tabing Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, yakni SDN 05 Bungo Pasang, SDN 17 Bungo Pasang dan SDN 51 Bungo Pasang. Teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi, wawancara, angket, dan tes. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dan statistik parametrik. Hasil validasi LIT menunjukan kategori sangat valid. Karakteristik sangat valid terlihat dari aspek isi, bahasa, didaktik, dan penyajian yang sesuai dengan prinsip dan karakteristik RME. Hasil uji coba juga menunjukan kategori sangat praktis. Karakteristik sangat praktis terlihat dari segi kemudahan penggunaan, keterbacaan siswa, dan ketersedian waktu sehingga siswa dapat melakukan serangkaian aktivitas belajar LIT. Selain itu, dampak yang dihasilkan dengan penggunaan LIT ialah siswa memiliki kemampuan pemecahan masalah yang efektif. Karakteristik keefektivan LIT terlihat dari perbandingan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan LIT dengan tidak menggunakan LIT. Uji hipotesis juga menunjukan data kelas eksperimen lebih tinggi dari data kelas kontrol.
Pembinaan Karakter Siswa Berdasarkan Kurikulum 2013 Sekolah Dasar
Fauziah, Resty;
Montessori, Maria;
Miaz, Yalvema;
Hidayati, Abna
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1727
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter siswa dan kurangnya pembinaan terhadap karakter siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan subyek penelitian Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 Batung, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 06 Cindakir, dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 21 Cindakir. Hasil penelitian menunjukan terjadinya Realitas Pendidikan Karakter Siswa Berdasarkan Kurikulum 2013 Sekolah Dasar Negeri Di Gugus III Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan guru sudah menggunakan berbagai strategi dan pola dalam menanamkan Pendidikan Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar Negeri di Gugus III Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa guru telah melaksanakan pembinaan karakter kepada siswa berdasarkan kurikulum 2013 di Sekolah Dasar Negeri 21 Cindakir.
Desain Pembelajaran Berbasis Mathematical Cognition Topik Mengenal Bilangan untuk Siswa Lamban Belajar di Sekolah Dasar
Yanti, Wita Tri;
Fauzan, Ahmad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1728
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa permasalaha yang ditemui pada awal penelitian. Hasil studi literatur dan studi pendahuluan menyatakan bahwa, Pembelajaran matematika di SD sangatlah peting terutama toping mengenal bilangan. Ditemukan adanya siswa SD yang dikategorikan lamban belajar kemampuan kepakaan bilangan masih rendah. Oleh sebab itu dirancanglah LIT berbasis Mathematical Cognition yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian yang digunakan developmental research approach dengan menggunakan Design research yang dikemukakan Gravemeijer & Cobb.subjek uji coba yaitu siswa lamban belajar di Sekolah Dasar 06/III Ambai Atas. Penelitian didukung dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dokumen, observasi, wawancara, angket, dan tes. Analisis data dilakukan statistik deskritif. Hasil validi HLT menunjukkan LIT valid yang terlihat dari aspek isi, bahasa didaktik dan penyajian yang sesuai dengan dengan prinsip yang terlihat dari segi kemudahan dalam penggunaan. Keterbacaan siswa dan ketersediaan waktu sehingga siswa lamban belajar dapat melakukan serangkaian aktivitas belajar LIT. LIT berdampak pada kemampuan kepekaan siswa terhadap bilangan. Hal ini terlihat dari kemampuan awal siswa sebelum diberikan intervensi setelah siswa mendapatkan intervensi terlihat adanya perubahan.
Pengembangan Bahan Ajar Pencemaran Lingkungan Berbasis PBL terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa
Uki, Nonci Melinda;
Bire, Markus O Here
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1730
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar pencemaran lingkungan berbasis PBL yang valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah Research & Development (R&D). Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental design (One-shot case study). rancangan uji coba bahan ajar penceraman lingkungan berbasis PBL menggunakan tiga tahap yaitu validasi ahli, uji coba skala kecil dan uji skala besar. subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIA 1 SMK Kristen 1 Soe yang berjumlah 36 orang. Data diperoleh dari instrumen pengumpulan data dan di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar pencemaran lingkungan berbasis PBL sudah memiliki kualitas yang valid dan layak untuk digunakan. Hal ini berdasarkan rata-rata hasil validasi ahli materi dan ahli media adalah 93.48 yang termasuk kategori sangat valid. Bahan ajar pencemaran lingkungan berbasis PBL praktis untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Hal ini berdasarkan rata-rata hasil analisis dari respon guru dan siswa adalah 83.48 yang tergolong dalam kategori Sangat Praktis. Bahan ajar pencemaran lingkungan berbasis PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa . Hal ini di lihat dari analisis rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa adalah 79.52 yang tergolong dalam kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar pencemaran lingkungan berbasis PBL yang di kembangkan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran
Perkuliahan Daring Selama Pendemi Covid-19 Survey: Persepsi Mahasiswa FKIP Universitas Dharmas Indonesia
Subhan, Muhammad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1732
Pendemi Covid_19 tampaknya memberikan hambatan terhadap penyelenggaraan pembelajaran Di Indonesia. Perkuliahan  di Perguruan tinggi harus dilaksanakan melalui perkuliahan daring. Sesuai dengan kebijakan Rektor Universitas Dharmas Indonesia (Undhari) sejak April 2020 s/d 15 Desember 2020, sistem perkuliahan dilakukan secara Daring (Dalam Jaringan). Untuk mengetahui tanggapan mahasiswa setelah Perkuliahan Daring dilaksanakan digunakan metode penelitian Survey Jenis Cross Sectional. Jumlah sampel 543 Mahasiswa FKIP Undhari, dilaksanakan survei 2 Desember-19 Desember 2020. Instrumen pengumpul data menggunakan Kuesioner malalui media Online Google Form. Kuesioner dikembangkan melalui pertanyaan Dikotomi, Rank order Scaling, dan Skala Likert dengan jumlah 11 pertanyaan. Hasil survei menunjukkan perkuliahan daring di FKIP Undhari menggunakan aplikasi Google Classroom, Group Whatsapp karena mudah digunakan dan selebihnya menggunakan Edmodo dan Google Meet. Selama perkuliahan daring dilaksanakan mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. Kendala yang sering dihadapi mahasiswa pada saat perkuliahan Daring adalah koneksi Internet dan pembelian Paket internet, intensitas interaksi Dosen dan mahasiswa berkurang. Perkuliahan daring dapat diterima oleh mahasiswa selama pandemi Covid-19 dengan pertimbangan mengurangi penyebaran Covid-19
Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Digital Interaktif untuk Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Abad 21
Yuliana, Yuliana;
Atmojo, Idam Ragil Widianto
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1733
Penelitian ini menjelaskan sejauh mana proses belajar mengajar dalam konteks sekolah dasar apakah telah telah memenuhi karakteristik pembelajaran abad 21, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian studi kasus ini mengumpulkan data 8 guru sekolah dasar dari 8 sekolah dasar. Data yang dikumpulkan melalui wawancara, dianalisis dengan model interaktif dan disajikan secara deskriptif kuantitatif. Bukti empiris menunjukkan bahwa proses belajar mengajar yang dilakukan oleh lebih dari separuh guru SD tidak menampilkan pembelajaran abad 21. Sebagian besar pembelajaran mengadopsi pembelajaran yang berpusat pada guru, penggunaan metode konvensional, tidak adanya penggunaan teknologi dalam pembelajaran (100 %), dan diskonfirmasi perkembangan belajar peserta didik di tingkat SD. Namun, guru ditemukan memiliki beberapa kekuatan dalam hal penguasaan konten yang dapat secara eksplisit dan lengkap menyampaikan materi di kelas. Ketiadaan infrastruktur digital di sekolah dan kurangnya pengetahuan pedagogis dan teknologi serta pemahaman tentang perkembangan peserta didik tetap menjadi tantangan dalam memenuhi karakteristik pembelajaran abad ke-21 di kelas. Implikasi dari kondisi ini adalah peserta didik di Indonesia tertinggal dari negara lain dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa dalam Pembelajaran Tematik Berbantuan Permainan Edukatif di Sekolah Dasar
Sari, Riva Komala;
Mudjiran, Mudjiran;
Fitria, Yanti;
Irsyad, Irsyad
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1735
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah motivasi dan hasil belajar siswa yang rendah dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar yang berdampak terhadap kualitas pendidikan di sekolah terssebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peningkatan motivasi dan hasil belajar dalam pembelajaran tematik berbantukan permainan edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tematik berbantukan permainan edukatif dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa di sekolah dasar. Terlihat bahwa pada motivasi siswa mengalami peningkatan dari rata- rata 81,5% sampai ke 91%, begitu juga pada hasil belajar siswa yang mengalami peningkatan persentase ketuntasan materi pembelajaran Bahasa Indonesia 60% sampai ke 90%, IPA 50% sampai ke 90% dan IPS 60% sampai ke 95%.
Analisis Tingkat Kecanduan Bermain Game Online terhadap Siswa Sekolah Dasar
kurnada, Nada;
Iskandar, Rossi
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1738
Pembelajaran daring menyebabkan siswa sekolah dasar mengenal yang namanya Game online. Game online merupakan permainan yang terhubung dengan jaringan internet. Game online dimasa sekarang bahkan sudah menjadi gaya hidup bagi siswa sekolah dasar, sudah banyak ditemukannya siswa yang kecanduan bermain game online, hal ini yang menyebabkan menurunnya hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana siswa yang kecanduan bermain game online. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, angket dan studi dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data, reduksi data, penyimpulan data dan penyajian data. Subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas 4, guru ditempat penelitian dan orang tua siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar pengguna game online pada kalangan siswa sekolah dasar merupakan pecandu game online dan mempengaruhi hasil belajar siswa yang meliputi ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Kesimpulan pada penelitian ini game online tidak akan berdampak buruk jika digunakan sesuai porsinya, akan tetapi akan berdampak buruk dan berpengaruh terhadap hasil belajar jika digunakan secara berlebihan
Inovasi Pembelajaran Seni Berbasis Mobile Learning bagi Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Mariati, Pance;
Asmarani, Ratih;
Sunanto, Sunanto;
Hardiningrum, Andini
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 6 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i6.1741
Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis Mobile learning pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar serta mengidentifikasi kekurangan dan kelebihan pembelajaran seni berbasis mobile learning. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan Subjek penelitian mahasiswa PGSD semester 4 tahun ajaran 2020/2021 sebanyak 100 mahasiswa. Teknik pengumpulan data yakni observasi pada saat pelaksanaan pembelajaran, wawancara langsung dengan mahasiswa, dan dokumentasi hasil tugas pendidikan seni. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis mobile learning sangat efektif diterapkan selama pelaksanaan pembelajaran daring. Pembelajaran seni berbasis mobile learning memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa. Mahasiswa tetap dapat berapresiasi dan berkreasi seni meski pembelajaran dilakukan secara daring. Kekurangan dari penerapan pembelajaran berbasis mobile learning ini adalah mahasiswa tidak bisa praktek seni secara langsung, tidak dapat berinteraksi langsung dengan teman lain ketika berproses seni. Sedangkan kelebihannya yakni pembelajaran dapat dilaksanakan dimana saja, mahasiswa bisa lebih mandiri dan dapat memperoleh pengetahuan lebih luas lagi melalui internet. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa penerapan inovasi pembelajaran seni berbasis mobile learning dapat meningkatkan pemahaman serta kreativitas Mahasiswa PGSD dalam berkarya seni meskipun dilaksanakan secara daring. Harapannya semoga para pendidik dapat terus berinovasi menciptakan strategi serta metode pembelajaran yang menarik guna meningkatkan ketrampilan peserta didik