Articles
153 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2022)"
:
153 Documents
clear
Analisis Kesiapan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Menjadi Guru Sekolah Dasar yang Kompeten
Isrokatun, I.;
Fitriani, Ely;
Mukarromah, Kania
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1982
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompotensi mahasiswa PGSD untuk menjadi guru sekolah dasar yang kompoten. Penelitian ini secara khusus mengidentifikasi kesiapan dan kompotensi mahasiswa calon guru sekolah dasar sebelum bergabung dengan angkatan kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Data diperoleh dengan melakukan wawancara yang distribusikan melalui google form berbentuk angket yang dikumpulkan dari 25 mahasiswa PGSD semester tujuh yang berasal dari salah satu perguruan tinggi terbesar di Jawa Barat. Hasil pengumpulan dan analisis data dibuat menjadi beberapa tema yaitu: 1) pengetahuan sebagai dasar untuk menjadi guru kompeten, 2) cerminan kepribadian calon guru sekolah dasar, 3) perilaku sebagai tolak ukur kesiapan menjadi seorang guru SD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa PGSD sudah siap menjadi guru sekolah dasar dilihat dari jawaban yang diberikan atas dasar teori yang telah didapatkan selama kuliah namun untuk kualifikasi kompeten atau tidak kompeten dibutuhkan pengalaman dan jam terbang mengajar yang tidak singkat.
Sosiolinguistik dalam Pembelajaran Teks Fabel dengan Pendekatan Komunikatif
Anasti, Huriyah Padhilah;
Thahar, Harris Effendi;
Afnita, Afnita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1983
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kontribusi sosiolinguistik dalam pembelajaran teks fabel dengan menggunakan pendekatan komunikatif pada kelas VII SMP Negeri 2 Kerinci. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah proses pembelajaran teks fabel dengan pendekatan komunikatif. Dalam pengumpulan data teknik yang digunakan adalah wawancara dengan guru dan siswa, hal ini mengingat keterbatasan akses dan ruang gerak pada masa pandemi sekarang ini. Adapun hasil yang diperoleh adalah pada pembelajaran teks fabel kelas VII SMP Negeri 2 Kerinci dapat diterapkan pendekatan komunikatif dengan baik. pembelajaran tersebut dimulai dari pembuka, inti, dan penutup yang kesemua langkah tersebut memperhatikan prinsip pendekatan komunikatif. Dalam pembelajaran dengan pendekatan komunikatif tersebut juga terdapat kontribusi sosiolinguistik di dalamnya, mulai dari proses penyusunan perangkat pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, hingga penggunaan bahasa dalam proses pembelajaran. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dalam pembelajaran teks fabel terdapat kontribusi kajian sosiolinguistik dalam menerapkan pendekatan komunikatif.
Kelayakan Buku Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Problem Based Learning (PBL) pada Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Sekolah Dasar
Arfianto, Andi;
Sutama, Sutama;
Fathoni, Achmad
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1985
Penelitian pada artikel ini secara umum bertujuan untuk menguji kelayakan buku LKPD berbasis problem based learning (PBL) pada Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Secara khusus ditujukan untuk menguji kelayakan produk yang dikembangkan pada aspek: 1) media, 2) meteri, 3) strategi pembelajaran, dan 4) evaluasi pembelajaran. Jenis penelitian ini secara umum penelitian dan pengembangan. Jenis penelitian pada artikel ini evaluatif kualitatif. Data diperoleh dari penilaian validasi ahli materi, ahli media, strategi pembelajaran dan evaluasi pembelajaran. Teknik analisis data dengan metode alir dan komparasi konstan. Hasil penelitian, penilaian ahli media memperoleh nilai 75,5 dengan kategori layak, penilaian ahli materi memperoleh nilai 100 dengan kategori layak, sedangkan strategi pembelajaran memperoleh nilai 98,6 dengan kategori sangat layak dan evaluasi pembelajaran memperoleh nilai 98,7 dengan kategori sangat layak. Berdasarkan penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa buku LKPD berbasis problem based learning(PBL) layak digunakan sebagai media pembelajaran.
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP KESEHATAN MENTAL PESERTA DIDIK DI MASA PANDEMI COVID-19
Isrokatun, I.;
Rahayu, Meisa;
Dewi, Wita Puspita
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1987
Pada situasi pandemi Covid-19 seperti ini, proses belajar mengajar diselenggarakan secara online tentu memiliki berbagai dampak. Banyak sekali kendala yang timbul akibat dari diberlakukannya pembelajaran daring. Salah satunya yaitu, ketidaksiapan guru dan peserta didiknya dilihat dari segi psikologisnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pemerolehan data dilaksanakan dengan cara mengirim pertanyaan dalam bentuk kuisioner secara online. Sampel dari penelitian ini, yaitu 1 orang guru dan 39 orang peserta didik di Sekolah Dasar yang ada di Jawa Barat. Lokasi dari penelitian ini sebagian besar berada di daerah Bandung, Jawa Barat. Hasil dari pengumpulan informasi tersebut memberikan representasi mengenai pengaruh pembelajaran daring terhadap kesehatan mental peserta didik di masa pandemi Covid-19. Berdasarkan hasil penelitian, dari sudut pandang guru memaparkan bahwa pembelajaran daring ini di sisi lain bisa mengefektifkan dan mengefisiensikan proses belajar mengajar dengan menggunakan berbagai media yang sudah disediakan oleh pihak sekolah maupun dari pihak guru itu sendiri. Namun dari sudut pandang peserta didik, tidak semua dari mereka bisa menerima dengan lapang dada arahan dan bimbingan dari gurunya. Sebagian kecil peserta didik merasa tertekan akan adanya tugas yang diberikan pada setiap pertemuan pembelajaran daring. Beberapa dari peserta didik memiliki kecenderungan ketidaksiapan mereka dalam mengikuti pembelajaran daring.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
Usman, Patima M;
Tintis, Isal;
Nihayah, Elok Faik Khotun
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1990
Dalam proses pembelajaran, sebagian besar siswa di kelas X MA Alkhairaat Pagimana belum memahami langkah-langkah penyelesaian masalah matematika khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV). Olehnya itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dalam menyelesaikan soal SPLTV dan juga faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik yakni memeriksa data dari beberapa subjek dengan menggunakan teknik yang berbeda. Adapun indikator kemampuan pemecahan masalah matematika dalam penelitian ini yaitu: 1) mengidentifikasi masalah, 2) merencanakan penyelesaian masalah, 3) melaksanakan rencana penyelesaian, dan 4) mengevaluasi masalah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa berkemampuan tinggi memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika dalam kategori “baikâ€. Namun, ada satu indikator yang tidak dipenuhi yaitu mengevaluasi masalah. Hal tersebut disebabkan oleh faktor kebiasaan siswa dalam menjawab dengan tidak mengevaluasi masalah terlebih dahulu. Sedangkan siswa berkemampuan rendah memiliki kemampuan pemecahan masalah matematika dalam kategori “kurangâ€. Faktor penyebabnya adalah, kurangnya kemampuan dasar matematika, kurang aktif dalam proses pembelajaran, kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan, dan pengaruh pergaulan siswa di sekolah.
KemampuanLiterasi Numerasi Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika
Nadjamuddin, Asriyati;
Hulukati, Evi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.1999
Penelitian ini mendeskripsikan tentang kemampuan literasi numerasi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam menyelesaikan masalah matematika. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan mendeskripsikan kemampuan numerasi mahasiswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Mahasiswa mengerjakan 3 pertanyaan masalah matematika. Subjek dalam penelitian ini adalah 76 mahasiswa Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah IAIN Sultan Amai Gorontalo Semester 5. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan numerasi mahasiswa PGMI IAIN Sultan Amai Gorontalo Semester 5 dalam menyelesaikan masalah matematika adalah cukup dalam menggunakan berbagai macam angka atau simbol untuk menyelesaikan  masalah kehidupan sehari-hari serta menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk seperti grafik, tabel, bagan,diagram dan  lain sebagainya. Secara umum, hasil analisis tersebut belum dapat digunakan mahasiswa untuk memprediksi dan mengambil keputusan dengan tepat. Hal ini ditunjukan pada hasil hanya 11,84% mahasiswa mampu menggunakan berbagai  macam angka dan simbol pada pertanyaan pertama, 21,05% mahasiswa mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam berbagai bentuk dan hanya 9,21% yang memiliki kemampuan dalam menafsirkan seluruh analisis pertanyaan untuk mengambil keputusan yang tepat.
Model Pembelajaran dalam Rangka Menghadapi Pembelajaran Tatap Muka di Era New Normal pada Tingkat Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah
Maknun, Lu’luil;
Kamila, Hana
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2004
Artikel ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang bagaimana pembelajaran tatap muka di era new normal model pembelajaran yang seperti apa yang bisa guru terapkan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era new normal. Penulisan artikel ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka. Teknik pengumpulan data dilakukan dengancara meneliti berbagai referensi dari jurnal nasional maupun internasionalyang berkaitan dengan topik yang dibahas. Setelah meneliti berbagai referensi, langkah selanjutnya yaitu penulis melakukan seleksi, analisis, dan kemudian hasilnya disajikan secara sistematis dalam artikel ini. Model pembelajaran merupakan komponen penting dalam sebuah pembelajaran. Guru sebagai seorang yang sangat berperan dalam proses pembelajaran harus menerapkan model pembelajaran yang tepat agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Beberapa model yang dapat diterapkan pada pembelajaran di era new normal diantaranya: 1) Blended Learning; 2) Flipped Classroom; 3) Hybrid Learning. Tentunya dalam menerapkan suatu model pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik siswa dan kemampuan guru.
Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Monalisa, Queen;
Hakim, Ramalis;
Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2005
Dalam Pembelajaran guru kurang bervariasi dalam menerapkan model pembelajaran yang membuat siswa merasa bosan, kurang aktif, dan kurang memperhatikan guru ketika menjelaskan materi, sehingga dapat mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui Penggunaan Model Discovery Learning Berorientasi Pendekatan Scientific dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar. Metode Penelitian yang digunakan yaitu Penelitian tindakan kelas dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian didapat nilai RPP siklus I dengan rata-rata 75% kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 90% kualifikasi sangat baik (SB) dari aspek guru siklus I dengan rata-rata 91,67% kualifikasi cukup (SB) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 100%, kualifikasi sangat baik (SB). Hasil belajar pada siklus I menunjukkan bahwa nilai rata-rata 65 kualifikasi cukup (C) dan siklus II meningkat dengan rata-rata 80% dengan kualifikasi sangat baik (SB), demikian dapat disimpulkan dengan model Discovery learning Berorientasi Pendekatan Scientific dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Shandra, Yosi;
Movitaria, Mega Adyna
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2006
Peserta didik telah memiliki mindset awal bahwa pembelajaran akuntansi sulit dipahami. Sebagian besar peserta didik malas untuk diajak berpikir apalagi pada level analisis. Hal ini tergambar dari sikap pasif, apatis, kurang peduli dan masa bodoh yang terlihat dari peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi peserta didik melalui penerapan model pembelajran inkuiri terbimbing. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian tindakan kelas. Dengan subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIPA 2. Analisis Data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didikdari siklus I dengan persentase 19%, sementara Siklus II dengan persentase 94%. Pada siklus I diperoleh 31% yang tuntas dengan nilai rata-rata 63, selanjutnya pada siklus II diperoleh 84% yang tuntas dengan nilai rata-rata 83. Sehingga dapat diketahui peningkatan nilai rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 53%. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar akuntansi peserta didik.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam Terhadap Karakter Siswa pada Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar
Mahmudah, Indri;
Hidayat, Nur
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i1.2014
Pendidikan tidak boleh lepas dari pembentukan karakter peserta didik sebagai pendidikan moral. Oleh karena itu, siswa dengan kepribadian tersebut tidak hanya memiliki pengetahuan yang sangat baik tetapi juga kepribadian yang mulia. Tujuan Peneltian ini untuk melihat adakah pengaruh antara pendidikan agama islam terhadap karakter siswa. Metode penelitian bersifat metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu Angket, Wawancara, dan dokumen. Informan dalam penelitian ini yaitu 1 orang perwakilan guru wali kelas VD dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan 10 orang siswa sebagai responden dengan pengambilan data melalui angket. Hasil penelitian melalui pengujian statistik melalui data angket pendidikan agama islam terhadap karakter siswa di SD Negeri 23 menyatakan persamaan regresi linier sederhana dapat diterjemahkan dengan nilai Konstanta berjumlah 6.537, yang mengandung makna yaitu nilai konsisten pada variabel angket karakter siswa yaitu sebanyak 6.537. lalu koefisien regresi X sebanyak 0.876 membuktikan bahwa setiap pertambahan 1% nilai angket pendidikan agama islam, maka nilai angket karakter siswa akanbertambah sebanyak 0.876. koefisien regresi linier sederhana dinyatakan bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahawa arah pengaruh variabel X terhadap Y adalah Positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya variabel angket pendidikan agama islam ada pengaruh terhadap variabel karakter siswa