cover
Contact Name
Berta Apriza
Contact Email
berthaafriza90@gmail.com
Phone
+6285279707407
Journal Mail Official
berthaafriza90@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.unm.ac.id/JIKAP/about/editorialTeam?guidena=Editorial+Teams
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 29574424     EISSN : 29574440     DOI : https://doi.org/10.26858/jkp.v5i1.17466
Core Subject : Education,
Penelitian tentang ilmu kependidikan dan bertujuan membandingkan keefektifan model pendekatan contextual teaching and learning (CTL) dan pendekatan discovery yaitu dengan memberi soal pemecahan masalah pembelajaran matematika terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain pretest and posttest nonequivalent group design. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa kelas A dan kelas B PGSD Universitas Muhammadiyah Kotabumi Tahun akademik 2019/2020. Instrumen/alat ukur dalam penelitian ini yaitu berupa soal-soal yang memerlukan pemecahan masalah, soal yangdiberikan juga telah divalidasi oleh ahli matematika sebagai acuan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif mahasiswa.
Articles 4,416 Documents
Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dasar Menyongsong Merdeka Belajar di Era Industri 4.0 Sriyanto Sriyanto; Kartono Kartono; Maximus Gorky Sembiring
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4794

Abstract

Upaya meyongsong merdeka belajar tidak terlepas dari peran dan gaya kepemimpinan kepala sekolah sebagai pemimpin satuan Pendidikan. Riset ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah Dasar Menyongsong Merdeka Belajar di Era Industri 4.0. Riset ini menggunakan metode riset kualitatif dengan metode pengambilan sampel directed sample selection, diperoleh tiga sekolah yang berada di desa hutan sebagai subyek riset diantaranya Sekolah Dasar Negeri 1 Selogender, Sekolah Dasar Negeri 2 Kepoh, dan Sekolah Dasar Negeri 4 Bangkleyan. Hasil riset menunjukkan bahwa untuk menyongsong merdeka belajar di era Industri 4.0, kepala sekolah dasar yang menerapkan gaya kepemimpinan transformasional harus memenuhi beberapa kriteria, seperti memiliki pola pikir visioner dalam perkembangan IPTEK, jiwa inspirator yang mencerminkan pengaruh idealis, adaptasi yang baik terhadap bawahan, terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan mampu memotivasi guru untuk mencapai tujuan organisasi sebagai kebanggaan dan aktualisasi diri. Karakteristik tersebut dipengaruhi oleh kemampuan intern kepala sekolah. Faktor-faktor yang mempengaruhi gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah dasar dalam menyongsong merdeka belajar di era Industri 4.0 meliputi karisma, pengaruh idealis, konsiderasi individu, stimulus intelektual, dan motivasi inspirasional.
Junior High School Teachers’ Competence in Developing 2013 Curriculum Learning Materials Rusydi Ananda; Maharani Sartika Ritonga; Aidil Ridwan Daulay; Pauli Anggraini; Hasnan Abdi; Addurun Nafis Harahap; Mashabi M. Noor Ritonga
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4848

Abstract

Due to technological advancements, educators must choose effective teaching materials that meet students' developmental needs. The purpose of this study is to evaluate teachers' capacity to create instructional materials for the 2013 curriculum at SMP IT Raudlatul Jannah Gayo Lues in Aceh. This study employs a qualitative methodology and a descriptive study design. Data gathering methods include observation, interviews, and documentation studies. After data analysis using data reduction techniques, conclusions are drawn by presenting the data. After passing a triangulation methodology test to ensure that the findings (research data) matched at least three different methods and data sources, the data was deemed genuine (informants). The study's findings revealed that: (1) the teacher's ability to plan a productive week by keeping track of the academic calendar; (2) the teacher's ability to put together an annual program (prota) in accordance with the curriculum and instructional materials; (3) the teacher's ability to set up semester programs in accordance with efficient study hours to meet the completion goals for each basic competency (KD) subject; and (4) the teacher's ability to create lesson plans (RPP). As a result, it was determined that the ability of the teachers at Raudlatul Jannah Gayo Lues Middle School to create learning resources was effective and good in accordance with the school's vision, mission, and goals.
Internalization of Exemplary Values in Elementary Age Children (6-12 Years) through the Code of Ethics of the Teaching Profession Amiruddin Amiruddin; Amiruddin Siahaan; Three Wulan Ramadhani; Sitti Isni Azzaah; Rizka Amalia Rahmadhani
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4755

Abstract

Demoralization and dehumanization are critical factors that must be considered by the teacher while speaking to the student since they are frequently linked to the teacher's sincerity in delivering the code of ethics for the discipline. The most effective internalization of educational values from teachers to students is through the exemplary method. The role model displayed by the teacher refers to the code of ethics of the teaching profession, including for elementary age children (6-12 years). This study aims to analyze the internalization of exemplary values in elementary age children through the code of ethics of the teaching profession. This type of research includes a qualitative approach with library research methods. Sources of data and materials for analysis of the study use scientific literature relevant to the topic of discussion, including books, articles, seminar proceedings, and final assignments (thesis, dissertation). The data is obtained from credible sources such as Google Scholar and Sinta. The results of this study conclude that the code of ethics is a form of regulation regarding teacher attitudes and morals in educating, teaching, and being a role model for their students, all of which have been agreed upon which have been established for all teachers in Indonesia, so that what is done by the teacher can be accounted for. and accepted by society. Furthermore, the teacher's code of ethics needs to fulfill several conditions that make the teacher said to be professional, namely a teacher must have talent and expertise, especially in understanding the character of students, and their behavior so that a teacher is said to have a healthy physical and mental health.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu Menggunakan Model Kooperatif Tipe Make A Match Lisa Nurlazi Putri; Mai Sri Lena
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4919

Abstract

Alasan dilakukannya penelitian ini yaitu pasifnya kegiatan pembelajaran yang terjadi di dalam kelas sehingga berpengaruh pada nilai peserta didik, oleh karenanya peneliti melakukan riset dengan tujuan untuk meningkatkan nilai peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu menggunakan model kooperatif tipe make a match (MAM) di SDN 07 Koto Panai Kabupaten Pesisir Selatan tepatnya di kelas V. Penelitian ini ialah jenis penelitian tindakan kelas atau biasa disingkat PTK dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini yaitu guru dan  peserta didik di kelas V yang terdiri dari 26 orang peserta didik dan 1 orang guru kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus sehingga diperoleh hasil berikut: a) Persentase ketuntasan penilaian RPP pada siklus I 76,14%, dan siklus II 97,7%. b) Persentase ketuntasan aspek guru siklus I 79,54%, dan siklus II 97,7%. c) Persentase ketuntasan aspek peserta didik pada siklus I 79,54%, dan pada siklus II 97,7%. d) Rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I 70,69%, dan siklus II 83,03%. Data tersebut bukti bahwa dengan menerapkan model make a match di sekolah dasar dapat menunjang hasil belajar peserta didik menjadi meningkat.
Efektivitas Quizizz dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar Septivianti Putri Indra Nirmalasari; Maria Melani Ika Susanti
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4926

Abstract

Adanya pandemi mengakibatkan perubahan pelaksanaan pembelajaran dari luring menjadi daring. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana desain, implementasi, evaluasi dan hasil efektivitas penggunaan alat Quizizz untuk meningkatkan capaian belajar peserta didik. penelitian menggunakan jenis kuantitatif dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Uji hipotesis dilakukan dengan uji statistik jenis nonparametrik yaitu uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney U serta uji Mann-Whitney U untuk n-gain score dan pengujian efektivitas pada penelitian dilakukan dengan uji Mann-Whitney U menggunakan rumus n-gain. Hasil penelitian yakni pada uji hipotesis menggunakan uji Mann-Whitney U didapatkan hasil pada nilai tes akhir, nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Pada uji Mann-Whitney U untuk nilai n-gain test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti implementasi webtool Quizizz efektif pada capaian belajar peserta didik. Kemudian pada uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi sebesar < 0,05 dengan penjabaran pada kelas percobaan nilai signifkansi yang diperoleh yakni sebesar 0,000. Sehingga, penggunaan Quizizz meningkatkan capaian belajar peserta didik.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar terhadap Pemahaman P5 bagi Siswa Sekolah Dasar Emy Yunita Rahma Pratiwi; Ratih Asmarani; Lina Sundana; Desty Dwi Rochmania; Claudya Zahrani Susilo; Anggara Dwinata
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4998

Abstract

Berdasarkan observasi di SDN Kepanjen 1 Jombang, bahwa kesiapan dan keaktifan peserta didik masih rendah pada kegiatan pembelajaran P5 dengan penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan kurikulum merdeka dan merdeka belajar di SDN Kepanjen 1 Jombang dalam kaitannya dengan kegiatan pada Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bagi siswa kelas I dan IV. Dalam riset ini, peneliti menerapkan metode kuantitatif dengan sampel yang diambil secara acak. Sampel dalam riset ini berjumlah 35 responden dimana didapatkan melalui teknik purposive sampling. Data-data dikumpulkan melalui observasi, interview dan juga penyebaran angket. Berlandaskan pada riset, kesimpulan yang bisa diperoleh adalah ditemukan adanya dampak penerapan kurikulum merdeka belajar pemahaman P5 murid kelas I dan IV di Sekolah Dasar Negeri Kepanjen 1 Jombang. Kurikulum merdeka belajar bisa diimplikasikan dengan maksimal sehingga bisa berdampak positif untuk siswa dan sistem pendidikan. Dibuktikan dari hasil perhitungan Pearson Product Moment, yaitu rxy sebesar 0,88, maka Ha disetujui namun Ho tidak disetujui. Oleh karena itu, disimpulkanbahwa ditemukan adanya dampak positif dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar terhadap pemahaman P5 siswa.Langkah startegis terdekat dalam penerapan implementasi kurikulum ini adalah membangun kelompok percepatan implementasi untuk memberikan pendampingan pada siswa dan guru yang mempunyai hambatan dalam menerapkan kegiatan pembelajaran.
Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Arwiyanti Arwiyanti; Apit Fathurohman; Mazda Leva Okta Safitri
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4405

Abstract

Kurikulum dikembangkan berdasarkan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan mempengaruhi nilai sosial, kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Metode yang digunakan pada penelitian ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sekolah belum melakukan implementasi kurikulum merdeka disebabkan adanya faktor yaitu sarana prasarana, belum ada kesiapan guru, dan peserta didik belum dikelompokkan berdasarkan karakteristik masing-masing. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, untuk pengimplementasikan kurikulum merdeka mungkin butuh beberapa waktu untuk sekolah beradaptasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belum memadai karena kekurangan dari sarana prasarana, guru-guru dan media pembelajaran, meskipun begitu kegiatan pembelajaran guru menanamkan dan mengaitkan profil pelajar Pancasila pada materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dikategorikan belum siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Profil Grup Musik Autic Band di Sekolah Luar Biasa (SLB) Citra Stiati; Irdamurni Irdamurni
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5043

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi peneliti menemukan anak gangguan spektrum autisme (GSA) yang terisolasi dan memiliki kesibukan sendiri-sendiri tergabung kedalam sebuah grup band hingga memiliki prestasi yang gemilang di bidang seni musik, dimana keterbatasan yang mereka miliki tidak dijadikan sebagai hambatan untuk mendapatkan prestasi. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana cara latihan yang dilakukan guru untuk mengembangkan kemampuan yang dimiliki masing-masing anak GSA sejak awal sampai berprestasi di bidang seni musik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, dengan sumber data utama dan sumber data pendukung. Teknik dalam pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi dokumentasi, serta alat pengumpulan data penelitin ini peneliti sendiri. Hasil penelitian ini menggambarkan profil grup musik autic band di SLB Autisma YPPA Padang. Proses awal pembentukan grup autic band yang dimulai dari dilakukannya asesmen dan seleksi sehingga ditemukanlah anak yang memiliki bakat dibidang musik dan timbulah ide guru musik untuk melakukan kolaborasi, dalam proses pembentukan grup band ini setiap anak memiliki karakteristik yang berbeda, perubahan perilaku yang terjadi hingga prestasi yang sudah di capai. Dan strategi demonstrasi yang digunakan guru musik dalam mengajarkan musik bagi anak gangguan spektrum autisme. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai Role model bagi anak berkebutuhan khusus lainnya untuk tetap berprestasi meskipun memiliki keterbatasan.
Pengembangan E-Modul Tematik Terpadu dengan QR-Code Berbasis Model ARIAS pada Pembelajaran Tematik Sekolah Dasar Amirah Nur Reski; Risda Amini
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4927

Abstract

Era revolusi industri merupakan saat dimana  segala informasi  dari seluruh penjuru dunia dapat diperoleh tanpa terhalang batasan baik ruang maupun waktu. hal ini terlihat dari berkembangnya IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan  Teknologi) secara pesat. Perkembangan teknologi juga mempengaruhi dunia pendidikan, salah satunya dalam pelaksanaan pembelajaran. Namun dalam penerapannya di lapangan, penggunaan teknologi dalam pembelajaran masih belum diterapkan secara maksimal. Menurut hasil penelitian awal, guru hanya menggunakan modul konvensional, yang membuat siswa kurang bersemangat untuk terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Pembelajaran berbasis IT dengan memanfaatkan E-Modul harus dikembangkan sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah  membuat E-Modul Tematik Terpadu dengan QR-Code untuk tema 5 kelas III Sekolah Dasar. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian R&D  (Research & Development) serta adapun model penelitian yang digunakan yakni adalah model ADDIE yang terdiri atas lima Langkah yakni analisis (analysis), perancangan (design), pengembangan (development), penerapan (implementation), dan yang terakhir evaluasi (evalution). Berdasarkan hasil uji coba kevalidan dapat dilihat dari hasil validasi materi , Bahasa dan media dengan rata-rata presentase sebesar 94,72 %, denga kategori sangat valid. Adapun hasil praktikalitas E-Modul bias terlihat dari hasil respon peserta didik dengan presentase sebesar 97,87%  dan hasil respon guru dengan presentase sebesar 87,5 % dengan kategori sangat praktis. Sehingga, dapat diambil kesimpulan bahwa E-Modul ini telah valid dan praktis pada kelas III Sekolah Dasar.
Perbandingan Metode SQ3R Metode CIRC terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa Ilham Ilham; Munirah Munirah; Muhammad Akhir
Jurnal Basicedu Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.5060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion)  terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV sekolah dasar wilayah empat kelurahan batangkaluku kecamatan sumba opu kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy eksperimental design type nonequivalent multiple-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah Gugus 4 kecamatan Somba Opu kabupaten Gowa yang berjumlah 2 dengan jumlah sampel 58 siswa menggunakan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik tes untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman dengan memberikan soal essay berjumlah 4 nomor. Hasil penelitian beradasarkan uji hipotesis tentang perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) posttest kelas eksperimen I dan eksperimen II menggunakan uji independent sample t test diperoleh nilai signifikan = 0,045 lebih kecil dari pada 0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan metode SQ3R dan CIRC. Kemudian hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t test tentang perbandingan metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa, diperoleh nilai  signifikan = 0,000 lebih kecil dari pada 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap metode SQ3R (survey question read recite review) dan metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion). Dimana metode CIRC (cooperative integrated reading and compotion) lebih unggul dibandingkan metode SQ3R (survey question read recite review)

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 7, No 1 (2023): February Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue