Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Arwiyanti Arwiyanti; Apit Fathurohman; Mazda Leva Okta Safitri
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4405

Abstract

Kurikulum dikembangkan berdasarkan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan mempengaruhi nilai sosial, kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Metode yang digunakan pada penelitian ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sekolah belum melakukan implementasi kurikulum merdeka disebabkan adanya faktor yaitu sarana prasarana, belum ada kesiapan guru, dan peserta didik belum dikelompokkan berdasarkan karakteristik masing-masing. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, untuk pengimplementasikan kurikulum merdeka mungkin butuh beberapa waktu untuk sekolah beradaptasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belum memadai karena kekurangan dari sarana prasarana, guru-guru dan media pembelajaran, meskipun begitu kegiatan pembelajaran guru menanamkan dan mengaitkan profil pelajar Pancasila pada materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dikategorikan belum siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Kesiapan Guru Sekolah Dasar terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Arwiyanti Arwiyanti; Apit Fathurohman; Mazda Leva Okta Safitri
Jurnal Basicedu Vol 6, No 6 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4405

Abstract

Kurikulum dikembangkan berdasarkan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi akan mempengaruhi nilai sosial, kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan guru sekolah dasar dalam implementasi kurikulum merdeka. Metode yang digunakan pada penelitian ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapatkan hasil bahwa sekolah belum melakukan implementasi kurikulum merdeka disebabkan adanya faktor yaitu sarana prasarana, belum ada kesiapan guru, dan peserta didik belum dikelompokkan berdasarkan karakteristik masing-masing. Berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, untuk pengimplementasikan kurikulum merdeka mungkin butuh beberapa waktu untuk sekolah beradaptasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka belum memadai karena kekurangan dari sarana prasarana, guru-guru dan media pembelajaran, meskipun begitu kegiatan pembelajaran guru menanamkan dan mengaitkan profil pelajar Pancasila pada materi yang dipelajari. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa kesiapan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dikategorikan belum siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Development of Scrapbook Learning Media in Indonesian Language Content for Class III Primary School Marwan Pulungan; L. Laihat; Siti Dewi Maharani; Berta Herdiana; Mazda Leva Okta Safitri
Research and Development in Education (RaDEn) Vol. 4 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/raden.v4i2.35357

Abstract

Based on the results of pre-research activities through observations and interviews conducted by researchers in class III at SD Negeri 05 Indralaya, various problems in learning activities were revealed. Scrapbooking is an example of a very interesting still visual media, referring to the art of sticking photos or drawings on paper and turning them into creative works. This research aims to produce valid and effective learning media products. Media validity, teacher response, and student response to scrapbook learning media in Indonesian language content. The type of research used is Research and Development (R&D) with the ADDIE development model with five stages consisting of Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. The research subjects were 1 teacher and 15 students. Data collection was carried out based on the results of material expert and media expert validation sheets, teacher response questionnaire sheets student responses, interviews, and documentation. Validation from material experts with a score percentage of 96.42% which is categorized as very valid. Validation from media experts with a score percentage of 90.6% which is categorized as very valid. The teacher response questionnaire resulted in a percentage score of 100% which was categorized as very good. Student response questionnaire with 2 trials, namely the small group got a percentage result of 88.88% in the very good category, and the large group got a percentage result of 84.44% in the very good category. Thus, the product in the form of scrapbook learning media is valid and effective for use as a learning media.
Analisis Penerapan Program Literasi Membaca dan Menulis pada Siswa Sekolah Dasar dalam Era Digital: Studi Kualitatif Abdulah; Nurul Mutmainnah; Mazda Leva Okta Safitri; Bayu Prasodjo
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tantangan literasi di era digital menuntut penguatan kemampuan membaca dan menulis sejak jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan peran dan manfaat program literasi membaca dan menulis dalam era digital pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan di SDS Tunas Sejahtera Sungai Tembaga, tepatnya di Kecamatan Empanang Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program literasi membaca dan menulis dalam Era Digital memberikan dampak yang positif terhadap kemampuan siswa sekolah dasar dalam memahami suatu bacaan/teks. Melalui program literasi, siswa dapat lebih mudah dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah. Selain itu program literasi yang diterapkan secara berkelanjutan juga dapat meningkatkan keterampilan menulis yang lebih rapi pada siswa. Temuan ini memberikan gambaran bagaimana inisiatif literasi yang dirancang dalam konteks era digital dapat memperkuat keterampilan belajar dasar dan mendukung efektivitas proses pembelajaran di sekolah dasar, bahkan di daerah yang memiliki tantangan geografis dan akses digital.
Improving Early Reading Skills Through Letter-Matching Games Mazda Leva Okta Safitri; Meilani Tirta Sari; Abdulah; Ilham Arya Susanto; Nurdin Kamil
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i2.1135

Abstract

This study aimed to improve early reading skills and student activeness through the use of letter-matching games in Grade I of one public elementary school in Palembang City. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in three cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects were 32 first-grade students. Data were collected through reading tests and observation sheets to measure students’ early reading abilities and learning activeness. The results showed a significant improvement in both early reading skills and student activeness across the three cycles. In Cycle I, the average reading score was 66.6 with a mastery percentage of 34%, and student activeness reached 63.4%. In Cycle II, the average score increased to 90.71 with a mastery percentage of 87%, while student activeness rose to 94%. In Cycle III, the average score further improved to 92.12 with a mastery percentage of 90%, and student activeness reached 96%. These results exceeded the predetermined success indicators, which required at least 80% of students to achieve mastery and a minimum of 75% student activeness. The findings indicate that the use of letter-matching games is effective in enhancing early reading skills and increasing student activeness. Therefore, letter-matching games can be recommended as an engaging and effective instructional strategy for early reading instruction in elementary schools.
The Influence of Children's Storybooks on Reading Interest in Elementary Schools Aswasulasikin; Mazda Leva Okta Safitri; Nurdin Kamil; Bunda Harini; Meilani Tirta Sari
Journal of Educational Studies Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/jes.v4i1.2418

Abstract

This study aimed to examine the effect of children’s storybooks on elementary school students’ reading interest. The research employed a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The participants consisted of 54 fourth-grade students aged 9–10 years from a public elementary school in Indonesia, consisting of 25 males and 29 females. The students were divided into three groups: 18 students in the control class, 18 in experimental class 1, and 18 in experimental class 2. Data were collected using a reading interest questionnaire administered during pretest and posttest, supported by observation and documentation. The data were analyzed quantitatively using paired samples t-tests to examine within-group differences and additional analyses, including independent samples t-tests and one-way ANOVA, to compare differences between groups. The results showed no significant difference in the reading interest of students in the control class. In contrast, significant improvements were found in both experimental classes after the implementation of children’s storybooks. Furthermore, the between-group analysis indicated that the experimental groups demonstrated greater improvement compared to the control group. These findings suggest that the use of children’s storybooks has a positively and statistically significant effect on improving students’ reading interest. Therefore, children’s storybooks can be considered an effective instructional medium to enhance reading interest among elementary school students.