cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 828 Documents
Analisis Warna pada Ruang Kelas PAUD EGIS Surakarta terhadap Konsentrasi Anak Wiwitaneo Nurmisspa Aguabila Pehade; Muhammad Siam Priyono Nugroho
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warna adalah salah satu komponen kunci dalam perancangan ruang kelas yang mempengaruhi fokus konsentrasi anak-anak di usia dini. Warna juga merupakan elemen visual utama dalam ruang kelas PAUD yang berperan penting dalam membentuk suasana belajar dan memengaruhi konsentrasi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan warna pada ruang kelas PAUD EGIS Surakarta serta pengaruhnya terhadap konsentrasi anak selama proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan acuan Munsell Color System sebagai alat klarifikasi warna objektif, didukung teori psikologi warna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi visual ruang kelas PAUD EGIS Surakarta, studi literatur, serta kuisioner kepada empat orang guru TK IT MTA Sukoharjo terhadap 4 kelas dengan warna berbeda.Hasil analisis menunjukan bahwa proporsi visual pada warna desain ruang kelas PAUD EGIS didominasi oleh spektrum warna dingin sebesar 77,7%, dengan warna hijau sebagai warna dominan (44,4%) dan biru sebagai warna pendukung fokus (33,3%). Dominasi warna dingin ini berperan dalam menciptakan suasana tenang, menurunkan rangsangan berelbih, serta mendukung fase konsentrasi anak. Sementara itu, warna hangat seperti merah dan oranye sibatasi penggunaan dibawah 22,2% sebagai aksen visual untuk menghindari distraksi dan kelelahan visual. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perancangan warna ruang kelas PAUD yang mendukung konsentrasi dan kenyamanan belajar anak usia dini.
Evaluasi Desain Sirkulasi Vertikal Horizontal pada Stasiun KRL Sudirman terhadap Aksesibilitas Penumpang Muhamad Rizqi Mustaqim; Muhammad Siam Priyono Nugroho
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun KRL Sudirman memiliki tingkat kepadatan penumpang tinggi pada jam sibuk, sehingga sistem sirkulasi berpengaruh besar terhadap kelancaran dan aksesibilitas pengguna. Kondisi eksisting menunjukkan terjadinya konflik arus pada koridor, peron, serta elemen sirkulasi vertikal akibat keterbatasan ruang dan belum optimalnya pengaturan jalur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi desain sirkulasi vertikal dan horizontal Stasiun KRL Sudirman berdasarkan prinsip Universal Design. Metode yang digunakan adalah evaluatif-kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa lebar koridor dua arah belum memadai, terjadi penumpukan pada tangga dan eskalator, serta akses lift belum terintegrasi dengan alur utama pergerakan. Rekomendasi difokuskan pada pelebaran koridor kritis, pemisahan arus penumpang datang dan berangkat, penataan ulang sirkulasi vertikal, serta penguatan peran lift sebagai jalur akses utama bagi pengguna difabel.
Implementasi Desain Coffee Shop dengan Konsep Klasik Modern di Klaten Brillian Trialdhi Sulistyanto; Dhani Mutiari
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan coffee shop ini mengusung pendekatan arsitektur klasik modern yang dipadukan dengan nilai-nilai kearifan lokal Kabupaten Klaten sebagai identitas kawasan. Pendekatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pelestarian karakter arsitektur lokal yang mulai tergerus serta tuntutan akan ruang komunitas yang estetik dan fungsional bagi generasi muda, sekaligus sebagai upaya menciptakan nilai tambah pada sektor ekonomi kreatif. Tujuan penelitian ini adalah merancang coffee shop yang mampu menjawab permasalahan tersebut melalui penguatan identitas lokal dalam desain arsitektur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi lapangan dan studi literatur. Studi lapangan dilakukan untuk memahami kondisi tapak, lingkungan sekitar, serta karakter lokal, sedangkan studi literatur digunakan untuk memperkuat landasan teori terkait arsitektur klasik modern, kearifan lokal, dan perancangan coffee shop. Hasil perancangan menghasilkan sebuah coffee shop yang memiliki identitas visual kuat, autentik, dan relevan dengan perkembangan gaya hidup masyarakat saat ini, serta dapat menjadi model bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi dalam mempromosikan Kabupaten Klaten sebagai destinasi wisata budaya dan kuliner yang modern.
Strategi Penerapan Desain Adaptif Rumah Dua Lantai dalam Merespon Pertumbuhan Keluarga: Studi Kasus Rumah Ibu Saras di Magelang Fitria Hanan Abidah; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal merupakan tempat untuk manusia tinggal jangka panjang yang mewadahi seluruh aktivitas dan kebutuhan penggunanya. Perubahan kebutuhan ruang yang muncul seiring berjalannya waktu dalam tahap menghuni menyebabkan rumah tinggal memerlukan desain yang mampu untuk terus beradaptasi terhadap perubahan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, studi literatur, dokumentasi, dan analisis desain. Hasil dari penelitian strategi penerapan desain adaptif pada rumah dua lantai ini menunjukkan bahwa konsep desain adaptif pada rumah tinggal memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan ruang keluarga yang dinamis dari waktu ke waktu. Modifikasi yang dilakukan demi memenuhi perubahan kebutuhan ruang berupa penambahan partisi, perubahan tata letak furniture, dan perubahan fungsi ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep adaptif desain pada rumah tinggal dapat menjadi solusi yang relevan bagi perubahan kebutuhan ruang atas berkembangnya keluarga.
Optimalisasi Kenyamanan Termal Studio Nyiku Design melalui Modifikasi Material Insulasi Panas dalam Ruang Dwi Salsabila Syafiyah; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal ruang kerja sangat penting untuk meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pengguna ruang kerja. Studio Nyiku Design sebagai ruang kerja arsitektur menggunakan material spandek pada lapisan dinding luar, yang memiliki konduktivitas panas tinggi dan berpotensi menyebabkan peningkatan suhu ruang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi termal ruang Studio Nyiku Design, persepsi pengguna tentang kenyamanan termal, dan menentukan material insulasi dinding yang paling cocok untuk meningkatkan kenyamanan termal di ruang studio arsitektur Nyiku Design. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif yang menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari studi literatur terkait kenyamanan termal, standar SNI dan ASHRAE, serta karakteristik material insulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi termal eksisting Studio Nyiku Design belum memenuhi standar kenyamanan termal, terutama pada rentang waktu siang hingga sore hari, dan berdampak pada penurunan kenyamanan serta produktivitas pengguna. Dari hasil analisis material, polyurethane foam memiliki kinerja termal terbaik secara teoritis, namun kurang aplikatif untuk bangunan kerja skala kecil. Glasswool dinilai sebagai material insulasi yang paling efektif dan aplikatif, dengan ketebalan sekitar ±7 cm, karena mampu mereduksi panas secara signifikan serta mudah diterapkan pada sistem dinding eksisting. Penerapan glasswool diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan termal ruang dan mendukung produktivitas pengguna secara berkelanjutan.
Analisis Prinsip Arsitektur Tropis Modern terhadap Kualitas Pencahayaan Alami pada Rumah Bias Frederik Yulistiyo; Dhani Mutiari
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman, kebutuhan desain rumah menuntut bangunan yang mampu merespons kondisi iklim tropis di Indonesia. Kondisi tersebut dapat mendorong perkembangan desain rumah yang mampu menerapkan prinsip arsitektur tropis modern dengan mengoptimalkan pencahayaan alami sebagai strategi desain pasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan arsitektur tropis modern serta menilai kualitas pencahayaan alami pada Rumah Bias berdasarkan standar SNI 03-6575-2001. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan metode kualitatif untuk menganalisis penerapan prinsip arsitektur tropis modern dan metode kuantitatif melalui simulasi pencahayaan alami menggunakan DIALux Evo 13. Simulasi dilakukan pada tiga waktu, yaitu pukul 09.00, 12.00, dan 15.00 WIB, untuk memperoleh nilai iluminasi (lux) pada setiap ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang-ruang yang mempunyai bukaan besar dan orientasi yang sesuai memiliki nilai iluminasi yang memenuhi standar SNI. Sebaliknya, ruang yang memiliki bukaan terbatas dan orientasi yang kurang sesuai menunjukkan nilai iluminasi yang belum memenuhi standar. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip arsitektur tropis modern memiliki keterkaitan terhadap kualitas pencahayaan alami pada Rumah Bias sebagai bangunan rumah tinggal.
Studi Kebutuhan Ruang, Sirkulasi, dan Privasi pada Konsep Rumah Tinggal Two-Unit House Naufal Hilman D.E. Purwadi Putra; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang berkelanjutan berdampak pada semakin terbatasnya ketersediaan lahan, sehingga hunian vertikal menjadi salah satu solusi pemenuhan kebutuhan ruang, termasuk konsep rumah tinggal two-unit house. Hunian yang dihuni oleh lebih dari satu keluarga ini menghadirkan tantangan perancangan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan ruang tiap unit, pengaturan sirkulasi, serta penetapan batas privasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi aspek kebutuhan ruang, sirkulasi, dan privasi sebagai faktor utama kenyamanan rumah tinggal dengan menggunakan metode design-based research yang dilakukan melalui tahapan evaluasi desain awal, permasalahan desain, dan perumusan rekomendasi desain untuk tahap selanjutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada studi kasus rumah tinggal di Palur, kebutuhan ruang kedua keluarga diupayakan memenuhi standar, namun karena keterbatasan lahan, persinggungan sirkulasi masih terjadi terutama pada ruang privat dan semi-privat, seperti ruang tidur anak, dapur, dan koridor tangga yang berdampak pada menurunnya tingkat privasi penghuni. Rekomendasi desain untuk memenuhi kebutuhan rumah tinggal dengan konsep two-unit house dapat dilakukan dengan penerapan ruang yang lebih efisien atau penambahan lantai untuk kegiatan bersama. Perencanaan sirkulasi yang terpisah menjadi strategi utama untuk meningkatkan kenyamanan dan privasi hunian two-unit house.
Optimalisasi Courtyard untuk Pencahayaan: Studi Kasus Rumah Lahan Terbatas di Gumpang, Kartasura Maulida Cahya Kamila; Rini Hidayati
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencahayaan alami merupakan elemen krusial dalam menciptakan kenyamanan termal dan efisiensi energi pada hunian, terutama di kawasan pemukiman padat dengan lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan courtyard sebagai solusi peningkatan intensitas cahaya alami pada sebuah rumah tinggal di Kelurahan Gumpang, Kartasura. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melakukan observasi lapangan dan simulasi menggunakan software Dialux Evo. Hasil observasi menunjukkan bahwa tanpa adanya bukaan tengah, sebagian besar area interior memiliki intensitas cahaya yang sangat rendah (mendekati 0 lux), sehingga sangat bergantung pada pencahayaan buatan di siang hari. Melalui integrasi courtyard pada titik strategis yang sebelumnya memiliki nilai lux terendah, distribusi cahaya menjadi lebih merata dan mampu mencapai standar SNI 03-6575-2001 (250-350 lux). Penelitian ini menyimpulkan bahwa courtyard berfungsi secara efektif sebagai "sumbu cahaya" yang memutus kegelapan di area terdalam bangunan sekaligus meningkatkan kualitas ruang secara visual dan fungsional.
Iterasi Redesain Rumah Tropis: Cahaya Pagi Timur dan Kamar Utama Depan Wahyu Oktavian; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Riset ini mengkaji iterasi redesain rumah tinggal tropis pada lahan seluas 311, 53 m² dengan luas bangunan lantai 1 sebesar 244, 15 m² serta lantai 2 sebesar 147, 64 m². Fokus utama merupakan pemindahan ruang keluarga serta ruang makan dari area barat ke area timur untuk mengoptimalkan sinar pagi natural, dan pemindahan kamar utama dari belakang ke area depan guna tingkatkan efisiensi sirkulasi.Metode yang digunakan merupakan redesain iteratif berbasis AutoCAD untuk modifikasi denah serta SketchUp untuk modeling 3D dan simulasi shadow sinar pagi. Hasil menampilkan kalau orientasi timur pada ruang keluarga serta makan tingkatkan iluminasi pagi jadi 350-450 lux dan kurangi temperatur sore sampai 3-5°C lewat bukaan lebar, void vertikal, dan greenery. Memposisikan kamar utama di depan memperpendek jarak sirkulasi sampai 70% sembari mempertahankan sinar pagi maksimal( 300-400 lux), dengan privasi serta mitigasi kebisingan terjaga lewat elemen Bioklimatik pendukung.Redesain menciptakan konsep "Tropical Serenity House" yang lebih adaptif terhadap hawa tropis, tingkatkan kenyamanan termal, efisiensi tenaga, serta fungsionalitas ruang tanpa peningkatan luas bangunan. Riset ini memberikan saran instan untuk desain rumah tinggal/hunian berkelanjutan di Indonesia.
Peran Elemen Arsitektural dalam Pembentukan Restorative Space pada Kamar Mandi Rumah Modern berdasarkan Attention Restoration Theory Mohammad Fakhri Rabbani; Wisnu Setiawan
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan isu kesehatan mental dan fenomena burnout di kawasan urban menuntut hadirnya ruang pemulihan (restorative space) di dalam hunian. Dalam konteks tersebut, kamar mandi memiliki potensi sebagai escape space privat karena tingkat privasi dan intensitas penggunaannya dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keterkaitan elemen arsitektural terhadap pembentukan suasana restoratif pada kamar mandi rumah modern berdasarkan kerangka Attention Restoration Theory (ART). Penelitian menggunakan pendekatan Evidence-Based Design melalui simulasi visual desain kamar mandi dengan variasi elemen arsitektural. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner skoring dan wawancara mendalam terhadap responden dengan karakteristik ekstrem (outliers) untuk mengungkap perbedaan persepsi antara kelompok ahli dan pengguna awam. Pendekatan ini digunakan untuk menelusuri titik kritis kenyamanan, privasi, dan persepsi restoratif yang tidak selalu tercermin pada nilai rata-rata responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya polarisasi persepsi, khususnya pada elemen transparansi visual. Transparansi dimaknai sebagai perluasan ruang oleh kelompok ahli, namun dipersepsikan sebagai visual vulnerability yang memicu kecemasan oleh sebagian pengguna awam. Tahap intervensi desain membuktikan bahwa penerapan bukaan vertikal (skylight) dengan filter kisi-kisi, kontrol elemen biofilik melalui taman kering (dry garden), serta koherensi material monokromatik mampu meningkatkan persepsi keamanan psikologis tanpa menghilangkan koneksi dengan alam. Temuan ini merumuskan prinsip Layered Privacy sebagai pendekatan desain kamar mandi restoratif pada hunian modern.