cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Gedung H - Kampus 2 UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
ISSN : -     EISSN : 27218686     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SIAR atau yang lebih dikenal dengan Seminar Ilmiah Arsitektur adalah rangkaian seminar nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 828 Documents
Kajian Sirkulasi Efisiensi pada Desain Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta dengan Analisis Space Syntax Muhammad, Zaki Ari; Arsandrie, Yayi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warehouse farmasi memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran distribusi obat, sehingga membutuhkan sistem sirkulasi dan keterhubungan ruang yang efisien serta sesuai dengan ketentuan regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan sistem sirkulasi pada desain eksisting Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta yang belum beroperasi menggunakan pendekatan Space Syntax melalui aplikasi DepthmapX. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial, yang meliputi kajian denah perancangan, identifikasi alur sirkulasi distribusi obat dan pergerakan staf, serta analisis keterhubungan ruang menggunakan pendekatan Space Syntax dengan bantuan aplikasi DepthmapX Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) BPOM telah tercermin melalui pembagian zona utama, namun efisiensi sirkulasi belum terbentuk secara optimal. Pada lantai satu, sistem sirkulasi relatif efisien karena didukung oleh tingkat keterhubungan ruang yang tinggi dan alur pergerakan yang jelas, sehingga mendukung proses distribusi obat. Sebaliknya, pada lantai dua dan lantai tiga, pola sirkulasi menunjukkan ketidakseimbangan akibat keterputusan hubungan antar ruang, yang berpotensi menimbulkan pergerakan tidak efektif, ruang terisolasi, serta keterbatasan akses antara area gudang dan ruang kerja staf. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi sirkulasi dalam desain warehouse farmasi sangat bergantung pada konfigurasi ruang serta hubungan antar fungsi. Selain itu, analisis Space Syntax berperan sebagai alat bantu yang efektif dalam mengidentifikasi masalah dan potensi perbaikan sistem sirkulasi agar desain warehouse farmasi lebih efisien dan sesuai dengan standar distribusi obat.
Evaluasi Fungsi dan Durabilitas pada Area Parkir Kos Gamersi 06 Gonilan, Sukoharjo Nazhirah, Aura Aulia; Setyowati, Suryaning
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kos Gamersi 06 terletak di Gonilan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah merupakan salah satu hunian mahasiswa di kawasan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Hunian ini memiliki intensitas penggunaan area parkir yang tinggi karena mayoritas penghuninya menggunakan sepeda motor. Kondisi tersebut membuat pemilihan material dan tata letak area parkir harus mendukung fungsi, keamanan, dan kenyamanan penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan material keramik pada area parkir Kos Gamersi 06 berdasarkan aspek fungsi dan durabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, dokumentasi, kuesioner serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun lantai parkir dengan material keramik tidak mengalami keretakan setelah 3 tahun karena berada dalam bangunan tertutup, material ini memiliki tingkat kelicinan yang tinggi dan kurang sesuai untuk menahan beban kendaraan secara berulang. Selain itu, tata letak area parkir turut memengaruhi tingkat kenyamanan dan keselamatan penghuni. Berdasarkan analisis dan kajian pustaka, material seperti paving block, beton, dan aspal dinilai lebih sesuai dan aman digunakan. Penelitian ini menunjukkan keterkaitan antara pemilihan material lantai dan tata letak area parkir dalam perancangan fasilitas parkir pada hunian kos. Oleh karena itu, pemilik kos disarankan untuk mempertimbangkan penggunaan material alternatif guna meningkatkan keamanan dan kenyamanan penghuni.
Analisis Keberhasilan Strategi Adaptive Reuse pada Bangunan Restoran di Bandung Anggana, Aryan Rafif; Setiawan, Wisnu
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan mendorong perlunya strategi pemanfaatan bangunan eksisting yang adaptif tanpa menghilangkan nilai historis dan identitas arsitekturalnya. Adaptive reuse menjadi salah satu pendekatan relevan, khususnya pada bangunan kolonial di pusat kota. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberhasilan strategi adaptive reuse pada bangunan kolonial yang dialihfungsikan dari hunian menjadi restoran di kawasan Jalan Riau, Bandung. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan studi literatur. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis berdasarkan indikator keberhasilan adaptive reuse yang meliputi aspek fungsional, pelestarian arsitektur, ekonomi, dan keberlanjutan pemanfaatan bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptive reuse yang diterapkan berhasil mempertahankan karakter arsitektur kolonial melalui restorasi selektif elemen signifikan serta mampu mengakomodasi fungsi baru dan meningkatkan nilai guna bangunan. Namun, strategi tersebut masih menunjukkan keterbatasan dalam fleksibilitas ruang dan adaptabilitas jangka panjang. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan pendekatan Integrated Adaptive Reuse untuk mendukung keberlanjutan pemanfaatan bangunan bersejarah di kawasan perkotaan.
Optimalisasi Ventilasi Alami dalam Perencanaan Rumah Tinggal untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal Bagus Muhammad Iqbal; Fadhilla Tri Nugrahaini
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenyamanan termal merupakan aspek penting dalam perencanaan rumah tinggal, khususnya di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia. Peningkatan kebutuhan energi akibat penggunaan pendingin buatan mendorong perlunya penerapan strategis desain pasif, salah satunya melalui optimalisasi ventilasi alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan ventilasi alami dalam perencanaan rumah tinggal dapat meningkatkan kenyamanan termal penghuni. Medode penelitian yang digunakan adalah metode simulasi dengan pendekatan kualitatif, melalui studi literatur, wawancara, modeling, serta simulasi, guna mendapatkan hasil berupa orientasi bangunan, letak bukaan, tata ruang, dan arah angin. Hasil penelitian menunjukan bahwa perencanaan ventilasi alami yang optimal, melalui pengaturan orientasi bangunan, penempatan bukaan, mampu mendukung adanya ventilasi alami. Dengan demikian, optimalisasi ventilasi alami dapat berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan termal serta mendukung adanya efisiensi energi pada bangunan.
Strategi Penempatan Material Akustik pada Gedung Serbaguna Pondok Modern Darul Falah Kabupaten Subang Muhammad Rizal Rasyid Prabowo; Yayi Arsandrie
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Serbaguna Pondok Modern Darul Falah Kabupaten Subang dirancang sebagai ruang multifungsi untuk kegiatan ceramah, pembelajaran, rapat, serta pertunjukan seni dan musik, sehingga memerlukan kualitas akustik yang adaptif. Perbedaan karakter kegiatan menuntut pengendalian waktu dengung dan arah pantulan suara agar kejernihan ucapan dan kenyamanan pendengaran tetap terjaga. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi penempatan material akustik yang fleksibel pada ruang serbaguna. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan studi komparatif, dengan analisis karakteristik material berdasarkan nilai koefisien serapan bunyi Noise Reduction Coefficient (NRC), prinsip pantulan suara, serta standar akustik ISO 3382-2 dan SNI 03-6386-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar waktu dengung yang direkomendasikan untuk kegiatan ceramah dan pembelajaran adalah 0,8-1,2 detik, sedangkan untuk kegiatan seni dan pertunjukan musik adalah 1,3-1,8 detik. Rekomendasi strategi penempatan material akustik berdasarkan zona sumber bunyi, yaitu: Zona 0 (jarak 0-1,5 m) menggunakan material semi-reflektif dengan sudut kemiringan 0°-5°; Zona 1 (jarak 1,5-4 m) menggunakan material penyerap dengan sudut 5°-10°; Zona 2 (jarak 4-8 m) mengombinasikan absorber dan diffuser dengan sudut 5°-12°; dan Zona 3 (jarak >8 m) menggunakan material penyerap tinggi dengan sudut 0°-5°. Fleksibilitas penyesuaian akustik dicapai melalui penerapan panel modular dan tirai akustik yang dapat diaktifkan atau dinonaktifkan sesuai jenis kegiatannya, yaitu untuk kegiatan ceramah dan pembelajaran atau untuk kegiatan seni dan pertunjukan music.
Analisis Efisiensi Tata Ruang "Kl House" Ditinjau dari Tiga Aspek Ruang Azzah Anora Risnadewi; Fauzi Mizan Prabowo Aji
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Efisiensi tata ruang merupakan aspek penting dalam perancangan rumah tinggal, terutama pada hunian di kawasan perkotaan dengan keterbatasan lahan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis bagaimana efisien penggunaan ruang dalam rumah tinggal "KL House" dengan melihat dari tiga aspek utama, yaitu hierarki ruang, sirkulasi, dan luas efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi dokumen, yaitu dengan menganalisis gambar denah dan data perencanaan tanpa melakukan pengamatan langsung terhadap objek tersebut. Data pendukung diperoleh dari kajian literatur yang relevan dengan konsep efisiensi tata ruang rumah tinggal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KL House memiliki pembagian hierarki ruang yang jelas antara zona publik, semi-publik, privat, dan servis, sehingga aktivitas penghuni dapat berlangsung teratur dan privasi tetap terjaga. Sistem sirkulasi dirancang dengan pemisahan yang tegas antara sirkulasi utama dan sirkulasi sekunder, yang meningkatkan efisiensi pergerakan serta kenyamanan pengguna. Selain itu, analisis luas efektif menunjukkan bahwa bangunan memiliki tingkat efisiensi ruang yang baik dengan pemanfaatan ruang fungsional yang dominan dan minim ruang sisa. Dengan demikian, perancangan KL House dapat dikatakan telah menerapkan prinsip efisiensi tata ruang secara optimal dan dapat menjadi referensi dalam perancangan rumah tinggal dua lantai.
Penelitian Nilai dalam Kesesuaian Desain Tempat Wudhu Masjid Baiturahman Sumberlawang Nusantara, Alif Alindra; Indrawati, I
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tempat wudhu adalah bagian penting dalam bangunan masjid yang berfungsi sebagai fasilitas pensucian diri sebelum beribadah. Kualitas perancangan tempat wudhu sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, kebersihan, keamanan, dan keberlanjutan penggunaan masjid. Namun, dalam praktiknya, perancangan tempat wudhu sering kali belum memenuhi standar fungsional dan ergonomis, seperti masalah sirkulasi pengguna, kebersihan lantai, efisiensi penggunaan air, serta keterpisahan antara pengguna laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tempat wudhu pada masjid melalui pendekatan parameter sebagai metode evaluasi dan perancangan. Pendekatan parameter yang digunakan meliputi parameter arsitektural, fungsional, sanitasi, dan sirkulasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur, observasi lapangan, serta analisis komparatif terhadap beberapa contoh tempat wudhu masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan parameter dapat membantu mengidentifikasi permasalahan desain secara sistematis serta menghasilkan rekomendasi perancangan tempat wudhu yang lebih nyaman, higienis, aman, dan sesuai dengan prinsip arsitektur masjid. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perancang, pengelola masjid, dan akademisi dalam meningkatkan kualitas perancangan tempat wudhu.
Evaluasi Aksesibilitas dan Prinsip Desain Inklusif pada Desain Lapangan Padel di Bintaro Mufarihana, Lasalina Zerlindah; Arsandrie, Yayi
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan fasilitas olahraga modern di kawasan perkotaan mendorong meningkatnya kebutuhan akan rancangan yang tidak hanya fungsional dan komersial, tetapi juga mampu memenuhi keberagaman pengguna. Salah satu fasilitas yang berkembang pesat adalah lapangan padel, termasuk di kawasan Bintaro, Kota Tangerang Selatan. Namun, penerapan aksesibilitas dan prinsip desain inklusif pada fasilitas ini masih jarang dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian rancangan lapangan padel di Bintaro terhadap standar aksesibilitas dan prinsip desain inklusif. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif berbasis desain melalui studi literatur, studi tapak, dan analisis dokumen rancangan. Parameter evaluasi mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2017 dan prinsip Universal Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan lapangan padel belum sepenuhnya memenuhi standar aksesibilitas dan prinsip desain inklusif, terutama pada aspek perbedaan elevasi, ketiadaan ramp, keterbatasan ruang manuver, serta fasilitas pendukung yang belum aksesibel. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi desain inklusif sejak tahap perancangan agar fasilitas olahraga dapat digunakan secara setara dan ramah oleh seluruh pengguna.
Analisis Tingkat Perncahayaan Alami dan Potensi Silau pada Ruang Kerja Tamansari Hive Office Aisyah Nurul Fitri Putri Apriyanto; Muhammad Siam Priyono Nugroho
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bidang dinding kaca yang dominan pada bangunan perkantoran modern memberikan keuntungan berupa pencahayaan alami dan citra arsitektur yang modern, namun berpotensi menimbulkan permasalahan kenyamanan visual berupa silau (glare). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh orientasi dan luas bidang dinding kaca terhadap tingkat silau serta kenyamanan visual pengguna ruang kerja pada Tamansari Hive Office di Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan pengukuran intensitas pencahayaan alami menggunakan alat lux meter pada beberapa titik ruang dan rentang waktu yang berbeda. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran terhadap standar pencahayaan ruang kerja berdasarkan SNI 6197:2020 serta perhitungan Daylight Factor (DF). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas pencahayaan alami pada ruang kerja Tamansari Hive Office sebagian besar melebihi standar yang direkomendasikan, terutama pada ruang yang berdekatan dengan fasad kaca dan pada waktu pagi hingga siang hari. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh orientasi bangunan ke arah timur dan barat, luas bidang kaca yang besar, serta minimnya elemen pengendali cahaya pada fasad. Pencahayaan alami yang berlebihan menyebabkan potensi silau langsung dan silau pantulan yang mengganggu kenyamanan visual pengguna ruang kerja. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian fasad seperti penambahan shading device, penggunaan kaca berperforma tinggi, dan pe ngaturan bukaan untuk meningkatkan kenyamanan visual tanpa mengurangi manfaat pencahayaan alami.
Identifikasi Arsitektur Islam pada Desain Eksterior Interior Masjid Agung Madaniyah Karanganyar Enjelita Latifah Febriani; Widyastuti Nurjayanti
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya globalisasi, tren desain masjid di Indonesia mengalami pergeseran dari bentuk tradisional Jawa menuju gaya Timur Tengah yang monumental untuk mencitrakan Islam universal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis karakteristik arsitektur Islam Timur Tengah pada Masjid Agung Madaniyah Karanganyar serta dampaknya terhadap identitas visual kota. Menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis, data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Madaniyah secara eksplisit mengadopsi elemen khas Masjid Nabawi, seperti menara oktagonal, kubah geometris, dan payung peneduh statis. Analisis interior mengungkap penggunaan teknik Ablaq pada pilar dan lengkung tapal kuda pada mihrab yang memperkuat kesan sakral. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mengadopsi gaya asing, masjid ini mampu beradaptasi dengan iklim tropis melalui strategi pendinginan pasif marmer dan efek cerobong pada kubah. Secara teologis, desain ini berhasil mewujudkan prinsip Tauhid dan Anikonisme melalui pengorganisasian ruang terpusat dan dominasi ornamentgeometris.