cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 256 Documents
PREDIKSI RESPONS STRUKTUR GEDUNG BERDASARKAN RESPONS SPEKTRUM GEMPA INDONESIA MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SARAF TIRUAN Eki Syahyudi; Reni Suryanita; Zulfikar Djauhari
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons struktur gedung pada wilayah gempa Indonesia berdasarkan tinjauan displacement dan story drift dan mengidentifikasi keakuratan metode Jaringan Saraf Tiruan dalam memprediksi respons struktur gedung pada wilayah gempa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai respons struktur gedung terbesar terjadi di Kota Palu dengan nilai displacement 6,36x10-2 m dan story drift 6,197 x10-3 m pada mutu beton fc’ 20 MPa dengan kondisi tanah lunak. Untuk potensi Jaringan Saraf Tiruan dalam memprediksi respons struktur gedung dengan tingkat akurasi (R2) berkisar antara 96,62% hingga 99,08%, serta nilai Mean-Squared Errors (MSE) sebesar 2,95x10-7 untuk training set data dan 6,40x10-7 untuk testing set data. Hal ini menyatakan bahwa dengan metode JST sangat mampu memprediksi respons struktur gedung yang ditinjau dengan sangat baik.
ANALISA KELAYAKAN RUSUNAWA TENAYAN RAYA BERDASARKAN KEMAMPUAN MASYARAKAT (Studi Kasus Rusunawa Tenayan Raya Pekanbaru) Hendra Taufik; Ayu Agustin Mahyas
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rusunawa Tenayan Raya dibangun bagi masyarakat miskin untuk mengatasi kebutuhan hunian di Pekanbaru,khususnya tingkat perekonomian menengah ke bawah.Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru,data dikumpulkan dengan melakukan survei ditiga kecamatan yaitu Tenayan Raya, Lima Puluh dan Sail.Data yangdiperoleh selanjutnya diuji menggunakan korelasi, regresi linier berganda, uji determinasi, dan uji Z untuk menganalisispengaruh lokasi, fasilitas, penghasilan keluarga, keinginan pindah dan kepuasan hunian. Harga sewa yang diperolehakan dianalisis menggunakan metode Benefit Cost Ratio (BCR), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return(IRR), Break Event Point (BEP) dan analisa sensitivitas. Survei yang dilakukan kepada 300 responden sebesar 64,67% bekerja sebagai buruh dan memiliki latar belakang pendidikan lulusan SMA sebesar 35%. Hasil penelitian inimenunjukkan rata-rata harga sewa berdasarkan kemampuan masyarakat adalah Rp. 487.000/bulan.Berdasarkan hargatersebut, persentase Rusunawa yang dapat dihuni adalah 78%.Waktu pengembalian modal dapat diraih pada tahun2029.Faktor yang paling berpengaruh terhadap kemampuan harga sewa adalah penghasilan keluarga, untuk itupemerintah perlu lebih memperhatikan variabel ini agar Rusunawa dapat beroperasional
PENGARUH TINGGI MUKA AIR TERHADAP STABILITAS BANGUNAN INLET Ulfa Jusi
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan Inlet merupakan salah satu bangunan pedukung dalam bidang perairan. Keberadaan bangunan pendukungperlu dilakukan pengamatan baik dari segi fungsi maupun dari segi keamanan. Langkah inspeksi lapangan secaraberkala dan mengamati permasalahan serta mengevaluasi stabilitas bangunan untuk perbaikan sehingga bangunan bisaberfungsi dengan baik demi keamanan struktur yang stabil.Penelitian ini menggunakan Metode Rankine untukmenghitung stabilitas geser dan stabilitas guling pada bangunan. Perhitungan kapasitas dukung menggunakan metodeTerzaghi dan metode Meyerhof. Dari hasil analisadisimpulkanbahwa semakin tinggi muka air semakin tidak amanstabilitas geser dan stabilitas guling bangunan inlet, dalam perhitungan yang dilakukan dari muka air maksimum yang direncanakan 3 m bangunan tersebut tidak aman terhadap stabilitas geser dan guling berdasarkan faktor aman (SF) =1.5, namun aman pada muka air 2.15 m yang merupakan tinggi muka air kritis atau muka air maksimum berdasarkanperhitungan yang dilakukan. Sedangkan kapasitas dukung tanah terhadap bangunan dan beban di atasnya berdasarkanhasil perhitungan masih aman dengan faktor aman (SF)= 3.
ANALISIS PROXIMATE KUALITAS BATUBARA HASIL TAMBANG DI RIAU Sepfitrah
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas batubara perlu diketahui untuk menentukan apakah batubara tersebut menguntungkan untukditambang.Kualitas batubara disetiap tempat penambangan mempunyai nilai yang berbea-beda.Untuk mengatasi nilaikalor yang rendah, perusahaan melakukan metode blending atau pencampuran dengan batubara kualitastinggi.Komposisi pencampuran haruslah tepat agar didapat kualitas batubara yang paling optimal.Untuk itu perludilakukan penelitian lebih mendalam tentang kualitas batubara di provinsi Riau.Untuk menentukan kualitas batubara digunakan metoe analisis proksimat dan analisis ultimat. Hasil analisis batubara dari tambang yang ada di Riau, yaitu diLogas, berada pada kategori batubara muda dengan nilai kalor 5264 KCal/kg, kurang dari 5700 Kcal/kg. Batu bara daritambang Selensen dan Pangkalan memiliki nilai kalor yang hamper mendekati, masing-masing 6525 KCal/kg dan 6754Kcal/kg, batubara ini masuk dalam kategori Sub bituminous. Batura muda yang ada di Logas cenderung memiliki unsurpencemar udara besar.Untuk mengurangi dampak pencemaran udara dari unsur pengotor tersebut dapat dilakukandengan proses blending dengan batubara yang memiliki kualitas lebih baik, seperti dari Selensen maupun dariPangkalan.
NALISA MEDAN LISTRIK PADA ISOLATOR SUSPENSION DENGAN BERBAGAI TINGKAT KONTAMINASI BUATAN Engla Harda Arya
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menghitung besarnya medan listrik pada isolator keramik jenis suspension pada kondisi bersih dankondisi terkontaminasi. Perhitungan ini dilakukan karena isolator merupakan bagian penting dalam transmisi dandistribusi daya listrik. Isolator diperlukan untuk mengisolasi bagian bertegangan dengan bagian netral atau tanah sertasebagai pendukung mekanis. Medan listrik sangat menentukan terjadinya korona yang dapat mengakibatkan kegagalankerja isolator. Untuk mendapatkan kontaminan disimulasikan dengan metode pembentukan mesh (Finite ElementMethod) aplikasi program flexPDE. Yaitu dengan memodelkan geometri permukaan isolator. Secara garis besar jenispengotor dibagi dua yaitu soluble (dapat larut) dan nonsoluble (tidak dapat larut). Untuk mendapatkan nilai distribusimedan listrik dilakukan simulasi tingkatan kontaminan larutan garam dan kaolin berkonsentrasi 6 mS, 12 mS dan 24 mS dengan aplikasi FlexPDE. Dari analisis yang dilakukan pada isolator suspension, didapatkan kesimpulan dengankontaminasi 6 mS medan listriknya sebesar 3.9 kV/cm, kontaminasi 12 mS medan listriknya sebesar 4.5 kV/cm,kontaminasi 24 mS medan listriknya sebesar 5.8 kV/cm
ANALISA RANCANGAN BAND REJECTION FILTER UNTUK WIMAX FREKUENSI 3.5 GHz Linna Oktaviani Sari; Ery Safrianti; Fauzi Hidayat
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of technology-based 4G Broadband Wireless Access (BWA) is growing rapidly. In the BWA network isrequired high-speed connection and large capacity to access the internet compared to previous 3.5G technology. Oneof technology in the 4G BWA grown today is WiMAX IEEE 802.16d standard. WiMAX IEEE 802.16d standard is usingthe 3.5 GHz frequency. In this frequency, WiMAX have problems to be applied in Indonesia. This is due to the satellitein Indonesia use the same frequency with the WiMAX frequencies. For the implemention in Indonesia, it is necessary todesign a band rejection filter to avoid interference between Imax and satellite. This research has been analyzed and designed Band rejection filter using the software Advanced Design System (ADS) 2011.01. The Responses are used inthis design is Chebyshev response, because the Chebyshev response can produce a high degree of steepness. The resultsshowed that the design of band rejection filter can refuse satellite frequency at a frequency of 3.5 GHz in the range of30-50 dB with bandwitdh 120 MHz.
PENGARUH MODULUS HALUS BUTIR AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sjelly Haniza
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunan agregat kasar dimana modulus halus butirnya tidakmemenuhi syarat yang ditetapkan pada campuran beton. Sampel agregat kasar diambil dari tiga desa yang terdapat diKabupaten Kuantan Singingi. Hasil uji propertis terhadap nilai Modulus Halus Butir (MHB) masing-masing sampeladalah desa Kari 4,36, Desa Pulau Aro 4,60 dan Desa Seberang Taluk 2,96. Perencanaan campuran menggunakan mutubeton rencana 22,5 MPa dengan menggunakan metoda SK-SNI. Pembuatan sampel benda uji untuk pemeriksaan kuattekan pada umur 28 hari sebanyak 3 benda uji berbentuk selinder terhadap masing-masing campuran. Pemeriksaan campuran berupa test slump untuk Desa Kari 180 mm, Desa Pulau Aro 75 mm dan Desa Seberang Taluk 80 mm nilaiini memenuhi slump rencana (60 – 180) mm. Hasil pengujian untuk ketiga desa secara umum memenuhi nilai kuattekan rencana, tetapi mengalami penurunan nilai kuat tekan akibat dari pemakaian agregat dengan MHB yang kecil.Hasil kuat tekan masing-masing campuran tersebut Desa Kari 27,93 Mpa, DesaPulau Aro 26,23 Mpa dan DesaSeberang Taluk 24,82 MPa. Selain itu efek penggunaan nilai MBH yang kecil akan menambah berat beton dan initerlihat dari hasil penimbangan beton pada umur 28 hari yaitu sampel dari Desa Kari 12,56 kg, Desa Pulau Aro 12,36Kg dan Desa Seberang taluk 12,58 kg.
DESIGN BAND PASS FILTER UNTUK MENGATASI INTERFERENSI PADA JARINGAN WIMAX 3.5 GHZ Ery Safrianti; Linna Oktaviani Sari; Novri Valentino
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Broadband Wireless Access (BWA) saat ini, tidak hanya pada sambungan yang diperlukan, tetapi juga mempercepat akses internet dengan kapasitas yang besar. Salah satu teknologi BWA yang saat ini digunakandalam standar IEEE 802.16d WiMAX. Standar IEEE 802.16d WiMAX menggunakan frekuensi 3,5 GHz. SatelitIndonesia menggunakan frekuensi yang sama dengan frekuensi WiMAX. Untuk menghindari gangguan antara WiMAXdan satelit, maka penerima perlu menyaring WiMAX. Band pass filter hadir sebagai solusi untuk mengatasi masalahinterferensi antara WiMAX dan satelit. Tulisan ini membahas desain rangkaian penyaring (filter) bandpass yang terdiridari komponen - komponen pasif yaitu: induktor dan kapasitor. Respon yang digunakan dalam desain ini adalah respon Chebyshev. Chebyshev respon dapat menghasilkan kecuraman tingkat tinggi ( mencapai -3 dB)dari passband kestopband. Hasil simulasi menggunakan ADS (Advance Digital System) desain band pass filter untuk jaringan WiMAX3.5 GHz dengan bandwidth 100 MHz, maka untuk mendapatkan filter yang berfungsi secara maksimal menggunakanrangkaian Chebyshev Band Pass Filter Orde 3 dengan ripple 0.2.Dari hasil simulasi dapat dilihat bahwa filter dapatmelewatkan frekuensi 3.5 GHz dengan bandwidth 100 MHz, insertion loss -0.002 dB, return loss 33.798 dB danVSWR 1.042.
ANALISA KAPASITAS ALIRAN DAN TEKANAN POMPA SENTRIFUGAL RANGKAIAN SERI DENGAN SISI ISAP NEGATIF Nazaruddin
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kebutuhan di dunia industri adalah dapat diaturnya jumlah produksi sesuai dengan permintaan.Dalam hal perpompaan, apabila hanya tersedia beberapa pompa dengan kapasitas kecil padahal fluida yang akan dipindahkan jumlahnya banyak maka diperlukan sebuah konfigurasi dari pompa–pompa kecil tersebut untuk dapat memenuhi kebutuhan yang diminta. Untuk menghasilkan kapasitas yang lebih besar, diperlukan sebuah rangkaian pompa seri. Pengujian pompa harus pada kondisi yang mendekati kondisi sebenarnya dilapangan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Rangkaian pompa akan diuji pada suatu instalasi sederhana untuk menganalisa kapasitas aliran dan tekanan dua buah pompas entrifugal yang dirangkai secara seri dengan sisi isap negatif. Pompa diuji secara individual kemudian dilanjutkan dengan menguji kedua pompa secara seri. Untuk variasi tekanan dan kapasitas, dilakukan throttling pada discharge header. Selanjutnya hasil yang didapatkan akan dianalisa dan dibuat grafik untuk masing – masing pengujian. Fluida yang digunakan dalam penelitian ini adalah air. Pada hasil pengujian rangkaian seri,kapasitas total yang didapat bukan merupakan hasil penjumlahan kapasitas 2 pompa tetapi lebih kecil. Demikian juga untuk tekanan total yang didapat tidak sama dengan pompa tunggal, melainkan lebih besar. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah tingginya head gesekan dari sistempemipaan. Hal ini berdasarkan dariteori bahwa semakin tinggi head gesekan maka tekanan akan semakin besar dan kapasitas akan berkurang.
OPTIMASI SISTEM SALURAN TUANG PRODUK COR PULI 12” MENGGUNAKAN SIMULASI ESI PROCAST Sepfitrah
Sainstek (e-Journal) Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poroses pengecoran melalui beberapa proses yaitu, peleburan dan pemaduan logam, pembuatancetakan, penuangan logam cair kedalam cetakan, dan proses pengerjaan akhir. Setiap tahapan memilikiparameter yang ditentukan guna mendapatkan hasil pengecoran yang baik dan bebas dari cacat. Sepertipengaturan temperatur peleburan dan penuangan logam cair, sistem rongga saluran tuang, dan jenis cetakanyang digunakan. Pada industri kecil parameter proses pengecoran lebih mengikuti pengalaman, sehinggaparameter tadi tidak terukur. Pada akhirnya, hasil produk coran berkualitas rendah dan banyak terdapat cacat.Pada penelitian ini dicoba untuk mencarikan sebuah solusi dalam pengecoran produk puli pada sebuahindustri kecil. Produk akhir yang didapat masih terdapat cacat shrinkage (penyusutan). Penelitian inimenggunakan metoda kajian teori dan perhitungan mengacu pada literatur serta FEA (Finite ElementAnalisys) sebagai pendekatan terhadapat fenomena hasil pengecoran. FEA berupa simulasi komputerdigunakan untuk menganalisa sistem saluran tuang dan proses pembekuan logam cair dalam cetakan.Berdasarkan hasil penelitian terdapat kesalahan dalam perencanaan saluran tuang yang akhirnyamenyebabkan terjadinya cacat shrinkage, dalam hal ni penempatan posisi raiser dan dimensi raiser itusendiri yang tidak dapat menyuplai logam cair untuk mengatasi efek penyusutan selama proses pembekuanlogam cair.

Page 10 of 26 | Total Record : 256