cover
Contact Name
Randhi Saily
Contact Email
sainstek.sttp@gmail.com
Phone
+628117070692
Journal Mail Official
jurnalsainstek@sttp-yds.ac.id
Editorial Address
Jl. Dirgantara No.4, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
SAINSTEK
ISSN : 23376910     EISSN : 24601039     DOI : https://doi.org/10.35583/js
Sainstek e-Journal memiliki bidang keahlian yang terdiri dari : Teknik Sipil seperti teknik Struktur, Manajemen Konstruksi, Geoteknik, Sumber Daya Air, dan Transportasi. Teknik Elektro dan Teknik Mesin seperti Material Teknik Elektro, Pembangkitan Tenaga Listrik, Transmisi dan Distribusi, Elektronika Tenaga, Kualitas Daya, Ekonomi Daya, Energi Terbarukan, Kompatibilitas Elektromagnetik, Teknologi Isolasi Tegangan Tinggi, Perangkat Tegangan Tinggi, Pendeteksi Petir dan Proteksi, Analisis Sistem Tenaga, SCADA, Pengukuran Kelistrikan.
Articles 256 Documents
KAJIAN STRUKTUR TOWER BTS TIPE SST KAKI EMPAT DENGAN KETINGGIAN 70 METER AKIBAT BEBAN ANGIN RENCANA DENGAN PERIODE ULANG 15 TAHUNAN Husnah; Sri Kartini
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan konstruksi menara pada daerah permukiman perlu ditingkatkan mengingat Meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi komunikasi yang murah dan mudah, sehingga harus memperhatikan kekuatan darimenera telepon seluler. Tower menara BTS pada penelitian ini adalah tower BTS yang ada di kota pekanbaru dengan ketinggian 70 Meter dengan menyajikan pengaruh beban angin dengan periode ulang selama 15 tahun. Pada penelitianini, dilakukan dengan mengolah data angin dari Kantor BMKG wilayah pekanbaru pada 15 tahun terakhir. Pengolahandata angin ini menggunakan 3 metode yaitu: a. Metode Gumbel b. Metode Log Pearson c. Metode Log Normal. Hasilyang diperoleh dari ketiga metode pengolahan data angin tersebut diambil nilai yang terbesar untuk keperluan analisastruktur yaitu sebesar 15.23 m/s. Dari hasil perhitungan, Pengaruh angin dikota pekanbaru selama periode ulang 15tahunan masih dalam kondisi aman. Perilaku perpindahan paling besar terjadi pada leg paling atas yaitu pada section 19.Stress ratio terbesar terjadi pada section paling bawah dan semakin keatas akan semakin mengecil, kecuali pada profilleg yang terinstal antenna akan mengalami stress ratio yang lebih besar. Tower menara BTS mengalami perilakustruktur baik itu goyangan, puntiran, perpindahan horizontal dan stress ratio paling besar karena pengaruh dari bebanangin yang terjadi. Tower menara BTS yang berada di kelurahan tanjung rhu dalam kondisi aman, dengan catatansebanyak 3 bracing yang terletak di section paling bawah ada overstress sebesar 0,027. Karena overstress yang terjadimasih dalam besaran yang relative kecil dan struktur yang terjadi overstress adalah bukan merupakan struktur utamamaka tower menara BTS tersebut di kategorikan aman.
PENGARUH PENINGKATAN DEBIT KEBUTUHAN TERHADAP SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KECAMATAN BANGKINANG KOTA KABUPATEN KAMPAR Desi Yasri
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PDAM Tirta Kampar selaku perusahaan daerah penyedia air bersih dituntut mampu memenuhi kebutuhan air bersihbagi pelanggan dan permintaan sambungan baru yang terus meningkat namun juga disesuaikan dengan ketersediaansumber air baku. Data kependudukan Kecamatan Bangkinang saat ini diolah dengan menghitung tingkat pertumbuhandan perkiraan jumlah penduduk proyeksi 10 tahun yang akan datang dengan menggunakan keempat metode yaituAritmetika, Eksponensial, Least-square dan Geometri. Hasil dari keempat metode ini diambil nilai yang memilikisimpangan baku terkecil. Perhitungan dilanjutkan dengan menghitung perkiraan kebutuhan air bersih masyarakat berdasarkan proyeksi dari jumlah penduduk dan fasilitas-fasilitas pendukungnya. Proyeksi Jumlah PendudukKecamatan Bangkinang Kota di tahun 2026 yang dijadikan dasar analisa kebutuhan air bersih adalah 51.243 Jiwa. Halini didasari pada perhitungan metode Aritmatik dengan standar deviasi terkecil, yaitu sebesar 119, 96. Kebutuhan airbersih harian maksimum pada tahun proyeksi adalah 0,139 m3/dtk dan jam puncak sebesar 0,195 m3/dtk. Sistempenyediaan air bersih meliputi: Ground Reservoir dengan dimensi P x L x T : 16,87 m x 16,87 m x 8,74 m dan HidranUmum kapasitas setiap 150 jiwa mampu memenuhi kebutuhan 0,57 liter/ detik.
ANALISA EFISIENSI MOTOR KAPASITOR SEBAGAI PENGGERAK ALAT UJI RUGI-RUGI ALIRAN FLUIDA Yolnasdi; Ermawati; Abdul Halim
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motor kapasitor berfungsi untuk mengkonversi energi listrik menjadi energi mekanik, dalam proses konversi tersebutselalu menimbulkan rugi-rugi energi yang disebut rugi-rugi daya yang menyebabkan pemanasan pada motor listriksehingga menurunkan efisiensi motor itu sendiri. Pada laboratorium konversi energi listrik Program Studi Teknik MesinSekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru terdapat sebuah alat praktikum untuk menguji rugi-rugi aliran fluida denganmenggunakan sebuah motor induksi satu fasa yaitu motor kapasitor dengan daya 125 watt sebagai penggeraknya.Untuk mengetahui efisiensi dari motor kapasitor yang digunakan, maka dilakukan penelitian dengan melaksanakan pengujian berbeban pada motor dengan pembebanan 25%, 50%, 75%, 100% dan kondisi beban 125%, sedangkanuntuk analisa dari hasil pengujian dilakukan dengan 2 (dua) cara . cara pertama efisiensi dihitung berdasarkan dayaoutput dan rugi-rugi daya total sedangkan cara ke dua berdasarkan daya output dan daya input, kedua cara ini dibandingkan maka didapatlah nilai efisiensi yang paling baik yakni pada pemebebanan 100% dengan nilai efisiensisebesar 50 % untuk cara pertama dan 59,7 % untuk cara kedua.
STUDI UNJUK KERJA BOILER KAPASITAS 18 TON/JAM DI LINGKUNGAN PABRIK KELAPA SAWIT Yuliani; Rinaldi; Sudarmo
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Boiler used in PT. Inti Indosawit Subur, Palm oil factory Buatan Satu in Pangkalan Kerinci namely Takuma WaterTube Boiler N 600 SA has long been used for it needs to be analyzed in detail in order to know the heat loss, boilerefficiency, actually after so long operated. The analysis is carried out with the purpose of knowing the boiler'sperformance to generate steam by referring to recorded operating data and determining the system that needs to becarried out for improvement or improvement of boiler performance. By using direct method, the analysis has been doneto boiler performance with steam capacity of 18 Ton / hr which is operated using fiber fuel and shell, Heating Value orheat value of combustion of fiber fuel and shell produced is 3,329,301 Kkal / kg, It can be concluded that the heating value of fiberglass and shell fuel 3,329,301 Kkal / kg, The amount of fuel used based on field data for steam capacity of18,000 kg / hour, it will need fiber and shell fuel of 4700 kg / hour every hour. While the amount of fuel usedtheoretically for steam capacity of 18,000 kg / hour, it will need fiber and shell fuel 4,126,542 kg / hour. Here we cansee there is a deviation that occurs very significant between field data and theoretical that is 573,458 kg / hour. Airrequired for combustion 27,680.84 kg / hour every hour, heat produced by burning fuel 13,051,575 Kcal / hour andboiler efficiency is the ratio between heat consumption (hot useful) with heat supply, from calculation analysis obtainedamount of usefulness Boiler is 86.501%. Therefore it can be said that the boiler is still feasible to operate
PENGARUH SUBSTITUSI LIMBAH KARBIT TERHADAP KARAKTERISTIK BETON Hendra Taufik; Zulfikar Djauhari; Mardani Sebayang; Mahdi Muhandis
Sainstek (e-Journal) Vol. 5 No. 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah karbit merupakan sisa dari reaksi karbit terhadap air yang menghasilkan gas asitelin (C2H2) yangkemudian dibakar untuk menghasilkan panas yang diperlukan dalam pengelasan. Limbah karbit merupakan bahan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang jika tidak diolah akan sangat berbahaya bagi lingkungan. Indutri Bengkel Lasdi Kabupaten Bengkalis banyak menghasilkan B3 ini sehingga harus diolah dengan seksama. Penelitian ini bertujuanmengkaji pemanfaatan limbah karbit sebagai bahan substitusi semen pada campuran beton. Parameter yang dikajiadalah kuat tekan, porositas, absorpsi, dan permeabilitas beton. Persentase limbah karbit yang digunakan adalah sebesar5%, 10%, 15%, dan 20% dari berat semen. Selanjutnya dilakukan perbandingan terhadap beton yang tidakmenggunakan limbah karbit. Pengujian dilakukan menggunakan benda uji kubus berukuran 15×15×15 cm dengan totaljumlah sampel sebanyak 40 sampel. Delapan sampel digunakan untuk masing- masing variasi pengujian kuat tekan,porositas, absorpsi, dan permeabilitas dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemakaian limbah karbit 5% memberikan peningkatan terhadap kuat tekan beton dan memperkecil porositas, absorpsi,dan kedalaman rembesan beton. Kuat tekan yang diperoleh pada umur 28 hari untuk variasi pemakaian limbah karbit0%, 5%, 10%, 15%, dan 20% masing-masing adalah sebesar 22,10 MPa; 25,08 MPa; 18,78 MPa; 18,08 MPa dan 16,01MPa. Pengujian porositas yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 7,48%; 6,81%; 8,09%; 8,80%;dan 10,72%. Pengujian absorpsi yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 3,38%; 3,10%; 3,73%;4,07%; dan 5,06%. Pengujian rembesan yang diperoleh untuk masing-masing variasi adalah sebesar 2,83 cm; 2,63 cm;3,43 cm; 3,47 cm; dan 8,50 cm.
ALTERNATIVE METHODS FOR SOLVING X ! = AX M. Natsir
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract
PENGARUH PENAMBAHAN SEMEN SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG Ulfa Jusi; Sjelly Haniza
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah Lempung mempunyai sifat yang kurang menguntungkan bagi konstruksi bangunan sipil khususnya konstruksi jalan raya, karena mempunyai kadar air yang tinggi, kemampuan dukung yang rendah dan sifat kembang susut yang tinggi serta memiliki penurunan yang besar. Metode perbaikan tanah dilakukan dengan cara stabilisasi agar tanah tersebut tetap dapat digunakan. Stabilisasi dilakukan dengan mencampur tanah lempung dengan semen. sedangkan variasi kadar semen yang digunakan adalah 1%, 3%, dan 5% untuk mengetahui kondisi masing-masing sampel dilakukan pengujian dengan California Bearing Ratio (CBR). Tujuan penelitian ini untuk membandingkan nilai CBR tanah lempung sebelum dan setelah distabilisasi dengan penambahan semen serta untuk perbaikan daya dukung pondasi jalan (sub base). Prosedur penelitian dibagi 3 tahap yaitu penelitian awal untuk menentukan indeks properties tanah. Tahap kedua yaitu pengujian mekanis tanah meliputi pemadatan dan California Bearing Ratio (CBR). Pengujian tahap ketiga yaitu menambah campuran Portland Cement Composite (PCC) dengan variasi 1%, 3% dan 5%. Setiap pengujian sifat fisik dan mekanik. Pengujian CBR tanah dilakukan pemeraman dan perendaman benda uji, dengan waktu 3 hari pemeraman dan 4 hari perendaman Hasil pengujian untuk Tanah Lempung dari Rumbai, Pekanbaru memiliki nilai CBR sebesar 3,2%. Sample tanah setelah di stabilisasi dengan variasi campuran semen, diperoleh nilai CBR 5% menjadi 56,10% dengan ?dry maksimum 1,507 gr/cm3 dan kadar air optimum 26,20;CBR 6% menjadi 61,61% dengan ?dry maksimum 1,514 gr/cm3 dan kadar air optimum 26,18%; dan nilai CBR7% menjadi 70,30% dengan ?dry maksimum 1,520 gr/cm3 dan kadar air optimum 25,90%.
ANALISIS KORELASI GAYA DALAM GEDUNG DENGAN NILAI PGA MENGGUNAKAN METODE DINAMIK RESPONS SPEKTRUM PADA TANAH LUNAK DI RIAU Ahmad Hamidi
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan meneliti korelasi antara gaya dalam pada elemen struktur gedung terhadap nilai percepatan puncak tanah (PGA) dengan menggunakan metode dinamik respon spectrum. Tinjauan dilakukan pada tanah lunak yang ada di kabupaten/Kota di Riau karena tanah lunak merupakan tanah dengan kondisi tanah yang paling rendah dalam menahan beban-beban. Parameter gaya dalam yang dibandingkan adalah perpindahan (displacement), percepatan (story drift) dan gaya geser (story shear). Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai displacement maka semakin tinggi nilai PGA pada masing-masing daerah. Daerah dengan nilai displacement dan PGA tertinggi adalah Kota Pasir Pangaraian (Kabupaten Rohul) dan yang terendah adalah Kota Selat Panjang (Kabupaten Meranti). Hal ini disebabkan karena daerah Kabupaten Rohul kondisi tanahnya lebih baik yang berada pada dataran tinggi jika dibandingkan dengan Kabupaten Meranti yang merupakan daerah pesisir yang berada pada dataran yang lebih rendah.
ANALISA RUANG PEJALAN KAKI PREFERENSI PERATURAN PERUNDANGAN PADA RUAS JALAN HR SOEBRANTAS Desi Yasri
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang pejalan kaki merupakan suatu bentuk ruang publik untuk kegiatan pejalan kaki melakukan aktivitas dan juga merupakan wadah untuk berinteraksi sosial antar masyarakat. Terpenuhinya hak dan kewajiban yang dimiliki oleh pejalan kaki tidak lain hanya agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi semua pengguna jalan terwujud. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa kondisi ruang pejalan kaki di sepanjang jalan HR. Soebrantas yang mengacu pada peraturan perundangan yang berlaku, sehingga dapat menjadi acuan dalam peningkatan prasarana publik tersebut. Penelitian berlokasi di Jalan HR. Soubrantas dengan mengidentifikasi kondisi trotoar dan elemen pendukung trotoar yang dibagi dalam 15 (lima belas) segmen. Kelayakan sebuah trotoar di tinjau dari dimensi, kemiringan, kesinambungan, material, dan kerb serta sarana pendukung jalur pejalan kaki yang tersedia. Hal tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No : 03/PRT/M/2014 Tentang Pedoman Perencanaan, Penyediaan, dan Pemanfaatan Prasarana dan Sarana Jaringan Pejalan Kaki di Kawasan perkotaan. dari hasil pengamatan diketahui bahwa Kondisi fisik (dimensi, kemiringan, kesinambungan, material, dan kerb) serta sarana pendukung trotoar belum layak karena beberapa indikator tidak memenuhi kondisi ideal sesuai peraturan yang ada. Selain itu adanya perubahan fungsi pada trotoar yang mengakibatkan pejalan kaki tidak dapat menggunakan haknya dan dapat membahayakan bagi semua pengguna jalan. perlu adanya peninjauan desain trotoar dan mengembalikan fungsi trotoar sebagaimana mestinya agar keselamatan dan kelancaran lalu lintas bagi semua pengguna jalan terwujud.
PENERAPAN METODA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) UNTUK MEMPERPANJANG UMUR PAKAI MESIN PENGERING MIE INSTANT Veny Selviyanty
Sainstek (e-Journal) Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Total Productive Maintenance (TPM) adalah suatu prinsip manajemen untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Menurut Moubray J, dkk. (1997), Maintenance atau pemeliharaan adalah suatu kegiatan yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan agar peralatan selalu memiliki kondisi yang sama dengan keadaan awalnya. Menurut Much. Djunaididkk (2013) Total Productive Maintenance(TPM) merupakan pencapaian efisiensi pemeliharaan mandiri melalui satu sistem yang lengkap berdasarkan keikutsertaan seluruh karyawan.Tidak tepatnya penanganan dan pemeliharaan mesin akan mengakibatkan kerugian – kerugian dalam kategori Six big losses.Tahap pertama dalam usaha peningkatan efisiensi produksi pada perusahaan ini adalah dengan melakukan pengukuran efektifitas mesin dryer twind dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveess (OEE) yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuran OEE Six big losses untuk mengetahui besarnya efisiensi yang hilang pada ke enam factor Six big losses. Dari ke enam factor tersebut selanjutnya di cari factor yang memberikan kontribusi terbesar yang mengakibatkan besarnya efisiensi pada mesin dryer twind .dengan diagram sebab akibat dapat di analisa masalah sebenarnya yang menjadi penyebab utama tingginya kerugian yang mengakibatkan rendahnya effisiensi mesin dryer twind. Kesimpulan yang dapat diambil pada mesin dryer twind bahwa nilai OEE untuk periode Februari 2014 – Januari 2015 berkisar antara 77,15% sampai 82,72% kondisi ini menunjukan bahwa kemampuan mesin dryer twind dalam mencapai target dan dalam pencapaian efffectivitas penggunaan mesin/ peralatan belum mencapai kondisi yang ideal (?85%)

Page 9 of 26 | Total Record : 256