cover
Contact Name
Fathurohim
Contact Email
Fathur1876gmail.com
Phone
+6285879856006
Journal Mail Official
qalam@stais.ac.id
Editorial Address
Jl. Kyai Sufyan Tsauri POBOX 18 Majenang Cilacap
Location
Kab. cilacap,
Jawa tengah
INDONESIA
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Published by Rumah Jurnal STAIS
ISSN : 2745844X     EISSN : 27458245     DOI : https://doi.org/10.57210/qlm.v3i2.105
QALAM: Jurnal Pendidikan Islam: Islamic Journal which focused on: 1). Islamic Educational Tought, 2). Learning Curriculum, 3). Education Management, 4). Learning Strategies, 5). Education Policy, 6). Educational Technology, 7). Islamic Borading School, Madrasah and Educational Institutional.
Articles 70 Documents
PENGEMBANGAN KOMIK KETELADANAN KH. A. WAHAB HASBULLAH UNTUK MENINGKATKAN PERBENDAHARAAN KOSAKATA BAHASA ARAB wahyu nurhidayah
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 2 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i2.245

Abstract

Permasalahan yang terjadi di lapangan belum adanya media inovatif pada pelajaran Bahasa Arab khususnya dalam penguasaan kosakata pada kelas Vlll di Madrasah Tsanawiyah. Selain itu, kurangnya minat siswa pada pembelajaran Bahasa Arab dikarenakan pembelajaran kurang menarik hanya memanfaatkan buku ajar tanpa adanya media. Permasalahan tersebut mendasari dilakukannya pengembangan media Komik Arab - Indonesia. Tujuan penelitian yaitu mengembangkan media Komik dan mengetahui kemenarikannya. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan Borg Gall yang terdiri dari 10 tahapan diantaranya : Penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba awal, revisi hasil uji coba, uji lapangan produk utama, revisi produk, uji coba lapangan skala luas/uji kelayakan, revisi produk akhir, desiminasi dan implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Komik dalam pembelajaran kosakata Bahasa Arab memiliki tingkat validitas yang baik dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi dan bahasa 88%, hasil validasi ahli desain 87%, Uji Perorangan 100%, Uji kelompok kecil 97,5%  Uji operasional 93,3% dan tingkat keefektivan komik arab- Indonesia sangat efektiv dilihat dari perbandingan nilai pre-test mencapai rata-rata 56,33% dan nilai pos-test mencapai rata-rata 88,5%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media Komik memiliki tingkat validitas dan daya tarik yang tinggi.
A MODEL FOR THE PREPARATION AND DEVELOPMENT OF LEARNING TOOLS FOR TEACHERS Ma'ruf Al Amin
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 1 (2024): QALAM : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i1.251

Abstract

Improving teacher competence through various activities such as training, workshops, seminars and mentoring must have an impact on the quality of performance both administratively (developing tools) and in organizing the learning process in the subjects taught. A profession is a promise to devote oneself to a position in the ordinary sense (task/job) because of the urge and call of conscience. It contains no compulsion, but sincerity to do wholehearted devotion. Teachers have the main task of educating, teaching, guiding, directing, training, assessing and evaluating students in early childhood education in formal education, basic education, and secondary education. Teachers as people who are responsible for the development of students to design the education and learning process based on clear references. A guideline that contains various student experiences as a reference for teachers in designing learning activities is commonly called a curriculum. Teachers are obliged to compile and develop their own learning tools, not mandatory
PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANAK MENGHAFAL AL – QUR’AN MELALUI METODE TABARAK DI RUMAH TAHFIDZ BALITA DAN ANAK “AIDA” PLOSO MOJO KEDIRI M. Ubaidillah Ridwanulloh; Fatma Wulan Maulidiyah; Hanum Mir’atul Maslahah
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 4, No 2 (2023): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v4i2.246

Abstract

Setiap muslim sebenarnya mampu menghafal al-Qur’an yang dimulai dari surat pendek yang ada di Al-Qur’an seperti juz 30 (juz ‘Amma). Metode tabarak adalah metode yang baru cara menghafalkan Al-Qur’an dengan memanfaatkan panca indera yang dimiliki seperti pendengaran dan penglihatan. Metode ini pernah teruji sukses dalam membantu anak usia dini hingga orang dewasa agar menambah dan menguatkan hafalannya dalam waktu yang lama. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan secara umum, kegiatan program pendidikan Rumah Tahfidz “AIDA” dimulai sebelum sholat asar atau sekitar jam 14.00 WIB kemudian dilanjutkan dengan sholar berjamaah. Setelah itu membaca doa, asmaul husna dan hadits yang diulang-ulang agar anak bisa hafal. Pengulangan itu bisa dilakukan sampai 20 kali agar doa tersebut benar-benar dihafalkan anak. Setelah itu dilanjutkan dengan menulis arab dengan tingkat dasar seperti di level Iqra’. Program pembelajaran menghafalkan Al-Qur’an dengan metode tabarak berjalan dengan efektif jika ada peran dari pengawasan orang tua di rumah. Orangtua juga turut serta dalam mengambil peran untuk memonitoring dan menuntun hafalan anak. Dampaknya program pendidikan Rumah Tahfidz “AIDA” bisa berjalan secara efektif dan dapat mencapai tujuan seperti yang telah direncanakan.
STRATEGI PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI TK TUNAS BANGSA KOTA BENGKULU Retno Lara Ulani; Nova Novita; Alimni Dahlan
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 1 (2024): QALAM : JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i1.268

Abstract

The problems found in the field are the learning strategies in early childhood education in early childhood education. The purpose of this research is to find out the forms of early childhood learning strategies. This type of research uses qualitative research with a descriptive approach, the data in the research is obtained through interviews, observation, and documentation. Qualitative research is research that intends to understand the phenomenon of what is experienced by the research subject. Based on the results of the research that early childhood learning strategies that learning strategies are needed so that the teaching and learning process in early childhood can be achieved optimally so that the expected goals are in accordance with what was planned. then at least five criteria are needed that must be met in the learning model or learning development, namely: 1) having goals; 2) compatibility with goals; 3) systematic; 4) have evaluation activities; and 5) fun. The learning strategy is in the form of direct learning through learning while playing.Keywords: Strategy, Learning, early childhood.
Strategi Pembelajaran PAI Menggunakan Metode Diskusi, Mind Mapping Pada Kelas X dan XI di Smk Muhammadiyah Cimanggu. Miftahul Janah, Anisa
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.342

Abstract

PPL adalah praktik pengalaman lapangan adalah program wajib yang dilaksanakan oleh Mahasiswa studi pendidikan agama islam (pai). Pelaksanaan program PPL ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Cimanggu. Tahun ajaran 2024/2025 . Penelitian ini merupakan Penelitian Kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran dan pengelolaan program PPL, sumber data pada penelitian adalah empat orang Mahasiswa ppl Institut Agama Islam K.H Sufyan Tsauri Majenang, satu orang Guru Pamong serta Kepala Sekolah serta Waka Kurikulum. Data pada penelitian ini berupa kegiatan dan dokumen program tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ppl dilaksanakan secara luring (tatap muka). Program ppl ini diselenggarakan selama 43 hari, pada tanggal 17 september- 29 Oktober 2024. Pada Minggu Pertama Penyerahan Mahasiswa PPL dan kegiatan Maulid Nabi Muhammad saw, pada Minggu kedua Kegiatan ASTS (  Asesment Sumatif Tengah Semester) , Minggu ketiga Acara Taruna Melati, minggu ke empat acara Pemilihan Ketua IPM dan P5, Minggu ke lima dan ke enam Kegiatan Pembelajaran dengan menggunakan Metode Diskusi dan Mind Mapping.
INTERPRETASI HERMENEUTIKA PEMBEBASAN HASAN HANAFI DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA Lailiyah, Siti Lailiyah
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.343

Abstract

Kajian ini berusaha menginterpretasi hermenutika Hasan Hanafi dan implikasinya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Tokoh Hasan Hanafi sebagai pemikir yang sangat tanggap terhadap tradisi intelektual dan keadaan umat Islam. Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa hermeneutika pembebasan Hasan Hanafi mampu untuk meningkatkan kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Dengan corak yang mengakumulasikan pemikiran fenomenologis dan memperhatikan urgensi historisitas. Pemikiran yang senantiasa melahirkan upaya guna menciptakan kembali adat istiadat lama dalam rangka menjawab berbagai persoalan terkini.
KONSEP TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA PERSPEKTIF ISLAM Abidin, Muhammad Zainal
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.347

Abstract

Pluralitas agama merupakan kenyataan universal yang tak terhindarkan dalam kehidupan manusia, yang sering menimbulkan konflik namun juga dapat menjadi pemersatu bangsa. Dalam konteks Islam, ada pandangan yang menyebutkan bahwa Islam adalah agama yang mengajarkan perdamaian, meskipun sering kali dikaitkan dengan stereotip kekerasan. Artikel ini mengkaji konsep toleransi dalam Islam, yang dikenal dengan istilah tasāmuḥ, serta aplikasinya dalam sejarah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi pustaka, menganalisis teks-teks agama seperti Al-Qur’an dan Hadits, serta literatur lain terkait toleransi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam secara konseptual dan historis mendukung toleransi, yang tercermin dalam praktik kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, seperti dalam Piagam Madinah. Toleransi dalam Islam berarti memberikan kebebasan beragama, menghormati perbedaan keyakinan, dan tidak memaksakan keyakinan tertentu kepada orang lain. Dalam kehidupan kontemporer, konsep ini tetap relevan untuk menciptakan kerukunan antar umat beragama di masyarakat yang plural.
Pembelajaran Fikih di Madrasah Aliyah Negri (MAN) 2 Garut Hasanah, Nurul
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.315

Abstract

Pembelajaran Fikih di Madrasah Aliyah (MA)
STUDI KASUS PENGEMBANGAN DAN PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELIGENT SEBAGAI PENUNJANG KEGIATAN MASYARAKAT hidayat, mohammad syarif
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.348

Abstract

Artificial Intelligence (AI) merupakan bidang multidisiplin yang bertujuan untuk mengotomatisasi aktivitas yang saat ini memerlukan kecerdasan manusia. Dalam konteks ini, AI dan manusia dapat berkolaborasi untuk membuat keputusan yang kurang dipengaruhi oleh nilai-nilai pribadi. Salah satu keberhasilan terbaru dalam pengembangan AI adalah sistem yang dapat secara otomatis menyesuaikan perangkat keras sesuai dengan kebutuhan pengguna tertentu. Penelitian ini menggunakan metodologi observasional dan studi kualitatif deskriptif, yang fokus pada identifikasi fitur atau karakteristik dari kejadian yang diperiksa selama proses pengumpulan data, dengan pendekatan pencarian literatur metodis pada database jurnal yang relevan.AI juga memiliki potensi yang signifikan dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pertanian. Dalam pendidikan, AI dapat berkontribusi dalam membentuk moral dan karakter siswa, serta meningkatkan ketajaman mental mereka dengan memberikan wawasan baru. Di sektor kesehatan, AI dapat digunakan untuk analisis data dan diagnosis yang lebih cepat dan akurat. Selain itu, dalam bidang pertanian, teknologi AI dapat diterapkan dalam pengembangan "smart garden" untuk meningkatkan efisiensi dan hasil pertanian. Dengan demikian, AI tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga sebagai mitra yang berharga dalam menciptakan solusi inovatif di berbagai sektor
Pluralisme Agama Dalam Perspektif Al-Qur’an ratoni, ratoni
QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5, No 2 (2024): QALAM: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/qlm.v5i2.334

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur’an yang memiliki nuansa pluralitas seperti yang termaktub dalam beberapa ayat Al-Qur’an, di antaranya adalah: QS. al-Baqarah/2: 256, QS. al-Mâidah/5: 48 dan QS.al-Nahl/16: 93. Secara khusus, penelitian ini menjelaskan a) mendiskripsikan pluralisme agama, b) mendeskripsikan nilai-nilai pluralitas dalam Al-Qur’an, c) sebagai suatu ajaran yang memiliki unsur-unsur spesifikasi dalam beragama khususnya dalam hal teologi, Al-Qur’an menafikan keabsahan agama selain Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknis kepustakaan (Library research). Metode yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis). Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak menafikan adanya pluralitas di antara manusia termasuk pluralitas manusia dalam memeluk agama, karena itu adalah sunnatullah, sehingga sikap yang harus dikembangkan adalah bertoleransi, saling memahami dan saling menghormati jika mereka berbeda pendapat, namun sebagai suatu ajaran yang memiliki perangkat-perangkat spesifik, Al-Qur’an menafikan pluralisme dalam agama. Menurut Al-Qur’an hanya ada satu kebenaran dalam hal agama yaitu Islam