cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Perbandingan Bekisting Konvensional dan Bekisting Multiplek Semi Sistem Tama, Riau Rohmad; Listyawan, Anto Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembentukan suatu komponen struktur pada pekerjaan konstruksi dibutuhkan cetakan yaitu dinakaman dengan bekisting. Bekisting berguna untuk membentuk suatu komponen struktur sesuai dengan ukuran dan dimensi yang akah digunakan. Dalam hal ini peneliti tertarik untuk meneliti perbandingan bekisting konvensional yang digunakan pada pembangunan rumah Bapak Dimas dan Pembangunan Pondok Iqro yang berada di kota Surakarta. Bekisting konvensional dibuat dengan bahan dasar kayu, sedangkan bekisting semi sistem dibuat dengan bahan fabrikasi. kedua bekisting tersebut memiliki metode pemasangan yang berbeda. Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) digunakan berdasarkan analisa sendiri dengan produktivitas pekerja dan harga material serta harga upah terbaru. Setelah melakukan beberapa perhitungan pekerjaan bekisting konvensional dan bekisting semi sistem tedapat selisih 33,33% lebih murah bekisting semi sistem karena dapat dipakai sebanyak 5 kali sedangkan bekisting konvensional hanya bisa dipakai sebanyak 2 kali. Untuk efisiensi pemasangan bekisting semi sistem lebih cepat daripada bekisting konvensional, pada pembangunan rumah Bapak Dimas bekisting semi sistem lebih cepat 2 hari dan Pembangunan Pondok Iqro’ lebih cepat 6 hari.
Analisa Daktilitas Kolom Beton Bertulang Terkekang dengan Metode Mender dan Software Xtract Laksono, Indra Agung; Ujianto, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom merupakan salah satu komponen utama dalam struktur bangunan gedung yang berfungsi menerima dan kemudian menyalurkan beban aksial pada pondasi. Tanpa adanya kolom yang baik struktur bangunan dapat mengalami keruntuhan seluruhnya. Oleh karena itu, kolom hendaknya direncanakan dengan nilai daktilitas yang cukup sehingga dapat menyerap dan menruskan energi dari luar. Salah satu cara untuk menaikkan nilai daktilitas kolom adalah dengan penambahan tulangan transversal atau sengkang. Penulis melakukan analisis daktilitas pada kolom beton bertulang dengan bantuan software XTRACT. Pada analisis efek pengekangan disertakan yaitu inti beton dirumuskan sebagai beton terkekang dengan memakai formula Mander 1988. Dari hasil analisis yang telah dilakukan kolom 1 dengan dimensi 600 mm x 600 mm jumlah tulangan memanjang 8 mm dan diameter 25 mm serta jarak sengkang sebesar 100 mm memiliki nilai daktilitas sebesar 30,76, kolom 2 dengan dimensi 800 mm x 800 mm, jumlah tulangan memanjang 16 mm dan diameter 25 mm serta jarak sengkang sebesar 100 mm menunjukkan nilai daktilitas sebesar 31,17. Selain itu pemberian sengkang atau tulangan transversal pada kolom dapat meningkatkan kuat tekan pada kolom 1 meningkat sebesar 14,833% dan pada kolom 2 meningkat sebesar 4,067%.
Pengaruh Luas Baja Tulangan pada Kondisi Axial Forces terhadap Kapasitas Penampang Struktur Kolom Gedung Bertingkat Tinggi Alim, Maulana Mansyurudin; Ujianto, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kolom adalah elemen struktur bangunan yang fungsinya menyangga beban aksial. Kolom meneruskan beban dari balok pelat dilanjutkan ke tanah melalui pondasi pada bangunan gedung. Berdasarkan perkembangan penelitian mengindikasikan bahwa total luas tulangan untuk kolom harus memperhitungkan beban aksial yang ada pada kolom. Analisa dilakukan pada kondisi beban sentris (m=0) untuk mengetahui pengaruh luas baja tulangan serta kelangsingannya terhadap nilai maksimal kapasitas penampang kolom (Pn,maks) kolom serta kesesuaian terhadap SNI T-15-1991-03 tentang Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan. Sumber data dianalisa struktur kolom ini didapatkan dari shop drawing detail kolom proyek pembangunan Gedung MRT HUB Simpang Temu Dukuh Atas.Kemudian dihitung dengan software excel luasan tulangan,lalu kuat tekan aksial, dan nilai maksimal kapasitas penampang. Dari hasil analisa dapat disimpulkan bahwa luas baja tulangan serta kelangsingan mempengaruhi nilai kapasitas penampang kolom Pn,maks. analisa ini juga dipengaruhi oleh jumlah baja tulangan dan spesifikasi mutu beton. Dari analisa perhitungan didapatkan nilai Pn,maks tertinggi pada kolom K1B lantai 1 sebesar Pn,maks 38181,91 kN. Kolom yang dianalisa sudah memenuhi syarat SNI T-15-1991-03 mengenai Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan. yaitu dari segi jumlah tulangan pokok pada tiap kolom, jarak bersih tulangan pokok dengan sengkang, diameter tulangan pokok dan tebal selimut beton.
Desain Base Isolator Type Lead Rubber Bearing (LRB) pada Gedung Anutapura Medical Center (AMC) Rumah Sakit Anutapura Palu Palupi, Annisa Retno; Zain, Arzal M.; Setiawan, Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gedung Anutapura Medical Center (AMC) merupakan salah satu gedung rumah sakit Anutapura Palu yang mengalami kerusakan akibat gempa Palu-Sigi-Donggala tahun 2018 silam. Kemudian dilakukan rekonstruksi atau pembangunan kembali gedung ini pada tahun 2020-2023. Perencanaan gedung ini menggunakan sistem Struktur Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang dikombinasikan dengan Base Isolator. Base isolator sendiri merupakan suatu teknologi sebagai peredam momen gempa. Base isolator yang digunakan adalah tipe Lead Rubber Bearing (LRB). Adapun perencanaan sistem SRPMK mengacu pada SNI 1726-2019 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk gedung, dan SNI 1727-2020 tentang beban desain minimum dan kriteria terkait untuk bangunan gedung dan struktur lain. Sedangkan perencamaan base isolator mengacu pada UBC 97 Vol-2. Dari perencanaan yang telah dilakukan diperoleh tebal plat LRB sebesar 25 mm, diameter LRB 1,349 m, diameter karet LRB 1,299 m, dan tinggi LRB 680 mm. Dengan dimensi yang ada diketahui kekuatan saat perpindahan desain sebesar 19,913 kN, kuat leleh sebesar 22,126 kN, kekakuan efektif LRB sebesar 1954,432 kN/m, simpangan leleh LRB sebesar 0,001155 m, dan simpangan desain sebesar 0,522 m.
Pengaruh Pemakaian Silica Fume terhadap Karakteristik Beton dengan Variasi Kandungan Fly Ash Anggraini, Riska Putri Bintari; Solikin, Mochamad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambahan kadar fly ash pada pembuatan beton dapat mengurangi dampak dari penggunaan semen yang berlebihan. Fly ash dapat memperbaiki sifat workability, beton menjadi kedap air, akan tetapi seiring penambahan fly ash beton mengalami penurunan pada sifat mekaniknya seperti kuat tekan dan kuat tariknya. Pembuatan beton menggunakan material reaktif berbutir lebih halus seperti silica fume memungkinkan beton menjadi lebih padat sehingga mampu memperbaiki sifat mekanik beton. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode eksperimental, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan silica fume terhadap variasi kandungan fly ash sebagai penggantian semen sebesar 20%, 35%, 50% untuk memperbaiki sifat beton segar, nilai kuat tekan, kuat tarik, dan serapan air beton yang diuji pada umur 28 hari. Berdasarkan penelitian dihasilkan nilai slump test tertinggi yaitu pada beton segar dengan kandungan fly ash 50% + 5% silica fume dan lebih tinggi dibandingkan beton normal. Nilai kuat tekan dan tarik belah beton menurun seiring penambahan kadar fly ash. Akan tetapi pada kandungan 20% fly ash + silica fume 5% nilai kuat tekannya setara dengan beton normal. Walaupun mengalami penurunan, nilai kuat tarik belah beton dengan variasi fly ash tidak jauh berbeda terhadap beton normal. Penambahan variasi fly ash dan silica fume nilai serapan airnya semakin kecil dibandingkan beton normal. Dengan penambahan 50% fly ash + 5% silica fume nilai serapan air paling rendah dan paling kedap terhadap air.
Komparasi Penulangan Pelat Lantai Konvensional dengan Half Slab (Studi Kasus: Pelat Lantai Zona A Lantai 2 di Proyek Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK-UGM) Yogyakarta) Anggraini, Fenny Rosita; Trinugroho, Suhendro
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini mengambil judul yang berkaitan komparasi antara penulangan pelat lantai konvensional dengan half slab. Tujuannya tiada lain untuk mendapatkan pengetahuan tentang perbandingan antara penulangan pelat lantai konvensional dengan half slab. Objek untuk menganalisis ialah pada Zona A lantai 2 di proyek Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Universitas Gadjah Mada (GIK-UGM) di Yogyakarta. Dengan data struktur dari gambar kerja dianalisis perhitungan pelat lantai beton bertulangannya mengunakan metode yang mengacu pada PBI’71 dan SNI 1727:2020. Setelah di analisa perhitungan pelat lantai beton bertulang didapatkan hasil penulangan tumpuan dan lapangan dengan Ø10-200 dengan luas tulangan tumpuan dan lapangan ialah 393mm2. Hasil tersebut dikomparasi dengan penulangan half slab. Hasil penulangan half slab didapatkan M10-200 dengan luas tulangan 393mm2. Hasil luasan tulangan pelat lantai konvensional dengan half slab hasilnhya sama.
Komparasi Antara Gambar Kerja dan Hasil Perhitungan Kontrol Ulang Penulangan Dinding Penahan Tanah Plat Beton Bertulang (Studi Kasus pada Basement Zona D di Proyek Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa UGM Yogyakarta) Wardani, Mega Kesuma; Trinugroho, Suhendro
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinding penahan tanah basement melindungi ruangan basement dari tekanan tanah aktif timbunan, beban kendaraan yang lewat diatasnya serta lapisan perkerasan jalan. Strukturnya berupa dinding plat beton bertulang dengan di kedua ujungnya terikat jepit. Penerapannya sebagai contoh studi kasus dinding penahan tanah di proyek Gedung Gelanggang Inovasi dan Kreativitas Mahasiswa (GIK) UGM di Yogyakarta. Metode yang digunakan ialah dengan cara mengambil data sekunder dari gambar kerja proyek. Setelah itu dianalisa menghasilkan pembesian penulangan dinding penahan tanah plat beton bertulang sebagai berikut: Untuk tulangan memanjang 2D16-200 (As = 1005,31 mm2), tulangan bagi 2D13-200 (As = 663,66 mm2). Hasil tersebut dibandingkan dengan penulangan digambar kerja dengan tulangan memanjang 2D16-150 (As = 1340,41 mm2) dan tulangan bagi 2D13-150 (As = 884,88 mm2). Selanjutnya dikomparasi luas tulangan dan hasilnya selisih, dengan selisih luas tulangan memanjang As = 335,10 mm2 dan selisih luas tulangan bagi As = 221,22 mm2. Persentase selisih luas tulangan sebesar 25%.
Pemanfaatan Limbah Plastik Cor sebagai Agregat Kasar Olahan pada Beton Rochman, Abdul; Ujianto, Muhammad; Nurchasanah, Yenny; Ernawati, Santi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sudah banyak usaha yang dilakukan untuk memanfaatkan limbah plastik sebagai bahan konstruksi alternatif. Penelitian ini mencoba memanfaatkan limbah plastik sebagai agregat kasar alternatip pada pembuatan beton. Agregat kasar alternatif dibuat dari limbah plastik cor yang dilelehkan dengan cara dibakar, setelah itu dipecah-pecah dengan ukuran menyerupai agregat. Prosentase penggantian agregat plastik cor terhadap agregat batu mulai dari 0%, 25%, 50%, 75%, dan 100%. Setiap variasi terdiri dari lima buah benda uji. Kebutuhan bahan susun beton dihitung dengan SNI 03-2834-2000. Uji kuat tekan dilakukan setelah benda uji berumur 28 hari. Dari penelitian didapatkan bahwa penambahan prosentase agregat kasar plastik cor pada campuran beton menurunkan nilai slump. Besarnya penurunan sebesar 12,5%, 19,2%, 28,3%, dan 29,2 % berturut-turut untuk variasi 25% ,50%, 75%, dan 100%. Penambahan prosentase agregat kasar plastik cor pada campuran beton juga menurunkan berat jenis sebesar 12,3%, 2,9%, 6,4%, dan 12,7% berturut-turut untuk variasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Penambahan prosentase agregat kasar plastik cor juga menurunkan kuat-tekan sebesar 46,2%,62,9%, 64,2%, dan 71,9% berturut-turut untuk variasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Dari hasil penelitian ini, pemakaian agregat kasar olahan dari limbah plastik cor ini bisa digunakan untuk elemen non-stuktural seperti panel dinding, pagar, penggunaan taman, pelat lantai rumah, atap, dan elemen struktur lain.
Pengaruh Material Karet dari Limbah Ban Bekas sebagai Serat pada Beton terhadap Sifat Mekanis Riatmojo, Erik; Nurchasanah, Yenny; Solikin, Mochamad; Ujianto, Muhammad
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Beton Serat Karet (BSK) ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik beton yang dihasilkan bila dicampur dengan serat dari ban bekas, dan merupakan upaya pengurangan limban ban dengan cara dimanfaatkan menjadi campuran beton. Serat karet dari ban bekas digunakan untuk mengganti sebagian volume dari agregat halus dengan variasi 0%, 5%, dan 10%. dalam penelitian ini yang akan diuji adalah kuat tekan beton yang dihasilkan dari campuran serat karet ban tersebut dengan fc 25 MPa, dan kuat tarik belah beton dengan campuran serat karet ban. Benda uji berbentuk silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm. Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada beton umur 28 hari. Pada penggantian 5% kuat tekan mengalami penurunan sebanyak 12,2% terhadap beton normal, pada kuat tarik belah mengalami penurunan sebesar 10,7% terhadap beton normal. Sedangkan penggantian 10% kuat tekan mengalami penurunan sebesar 18,3%, dan kuat tarik belah sebesar 18,8%. Kendati demikian, beton masih layak untuk digunakan dalam struktur karena kuat tekan belum dibawah 21 MPa.
Pengaruh Substitusi Limbah Pecahan Keramik dan Abu Ampas Tebu terhadap Kuat Tekan pada Beton dan Mortar Hendarto, Muhammad Farid Maulana; Nurchasanah, Yenny; Solikin, Mochamad; Trinugroho, Suhendro
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan limbah pecahan keramik dan abu ampas tebu pada penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah ini sebagai substitusi agregat kasar dan semen. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh substitusi keramik sebagai agregat kasar dan abu ampas tebu sebagai substitusi semen terhadap kuat tekan pada beton dan mortar. Presentase substitusi abu ampas tebu sebesar 15% dari berat semen dan presentase substitusi keramik 5%, 10%, dan 15% dari berat agregat kasar. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 150mm x 300mm dan kubus dengan diameter 50mm x 50mm x 50mm. Perencanaan campuran beton yang digunakan mengacu pada SNI-03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana 25 MPa dan perencanaan campuran mortar yang digunakan mengacu pada SNI 03-6825-2002. Pengujian kuat tekan pada beton dilakukan pada umur 28 hari, sedangkan pengujian kuat tekan pada mortar dilakukan pada umur 1 dan 28 hari. Dari penelitian yang dilakukan, substitusi 15% abu ampas tebu dapat meningkatkan kuat tekan beton dan mortar. Berbeda dengan variasi penambahan keramik, semakin banyak keramik yang digunakan justru dapat menurunkan kuat tekan beton.