cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Pengaruh Biosementasi Bakteri terhadap Karakteristik Campuran Tanah Kohesif dan Organik Alkadri, A; Djamaluddin, Rahman; Harianto, Tri; Arsyad, Ardy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan mengevaluasi karakteristik fisik, dan mekanis tanah dengan metode biosementasi bakteri, pencampuran tanah kohesif dan tanah organik, dengan variasi penambahan tanah organik 10,20 dan 30%, penambahan larutan bakteri 6%, variasi umur kultur bakteri yaitu 4 hari dengan pemeraman 3,7,14 dan 28 hari. Pengujian di lakukan skala laboratorium, penelitian diawali uji propertis tanah, uji pertumbuhan bakteri dan uji mekanis tanah dengan unconfined compressive strength (UCS) mengunakan larutan bakteri. Hasil pengujian kadar organik 58.47%, uji pemadatan standard Proctor diperoleh kadar air optimum 32,19% dengan berat volume kering (γd) 13.36 kN/m3, pengujian batas Atterberg batas cair sebesar 56,67% batas plastis 41,31%, indeks plastisitas 15,36% dan batas susut 21,42%, sedangkan hasil analisis saringan pasir (sand) 21,60%, lanau (silt) 38,32% dan lempung (clay) 36,88 klasifikasi Unified Soil Classification System (USCS) digolongkan tanah berbutir halus dengan klasifikasi MH yaitu lanau dengan plastisitas tinggi, sedangkan berdasarkan AASHTO sampel tanah masuk ke dalam kelompok A-5 uji UCT Tanah kohesif dan organik 10% yang di stabilisasi bakteri memiliki nilai kuat tekan sebesar 28,74 kN/m³, atau meningkat 5 kali dari tanah tanpa stabilisasi bakteri, variasi 20% tanah organik 20.16 kN/m³, dan variasi 30 % nilai tekan 17.92 kN/m³, atau meningkat 9 kali dari tanah tanpa stabilisasi.
Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang pada Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 38+897 Lintas Surabaya-Solo Muhharomah, Fitria Hanifatul; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi adalah struktur bagian guna penerusan beban berat secara langsung menuju tanah dibawahnya. Fondasi tiang pancang guna pemindahan beban konstruksi di atasnya ke bagian tanah terdalam. Penelitian bertujuan guna menganalisa metode pelaksanaan pemancangan tiang pancang serta kapasitas nilai guna dukungan tunggal pada fondasi di Proyek Pembangunan Fly Over Pengganti JPL 64 KM 83 + 897 Lintas Surabaya–Solo. Tahapan pelaksanaan yaitu : persiapan, stacking out dan marking, setting spun pile, pemancangan spun pile dan yang terakhir pengujian spun pile setelah pemancangan. Hingga didapatkan kapasitas daya dukung tiang pancang tungga yaitu 231,682 ton dari data SPT, data klandering sebanyak 202,492 ton dan PDA yaitu 134,850 ton.
Kajian Penerapan Konstruksi Proyek Pembangunan Fasilitas Landfill Mining dan RDF (Refused Derived Fuel) Plant Bantar Gebang-Bekasi Hutagaol, Riris
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konstruksi berkelanjutan tidak akan lepas dari pembangunan yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan adalah pembangunan untuk memenuhi kebutugan generasi masa kini tanpa mengorbankan generasi masa depan dalam memenuhi kebutuhannya mendatang. Pengolahan sampah dengan pembangunan fasilitas LM (Landfill Mining) dan RDF (Refused Derived Fuel) Plant merupakan salah satu solusi terkait pengolahan sampah yang berhubungan erat dengan Pembangunan berkelanjutan yang disepakati sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan-kebutuhan generasi yang akan datang. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptif terhadap pengumpulan data yang terdiri data primer dan data sekunder. Pada analisa data dilakukan identifikasi variable/sub-variabel kontruksi berkelanjutan dengan menggunakan metode Delphi dimana penentuan variable/sub-variabel yang berpengaruh terhadap keberlanjutan konstruksi didapatkan dari studi literatur kemudian divalidasi oleh pakar. Berdasarkan hasil full screening text dari 25 artikel terkumpul, dikumpulkan 69 sub-variabel konstruksi berkelanjutan yang dibahas diklasifikasikan kedalam 7 variabel. Secara keseluruhan, beberapa variabel menjadi rekomendasi dalam penelitian ini dalam implementasi konstruksi berkelanjutan yaitu variabel manajemen, variabel pendidikan dan variabel kebijakan dan regulasi. Ketiga variabel tersebut menjadi rekomendasi bagi amandemen peraturan perundangan yang berlaku terkait penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan.
Analisis Pekerjaan Penanganan Longsor pada Bahu Jalan Proyek Pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 Milleda, Riztira Yeca Tiya; Hidayati, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah longsor disebabkan oleh pengurangan parameter kuat geser tanah dan meningkatnya tegangan tanah. Pengurangan parameter kuat geser tanah disebabkan karena bertambahnya kadar air tanah dan menurunnya ikatan antar butiran tanah. Hal ini terjadi pada bahu jalan Sta. 59 + 005 – Sta. 59 + 045 proyek pembangunan Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pekerjaan penanganan longsor, kondisi daya dukung tanah, dan stabilitas tanah timbunan. Parameter yang dianalisis meliputi penyelidikan tanah, Tanah dasar berdasarkan data sondir, serta stabilitas timbunan yang di dasarkan dengan Spesifikasi Umum Jasamarga Japek Selatan, Oktober 2018. Hasil analisis menunjukan bahwa tanah dasar pada lokasi longsor adalah tanah ekpansif yaitu tanah yang sangat peka terhadap perubahan kadar air. Jika tanah dasar hanya diganti dengan timbunan biasa maka aliran akan tetap mengalir pada lereng tanah asli.Penelitian ini menunjukan bahwa timbunan badan jalan diatas lembah eksisting yang berupa tanah ekspansif maka dilakukan perbaikan tanah dasar dengan material sirdam (batu pecah).
Analisis Kestabilan Lereng Timbunan Jalan Inspeksi Proyek Pembangunan Bendungan Bener Purworejo Fadhillah, Muhammad Taufiq; Wibowo, Gurawan Jati
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelongsoran dapat terjadi pada lereng alami ataupun lereng buatan. Analisis kestabilan lereng bertujuan untuk mengetahui nilai Safety Factor dari lereng timbunan Jalan Inspeki menggunakan Software Rocscience Slide 6 untuk membandingkan antara dua metode yaitu metode Fellenius dan metode Bishop Simplified, serta mengetahui selisih antara dua metode tersebut. Dari analisis yang dilakukan di Jalan Inspeksi Proyek Pembangunan Bendungan Bener Purworejo dengan menggunakan Software Rocscience Slide 6 didapatkan nilai Safety Factor metode Fellenius sebesar 1,655 dan nilai Safety Factor metode Bishop Simplified sebesar 1,717. Dari dua metode tersebut terdapat selisih sebesar 3,68%. Hasil perbandingan dari dua metode tersebut menunjukkan lereng dalam kondisi stabil.
Evaluasi Desain Perkuatan Tanah pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda Jalan KA Lintas Selatan Jawa pada KM 45+150 sd KM 48+000 antara Mojokerto Sepanjang Lintas Surabaya-Solo dengan Program Plaxis 2D Rahmawati, Retno; Harnaeni, Senja Rum
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar kondisi tanah dasar di Indonesia memiliki jenis tanah lunak, sehingga pada proyek pembangunan jalur ganda diperlukan perbaikan dan perkuatan pada tanah dasar. Pada proyek ini material perbaikan dan perkuatan tanah yang dipakai menggunakan batu kapur sebagai penggantinya dan material berbutir dibungkus geotextile sebagai perkuatan tanah dasarnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai Safety Factor (SF) dari timbunan sebelum dan sesudah ditambahkan perbaikan dan perkuatan tanah, juga untuk mengetahui ketebalan perkuatan dan perbaikan tanah yang dipakai pada proyek pembangunan jalur ganda dengan bantuan program Plaxis 2D. Manfaat penelitian ini untuk menambah pengetahuan dan referensi mengenai pemodelan perkuatan dan perbaikan tanah pada struktur tanah timbunan dengan bantuan program Plaxis 2D. Hasil dari penelitian ini didapatkan nilai SF sebelum ditambahkan perkuatan dan perbaikan tanah yaitu SF < 1 sehingga belum mencapai SF yang telah ditentukan sebesar 1,5. Setelah ditambahkan perkuatan material berbutir dibungkus geotextile dan perbaikan tanah menggunakan batu kapur SF segmen 1 (KM 45+150 s.d KM 48+000) sebesar 1,823 > 1,5 dengan ketebalan geotextile sebesar 0,6 m dan batu kapur 0,8 m dan segmen 2 (KM 47+000 s.d KM 47+250) sebesar 1,946 > 1,5 dengan ketebalan batu kapur 0,8 m.
Perencanaan Pondasi Strauss Pile pada Perencanaan Pembangunan Asrama Pondok Pesantren Iqra, Surakarta Nugroho, Alvin Prasetya; Listyawan, Anto Budi
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fondasi merupakan bagian atas sistem rekayasa yang meneruskan seluruh beban serta disebabkan beban struktur atas kedalam lapisan tanah yang ada dibawahnya. Fondasi strauss pile dapat dikatakan sebagai salah satu jenis fondasi dangkal yang jenisnya masih sama dengan fondasi bore pile, namun untuk besarnya diameter dan kedalamannya lebih kecil jika dibandingkan dengan fondasi bore pile, karena tenaga penggerak mata bornya masih menggunakan tenaga manusia atau digerakan secara manual. Pile cap adalah metode konstruksi yang dipakai guna mengikat pondasi sebelum mendirikan kolom pada bagian atas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan fondasi dengan menggunakan metode Mayerhof. Untuk menghitung penyelidikan tanah dilakukan uji lapangan dengan menggunakan uji sondir. Hasil analisis menunjukan beban maksimum sebesar 145,343 ton, kapasitas daya dukung sebesar 51,48 ton, kapasistas daya dukung ijin kelompok tiang sebesar 156,039 ton, dikarenakan kapasitas daya dukung ijin kelompok tiang lebih besar dari beban maksimum maka dinyatakan aman. Gaya geser satu arah sebesar 15,087 ton, gaya geser dua arah sebesar 124,359 ton, momen pada penulangan pile cap sebesar 209,89KNm dengan kontrol momen sebesar 398,286 dan lebih besar dari momen maka dinyatakan aman. dan digunakan besi tulangan D16-150mm dengan 12 tulangan.
Analisis Daya Dukung Pondasi Bored Pile terhadap Risiko Kegagalan akibat Tanah Lunak Gedung Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah Semarang Agustin, Tria; Prasetyaningtyas, Gayuh Aji
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Muhammadiyah dibangun dengan menggunakan fondasi bored pile. Dengan adanya kondisi tanah lunak maka perlu dipertimbangkan kekuatan fondasi bored pile nya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis risiko kegagalan terhadap daya dukung fondasi bored pile akibat pengaruh tanah lunak pada pembangunan Gedung RSP Universitas Muhammadiyah Semarang. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung daya dukung fondasi tiang bor menggunakan data Standart Penetration test (N-SPT). Dari kondisi tanah lunak di lapangan kita perlu melakukan perhitungan kekuatan daya dukung fondasi yang digunakan dengan menggunakan metode Reese & Wright. Untuk perhitungan analisis pembebanan digunakan software SAP2000 v14. Hasil analisa dan perhitungan daya dukung tiang dari data Standart Penetration test (N-SPT) dengan kedalaman 18 m dan diameter 80 cm, berdasarkan Metode Reese & Wright 1977, daya dukung tiang tunggal (Q ijin) sebesar 355,230 ton. Manfaat dari penelitian ini dapat menganalisis daya dukung fondasi proyek rumah sakit universitas Muhammadiyah semarang dengan bored pile kedalaman 18 m dengan dimensi bored pile sebesar 80 cm dengan data pengujian Standart Penetration test (N-SPT).
Analisis Karakteristik Material Timbunan dan Stabilitas Tubuh Bendungan pada Bendungan Jragung Ichsanurrizki, Rifaldi; Budinetro, Hermono S.; Prawaka, M. Hendro
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mendapatkan material tanah dengan kualitas yang baik dan seragam dalam jumlah yang besar tidaklah mudah. Agar didapatkan karakteristik tanah, diperlukan adanya pengujian laboratorium. Pengijian dilakukan untuk mengetahui apakah tanah sudah sesuai dengan spesifikasi teknik yang ada. Selain itu diperlukan analisis mengenai stabilitas bendungan dengan dikombinasikan beban gempa sehingga didapatkan nilai faktor keamanan bendungan tersebut apakah memenuhi syarat minimum dari SNI 8064:2016. Hasil pengujian tanah didapatkan kadar air 40,29%, berat jenis 2,62,. LL 67,80%, PL 42,42% dan PI 25,38%. Dalam USCS tanah termasuk kelompok MH dan OH. Sedangkan dalam AASHTO tanah masuk kelompok A-7-5. Pengujian proctor didapatkan hasil MDD 1,286 gr/m3, OMC 32,60%, pengujian triaksial CU didapatkan kohesi (c) 0.287 kg/cm2 serta sudut geser dalam (ϕ) 16°10"59'. Untuk analisa stabilitas tubuh bendungan menggunakan Geostudio Slope/W 2022 didapatkan nilai FK pada kondisi muka air normal tanpa gempa hulu 3,482, hilir 2,617, dengan beban gempa OBE hulu 2,040, OBE hilir 1,955, dengan beban gempa MDE hulu 1,541 dan MDE hilir 1,611. Dari hasil analisis didapatkan nilai FK telah memenuhi syarat minimum yang ada.
Kondisi Pondasi Bendungan Jragung sebelum dan setelah Grouting dan Analisis Perbandingan Biaya Pekerjaan Grouting Metode Downstage dan Upstage Asy'ari, Muhammad Zeriqo Mahardika; Budinetro, Hermono S.; Narayana, Arvie
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam pembangunan bendungan urugan adalah pondasi. Perubahan-perubahan pada pondasi sudah tidak dapat dilihat secara visual setelah penimbunan bendungan dilakukan. Untuk hal itu maka dilakukan grouting untuk mencapai kualitas pondasi yang diharapkan. Grouting adalah suatu proses pemasukan suatu cairan dengan tekanan ke dalam rongga atau pori, rekahan dan kekar pada batuan, yang dalam waktu tertentu cairan tersebut akan menjadi padat dan keras secara fisika maupun kimiawi. Manfaat penelitian ini untuk mengetahui keberhasilan grouting untuk perbaikan pondasi bendungan dan biaya yang lebih efisien antara metode upstage atau downstage pada pelaksanaan grouting. Hasil dari grouting dapat dilihat sudah terjadi perbaikan pondasi sesuai dengan kualitas yang diharapkan dengan cara melihat hasil pengujian pada pilot hole dan juga pada check hole. Pembahasan untuk mengetahui analisis biaya grouting, dilakukan perbandingan metode downstage dan upstage saat grouting pada jumlah kedalaman 500 meter. Hasil biaya yang diperoleh dari grouting dengan metode upstage lebih sedikit daripada metode downstage.