cover
Contact Name
Yasir Sidiq
Contact Email
lppi@ums.ac.id
Phone
+6282134901660
Journal Mail Official
lppi@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil, Universitas Muhammadiyah Surakarta Gedung H Kampus 2 - UMS Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo 57169, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
ISSN : 24599727     EISSN : 25808834     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Seminar Nasional Teknik Sipil UMS merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta
Articles 324 Documents
Studi Perbandingan Perencanaan Tahan Gempa Gedung Tidak Beraturan dengan Menggunakan SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019 Rusmin, Muhammad; Rusdi, Achmad; Faiz, Muhammad; Arifin, Herlina
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan aktivitas gempa yang tinggi. Hal ini dikarenakan lokasi Indonesia yang terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama yaitu Pasifik, Indo- Australia dan Eurosia. Ditetapkannya SNI 1726-2019 sebagai tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung sebagai standarisasi yang berlaku saat ini, merupakan hasil revisi dari SNI 1726-2012. Dengan adanya perubahan tersebut, maka perlu di analisis seberapa besar perubahan respons spektrum gempa dan parameternya dari SNI 1726- 2012 dan SNI 1726-2019 yang mempengaruhi beban gempa pada bangunan yang akan dirancang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan gaya lateral akibat beban gempa berdasarkan SNI 1726-2012 dan SNI 1726-2019, yang ditinjau berdasarkan drift, displacement dan base shear. Proses analisis menggunakan permodelan gedung 10 lantai dengan analisis respon spektrum dinamik. Asumsi zona wilayah gempa berada di kota Sorong kelurahan Klasaman dengan jenis tanah lunak. Dari hasil analisis permodelan gedung dengan menggunakan kedua SNI gempa, dapat disimpulkan beban gempa dipengaruhi oleh faktor respon gempa. Dengan nilai displacement, drift, dan base shear untuk SNI 1726-2012 lebih besar dibandingkan dengan SNI 1726-2019.
Fly Ash sebagai Substitusi Semen pada Paving Block terhadap Pengujian Kuat Tekan dan Daya Serap Air dengan Penekanan menggunakan Desak Pyramid Sudjatmiko, Aliem; Ramadhan, Hanin Kholis
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paving block merupakan bahan dari semen pasir yang dalam proses pembuatannya diberikan tekanan awal sebagai upaya pemadatan, selain itu proses perawatan berupa perendaman dengan maksud menyempurnakan proses kimia antara air dan semen. Paving block merupakan produk alternatif untuk penutup tanah bisa sebagai jalan/ halaman. Fleksibelitas pemanfaatan paving blok merupakan nilai lebih karena mudah dipasang sesuai konfigurasi dari pengguna serta memerlukan dasaran tumpuan yg sesuai dengan penggunaan fungsi penutupan bidang dengan paving tersebut, keberadaaan paving block banyak dijadikan sebagai lapisan permukaan pada jalan, perumahan, trotoar, lahan parkir, taman, dan berbagai pemanfaatan lainnya. Bahan pembuatan paving terdiri dari semen, pasir, air dan penelitian ini ada penambahan fly ash sebagai substitusi semen sesuai perhitungan yang sudah direncanakan. Untuk menghasilkan paving block dengan kuat tekan yang tinggi ditambahkan dengan fly ash. Fly ash mempunyai komponen kimia yg mirip dengan semen dan didapatkan dari sisa pembakaran batubara. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai kuat tekan, daya serap air dan kuat lentur dari berbagai variasi campuran fly ash. Penambahan fly ash dalam campuran paving block sebesar 0 %, 5 %, 10 %, dan 15 % dari berat semen. Paving block dengan ukuran 20cmx10cmx10cm sebanyak 96 buah. Metode pembuatan paving block dengan dua variasi yaitu metode desak normal dan metode desak pyramid. Penelitian ini menggunakan komposisi campuran 1:6 untuk berat semen dan pasir. Hasil dari penelitian kuat tekan rata-rata optimum paving block metode normal dan paving block metode desak pyramid yaitu 25,750 MPa dan 27,850 MPa pada campuran fly ash sebanyak 10 %. Persentase penyerapan air minimum paving block metode normal dan paving block metode desak pyramid yaitu dan 6,573 % dan 6,158 % pada campuran fly ash sebanyak 10 %. Nilai kuat lentur optimum paving block metode normal dan paving block metode desak pyramid yaitu 9,581 MPa dan 10,248 MPa pada campuran fly ash sebanyak 10 %.
Analisis Pengendalian Mutu pada Pekerjaan Rigid Pavement Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 3 Novitasari, N; Hidayati, Nurul
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan infrastruktur jalan pada proyek Tol Jakarta – Cikampek II Selatan Paket 3 sebagai alternatif akses transportasi Bekasi - Cikampek untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan aksesibilitas lalu lintas. Sehingga pada proyek ini menggunakan beton sebagai bahan utama perkerasan kaku. Perkerasan kaku harus dilakukan pengendalian mutu agar memenuhi persyaratan spesifikasi yang ditentukan serta aman untuk pengendara jalan sesuai umur rencana. Pengujian lapangan dan laboratorium PT.Waskita Beton Precast Plant sehingga didapatkan sebuah data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil pengujian kuat lentur beton dan kuat tekan beton. Hasil analisis pengamatan pengujian test slump, kuat tekan beton, dan kuat lentur beton menunjukkan telah memenuhi syarat spesifikasi yang telah ditentukan.
Perencanaan Struktur Jalan Rel pada Pembagunan Jalur Ganda Kiaracondong-Cicalengka KM. 180 + 000 - 181 + 900 Nugroho, Herlambang Adi; Mulyono, Gotot Slamet
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jumlah masyarakat yang semakin hari mengalami peningkatan yang harus diimbangi dengan sarana maupun prasarana yang kebutuhan pergerakannya juga mengalami peningkatan daripada sarana transportasi. Dalam khususnya transportasi kereta api sangat diminati oleh masyarakat dalam melakukan perkerjaan setiap harinya. Oleh karena itu dengan semakin meningkatnya kebutuhan sarana transportasi maka perlu melakukan pembagunan terutama pada sektor transportasi kereta api. Pembangunan jalur ganda kereta api KM 180+000 sampai KM. 181+900 antara Kiaracondong – Cicalengka Tahap II Segmen Kiaracondong – Gedebage dan Segmen Haupugur – Cicalengka dalam perencanaan jalan rel kereta api data yang digunakan adalah dengan literature dan artikel serta melakukan pengamatan secara langsung pada lokasi pembangunan. Dalam perencanaan struktur jalan rel terdapat spesifikasi rel kereta api, bantalan,penambat, dan ballast yang akan digunakan untuk mengetahui beban yang diberikan oleh kereta api. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan kelas jalas 1 serta nilai kecepatan rencana maksimum yang digunakan adalah 120 km/jam dengan rel kereta api tipe R.54, tebal balas yang digunakan adalah 30 cm, menggunakan penambat elastic dengan tipe pendrol, bantalan beton dengan panjang 200 cm menggunakan mutu beton K-500 serta memperhatikan aturan yang sesuai Peraturan Menteri No 60 tahun 2012.
Optimalisasi Integrasi Transit Point Infrastruktur Terminal melalui Aplikasi Rekayasa Nilai Kristiana, Retna; Sediyanto, S; Sunandar, Ali
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi di era sekarang berperan sangat penting untuk masyarakat karena sudah menjadi kebutuhan dasar dan digunakan sehari-hari untuk berkegiatan. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang menggalakkan pembangunan transportasi umum yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan kotanya. Tidak hanya dari segi sarana transportasi itu sendiri, salah satunya prasarana terminal bus juga dapat dimaksimalkan fungsinya untuk menunjang tingkat pelayanan transportasi. Untuk itu diperlukan fungsifungsi tambahan pada infrastruktur terminal bus agar dapat meningkatkan pelayanan warga Jakarta. Penelitian ini menggunakan tinjauan studi literatur, benchmarking fungsi secara worldwide, dan analisis rekayasa nilai. Dari fase kreativitas rekayasa nilai didapatkan hasil fungsi tambahan yang relevan yaitu fungsi ruang publik, fungsi ruang penyimpanan, fungsi telekomunikasi , fungsi efisiensi ruang, fungsi komersil, dan fungsi kebutuhan pelanggan.
Perilaku Aspal Wearing Course terhadap Pengaruh Rendaman Air Pasang (ROB) dengan Bahan Tambah Polyethylene dan Fine Agregat Slag Andry, Juny; Pratikso, P; Mudiyono, Rachmat
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rob atau air pasang adalah banjir air laut atau naiknya permukaan air laut yang diakibatkan oleh air laut pasang yang menggenangi daratan. Lalu lintas yang padat dan rendaman air pasang di jalan utama mengakibatkan deformasi permanen yang membutuhkan aspal berkualitas yang tahan terhadap rendaman pasang surut dan beban lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi modifikasi job mix formula terbaik yang dapat digunakan untuk asphalt concrete wearing course. Penggunaan kombinasi LDPE dan aggregat slag menjadi pembaharuan yang belum ada sebelumnya. Limbah plastik Polyethylene (PE) memberi ketahanan terhadap air sehingga kombinasi tersebut dapat menjadi Job Mix Formula baru yang mampu tahan terhadap rendaman air pasang (rob) sehingga dapat digunakan dalam konstruksi struktur jalan (Flexibel Pavement) Asphalt concrete wearing course modifikasi direndam dalam air standar laboratorium, air rob, dan air dengan kandungan klorida (Cl- ) yang berbeda-beda. Durasi perendaman 7 hari, 14 hari dan 21 hari serta metode perendaman terdiri dari perendaman dengan pola menerus (continuous) dan perendaman dengan pola berkala/ siklik (intermittent). Komposisi terbaik untuk Asphalt Concrete Wearing Course yang didapat dalam perendaman menerus adalah agregat Slag 50% dan LDPE 6% sedangkan untuk perendaman berkala adalah agregat Slag 0% dan 50% dengan LDPE 6% dan 8%.
Pemanfaatan Aspal Porus dengan Aditif Lateks Ditinjau dari Aspek Marshall Properties, Durabilitas, Ketidakrataan Lailaturrahmi, L; Riyanto, Agus
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal porus merupakan campuran bergradasi terbuka yang memiliki presentase agregat kasar kurang dari 85% dari volume campuran, sehingga menyediakan pori atau rongga udara. Adanya rongga didalam campuran mengakibatkan nilai stabilitas aspal porus lebih rendah dibandingkan aspal konvesional. Guna untuk meningkatkan nilai stabilitas aspal porus perlunya modifikasi aspal, salah satunya dengan penambahan lateks. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan lateks terhadap nilai Marshall Properties, durabilitas dan ketidakrataan. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data aspal, data agregat dan data primer berupa data gradasi agregat sekaligus data aspal dengan penambahan lateks, kemudian dilanjutkan menentukan Kadar Aspal Optimum (KAO) dengan kadar aspal 5%, 5,5%, 6% dan 6,5% dengan masing-masing 3 sampel benda uji. Setelah itu dilanjutkan dengan membuat benda uji dengan penambahan kadar lateks 1%, 3% dan 5% masing – masing 3 sampel untuk dilakukan pengujian Marshall Properties dan volumetriknya dan didapat nilai Kadar Lateks Optimum (KLO). Setelah KLO didapatkan, maka dilanjutkan untuk pengujian durabilitas dan ketidakrataan. Berdasarkan hasil penelitian aspal porus dengan penambahan kadar lateks menunjukkan dapat meningkatkan nilai Marshall Properties, durabilitas dan ketidakrataan. Pada kadar lateks 3% didapatkan nilai Stabilitas 1295,869 kg, Flow 3,810 mm, VFWA 28,778%,VIM 23,861%,VMA 33,291%, MQ 334,012 kg/mm. Selain itu nilai Kekuatan Sisa (IKS) kondisi KLO sebesar 91% maka dinyatakan campuran bersifat awet (durable) sedangkan nilai ketidakrataan sebesar 1,326 m/km dinyatakan sangat baik.
Pemanfaatan Aspal Porus Ditinjau dari Aspek Properties Marshall, Permeabilitas, dan IRI menggunakan Gradasi British Standard dengan Alat Pemadat Roller Slab Riyanto, Agus; Yuniarti, Arum Trifina
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal porus merupakan campuran aspal agregat yang memiliki fraksi halus rendah untuk mendapatkan void yang tinggi. Permasalahan aspal porus dengan gradasi terbuka secara umum memiliki nilai struktural perkerasan rendah, ketidakrataan tinggi, dan kemampuan mengalirkan air yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aspal porus pada aspek Properties Marshall, permeabilitas, serta nilai ketidakrataan/IRI. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu pengujian aspal (titik nyala, titik lembek, titik bakar, daktilitas, dan Loss on Heating), dan pengujian agregat (berat jenis, penyerapan, Sand Equivalent, dan kelekatan). Adapun data primer yaitu pengujian aspal (berat jenis dan penetrasi), dan pengujian agregat (keausan, analisa saringan, pelapukan, dan rekayasa blending). Kemudian dilakukan mix design, setelah itu pembuatan benda uji untuk mencari kadar aspal optimum (KAO) dengan kadar aspal 4%, 5%, 6%, 7%, yang masing – masing kadar aspal dibuat 3 benda uji. Setelah mendapatkan KAO dilakukan pengujian Properties Marshall, pengujian permeabilitas, dan pengujian nilai ketidakrataan/ IRI dengan masing – masing 3 benda uji. Pemanfaatan aspal porus yang menggunakan gradasi British Standard dengan pemadat APRS secara umum aspek Properperties Marshall telah memenuhi beberapa spesifikasi, sedangkan aspek Permeabilitas, dan Nilai Ketidakrataan/ IRI telah memenuhi spesifikasi. Adapun hasil dari aspek Properties Marshall yang meliputi parameter Stabilitas, Flow, VIM , VMA memenuhi spesifikasi, sedangkan VFWA dan MQ tidak memenuhi spesifikasi. Hasil dari pengujian permeabilitas telah memenuhi spesifikasi yaitu >0,1 cm/dt dengan hasil rata-rata 0,275 cm/dt dan nilai untuk Nilai Ketidakrataan/ IRI didapatkan hasil sebesar 7,625 m/km yang dikatakan bahwa campuran aspal porus dengan gradasi British Standard masuk dalam spesifikasi jalan kondisi baik.
Pemanfaatan Aspal Porous dengan Aditif Karet Ditinjau dari Aspek Stabilitas, Ketidakrataan, dan Skid Resistance (Studi Kasus: Gradasi Jepang) Riyanto, Agus; Putera, Hanif Raihanditya Permana
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aspal Porous menjadi inovasi dalam perkerasan jalan karena sifatnya yang dapat menyerap air dan mengalirkan ke lapisan dibawahnya. Aspal Porous memiliki kemampuan memikul beban kendaraan yang rendah, ketidakrataan jalan yang baik, dan tahanan gelincir yang efektif untuk kendaraan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai stabilitas, ketidakrataan, dan skid resistance dari campuran aspal porous gradasi Jepang dengan aditif karet. Penelitian ini menggunakan data primer berupa pengujian analisa saringan dan berat jenis aspal aditif, serta data sekunder yang diperoleh dari PT. Selo Progo Sakti. Kemudian dilakukan mix design dan mencari Kadar Aspal Optimum (KAO). Setelah itu, dilakukan pembuatan benda uji berdasarkan KAO untuk mencari nilai Kadar Serbuk Optimum (KSO). Kemudian, dilakukan pembuatan benda uji berdasarkan KSO untuk pengujian stabilitas, ketidakrataan, dan skid resistance. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh nilai stabilitas pada berat Kadar Serbuk Optimum (KSO) sebesar 1615,61 kg berarti perkerasan memenuhi spesifikasi >500 kg, nilai ketidakrataan pada KSO sebesar 3,427 m/km yang berarti perkerasan masuk dalam kategori kondisi jalan baik. Nilai skid resistance pada KSO diperoleh 91,688 BPN. Hasil ini menunjukkan bahwa pemanfaatan aspal porous dengan aditif karet terhadap stabilitas, ketidakrataan, dan skid resistance dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas pada perkerasan jalan.
Perbandingan Nilai California Bearing Ratio (CBR) Cara Analisis dan Cara Grafis (CBR Desain) pada Tanah Lempung Hairulla, H; Harianto, Tri; Djamluddin, Abdul Rahmad; Arsyad, Ardy
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2023: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan tempat diletakkannya suatu pondasi dari berbagai struktur yang mana tanah harus dapat memikul beban yang berkerja di atasnya. Dalam kegiatan konstruksi banyak didapati tanah aslinya berupa lempung. Tanah dalam mendukung beban pondasi jalan dipengaruhi oleh daya dukung yang dilihat dari nilai California Bearing Ratio (CBR), sehinggga nilai CBR tanah mempunyai peranan yang sangat penting dalam perencanaan konstruksi perkerasan jalan. Pada penelitian ini dilakukan pencarian nilai CBR pada tanah lempung dengan menggunakan cara grafik dan analisis. Manfaat dari penelitian ini untuk mengetahui nilai CBR tanah dengan pendekatan CBR grafis dan CBR analitis (Vulome control). Perhitungan dengan cara grafik dan analisis, dilihat perbandingan nilai CBRnya pada kepadatan 80%, 90%, dan 100%, dengan menggunakan material tanah lempung. Pengujian CBR tersebut diuji dengan menggunakan alat uji CBR dengan metode SNI 03-1744-1989.Hasil pengujian CBR dengan mengunakan cara grafik, didapat nilai CBR pada kepadatan 80%, 90%, dan 100% masing-masing sebesar 6,48%, 12,60%, dan 18,90%. Sedangkan hasil pengujian CBR dengan cara analisis didapat nilai CBR pada kepadatan 80%, 90%, dan 100% sebesar 5,94%, 12,24%, dan 17,87%. Dari kedua cara pengujian tersebut, didapat perbandingan nilai CBR pada kepadatan 80% sebesa 0,54%, CBR pada kepadatan 90% sebesar 0,36%, dan CBR pada kepadatan 100% sebesar 1,03%. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua cara tersebut dapat digunakan, karena perbandingan hasil CBR yang didapatkan tidak begitu jauh.