JURNAL PENDIDIKAN IPS
Jurnal Pendidikan IPS (JP-IPS) adalah jurnal yang menggunakan model blind review yang dapat diakses online. Tujuan dari JP-IPS adalah untuk menerbitkan jurnal yang berisi artikel berkualitas yang akan dapat menyumbangkan pemikiran dari perspektif teoritis dan empiris untuk kemajuan teknologi dan pendidikan. Tulisan-tulisan di JP-IPS akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemikiran kritis dalam bidang ilmiah secara umum, khususnya di bidang Ilmu Pendidikan IPS. Lingkup bidang yang terkandung dalam JP-IPS mencakup bidang-bidang berikut: Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Pendidikan Sejarah Pendidikan Ekonomi Pendidikan Geografi Pendidikan Sosiologi dan Antropologi Pendidikan Akuntansi Pendidikan Tata Niaga Pendidikan Administrasi Perkantoran Pendidikan Sosiologi Pendidikan Koperasi Pend Kependudukan dan Lingkungan Hidup Pendidikan Ekonomi Koperasi Bidang Pendidikan Ilmu Sosial Lain Yang Belum Tercantum Artikel yang diterbitkan tentang hasil penelitian dan tinjauan pustaka dengan metodologi penelitian yang dapat diterima, studi kualitatif, studi kuantitatif, atau kombinasi keduanya, analisis statistik, studi kasus, penelitian lapangan, dan studi sejarah. JPIPS menerima manuskrip dari berbagai kalangan terkait, seperti peneliti yang relevan, dosen, profesor, mahasiswa, guru, Praktisi, ilmuwan, dan lainnya.
Articles
128 Documents
ANALISIS VITIMOLOGI TERHADAP ANAK SEBAGAI KORBAN INCEST OLEH AYAH KANDUNGNYA
Meidiana Saptarini, Mahzaniar
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 3 No. 1 (2022): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (649.948 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v3i1.1302
Setiap anak berhak untuk mendapat perlindungan hukum begitu juga dengan anak yang mengalami tindak pidana perkosaan incest atau kesusilaan. Perlindungan hukum terhadap anak korban perkosaan incest diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Jo. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Perlindungan hukum adalah suatu perlindungan yang diberikan terhadap subyuk hukum dalam bentuk perangkat hukum baik bersifat preventif maupun yang bersifat represif, baik yang tertulis maupun tidak tertulis.
EFEKTIVITAS PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NO. 110 TAHUN 2016 TENTANG BADAN PERMUSYAWARATAN DESA
Syahrul Bakti Harahap
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 2 No. 2 (2021): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (613.811 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v2i2.1314
Badan permusyawaratan desa merupakan lembaga baru di desa setelah otonomi daerah Indonesia. Wewenang badan permusyawaratan desa antara lain : membahas rancangan peraturan desa bersama kepala desa, melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan desa dan peraturan kepala desa, mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian kepala desa, membentuk panitia pemilihan kepala desa, menggali, menampung, menghimpun, merumuskan dan menyalurkan aspirasi masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan metode yuridis empiris yaitu penelitian secara langsung. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan dilengkapi angket agar data yang diperoleh lebih akurat. Populasi dan sampel dalam penelitian ini satu yakni ketua badan permusyawaratan desa, anggota badan permusyawaratan desa dan kepala desa, Desa Bahal Batu Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas. Analisa data dalam penelitian ini bersifat diskriptif analisis kualitatif, yaitu peneliti berusaha menggambarkan gejala sosial dengan undang-undang. Dimana ketentuan perundang-undangan dihubungkan dengan efekvitas Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam membentuk pemerintahan yang baik. Untuk pengambilan kesimpulan penelitian ini metode pendekatan kualitatif dengan pola pikir deduktif untuk mendapatkan gambaran Efektivitas Penerapan Permendagri No.110 Tahun 2016 Tentang Fungsi Badan Permusyawaratan Desa di Desa Bahal Batu Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas.
UPAYA MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL MELALUI LAYANAN KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK PSIKODRAMA
Siti Hajar Nasution
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 1 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.234 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i1.1322
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diadakannya upaya peningkatan interaksi social melalui layanan konseling bagi siswa kelas XI MIA-1. Penelitian ini mengambil lokasi di SMA Negeri 1 Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang . Penelitian tindakan kelas ini mulai dilakukan selama 2 bulan yaitu dimulai dari bulan Februari dan Maret, pada hari efektif kegiatan belajar mengajar. Subyek dalam PTK BK ini adalah siswa SMA pada kelas XI MIA-1. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara terhadap guru BK di SMA Negeri 1 Labuhan Deli, dan analisis data dengan analisis deskriptif. Prosedur penelitian dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) terdiri pra siklus dan 2 (dua) silkus. Hasil penelitian: Pada pra siklus pada bulan Januari, hasil dari wawancara dan observasi peneliti, terdapat 10 siswa yang kurang berinteraksi sosial di kelas XI MIA-1. Siklus I pada bulan Februari, sudah terjadi perubahan di mana 5 siswa berkategori sedang dan 5 siswa lagi berkategori tinggi. Selanjutnya pada siklus II sudah meningkat, hanya 2 siswa yang berkategori sedang dan 8 orang siswa lainnya berkategori tinggi. Hal ini menunjukkan keberhasilan tindakan kelas
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CO-OP CO-OP (KERJA SAMA) TERHADAP HASIL BELAJAR PKN
Ayu Lia Mayang Sari
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 1 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (749.085 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i1.1531
Penelitian ini dilakukan di SMA Swasta Budisatrya Medan bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op terhadap hasil belajar Pkn siswa pada materi konstitusi . jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan. Sampel dalam penelitian diambil dari populasi terjangkau. Berdasarkan karakteristik yang telah dijelaskan maka pemilihan, mengambil dua kelas secara sengaja yang memiliki karakteristik yang sama. Satu kelas akan menjadi kelas eksperimen sebanyak 25 kelas X IPS 1 dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif tipe co- op co-op ( kerja sama) dan satu kelas lagi menjadi kelas kontrol sebanyak 22 orang yang berasal dari kelas X IPS 2 dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa data pre-tes siswa di kelas kontrol yang ditunjukkan pada tabel dan gambar masih tergolong rendah. Dari 25 orang siswa untuk kelas eksperimen dan 22 orang siswa untuk kelas kontrol Sesuai dengan aturan pengujian uji t maka dapat dirumuskan sebagai berikut Ha ditolak jika dan Ha diterima jika . Berdasarkan analisis perbedaan rata-rata hitung untuk kemampuan hasil belajar siswa = sedangkan untuk taraf signifikan dan derajat kebebasan nilai 45 adalah 1.708 berarti , maka nilai hipotesis nol (H0) dan Hipotesis alternative (Ha) diterima. “ Ada pengaruh pembelajaran kooperatif tipe co-op co-op ( kerja sama) terhadap hasil belajar PKn siswa kelas X SMA Swasta Budisatrya Medan.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PBL (PEMECAHAN MASALAH) PADA MATA PELAJARAN PPKn
Hadrah Wahyuni Rangkuti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 1 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (652.655 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i1.1532
Tujuan penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah) kelas X SMA SWASTA ERIA MEDAN pada mata pelajaran PPKn”. Subjek dari penelitian dalam PTK ini adalah siswa kelas X SMA SWASA ERIA MEDAN yang berjumlah 40 orang siswa, sedangkan objek dalam PTK ini adalah model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah). Penelitian ini menggunakan dua siklus. Untuk memperoleh data yang diperlakukan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda sebanyak 10 butir untuk tiap siklus. Prosedur penelitiannya terdiri dari tahap perencanaan, membuat rencana pembelajaran, lembar observasi dan mendesain alat evaluasi.Tahap observasi menggunakan lembar observasi untuk mencatat temuan. Tahap observasi dan refleksi merupakan analisis, sintetis, interpretasi dan eksplementasi yang diperoleh dari data pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sampai siklus II, dengan rata-rata tes hasil belajar I sebesar 70 pada siklus I tergolong cukup dan rata-rata tes hasil belajar sebesar 77,12 pada siklus II tergolong baik, demikian juga dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% tergolong belum tuntas dan pada siklus II sebesar 87,5% tergolong tuntas. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL (Pemecahan masalah) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di kelas X SMA SWASTA ERIA MEDAN, dengan kata lain hipotesis yang diajukan sebelumnya dapat diterima kebenarannya.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn
Ikrima Arif
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 1 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.716 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i1.1533
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) dengan menggunakan strategi problem solving. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), PTK ini dilakuan dua siklus. Permasalahan yang diajukan dalam penelitian ini adalah “Apakah penggunaan model pembelajaran Problem solving (Pemecahan masalah) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 4 Tanjungbalai’’. Tujuan penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Problem solving (Pemecahan masalah)X SMK Negeri 4 Tanjungbalai pada materi Upaya Pemberantasan Korupsi di Indonesia”. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 4 Tanjungbalai yang berjumlah 40 orang sedangkan objek dalam PTK ini adalah model pembelajaran Problem solving(Pemecahan masalah). Metode pengumpulan data penelitian meliputi: observasi, tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan strategi problem solving dalam pembelajaran PKn telah berhasil meningkatkan hasil belajar siswa kelas X SMK Negeri 4 Tanjungbalai. Peningkatan hasil belajar siswa tersebut dicapai melalui dua siklus. Hasil tersebut ditunjukkan dari adanya peningkatan hasil belajar PKn siswa dari setiap siklus. Berdasarkan hasil tes dalam pelaksanaan pembelajaran dengan strategi problem solving diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 70 yang kemudian meningkat pada siklus II menjadi 77,12,demikian juga dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% tergolong belum tuntas dan pada siklus II sebesar 87,5% tergolong tuntas. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem solving(Pemecahan masalah) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa di kelas X SMK Negeri 4 Tanjungbalai, dengan kata lain hipotesis yang diajaukan sebelumnya dapat diterima kebenarannya.
PENERAPAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM PEMBINAAN KARAKTER DAN PERILAKU SISWA PADA PROSES PEMBELAJARAN DARING
Milda Wijaya
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 2 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.648 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i2.1535
Penelitian ini bertujan untuk mengetahui karakter dan perilku siswa pada proses pembelajaran daring. Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa-siswi kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Lawe Alas T. A 2020/2021 yang terdiri dari 20 siswa dalam satu kelas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari tes siklus I dan siklus II. Data kuantitatif dianalisis dari siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan karakter dan perilaku siswa dalam proses pembelajaran daring berlangsung, penelitian ini terlihat dari rata-rata nilai siklus I 75,5 dan nilai siklus II 82. Penelitian ini menunjukan bahwa penerapan pendidikan kewarganegaraan dapat meningkatkan karakter dan perilaku siswa pada proses pembelajaran daring.
PENGARUH PEMBELAJARAN DARING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA
Okta Puput Budiarti
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 2 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (612.744 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i2.1536
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran daring terhadap motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring pada pandemi covid-19 sangat berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa, siswa merasa bosan dan jenuh karena guru terlalu banyak memberikan tugas dan kurang memahami materi yang diberikan guru. Variabel dalam penelitian ini ada dua yaitu pembelajaran daring (X) dan motivasi belajar siswa (Y). Pada penelitian ini yang dijadikan populasi adalah seluruh siswa di kelas X SMA Negeri 1 Delitua yang berjumlah 378 siswa dan sampel yang digunakan adalah sampel total yaitu seluruh siswa di kelas X yang berjumlah 34 siswa, istrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket tentang pembelajaran daring dan angket motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan rumus koefsien korelasi product moment untuk mencari hubungan antara variabel (X) dan (Y).
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING
Neneng Hariati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 1 No. 2 (2020): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.906 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v1i2.1537
Tujuan penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui apakah penggunaan model pembelajaran Problem solving (Pemecahan masalah) kelas VIII SMP Swasta Al-Ulum Medan pada materi Sikap positif terhadap Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara”. Subjek dari penelitian dalam PTK ini adalah siswa kelas VIII SMP Swasta Al-Ulum Medan yang berjumlah 40 orang siswa, sedangkan objek dalam PTKini adalah model pembelajaran Problem solving (Pemecahan masalah). Penelitian ini menggunakan dua siklus. Untuk memperoleh data yang diperlakukan dalam penelitian ini digunakan tes pilihan berganda sebanyak 10 butir untuk tiap siklus.Prosedur penelitiannya terdiri dari tahap perencaan, membuat rencana pembelajaran, lembar observasi dan mendesain alat evaluasi. Tahap observasi menggunakan lembar observasi untuk mencatat temuan. Tahap observasi dan refleksimerupakan analisis, sintetis, interpretasi dan eksplementasi yang diperoleh dari data pelaksanaan tindakan. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa meningkat dari siklus I sampai siklus II, dengan rata-rata tes hasil belajar I sebesar 70 pada siklus I tergolong cukup dan rata-rata tes hasil belajar sebesar 77,12 pada siklus II tergolong baik, demikian juga dengan ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 72,5% tergolong belum tuntas dan pada siklus II sebesar 87,5% tergolong tuntas. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem solving(Pemecahan masalah) dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa pada materi Upaya Pemberantasan Korupsi di indonesia di kelasVIII SMP Swasta Al-Ulum Medan, dengan kata lain hipotesis yang diajaukan sebelumnya dapat diterima kebenarannya.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOLABORASI MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DAN RESITASI
Dedy Mariadi
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 2 No. 1 (2021): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (646.597 KB)
|
DOI: 10.32696/jpips.v2i1.1538
Tujuan dari penelitian tindakan ini adalah: Untuk mengetahui apakah melalui kolaborasi CTL ( Contextual Teaching And Learning) dan Resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar PPKn pada siswa kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai Tahun Pembelajaran 2017/ 2018. Adapun yang menjadi populasinya adalah siswa kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai Tahun Pembelajaran 2019/ 2020, yang berjumlah 42 siswa.. Maka sampel untuk penelitian ini adalah Siswa kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai Tahun Pemlajaran 2017/ 2018, yang berjumlah 42 siswa (Sampel total). Dari hasil penelitian, Penerapan Kolaborasi Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) dan Resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pembelajaran PPKn di kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai Tahun Pembelajaran 2019/2020. Hal ini terlihat dari hasil belajar siswa sebelum dilakukannya Metode Kolaborasi Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) dan Resitasi rata – rata hasil belajar siswa memperoleh 67,61 telah meningkat menjadi 76,42 pada tahap siklus I dan pada tahap siklus II siswa memperoleh rata – rata hasil belajar sebesar 82,61. Maka dapat diketahui bahwa rata – rata hasil belajar siswa dari tahap siklus I dan tahap siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 6,19. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Penerapan Kolaborasi Pembelajaran CTL (Contextual Teaching And Learning) dan Resitasi mempunyai pengaruh positif meningkatkan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran PPKn Kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai TP. 2017/ 2018”. Hipotesisnya adalah Metode Penerapan Kolaborasi Pembelajaran CTL ( Contextual Teaching And Learning) dan Resitasi dapat meningkatkan prestasi belajar PPKn pada siswa kelas X MAS Al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai Tahun Pelajaran 2019/ 2020”. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X MAS al-Washliyah Nagur Serdang Bedagai TP. 2019/ 2020 yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah 38 siswa. Maka sampel untuk penelitian ini adalah siswa – siswi kelas X SMA Al-Washliyah Nagur serdang Bedagai TP. 2019/ 2020 yang terdiri dari 1 kelas dengan jumlah 38 siswa (Sampel total).