cover
Contact Name
Farid Faisal
Contact Email
arrihlah.febi@unsur.ac.id
Phone
+6285793854848
Journal Mail Official
arrihlah.febi@unsur.ac.id
Editorial Address
Jl. Pasirgede Raya, Bojongherang, Kec. Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat 43216
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah
ISSN : 27758184     EISSN : 27758176     DOI : 10.35194/arps.v2i1.2323
Core Subject : Economy, Education,
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah is an open access peer-reviewed online journal that provides a forum for sharing scientific studies on Islamic finance and banking. Editors welcome articles and research reports that address current issues such as: islamic finance, sharia business, sharia banking and sharia management.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER" : 6 Documents clear
ANALISIS PENGGUNAAN UANG DIGITAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI SYARIAH Billah, Muwwahid; Saripudin, Udin
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4966

Abstract

Indonesia mengalami lonjakan signifikan dalam penggunaan uang digital, dengan transaksi melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) meningkat hingga 226,54% pada pertengahan 2024. Hal ini menunjukkan percepatan transformasi sistem pembayaran digital, dengan 50,5 juta pengguna dan 32,7 juta merchant. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana inovasi teknologi dapat diselaraskan dengan prinsip syariah dalam konteks keuangan digital. Fokus utama penelitian adalah untuk mengembangkan panduan desain layanan fintech berbasis maqashid syariah, agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Muslim di era digital. Uang digital memiliki karakteristik non-fisik, fleksibel, efisien, serta memiliki fitur keamanan yang baik. Namun, penerapannya harus sesuai dengan prinsip ekonomi syariah, seperti larangan riba (bunga) dan gharar (ketidakpastian). Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjadi acuan untuk memastikan transaksi uang digital sesuai dengan syariah. Dalam layanan fintech syariah, akad-akad yang digunakan harus bebas dari riba, gharar, dan haram, serta menggunakan akad seperti mudharabah dan musyarakah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, dengan sumber data yang mencakup literatur ilmiah, jurnal, buku, dan laporan resmi dari lembaga pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memiliki relevansi yang kuat dalam mendukung inklusi keuangan syariah, memberikan perlindungan harta melalui keamanan transaksi, serta memperluas akses masyarakat ke layanan keuangan berbasis syariah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting dalam mendukunIndonesia has seen a significant surge in digital currency usage, with transactions through the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) increasing by 226.54% in mid-2024. This reflects a rapid transformation in the country's payment systems, with 50.5 million users and 32.7 million merchants adopting the platform. This research explores how technological innovation can align with Islamic values in the context of digital finance. It aims to develop guidelines for fintech services based on maqashid syariah, catering to the needs of Muslims in the digital era. Digital currency offers features such as non-physical transactions, flexibility, speed, cost-efficiency, and security, but its implementation must adhere to Islamic economic principles, particularly the prohibition of riba (interest) and gharar (uncertainty). The Indonesian Ulema Council (MUI) fatwa serves as a key reference for ensuring that digital transactions align with Islamic law. Islamic fintech services should be free from riba, gharar, and haram practices, utilizing contracts like mudharabah and musyarakah. This qualitative research, using descriptive design, draws from scholarly literature, journals, books, and government reports to examine the relationship between digital currency and Islamic economic principles. Findings suggest that QRIS is highly relevant in promoting financial inclusion under Islamic law, offering secure transactions and broadening access to sharia-compliant financial services for those without access to conventional banking. This study aims to contribute to advancing sharia financial inclusion, enhancing digital economic competitiveness, and supporting national economic recovery.
RESISTENSI PEMBIAYAAN DAN AKSEPTASI ATAS SISA HASIL USAHA PADA KSPPS TUNAS ARTHA MANDIRI SYARIAH CABANG CIANJUR Djuarni, Wenny; Sari, Three Mayang
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4839

Abstract

Penelitian ini  bertujuan  untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Resistensi  Pembiayaan Dan Akseptasi  Atas  Sisa Hasil Usaha Pada Kspps Tunas Artha Mandiri Syariah Cabang Cianjur tahun 2019-2023. Pengambilan data yang di lakukan menggunakan data sekunder, yaitu data pembiayaan, data pendapatan angsuran margin dan data Sisa Hasil Usaha (SHU) tahun 2019-2023. Metode yang digunakan adalah metode pendekatan kuantitatif. Dan tipe sampling yang dipilih adalah purposive sampling. Berdasarkan pada analisis yang telah dilakukan, diperoleh bahwa hasil perhitungan uji t pembiayaan tidak berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU). Sedangkan pendapatan angsuran margin berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU). Berdasarkan hasil perhitungan uji f bahwa F hitung > F tabel (8.225 > 3.159) dengan signifikan sebesar 0.001 < 0.050 menunjukan bahwa Pembiayaan dan Pendapatan angsuran margin secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU).This study aims to determine the extent of the influence of Financing Resistance and Acceptance on the Remaining Business Results at Kspps Tunas Artha Mandiri Syariah Cianjur Branch in 2019-2023. Data collection was carried out using secondary data, namely financing data, margin installment income data and data on the Remaining Business Results (SHU) in 2019-2023. The method used is a quantitative approach method. And the type of sampling chosen is purposive sampling. Based on the analysis that has been carried out, it was obtained that the results of the financing t-test calculation did not have a significant effect on the Remaining Business Results (SHU). While the margin installment income had a significant effect on the Remaining Business Results (SHU). Based on the results of the f-test calculation, the calculated F> F table (8.225> 3.159) with a significance of 0.001 <0.050 indicates that Financing and Margin Installment Income simultaneously have a significant effect on the Remaining Business Results (SHU).
ANALISIS KINERJA KEUANGAN KSPPS EL-MIZAN ANNAFII DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN EKONOMI ANGGOTA Yudih, Dadang; Nur Ichwan, M. Fawwas Daffa; Jamilah, Siti; Nurkesih, Siti
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) El-Mizan Annafii dalam mendukung pengembangan ekonomi anggotanya. KSPPS El-Mizan Annafii, sebagai lembaga keuangan syariah, berfokus pada peningkatan kesejahteraan anggotanya melalui prinsip syariah yang adil dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengevaluasi indikator kinerja keuangan seperti likuiditas, profitabilitas, dan efisiensi operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSPPS El-Mizan Annafii memiliki likuiditas dan profitabilitas yang baik, namun masih menghadapi tantangan dalam hal efisiensi operasional. Program pemberdayaan yang dijalankan oleh koperasi juga telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kapasitas usaha anggotanya. Untuk ke depan, KSPPS perlu melakukan inovasi dalam pengelolaan biaya dan meningkatkan komunikasi serta edukasi kepada anggotanya agar layanan dapat diakses lebih optimal.This study aims to analyze the financial performance of the El-Mizan Annafii Sharia Savings and Loans Cooperative (KSPPS) in supporting the economic development of its members. KSPPS El-Mizan Annafii, as a sharia financial institution, focuses on improving the welfare of its members through fair and transparent sharia principles. This study uses a literature review method to evaluate financial performance indicators such as liquidity, profitability, and operational efficiency. The results of the study indicate that KSPPS El-Mizan Annafii has good liquidity and profitability, but still faces challenges in terms of operational efficiency. The empowerment program run by the cooperative has also had a positive impact on increasing the income and business capacity of its members. In the future, KSPPS needs to innovate in cost management and improve communication and education to its members so that services can be accessed more optimally.
ESG DISCLOSURE INDEX PT BANK SYARIAH ALADIN: ANALISIS BERBASIS SUSTAINABILITY ACCOUNTING STANDARDS BOARD (SASB) Nugraha, Ramlan Indra; Gulo, Nurdelima; Soeratin, Harry Z
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4929

Abstract

Artikel ini menganalisis index pengungkapan ESG (environmental, social, governance) pada sustainability report PT Bank Syariah Aladin tahun 2023 berdasarkan kerangka SASB (Sustainability Accounting Standards Board). Pengungkapan ESG menjadi aspek kunci dalam manajemen perusahaan modern termasuk perbankan syariah. ESG sejalan dengan tujuan syariah yaitu mencapai maslahah (kesejahteraan umum). Pengungkapan ESG PT Bank Syariah Aladin bertujuan untuk memenuhi standar global, dan mencerminkan nilai-nilai etis Islam. Artikel ini bermaksud untuk menelaah kepatuhan terhadap pengungkapan pada standar yang relevan serta mengukur index pengungkapan ESG PT Bank Syariah Aladin tahun 2023 dengan menggunakan Sustainability Accounting Standards Board (SASB) industri bank komersial. Metode penelitian menggunakan kualitatif pendekatan analisis konten untuk menelaah laporan keberlanjutan perusahaan dan kuantitatif pendekatan indikator ceklis untuk mengukur index pengungkapan ESG perusahaan. Hasil penelitian menunjukan kode SASB aspek environmental FN-CB-410b.1, FN-CB-130a.1, FN-CB-305 telah dipatuhi sebagian, kode SASB pada aspek social FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4 telah dipatuhi sebagian, dan kode pada aspek governance FN-CB-510a.1, FN-CB-550a.2 telah dipatuhi secara utuh. Perhitungan skor untuk aspek Environmental sebesar 50%, skor untuk aspek social sebesar 50%, dan skor untuk aspek governance sebesar 100%. Dengan demikian dapat dikatakan PT Bank Syariah Aladin telah melakukan ESG disclosure meskipun terdapat beberapa kode pada SASB yang belum diungkap secara menyeluruh.This article analyzes the ESG (environmental, social, governance) disclosure index in the sustainability report of PT Bank Syariah Aladin in 2023 based on the SASB (Sustainability Accounting Standards Board) framework. ESG disclosure is a key aspect in modern corporate management including Islamic banking. ESG is in line with the objectives of sharia, namely achieving maslahah (general welfare). ESG disclosure of PT Bank Syariah Aladin aims to meet global standards and reflect Islamic ethical values. This article intends to examine compliance with disclosures on relevant standards and measure the ESG disclosure index of PT Bank Syariah Aladin in 2023 using the Sustainability Accounting Standards Board (SASB) of the commercial banking industry. The research method uses a qualitative content analysis approach to examine the company's sustainability report and a quantitative checklist indicator approach to measure the company's ESG disclosure index. The results of the study show that the SASB codes for environmental aspects FN-CB-410b.1, FN-CB-130a.1, FN-CB-305 have been partially complied with, the SASB codes for social aspects FN-CB-240a.1, FN-CB-240a.3, FN-CB-240a.4 have been partially complied with, and the codes for governance aspects FN-CB-510a.1, FN-CB-550a.2 have been fully complied with. The score calculation for the Environmental aspect is 50%, the score for the social aspect is 50%, and the score for the governance aspect is 100%. Thus, it can be said that PT Bank Syariah Aladin has carried out ESG disclosure even though there are several codes on SASB that have not been fully disclosed.
PENGARUH INFLASI DAN KURS TERHADAP PRODUK DOMESTIK BRUTO NASIONAL PERIODE 2009-2023 Daryono, Daryono; Busneti, Ida
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4958

Abstract

Inflasi dan kurs merupakan faktor yang dapat mempengaruhi produk domestik bruto suatu negara. Karena dengan inflasi tinggi akan berdampak tehadap daya beli masyarakat menurun, harga barang-barang akan  naik, suku bunga akan naik, distribusi barang tidak merata, kesejahteraan masyarakat menurun, pendapatan masyarakat tidak naik dan mendorog investasi berspekuatif. Dengan kurs yang kuat yaitu ketika niai tukar rupiah terhadap dolar menguat maka berpengaruh terhadap barang impor akan menjadi lebih murah dan barang ekspor nasional menjadi lebih mahal bagi penduduk asing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan kurs terhadap produk domestik bruto nasional periode tahun 2009-2023. Adapun data yang digunakan untuk penelitian yaitu data sekunder tentang inflasi, kurs dan PDB dari BI dan BPS. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan alat bantu eviews 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel inflasi dan kurs berpengaruh terhadap produk domestik bruto sebesar 97.9 persenInflation and exchange rates are factors that can influence a country's gross domestic product. Because high inflation will have an impact on people's purchasing power decreasing, prices of goods will rise, interest rates will rise, distribution of goods will be uneven, people's welfare will decrease, people's income will not increase and encourage speculative investment. With a strong exchange rate, that is, when the rupiah exchange rate against the dollar strengthens, this means that imported goods will become cheaper and national export goods will become more expensive for foreign residents. This research aims to determine the effect of inflation and the exchange rate on national gross domestic product for the 2009-2023 period. The data used for research is secondary data about inflation, exchange rates and GDP from BI and BPS. The data analysis technique uses multiple linear regression with the eviews 10 tool. The research results show that the inflation and exchange rate variables have an effect on gross domestic product by 97.9 percent.
TEORI KEBIJAKAN FISKAL ISLAM Ilham, Satria; Saripudin, Udin
Ar-Rihlah : Jurnal Keuangan dan Perbankan Syariah Vol 4, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/arps.v4i2.4745

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana penerapan teori kebijakan fiskal dalam ekonomi islam pada masa Rosullah SAW, masa Sahabat Nabi hingga saat ini, dan bagaimana kebijkan fiskal diterapkan di Indonesia. Kebijakan fiskal adalah kebijakan yang mengatur atau mengelola pendapatan serta pengeluaran negara yang bertujuan untuk menjaga stabilitas serta mendorong perkembangan ekonomi. Pendapatan serta pengeluaran pemerintah merupakan salah satu dari intrumen kebijakan fiskal. Namun secara literatur kebijakan fiskal modern nyatanya tidak ada satupun membahas terkait permasalahan etika, terkecuali pada teori distribusi. Hal itupun hanya sebatas teori distribusi. Metode penelitian ini menggunakan studi liberary. Hasil dari pembahasan ini menunjukan bahwa kebijakan fiskal dalam Islam sejak zaman nabi SAW hingga saat ini selalu menggunakan sistem anggaran berimbang (balanced budget) yang pengelolaan nya melalui baitul mal. Instrument yang dikembangakan dalam kebijakan fiskal Islam antara lain zakat, infaq, shadaqah, wakaf, ghanimah, fa’i, kharaj, jizyah, u’shur, dan khumus.This research examines how fiscal policy theory is applied in Islamic economics during the time of Rosullah SAW, the time of the Companions of the Prophet until now, and how fiscal policy is implemented in Indonesia. Fiscal policy is a policy that regulates or manages state revenues and expenditures with the goal of promoting economic development and maintaining stability. Government revenues and expenditures are one of the fiscal policy instruments. However, with the exception of distribution theory, none of the modern fiscal policy literature discusses ethical issues. Even so, it is only applicable to distribution theory. A library study is used in this research method. The outcomes of this discussion show that fiscal policy in Islam has always used a balanced budget system (a balanced budget) that is managed through Baitul Mal since the time of the Prophet SAW until now. Zakat, infaq, shadaqah, waqf, ghanimah, fa’i, kharaj, jizyah, u’shur, and khumus are examples of Islamic fiscal policy instruments

Page 1 of 1 | Total Record : 6