cover
Contact Name
Hartati
Contact Email
hartatilana@gmail.com
Phone
+6285292398583
Journal Mail Official
j.lintaskeperawatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan, Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kode Pos : 51145
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Lintas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28079280     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Lintas Keperawatan (JLK) is a Nursing journal cover all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 104 Documents
PENGARUH MODIFIKASI PEMBELAJARAN DARING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIS (KEK) Hartati, Hartati; Sumarni, Sumarni; Anonim, Tri
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i1.6848

Abstract

Chronic energy deficiency is the state in which the pregnant women suffer the lack of food chronically (chronic). The effect of chronic energy deficiency causes death to the mother and fetus, the further impact of chronic energy deficiency can cause physical growth disorders (stunting), brain and metabolic disorders that make it susceptible to disease during the Covid 19 pandemic. This study aims to examine the effectiveness of online learning modifications about nutrition to increase the knowledge of chronic energy deficient pregnant women in South Pekalongan.The design of this research is an experimental quasi study with the Two group pretest-post test design. The research sample of 40 respondents consists of 20 respondents treatment groups and 20 respondents in the control groups. The intervention in the online learning treatment group, and the control group by learning to read the KIA book, was carried out for 15 days. Statistical test uses the Paried t test for the test for normally distributed data and uses Wilcoxon for abnormal data distribution.The statistical test result states that there is a difference in the knowledge of pregnant women in chronic energy deficiency (KEK) between those who are given modified online learning and learning through the KIA book with r: 0,000. Keyword: KEK, Learning, Online Learning
PENGELOLAAN KEPERAWATAN GANGGUAN VOLUME CAIRAN DAN ELEKTROLIT; KURANG DARI KEBUTUHAN PADA PASIEN ANAK DIARE DENGAN DEHIDRASI SEDANG DI RSUD BATANG Hartono, Mardi; Badrudin, Muhammad; Djoko Santoso, Petrus Nugroho
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i1.6849

Abstract

Background : Diarrhea is defecation with a liquid or half liquid stool with a frequency of more than 3 times per day and can be accompanied or without lenders and blood. In diarrhea children the need for rehydration must be fulfilled immediately to minimize the risk of complications.Purpose : This study aims to be able to report on the management of nursing care, able to describe and analyze the results of studies, nursing problems, planning, nursing care actions, and evaluation of actions taken to overcome fluid volume shortages with dehydration while in two diarrhea pediatric patients.Method : This Scientific Writing uses descriptive research methods that have the purpose of describing and enforcing facts in managing nursing fluid volume disorders: less than the need for diarrhea children with moderate dehydration.Result : In patients lacking fluid volume there are several measures to overcome the lack of fluid volume, one of which is by rehydrating and monitoring fluid balance in patients. After nursing action, the results obtained were the presence of an improved hydration status response from the presence of fluid balance in both patients.Conclusion : In conclusion, the application of rehydration measures and monitoring of fluid balance in patients with moderate dehydration diarrhea with impaired fluid and electrolyte volumes must be carried out comprehensively so that the planned goals and outcome criteria can be achieved. Keywords: diarrhea, lack of fluid volume, rehydration
PERAN PERPUSTAKAAN TERHADAP PENINGKATAN LITERASI INFORMASI MAHASISWA PROGRAM STUDI KEPERAWATAN PEKALONGAN POLTEKKES KEMENKES SEMARANG DI MASA PANDEMI COVID-19 Setyowati, Sri; Edi, Wijanarko; Darwoto, Darwoto; Dewi, Nivea Paula
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i1.6850

Abstract

Background and Research Objectives - In Indonesia, information literacy coincides with the phenomenon of illiteracy and low reading interest. The library as an educational institution plays an important role in increasing information literacy in the world of education. Likewise, libraries in Higher Education are very important in supporting the Tri Dharma of Higher Education. This study aims to determine the role of the Pekalongan Nursing Study Program Library in increasing information literacy, as well as to determine the benefits of information literacy for students during the Covid-19 pandemic.Methodology - This research  is descriptive quantitative  in nature. A total of 70  respondentswere recruited by means of accidental sampling to measure the role of the library. The questionnaire was made referring to library standards and was developed based on the Likert scale. After the data is collected, it is processed and presented in tables and graphs. Furthermore, the data are descriptively categorized into interval scales, namely: 1) very good (3.28-4.03), 2) good (2.52-3.27), 3)less good (1.76-2, 51), 4) not good (1.00-1.75).Research Results - The results of the research that have been achieved with respondents, namely students of the Poltekkes of the Ministry of Health in Semarang, level 2 and level 3 of the Pekalongan Nursing Study Program, which have been carried out since June 2020, show that the role of libraries in student information literacy during the Covid-19 pandemic in Pekalongan Nursing Study Program, Poltekkes Ministry of Health Semarang with "enough" results as many as 61 respondents (87.1%).Conclusions and Suggestions - The characteristics of respondents in the research on the role oflibraries on student information literacy were dominated by female sex with a total of 61 respondents (87.1%). The role of libraries in student information literacy during the Covid-19 pandemic resulted in 61 respondents (87.1%) in the "adequate" category. It is necessary to develop further research on the role of libraries in information literacy by increasing the number of respondents in addition to students as well as teaching staff and educational staff. Besides that, also by deepening the research questionnaire that was distributed to respondents. Keywords: Information Literacy, Role and Utilization of Libraries
PENGELOLAAN KEPERAWATAN NYERI IBU NIFAS DENGAN AFTERPAINS PADA Ny.Rs DAN Ny.Rn DI RUANG LILY RSUD KABUPATEN BATANG Harnany, S.ST, M.Si, Afiyah Sri; SKM, M.Kes, Hartati; Inayah, S.Kep, Ns, M.Kes, Maslahatul; Handayani, Devi Rahmawati; Anonim, SST, M.Kes, Tri
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7869

Abstract

Latar Belakang : Afterpains adalah perasaan nyeri (kram dan mules-mules) yang dirasakan oleh ibu setelah melahirkan akibat dari rileksasi dan kontraksi uterus yang periodik berlangsung 2-10 hari post partum, sering terjadi pada multipara karena uterus sering teregang, cenderung kendor dari pada uterus primipara, begitu pula pada bayi terlalu besar, bayi kembar atau pada hydramnion, karena uterus penuh dua kali lipat, akan mebutuhkan upaya lebh kuat menimbulkan kontraksi dala proses involusi uterus. Ketidaknyamanan ini dapat menimbulkan penurunan nafsu makan, gangguan mobilitas, istirahat dan tidur, bahkan menyebabka kecemasan, yang dapat berpengaruh pula pada proses laktasi, sehingga menjadi salah satu peyebab kegagala ASI eksklusif .Masalah yang serius ini harus segera diperhatikan dan ditangani oleh seorang perawat.Tujuan : Agar penulis dapat melaksanakan asuhan keperawatan ibu post partum dengan nyeri karena afterpains, meliputi pengkajian, perumusan masalah, penegakan diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan memaparkan laporan kasus menggunakan proses keperawatan. Pengumpulan data diperoleh dari berbagai sumber pada bulan Desember 2019. Assesment dilakukan dengan anamnesa pada 2 klien sehingga menemukan masalah utama nyeri pada ibu post partum karena afterpains. Intervensi untuk mengatasi masalah tersebut dengan menggunakan penatalaksanaan nyeri secara non farmakologi berupa menilai nyeri, mengobservasi tanda-tanda vital dan kontraksi uteri, mengkosongkan kandung kemih ,memberikan posisi nyaman : posisi tengkurap dengan memberi bantal dibawah perut , tehnik relaksasi dengan nafas dalam , tehnik distraksi dengan mengingat Tuhan Yang Maha Esa, menginformasikan penyebab nyeri, pentingnya mobilisasi, meningkatkan istirahat, penyuluhan nutrisi seimbang, dan senam nifas.Hasil : Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya keberhasilan pada kedua klien, yaitu dari nyeri sedang (skala nyeri 6, dan 5) menurun menjadi nyeri ringan (skala nyeri 3).Kesimpulan : Dalam akhir penyusunan laporan kasus ini, penulis membuat kesimpulan bahwa tujuan asuhan keperawatan pada kedua klien yaitu Ny.Rs dan Ny.Rn tercapai, skala nyeri turun, dari nyeri sedang (skala 6) menjadi nyeri ringan (skala 3).Saran : Perawat maupun bidan ruangan dapat memberi bimbingan lebih banyak pada ibu nifas untuk melaksanakan manajemen nyeri non farmakologi.Kata Kunci : nyeri, ibu nifas, afterpains
EFEKTIFITAS METODE TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH DAN DENYUT NADI PADA REMAJA DYSMENORRHEA Saleh, SKM, M.Kes, Rosmiati; Amirudin, S.Kep, Ns, M.Kes, Zaenal; Harnany, S.ST, M.Kes, Afiyah Sri; S.ST, M.Kes, Sumarni; S.ST, M.Kes, Supriyo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7870

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian Dysmenorrhea dari setiap Negara, rata-rata lebih dari 50%. Di Indonesia angkanya diperkirakan 55% perempuan usia reproduksi tersiksa oleh dysmenorrhea. Sekitar 10% dilaporkan absen kerja atau sekolah karena Dysmenorrhea. Gejala penyerta yang dialami wanita dengan dysmenorrhea, 90% melaporkan mual dan muntah, 85% melaporkan kelelahan, 60% menderita diare, 60% menyatakan nyeri punggung bawah. Penelitian ini dilakukan di asrama putri Prodi Keperawatan Pekalongan, dalam kurun waktu 3 bulan yaitu pada bulan September-November 2019 dengan menggunakan data primer. Gejala dirasakan yang dirasakan responden beragam, dari satu hari menjelang menstruasi 4 responden (15.38%), hari pertama 14 responden (53.85%), hari pertama sampai pada hari ke 2 menstruasi 8 responden (34.62%). Gejala yang menyertai yaitu nyeri perut seperti dipers 10 responden (38.46), nyeri desertai pusing 8 responden (30.77%) dan nyeri disertai mual, muntah, diare 8 responden (30. 77%).Tujuan: Penelitian ini adalah melihat apakah terapi metode TENS berpengaruh terhadap perubahan tekanan darah dan denyut nadi pada remaja dysmenorrhea.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian Comparative dengan jumlah sampel 26 responden. Analisis statistic menggunakan uji t.test.Hasil: Analisis bivariat  menunjukkan bahwa  terapi metode TENS dan Akupresur terbukti ada hubungan signifikan dengan Perubahan Tekanan Darah sistolik, diastolic, denyut nadi dan penurunan rasa nyeri  yaitu diperoleh nilai masing-masing P.value = 0.00 (p< 0.05) Hanya satu variabel menunjukkan bahwa terapi metode TENS tidak ada hubungan dengan Perubahan Tekanan Darah sistolik dengan nilai  P.value = 0.33 (p> 0.05).Simpulan : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan  deagan hasil uji statistik dapat  dsimpulkan bahwa metode TENS maupun Akupresur efektif dalam menurunkan nyeri haid (dysmenorrhea). Kata kunci: Akupresur; Denyut nadi; Dysmenorrhea; Metode TENS; Tekanan Darah
COMPLEMENTARY AND ALTERNATIVE MEDICINE (CAM) PADA ANAK DENGAN LEUKEMIA (LITERATURE REVIEW) Penyami, Yuniske; S.Kep, Ns, M.Kes, Mardi Hartono; S.Kp, M.Kes, Moh. Projo Angkasa; Aprilia, Shinta; Rohmah, Maqhviroh Nurvitasari
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7871

Abstract

Latar belakang: Leukemia adalah penyakit serius dan memengaruhi semua aspek kehidupan pasien termasuk anak-anak. Setiap 100.000 penduduk yang mengalami kanker di Indonesia, sebesar 4.100 diantaranya adalah anak-anak. Complementary and Alternative Medicine pada pasien paliatif merupakan terapi lazim yang digunakan sehingga penting untuk mengidentifikasi jenis CAM pada anak dengan leukemia.Tujuan: Mengetahui jenis dan efek dari penggunaan CAM pada anak dengan LeukomiaMetode: Peneliti melakukan penelusuran artikel melalui PubMed dan Science direct dengan kriteria inklusi jurnal dipublikasi dengan bahasa inggris, diterbitkan pada 2008-2018, tersedia gratis, dan metode penelitian yang digunakan adalah RCT atau quasi ekperimen.Hasil: Terdapat 7 artikel yang sesuai dengan kriteria terdiri dari sleep higiene, teknik pemijatan, terapi musik, peraatan mulut dengan madu, zinc sulfat dan propolis, serta penggunaan minyak wijen.Kesimpulan: Semua metode CAM pada artikel yang ditemukan efektif menurunkan berbagai gejala pada anak dengan leukimia.Saran: Perlu studi lebih lanjut mengenai CAM pada pasien paliatif khususnya seiring dengan berkembangnya teknologi akan sangat memungkinkan terciptanya jenis CAM yang baru serta efeknya.Kata Kunci: Complementary and Alternative Medicine, anak, leukemia
PENGARUH FINGER RELAXATION TERHADAP TINGKAT STRES MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN DARING DI POLTEKKES KEMENKES SEMARANG PRODI D III KEPERAWATAN PEKALONGAN Wijayanti, Ari Lestari; Asih, Ifa Tri; Khusnaeni, Dewi; S.Kep,Ns.M.Kes, Zaenal Amirudin; S.Kep, Ns, M.Kes, Indar Widowati
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7872

Abstract

Latar Belakang : Stress merupakan suatu kondisi yang tidak seimbang antara internal seseorang dengantuntutan yang dibebankan yang timbul dari interaksi dengan lingkungannya, sehingga dirasa mengancamdirinya berupa respon fisik, perilaku, dan psikologis. Tingkat stress yang dirasakan setiap orang berbedadalam hal skala atau tingkatannya, dan karakteristiknya.Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik finger relaxation terhadap tingkatstress mahasiswa dalam pembelajaran daring.Metode : Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperiment one group pra-post test design, sampeldiambil secara purposive sample pada mahasiswa Poltekkes Kemenkes Semarang Prodi D III KeperawatanPekalongan berjumlah 60 0rang, variabel penelitian ini ada variabel terikat yaitutingkat stress mahasiswadan variabel bebas yaitu finger relaxation. Analisa data yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan alpa =0,05.Hasil : Sebagian besar mahasiswa Prodi III Keperawatan memiliki tingkat stres ringan yakni sebanyak86,7% selama pembelajaran daring. Tidak adanya pengaruh teknik finger relaxation terhadap tingkat stress60 mahasiswa selama pembelajaran daring di Prodi D III Keperawatan Pekalongan,namun terdapatkecendurungan penurunan tingkat stress terhadap 28 responden.Saran : Perlu dilakukan penelitian kembali dengan; sampel lebih banyak; dan atau variabel yang berbeda.Kata Kunci : Stress, finger relaxation, pembelajaran daring.
PENGELOLAAN KEPERAWATAN JIWA ISOLASI SOSIAL: MENARIK DIRI DAN LATIHAN BERKENALAN DI RSJD DR. AMINO GONDOHUTOMO Yasin, Anwar; Widowati, S.Kep, Ns, M.Kes, Indar; Santoso, S.Kp, MMR, Petrus Nugroho Djoko; Pratikwo, SPd, SKM, M.Kes, Suryo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i2.7873

Abstract

Latar Belakang : Isolasi sosial merupakan kegagalan individu dalam berinteraksi dengan orang lain sebagai akibat dari peristiwa buruk yang dialami. Perilaku yang sering diperlihatkan pasien isolasi sosial seperti menarik diri, tidak komunikatif, menyendiri, asik dengan pikiran dan dirinya sendiri, serta menghindar dari orang lain. Banyak hal yang menjadi penceAtus munculnya isolasi sosial, termasuk broken home dan bullying. Pasien yang mengalami gangguan isolasi sosial perlu memperoleh perawatan yang disegerakan karena bila tidak ditangani bisa berdampak pada sistem klien secara keseluruhan. Dalam proses keperawatan klien isolasi sosial, melatih cara berkenalan sangat perlu dilakukan, karena memberikan keuntungan untuk meningkatkan interaksi dan aktivitas sosial.Tujuan : Karya ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan keperawatan jiwa pada pasien dengan Isolasi Sosial: Menarik Diri dan Latihan Berkenalan.Metode : Metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus digunakan dalam proses keperawatan. Sebanyak 2 responden direkrut secara purposive sampling yang memenuhi kriteia.Hasil : Hasil membuktikan kedua responden mengalami peningkatan kemampuan berkenalan.Kata Kunci : Isolasi sosial, latihan berkenalan, broken home, bullying.
STUDI LITERATUR : PENINGKATAN KESELAMATAN PASIEN DALAM DETEKSI DINI KEGAWATDARURATAN PASIEN MENGGUNAKAN EARLY WARNING SCORE Angkasa, Moh. Projo; ., Suparjo; ., Sudirman
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v3i1.8513

Abstract

Latar Belakang : EWS direkomendasikan sebagai alat untuk membantu pemantauan perubahan kondisi pasien. EWS telah dikembangkan di rumah sakit serta termasuk dalam salah satu hal yang dinilai dalam Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS). Dalam pelaksanaanya EWS masih memiliki beberapa kendala.Tujuan : Mengidentifikasi artikel-artikel penelitian tentang efektivitas penggunaan EWS sebagai instrumen deteksi dini perburukan kondisi pasien.Metode : Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur. Database yang digunakan adalah ProQuest, Pubmed, SINTA dan Google Scholar. Kata kunci dalam pencarian artikel adalah “Patient safety AND Early Warning Score”, “Patient Safety OR Early Warning Score” dan “Patient Safety AND Nursing”. Peneliti menemukan 8 artikel penelitian yang sesuai dengan topik penelitian. Artikel bersumber pada jurnal nasional maupun internasional, dapat diakses secara penuh, dan terpublikasi pada tahun 2016-2020. Artikel dianalisis sehingga ditemukan poin-poin yang sesuai dengan tujuan penelitian.Hasil : EWS merupakan instrumen identifikasi, monitoring perubahan fisiologis, dan dasar dalam menentukan rencana tindak lanjut bagi pasien. Perawat dalam hal ini berperan dalam melakukan pengkajian awal, monitoring kondisi pasien, dan memutuskan tindakan selanjutnya. Implementasi EWS di tatanan layanan kesehatan dapat mengurangi risiko perburukan, menurunkan insiden klinik, dan meningkatkan kemampuan deteksi perubahan fisiologis pasien.Kata Kunci : Early Warning Score; Kegawatdaruratan; Keselamatan Pasien 
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI KESEHATAN DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL TERHADAP PENGETAHUAN KELUARGA DALAM PENANGANAN KEJADIAN KEJANG DEMAM PADA ANAK Saleh, Rosmiati; Pratikwo, Suryo; ., Arwani; Hartono, Mardi; Anonim, Tri
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 3 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v3i1.8514

Abstract

Latar Belakang : Tingkat pengetahuan keluarga dapat menjadi kunci dalam penanganan kejang demam pada anak. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan adalah dengan melakukan edukasi kesehatan menggunakan media audiovisual. Media audiovisual dapat memberikan stimulus pada dua indera manusia, yaitu penglihatan dan pendengaran. Edukasi kesehatan yang dilakukan secara terstruktur dan konsisten dapat memberikan informasi yang efektif bagi seseorang.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak.Metode : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis audiovisual untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dalam penanganan kejangdemam pada anak. Penelitian ini menggunakan metode quasy eksperimen dengan kelompok kontrol. Kelompok kontrol diberikan intervensi berupa edukasi kesehatan secara tradisional sedangkan kelompok intervensi diberikan intervensi berupa edukasi menggunakan media audiovisual. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan menggunakan seluruh responden yang memenuhi kriteria. Responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Masing-masing kelompok berisi 20 responden yaitu keluarga yang memiliki anak 3 bulan hingga 5 tahunHasil : Hasil membuktikan kedua responden mengalami peningkatan kemampuan berkenalan. Kata Kunci : Audiovisual; Pengetahuan; Kejang Demam.

Page 7 of 11 | Total Record : 104