cover
Contact Name
Hartati
Contact Email
hartatilana@gmail.com
Phone
+6285292398583
Journal Mail Official
j.lintaskeperawatan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Perintis Kemerdekaan, Padukuhan Kraton, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Kode Pos : 51145
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Lintas Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 28079280     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Lintas Keperawatan (JLK) is a Nursing journal cover all nursing area including basic research in nursing, management nursing, emergency and critical nursing, medical surgical nursing, mental health nursing, maternity nursing, pediatric nursing, gerontological nursing, community nursing, family nursing education nursing, complementary and alternative medicine (CAM) in nursing.
Articles 104 Documents
Uji Efektifitas Suplementasi Minyak Zaitun Extra Virgin dengan Extrac Bawang Putih terhadap Tekanan Darah dan Imunitas Tubuh Pasien Hypertensi yang Beresiko sebagai Comorbid Infeksi Covid-19 di Kota Pekalongan Hartono, Mardi; Supriyo; Hartati; Penyami, Yuniske
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v6i2.14029

Abstract

LatarBelakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah persisten dimana tekanan sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan diastolic diatas 90 mmHg (Ruhyanudin, 2007). Penyakit hipertensi digolongkan sebagai the silent killer karena umumnya tidak memiliki gejalaawal tetapi dapat menyebabkan penyakit jangka panjang dan komplikasi yang berakibat fatal seperti timbulnya penyakit jantung, stroke, danginjal (Sheps, 2005).Hypertensia adalah penykit kronis utama yang banyakdiderita kelompok usial anjut. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui efek pemberian Minyak Zaitun Extrac Virgin dan Bawang Putih Terhadap Kadar Tekanan Darah dan Imunitas Pada Pasien Hypertensi di Kota Pekalongan Metode Penelitian : Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah eksperimen dengan rancangan pre test – post test design with control group yaitu dengan melakukan pengukuran Tekanam Darah dan Kadar Limfosit dan Neutrofil pada kelompok perlakuan Minyak Zaitun Extrac Virgin dan Extrac Bawang Putih dan Kelompok Kontrol. Analisis dilakukan dengan uji Repeated Measure Anova (Ranova) dengan α 0.05. Hasil : Kombinasi Minyak Zaitun dan Extrac Bawang Putih ada Pengaruh terhadap Sistolik 3.4 mmHg lebih rendah (p=0.203). dibandingkan Hanya Extrak Bawang Putih terhadap penurunan Sistolik 1,3 mmHg (p=0.562). Perlakuan Minyak Zaitun dan Extrac Bawang memiliki pengaruh terhadap Diastolik 3.4 mmHg lebih rendah (p=0.066). Dibandingkan Hanya Extract Bawang Putih dengan penurunan Diastole 1,2 mmHg (p=0,444). Kombinasi Minyak Zaitun dan Extract Bawang Putih memiliki kenaikan neotrofil 0.2 (p=0.951). Perlakuan Hanya Extract Bawang Putih meningkatkan neotrofil lebih tinggi 3.3 (p=0.335). Kombinasi Minyak Zaitun dan Extract Bawang Putih memiliki limfosit 1.0 lebih tinggi (p=0.036) Perlakuan hanya Extract Bawang Putih memberikan peningkatan limfosit yang sangat keciil yaitu hanya sebesar 0.2 dan peningkatan limfosit tersebut secara statistik tidak signifikan (0,692) Simpulan : Ada Pengaruh Pemberian Minyak Zaitun Extrac Virgin dengan Extrac Bawang Putih Terhadap Tekanan Darah dan Status Imunitas. Kata Kunci : Minyak Zaitun Extra Virgin, Extrac Bawang putih dan Imunitas
Hubungan Antara Literasi Fear Of Missing Out (Fomo) Dengan Kesehatan Mental Mahasiswa Di Kota Pekalongan Widowati, Indar; Triasari, Lis; Harnany, Afiyah Sri; Amirudin, Zaenal; Widayanti, Esti Dwi
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v6i2.14031

Abstract

Latar belakang : Perkembangan media sosial yang cepat memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan takut tertinggal dari aktivitas sosial di dunia maya. Kondisi ini dapat berpengaruh pada kesehatan mental mahasiswa, terutama pada masa transisi menuju dewasa muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi FOMO dengan kesehatan mental mahasiswa di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Indonesia. Metode : Desain penelitian adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 100 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Pekalongan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi FOMO dan General Health Questionnaire (GHQ-12). Analisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil : Hasil menunjukkan adanya hubungan signifikan antara literasi FOMO dan kesehatan mental (p = 0,004). Kesimpulan : Mahasiswa dengan literasi FOMO rendah memiliki tingkat gangguan kesehatan mental lebih tinggi. Peningkatan literasi digital dan pengelolaan media sosial yang sehat diperlukan untuk menjaga kesehatan mental mahasiswa. Kata kunci: Fear of Missing Out, literasi digital, kesehatan mental, mahasiswa, Pekalongan
Memfasilitasi Literasi Kesehatan Ginjal Anak Usia Dini Melalui Kreasi Partisipatif Big Book Nofianto, Norma; Inayah, Maslahatul; Sudirman; Sumarni; Angkasa, Moh Projo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v6i2.14036

Abstract

Latar Belakang: Literasi kesehatan ginjal pada anak usia dini sering terabaikan, meskipun data global menunjukkan peningkatan prevalensi penyakit ginjal kronis (PGK) pada populasi anak. Metode pendidikan didaktik tradisional terbukti kurang efektif karena anak belajar paling baik melalui interaksi, kreativitas, dan relevansi pribadi.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, mengimplementasikan, dan menguji efektivitas intervensi kreasi Big Book partisipatif sebagai media pemberdayaan untuk meningkatkan literasi kesehatan ginjal pada anak usia dini di MI Islamiyah Karanganyar Batang dan MI Muhammadiyah Karangasem Batang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain Action Research (AR) berdasarkan model Kemmis dan McTaggart. Studi dilakukan di dua Madrasah, MI Islamiyah Karanganyar Batang dan MI Muhammadiyah Karangasem Batang, melibatkan siswa usia dini, orang tua, dan guru. Data awal dikumpulkan melalui pre-test pemahaman kognitif dan Focus Group Discussion (FGD). Siklus tindakan berfokus pada lokakarya kreasi bersama Big Book partisipatif dan observasi partisipasi.Hasil: Penelitian ini berhasil menyelesaikan Siklus 1 (Perencanaan dan Asesmen) dan Siklus 2 (Pengembangan Partisipatif). Siklus 1 mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan yang signifikan (62,5% anak memiliki pemahaman terbatas). Siklus 2 berhasil memproduksi prototipe interaktif "Big Book Ginjal Sehat", yang memuat tiga pesan utama (hidrasi, nutrisi, dan aktivitas fisik). Observasi kualitatif menunjukkan bahwa keterlibatan aktif anak dalam proses ilustrasi meningkatkan antusiasme dan rasa kepemilikan terhadap media.Kesimpulan: Pendekatan Action Research yang dikombinasikan dengan kreasi Big Book partisipatif terbukti menjadi kerangka kerja yang layak dan sangat menarik untuk mengembangkan media edukasi kesehatan ginjal yang relevan dengan konteks anak usia dini, meletakkan dasar yang kuat untuk evaluasi dampak selanjutnya.Kata Kunci: Literasi Kesehatan Ginjal, Big Book, Action Research, Anak Usia Dini, Partisipatif, Pendidikan Kesehatan.
JENIS PEKERJAAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN MEMPENGARUHI KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIRETROVIRAL (ARV) PADA PASIEN HIV/AIDS Haryadi, Yuyun; Sumarni, Sumarni; Angkasa, Moh Projo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6446

Abstract

Latar belakang: HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan yang mengkhawatirkan yang menyebabkan kematian sebanyak 32 juta jiwa di dunia. Kepatuhan minum obat ARV sangat penting untuk mencegah resistensi dan memperpanjang harapan hidup pasien. Kepatuhan minum ARV dapat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan..Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat Antiretroviral (ARV) di klinik Voluntary Conseling and Testing (VCT) RSUD Batang.Metode penelitian : Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien HIV/AIDS di klinik VCT RSUD Batang sejumlah 55 responden.Hasil  penelitian  :  Berdasarkan  hasil  analisa  dengan  menggunakan  uji  Fisher’e  ExactTest didapatkan data bahwa tingkat pendidikan p value 0,041 < α = 0,05, jenis pekerjaan p value 0,014 < α = 0,05, berdasarkan data tersebut bermakna ada hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan  dengan kepatuhan minum obat ARV di klinik VCT RSUD Batang.Kesimpulan : pendidikan terbanyak SMP (43,6%), pekerjaan terbanyak swasta (56,4%), responden terbanyak patuh minum ARV (60%), yang artinya hubungan antara jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat Antiretroviral (ARV) di klinik Voluntary Conseling and Testing (VCT) RSUD Batang.Saran : Rumah sakit diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan minum ARV pada pasien HIV/AIDS dengan mengetahui jenis pekerjaan dan tingkat pendidikan pasien .  
NURSING MANAGEMENT THE RISK OF NUTRITION IMBALANCE LESS THAN BODY IN An. S WITH TYPHOID FEVER IN SPACE SEKARJAGAD RSUD BENDAN KOTA PEKALONGAN Hartono, Mardi; Sedjati, Rr Sri; Santoso, Petrus Nugroho Djoko; Nofianti, Eka
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6447

Abstract

ABSTRACBackground : Typhoid fever is an acute infectious disease caused by salmonella typhi bacteria and attacks the digestive system. Cases of typhoid fever in Indonesia are estimated to reach 800 sufferers per 100.000 Indonesian population each year with the highest percentage occurring in children aged 5-14 years. Typhoid fever sufferers tend not to have an appetite so that they experience nutritional imbalances that are less than the body’s needs or risk an imbalance of nutrients less than the body’s need.Objective : This study aims to obtain an overview of nursing management risk of nutritional imbalance less than body’s needs in children with typhoid fever in the Sekarjagad room at Bendan Distric Hospital.Method : The research method used in the preparation of scientific papers is descriptive research design, namely the research method used to solve or answer problems that are being faced in the current situation. to describe nursing care from assessment to nursing evaluation with the subject typhoid fever pediatric patients who are at risk of experiencing nutritional imbalances less than the body’s needs.Resuls : The result of research on patient showed that the management of the risk of nutritional imbalance is less than body’s needs with motivation given about the importance of nutrition for healing can increase appetite, so the problem of the risk of nutritional imbalance is less than the body’s needs partially resolved.Keyword : The risk of nutritional imbalance is less than the body’s needs, typhoid fever
STUDI KEBUTUHAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING MAHASISWA DI PRODI KEPERAWATAN PEKALONGAN Hartati, Hartati; Amirudin, Zaenal; Widowati, Indar
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6448

Abstract

Bimbingan dan konseling diselenggarakan untuk memfasilitasi perkembangan mahasiswa agar mampu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk pribadi, sosial, dan spiritual. Layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi sebagai upaya membantu memberikan kemudahan dan kelancaran mahasiswa dalam mencapai tugas perkembangannya. Sejumlah studi memperlihatkan layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi sangat dibutuhkan, sebagai unsur terpadu berkenaan dengan peningkatan mutu dan relevansi pendidikan,. layanan bimbingan dan konseling di Prodi Keperawatan Pekalongan belum optimal, hal ini terbukti hampir setiap tahun terdapat mahasiswa yang cuti, bahkan ada yang putus studi.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara jelas dan objektif tentang kebutuhan layanan bimbingan dan konseling di Prodi Keperawatan Pekalongan. Jenis penelitian deskriptif dengan jenis data kuantitatif dan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini  adalah mahasiswa Prodi DIII Keperawatan Pekalongan  sebanyak 318 mahasiswa, sampel  diambil secara proporsional random sampling  dari tingkat I, tingkat II dan tingkat  III, jumlah sampel 78 mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan  rata-rata kebutuhan bimbingan dan konseling  tingkat I, Tingkat II dan Tingkat III  diatas 90 %  dan  rata-rata  tertinggi kebutuhan psikologis, emosi dan kerohanian (96.88 %) dan yang terendah adalah kebutuhan belajar (91.01%). Bimbingan dan konseling  kepada mahasiswa sudah dilaksanakan namun belum sesuai kebutuhan  dari mahasiswa ( rata-rata kurang dari 80 %) hal ini karena  belum adanya pelatihan bagi  dosen pembimbing akademik sehingga dalam memberikan bimbingan  mempunyai persepsi berbeda tiap pembimbing.Saran bagi pembimbing  akademik diharapkan mampu memberikan bimbingan dan konseling  kepada mahasiswa secara maksimal  baik frekuensi  bimbingan maupun kualitas bimbingan dan mempunyai persepsi  dan kemampuan yang sama dalam memberikan bimbingan dan konseling  kepada mahasiswa. Perlu adanya penelitian lanjutan kajian tentang  pelatihan  bagi  semua dosen  sebagai  konselor dan  adanya penelitian tentang penyusunan   buku panduan bimbingan dan konseling  yang tepat sebagai acuan bagi dosen untuk menunjang keberhasilan mahasiswa.
PENGELOLAAN KEPERAWATAN KELUARGA Ny. R DAN Ny. U DENGAN NYERI KEPALA HIPERTENSI DI KOTA PEKALONGAN Saleh, Rosmiati Saleh; Pratikwo, Suryo; Rahmania, Putri Aisyah; Inayah, Maslahatul
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6452

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi dapat menimbulkan masalah keperawatan nyeri kepala akibat ketidak mampuan keluarga mengenal masalah kesehatan penyakit hipertensi dan juga karena kurangnya dukungan keluarga ketika serangan nyeri datang akibat tekanan darah yang tinggi. Penanganan nyeri kepala hipertensi sangat dibutuhkan dan perlu dilakukan secara benar, tepat dan dapat dilakukan dengan cara perawatan non farmakologi yaitu dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi (pengalihan nyeri) menggunakan musik.Tujuan : Agar klien dan keluarga mampu melakukan pengelolaan keperawatan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik dengan benar dan tepat. Metode : Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan peristiwa atau fenomena yang ada pada saat ini. Penelitian ini berbentuk studi kasus dengan menggunakan 2 subjek yang  sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi.Hasil : Setelah dilakukan tindakan keperawatan penanganan nyeri kepala hipertensi dengan teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, pasien merasakan nyeri kepalanya berkurang dari score 4 menjadi 2 dan perlakuan ke 2, nyeri kepala dudah tidak ada rasa nyeri. Selanjutnya diberi pendidikan kesehatan tentang penyakit hipertensi, dan pentingnya dukungan keluarga. Hasilnya didapatkan bahwa keluarga lebih memahami tentang penyakit hipertensi yaitu klien 1; dari nilai 45 menjadi 80 dan klien 2 dari nilai 50 menjadi 85. Hal ini juga berpengaruh pada klien yang mangalami nyeri kepala hipertensi.Simpulan : Berdasarkan hasil dan pembahasan pada pengelolaan keperawatan keluarga pasien dengan nyeri kepala pada hipertensi di Kota Pekalongan didapatkan hasil dapat menurunkan tingkat nyeri dengan tindakan  teknik relaksasi nafas dalam dan teknik distraksi menggunakan musik, demikian pula dengan pengetahuan dan dukungan keluarga juga dapat berpengaruh terhadap respon pengetahuan tentang hipertensi, terbukti ada perbedaan antara pasien I dengan pasien II dalam memahami informasi yang diberikan. Hal ini dikarenakan adanya perbedaan pendidikan dari ke dua subyek tersebut. 
PENGARUH LDL DAN DIABETES MELITUS TERHADAP KEJADIAN PREEKLAMPSI KEHAMILAN Anonim, Tri; Harnany, Afiyah Sri; Supriyo, Supriyo
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 1 No. 1 (2020): Oktober 2020
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v1i1.6453

Abstract

Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab kematian ibu di Indonesia yang proporsinya semakin meningkat.Hipertensi dalam kehamilan berkaitan erat dengan pre eklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh LDL (Low density Lipoprotein) dan kadar gula darah terhadap kejadian pre eklampsia. Metode penelitian menggunakan desain analitik cross sectional. Populasi penelitian semua ibu hamil di Rumah sakit Bendan Kota Pekalongan sejumlah 32, sedangkan sampel terdiri dari 16 ibu hamil pre eklampsia dan 16 ibu hamil tidak pre eklampsia. Data dianalisis menggunakan independent t test. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok ibu hamil tidak pre eklampsia rerata kadar LDL 153,50 mg/dl dan pada kelompok yang mengalami pre eklampsia, LDL 184,63 mg/dl. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kadar LDL pada ibu hamil pre eklampsia dan ibu hamil tidak pre eklampsia p=0,214. Pada kelompok ibu hamil tidak pre eklampsia rerata kadar gula darah  98,63 mg/dl dan pada kelompok yang mengalami pre eklampsi  116,75 mg/dl. Tidak ada perbedaan yang bermakna antara kadar gula darah  pada ibu hamil pre eklampsia dan ibu hamil tidak pre eklampsia p=0,066. Simpulan tidak ada pengaruh kadar LDL dan kadar gula darah terhadap kejadian pre eklampsia. Saran perlunya peningkatan pelayanan antenatal care khususnya deteksi dini terhadap faktor-faktor predisposisi serta tanda dan gejala pre eklampsia pada ibu hamil.
PELATIHAN SADARI MENINGKATKAN PENGETAHUAN WANITA MENOPAUSE TENTANG SADARI SEBAGAI CARA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA Sumarni, Sumarni; Hartati, Hartati; Harnany, Afiyah Sri
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i1.6846

Abstract

Menopause is a normal change that occurs in a woman's life when her menstrual period stops. Menopause causes women to be susceptible to cancer, one of which is breast cancer. One way that can be done to detect early incidence of breast cancer is by doing Breast Self-Examination (BSE) routinely, and this requires a woman's knowledge of how to detect breast cancer with the breast self-examination method (BSE). This study used a quasi-experimental study with a pre test - post test design with a control group. The population in this study were all menopausa women (45 - 55 years) in Wates Village, Wonotunggal Subdistrict, Batang Regency. The sampling technique was simple random (simple ramdom). In this study, the sample used was 60 respondents, with a sample size of 30 for the intervention group and 30 samples for the control group. The data analysis used the Wilcoxon test to determine the effect of BSE training, while to determine the difference in knowledge between the intervention group and the control group, the Friedman test was used to test the normality of the data using the Kolmogorov-Smirnov non-parametric statistical test. The results showed that there was an effect of providing BSE training in the intervention group on knowledge with a value of p <0.05.Suggestions are given to increase public awareness, especially menopausal women about breast self-examination (BSE), through health training activities. Keywords: BSE training, menopausal age women, knowledge
PENGELOLAAN KEPERAWATAN NYERI PADA TN. W DAN TN. S DENGAN PASCA PROSTATECTOMY DI RSUD BATANG Supriyo, Supriyo; Angkasa, M. Projo; Min Aeni, Darohjatun
Jurnal Lintas Keperawatan Vol. 2 No. 1 (2021): April 2021
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jlk.v2i1.6847

Abstract

Background – Prostatic hyperplasi benign is a progresive enlargement of the prostate gland that can cause obstruction and disturbances in uretrhra. In Indonesia, Benigna Prostatic Hyperplasia ranks second after urinary tract stone disease, and in general, it is estimated that almost 50% of men in Indonesia aged over 50 years are found to suffer from BPH. Therefore, if seen, from more than 200 million people of Indonesia, it can be estimated that if 100 million men aged 60 years and over numbered 5 million people, it can be stated that approximately 2.5 million Indonesian men suffer from this disease.Objectives – this study aims to describe pain care nursing in post prostatectomy patients in Batang District Hospital.Research methods – research conducted using descriptive research methods with case studies. The subjects of this study were two were treated at Batang District Hospital, which were selected using a purposive sampling technique.Results – research results obtained on client I scale pain perceived scale 4 and the problem partially resolved, for client II scale paint felt client scale 3 and the problem is resolved. Keywords : Benign Prostatic Hyperplasia, Prostatectomy, Pain

Page 6 of 11 | Total Record : 104