cover
Contact Name
Aditya Rakhmawan
Contact Email
nser.jurnal@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285794970555
Journal Mail Official
fatim@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
RKB D Lantai 2 Ruang 216 Universitas Trunojoyo Madura Jl Raya Telang PO BOX 2 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Natural Science Education Research (NSER)
ISSN : -     EISSN : 26544210     DOI : https://doi.org/10.21107/nser
Core Subject : Science, Education,
Natural Science Education Research atau NSER adalah sarana publikasi ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura. Publikasi yang meliputi artikel ilmiah hasil dari penelitian. NSER tebit 3 kali dalam satu tahun yang meliputi: 1) NSER Jorrnal yang terbit pada bulan Maret dan Juli dan 2) Conference Series terbit bulan November. Fokus NSER adalah publikasi penelitian pendidikan dalam bidang IPA baik dalam bentuk penelitian kualitatif, kuantitatif, pengembangan, R and D, atau mixed methods. Cakupan NSER adalah penelitian pendidikan dalam bidang IPA yang meliputi: 1) penerapan model, metode, strategi dan teknik; 2) Media pembelajaran IPA; 3) Evaluasi dan penilaian; 4) Pembelajaran IPA terpadu; 5) Etnosains; 6) Teori Belajar dan Pembelajaran; 7) Kurikulum IPA; 8) Miskonsepsi dalam IPA dan berbagai bentuk penelitian pendidikan di bidang IPA.
Articles 332 Documents
PENGARUH METODE PEG SISTEM TERHADAP RETENSI SISWA PADA KONSEP IPA Frista Alfidya Hafidz Zain; M Amien Rais; Wulan Ambarwati
Natural Science Education Research Vol 9, No 1 (2026): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v9i1.33059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Peg system terhadap retensi siswa sekolah dasar pada konsep Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya pada materi energi dan fotosintesis. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa yang signifikan dalam mengingat konsep dasar IPA, padahal kemampuan mengingat merupakan aspek penting dalam taksonomi Bloom dan menjadi fondasi bagi keterampilan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest–posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SDN Gili Timur 1 dengan jumlah 15 orang. Data diperoleh melalui tes retensi sebelum dan sesudah pembelajaran dengan metode Peg system, kemudian dianalisis menggunakan rumus N-Gain untuk melihat peningkatan kemampuan retensi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai N-Gain pada materi fotosintesis sebesar 0,88 dengan kategori sangat efektif dan materi fotosintesis sebesar 0.75 dengan kategori sangat efektif, yang berarti penerapan metode Peg system berpengaruh signifikan terhadap peningkatan retensi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa Peg system mampu membantu siswa mengingat kembali konsep IPA dengan lebih mudah melalui gabungan gambar dan kata yang menarik
EDUKASI PENGOLAHAN LIMBAH SEBAGAI UPAYAMITIGASI BANJIR PADA MASYARAKAT KELURAHAN PANGERANAN KABUPATEN BANGKALAN Ad Dynatul Islamiya; Roisa Awwalina; Nabila Hurin’in; Lini Fitriya; Nurul Fitri Eka Ramadhani; Najwa Nur Sofia
Natural Science Education Research Vol 9, No 1 (2026): Natural Science Education Research
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nser.v9i1.33365

Abstract

Flooding is a natural disaster that frequently strikes Pangeranan Village, Bangkalan District, Bangkalan Regency, especially during the rainy season and high tides. Lowlying topography and a poorly functioning drainage system make this area prone to flooding. This study aims to identify the root causes of low public awareness of flood prevention efforts. The research methods used included questionnaires to determine the level of public knowledge and attitudes, interviews to explore residents' views and habits regarding environmental protection, and field observations to directly observe the conditions of areas frequently flooded. The study population included all residents of Pangeranan Village, with ten people serving as the research sample. The results showed that public awareness of flood prevention is still relatively low, especially in the aspect of waste and household waste management. Following environmental education activities and training on processing shellfish waste into natural fertilizer and craft products, there was an increase in public awareness and participation in maintaining environmental cleanliness. These activities not only help reduce the risk of flooding but also provide additional economic value by utilizing waste into marketable products.