cover
Contact Name
Muji Setiyo
Contact Email
muji@unimma.ac.id
Phone
+6285642328333
Journal Mail Official
urecol@ums.ac.id
Editorial Address
Konsorsium LPPM Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Prosiding University Research Colloquium
ISSN : 24079189     EISSN : 26210584     DOI : -
University Research Colloquium (URECOL) merupakan forum seminar nasional yang memberikan kesempatan untuk diseminasi, diskusi, dan mendapatkan follow up atas luaran penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,547 Documents
Manajemen Rekrutmen Profesional Guru Jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang Kanthi Pamungkas Sari; M Mujahidun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.323 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: a) Mengkaji kebutuhan guru yang riil sesuai kondisi obyektif masing-masing Dikdas Muhammadiyah se Kabupaten Magelang; b) Mengetahui efektifitas strategi rekrutmen guru yang diterapkan pada jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang; c) Menghasilkan kajian manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Dikdas Muhammadiyah Kabupaten Magelang; Penelitian ini merupakan penelitian kebijakan dengan meggunakan data-data kualitatif dan kuantitatif. Kekhasan penelitian kebijakan adalah keharusan merumuskan rekomendasi bagi pemecahan masalah fundamental terhadap pengambil keputusan yaitu pemecahan yang memiliki peluang besar untuk diimplementasi bagi kepentingan publik. Populasi dalam penelitian ini adalah guru-guru di pendidikan dasar SD dan MI Muhammadiyah di Kabupaten Magelang sebanyak 504. Jumlah sampel sebanyak 6%. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive cluster random sampling. Cluster yang dijadikan dasar adalah 6% dari guru SD Muhammadiyah dan 6% dari MI Muhammadiyah. Sedangkan subyek dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah/ Madrasah, pejabat struktural Majlis Dikdasmen PDM Kabupaten Magelang. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai data jenuh. Aktivitas dalam menganalisis data adalah reduksi data, display data dan konklusi. Hasil penelitian yang diperoleh: 1) jumlah guru SD/MI Muhammadiyah sebanyak 504 orang. Jadi rata-rata satu lembaga pendidikan sudah memiliki guru 7 atau 8 orang. Namun apabila tinjau dari aspek substansinya guru kelas (kompeten menguasai 5 mata pelajaran) yang linear baru mencapai 18%. Sedangkan untuk mata pelajaran penjaskes masih diampu oleh guru yang tidak linear; 2) meski Majlis Dikdas sudah memiliki standar rekrutmen guru, namun dalam pelaksanaannya masih bervariatif. Kategori variannya adalah: a) pengumuman–menyampaikan lamaran–seleksi– diterima (17%); b) pengumuman–menyampaikan lamaran–diterima (37%); c) Menyampaikan lamaran –diterima (10%); d) diterima dengan tanpa menyampaikan lamaran (33%) dan lainnya (3%). Karena inputan rekrutmen guru bervariasi maka kinerja profesi mereka sebagai gurupun mengalami kondisi yang berbeda-beda pula; 3) manajemen rekrutmen profesional guru jenjang Pendidikan Dasar Muhammadiyah Kabupaten Magelang belum terlaksana sebagaimana yang diharapkan. Sinerginas antara PCM, Komite Sekolah dan Sekolah perlu ditingkatkan agar implementasi standar rekrutmen guru profesional dapat terlaksana secara optimal.
Epistemologi Kebudayaan dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam Muis Sad Iman
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebudayaan manusia akan terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman begitu pula dengan teori kebudayaan inipun juga sangat mungkin mengalami perkembangan. Dalam penelitian literature ini yang akan diteliti adalah teori kebudayaan dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Adapun tujuan penelitian ini adalah pengembangan terhadap pendidikan Islam yang lebih berorientasi pada teistik dan lebih memberikan makna dalam terapan kontekstualnya. Secara metodologis peneliti berusaha menemukan dan memperoleh informasi yang relevan terhadap pemecahan permasalahan. Peneliti menggunakan metode penentuan data dari sumber-sumber yang secara sistematis dapat direduksi. Untuk menjaga kredibilitas dan obyektivitas data maka data riset kepustakaan dipilih yang memadai untuk memecahkan persoalan yang menjadi fokus kajian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebudayaan akan terus mempengaruhi dunia pendidikan dan pendidikan akan menciptakan kebudayaan baru. Disinilah peran pendidikan Islam menjadi sangat penting yaitu menciptakan suasana kebudayaan yang demokratis tetapi Islami, mengarahkan kebudayaan baru kepada hal-hal yang bersifat positif dan mensejahterakan umat manusia.
Evaluasi Kinerja Guru MI Tersertifikasi Berijazah Non-PGMI terhadap Kompetensi Guru Minzani Aufa; Ahwy Oktradiksa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.693 KB)

Abstract

Tujuan penelitian: 1) Mengetahui ketercapaian linieritas guru MI sesuai dengan sertifikat pendidik, 2) Mengetahui ketercapaian penataaan lineritas ijazah guru MI Non-PGMI. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan tahapan: 1) Kajian artikel ilmah dan dokumen sertifikat pendidik, 2) Observasi data lapangan, 3) Pengambilan data, 4) Pengujian data, 5) Analisis data. Hasil penelitian: 1) Tingkat ketercapaian penataan linieritas guru MI yang sesuai dengan kompetensi sertifikat pendidik menunjukan ketidak seimbangan antara fakta yang sebenarnya dengan data dokumentasi sertifikat pendidik, berdasarkan jumlah 23 guru MI yang linier berijazah PGMI serta 29 guru MI yang berijazah Non-PGMI dengan total guru yang tersertifikasi pendidikan berjumlah 52 guru dari 11 MI yang telah diteliti, 2) Mengetahui ketercapaian penataaan lineritas ijazah Non-PGMI sebagai guru MI dalam kinerja guru sebagai berikut: a. Kinerja perencanaan pembelajaran dengan jumlah 64%, b. Kinerja pelakasanaan pembelajaran dengan jumlah 56%, c. Kinerja evaluasi dengan jumlah 91%, kinerja disiplin dengan jumlah 91%), d. Kompetensi pedagogik dengan jumlah 88% e. Kompetensi profesional dengan jumlah 71% menunjukan keseimbangan dengan tidak melihat latar belakang ijazah, disebabkan bukti dokumen sertifikat pendidik yang tertulis sebagai guru kelas maka belum ada kebijakan khusus bagi para guru tersertifikasi untuk melakukan penataan linieritas ijazah sebagai guru MI.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Model dan Perangkat Pembelajaran Bahasa Inggris Creative Problem Based Learning untuk Sekolah Menengah Kejuruan H Hersulastuti; Dwi Bambang Putut Setiyadi; Iswan Riyadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (526.362 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan pengembangan model dan perangkatpembelajaran Bahasa Inggris Creative Problem Based Learning (CPBL) untuk meningkatkan kompetensi berbahasa Inggris dan mengembangkan karakter positif siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini merupakan penelitian tahap pertama dari dua tahap yang direncanakan. Strategi penelitian menggunakan studi deskriptif kualitatif yang melibatkan guru dan siswa di 10 SMK di wilayah Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik kuesioner, observasi, dan wawancara. Untuk pemeriksaan derajad kepercayaan data digunakan teknik triangulasi. Data dianalisis dengan model interaktif (Miles& Huberman, 1994). Hasil analisis menunjukkan bahwa 100% guru dan 90% siswa menyambut baik upaya pengembangan model pembelajaran bahasa Inggris CPBL yang mengakomodasi kebutuhan pembelajaran di SMK. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tingkat kebutuhan subjek pendidikan terhadap pengembangan model yang sesuai dengan konteks SMK sangat tinggi. Secara konseptual, model pembelajaran CPBL diyakini dapat menjadi solusi untuk pembelajaran bahasa Inggris di SMK.
Peluang dan Tantangan Pengintegrasian Environmental Education dalam Materi Ajar Bahasa Inggris Agrissto Bintang Aji Pradana; Marisatul Khasanah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.596 KB)

Abstract

Pendidikan lingkukngan hidup atau Environmental Education (EE) merupakan isu yang semakin berkembang baik pada tataran kebijakan maupun praktis. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan yang mengkaji bagaimana mengintegrasikan Environmental Education dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Fokus kajian ini adalah materi ajar SMP kelas VII Semester 1 Kurikulum 2013. Kajian ini terbatas pada sekolah Adiwiyata. Berdasarkan studi literatur, terdapat beberapa kompetensi yang harus dicapai terkait wacana interpersonal, transaksional, serta fungsional. Sedangkan tujuan Environmental Education antara lain meliputi (1) pemahaman masalah lingkungan; (2) sikap manusia terhadap lingkungan; (3) serta partisipasi manusia dalam mengatasi masalah lingkungan. Dalam upaya mengintegrasikan tujuan tersebut dalam kompetensi dasar, materi ajar dapat diadaptasikan ke dalam berbagai situasi serta konteks alam dan lingkungan hidup. Program sekolah dan referensi ajar juga menjadi factor pendukung pengintegrasian konten ini. Adapun tantangan pengimplementasian ini terletak pada bagaimana materi ajar dapat menyaikan konten Environmental Education dengan instruksi Bahasa Inggris namun tetap merujuk pada kompetensi yang telah tercantum pada Kurikulum.
Penguatan Kelembagaan dalam Meningkatkan Rasa Memiliki SDM terhadap AUM di Kecamatan Salam Irham Nugroho; Muhammad Nanang Qosim; S Subur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.222 KB)

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk penguatan kelembagaan dan meningkatkan kualitas SDM di amal usaha Muhammadiyah Kecamatan Salam dengan target khusus yaitu untuk meningkatkan pemahaman SDM terhadap kewajiban kepada lembaga/Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) ditempat mereka bertugas. Pembinaan melalui penguatan kualitas SDM di AUM untuk menciptakan dan membina sumber daya manusia yang bermuhammadiyah dan berkemajuan. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilaksanakan dengan menggunakan metode Participatory Rural Apraisal (PRA). Metode PRA dipilih berdasarkan pertimbangan bahwa yang mempunyai atau menghadapi masalah adalah mitra, oleh karena itu keterlibatan mitra secara aktif dalam penentuan pemecahan masalah sangat diperlukan. Tahapan kegiatan diawali persiapan meliputi ijin kegiatan, menyiapkan kelengkapan dan menyusun jadwal pelaksanaan meliputi FGD, penyusunan dokumen monitoring penguatan kelembagaan dan penyusunan laporan. Adapun hasil dari program kemitraan Universitas menunjukkan bahwa; rasa memiliki SDM terhadap AUM di lingkungan PCM Salam dalam kategori cukup hal tersebut ditunjukkan dengan hasil monitoring keaktifan pendidik dan tenaga kependidikan dalam kajian ahad pagi dan kegiatan persyarikatan di lingkungan tempat tinggalnya. Sehingga diperlukan pendamping berkelanjutan untuk mewujudkan SDM yang unggul dan senantiasa meningkatkan rasa memiliki terhadap AUM di lingkungan PCM Salam.
PELATIHAN DETEKSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN MENGGUNAKAN DDST KEPADA GURU PAUD Eni Indrayani; Eka Novyriana
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.814 KB)

Abstract

Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST. Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST. Latar Belakang : Anak balita adalah anak yang telah menginjak usia diatas satu tahun atau lebih sering dikenal dengan pengertian usia anak dibawah lima tahun (Muarsih, 2006). Istilah umum bagi anak usia 1-3 tahun (batita) dan anak prasekolah (3-5 tahun) (sutomo & anggraeni, 2010). Masa tumbuh kembang di usia ini merupakan masa yang berlangsung cepat dan tidak akan pernah terulang karena itu sering disebut golden age atau masa kecemasan. Perkembangan (development) menurut Depkes RI (2010) adalah bertambahnya struktur tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa serta sosialisasi dan kemandirian. Pemantauan perkembangan perlu dilakukan untuk menentukan apakah normal atau tidak baik dari segi medis maupun statistic (Depkes RI, 2005). Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memantau dan mengukur perkembangan anak adalah DDST, yaitu skrining terhadap kelainan perkembangan anak. PAUD menampung anak usia 3-5 tahun, sehingga guru PAUD perlu mendapatkan pengetahuan tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pelayanan kebidanan berupa pelatihan kepada guru PAUD sehingga guru PAUD dapat melakukan deteksi dini tumbuh kembang anak terhadap anak didiknya dengan menggunakan formulir DDST. Metode : Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pre-test, ceramah, diskusi, demonstrasi dan post test. Materi yang diberikan meliputi pengertian tumbuh kembang, faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang, tahap perkembangan pada balita dan DDST. Jumlah peserta sebanyak 72 orang guru PAUD yang ada di Kecamatan Adimulyo di mana mereka belum mengetahui tentang deteksi dini tumbuh kembang anak. Media yang digunakan berupa power point, leaflet dan form DDST. Peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan tentang teknik deteksi dini tumbuh kembang anak dengan menggunakan DDST.
ASUHAN KEPERAWATAN GESTATIONAL DIABETES MELLITUS DENGAN APLIKASI TEORI SELF CARE OREM. Eka Riyanti; Setyowati Setyowati; Yati Afiyanti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.241 KB)

Abstract

Angka kematian ibu merupakan cerminan mortalitas ibu pada masa kehamilan, persalinan dan nifas. Fokus penanganan ibu hamil dengan GDM adalah untuk menurunkan angka kesakitan maternal, kesakitan dan kematian perinatal. Asuhan keperawatan yang optimal diberikan pada ibu gestational diabetes militus untuk memandirikan klien dalam merawat diri dan meminimalkan terjadinya komplikasi pada ibu dan janinnya. Komplikasi dapat dicegah dengan mempertahankan keadaan normoglikemia selama kehamilan. Ners spesialis keperawatan maternitas diharapkan mampu memandirikan ibu hamil dengan GDM untuk melakukan perawatan terhadap diri sendiri agar tidak terjadi masalah kesehatan pada ibu dan janinnya. Tujuan umum dari penulisan ini adalah memberikan gambaran pada kasus ibu hamil dengan GDM dengan penerapan teori self care Orem. Metode penelitian Studi kasus. Aplikasi self care Orem (tahap Supportive educative) membuat Ibu GDM mampu melakukan perawatan diri untuk menjaga kesehatan ibu dan janinnya selama kehamilannya. Perawatan diri tersebut meliputi penatalaksanaan nutrisi, pemberian insulin, pemantauan glukosa darah, dan olah raga.
EFEKTIVITAS KANGOROO MOTHER CARE TERHADAP AVERAGE LENGTH OF STAY (AVLOS) PADA BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH Dwi Astuti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.885 KB)

Abstract

Latar belakang: BBLR, mortalitas, dan morbiditas. Oleh karena itu, perlu dilakukan intervensi terhadap masalah - masalah penyebab kematian bayi untuk mendukung upaya percepatan penurunan AKB di Indonesia. Salah satu upaya untuk mencegah kematian pada bayi yaitu dengan memberikan perawatan pada bayi baru lahir dengan baik. Perawatan pada bayi baru lahir sangat penting terutama pada masa-masa awal kelahirannya, hal ini dikarenakan bayi masih dalam proses beradaptasi dengan lingkungan. Bayi yang tidak mendapatkan perawatan dengan baik, lebih mudah mengalami gangguan atau penyakit. Sebelum mengenal Perawatan Metode Kanguru (PMK), incubator merupakan salah satu cara untuk mengatasi bayi dengan BBLR atau prematur, tetapi penggunaan incubator dinilai menghambat kontak dini bayi-ibu dan pemberian air susu ibu (ASI). Perawatan dengan metode kanguru merupakan cara yang efektif untuk memenuhi kebutuhan bayi yang paling mendasar yaitu kehangatan, air susu ibu, perlindungan dari infeksi, stimulasi, keselamatan dan kasih sayang. Tujuan : Mengetahui Efektivitas Kangoroo Mother Care Terhadap Average Length of Stay Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Metode : eksperimen semu (quasi experiment), yaitu dengan menggunakan rancangan pre-test dan post-test non-equivalent control group. menggunakan pendekatan longitudinal. Sampel 30 BBLR (15 bayi untuk kelompok Intervensi dan 15 bayi untuk kelompok kontrol) teknik P sampling jenuh atau total sampling . Data di analisa dengan uji statistik Wilcoxon Test. Hasil : Sebagian besar rata-rata lama hari perawatan pada kelompok intervensi yang diberikan Kangaroo Mother Care adalah Kategori Sedang yaitu 11 bayi (68,8%) dengan rata lama hari perawatan 9,1875 hari. Sedangkan pada kelompok kontrol yang tanpa diberikan Kangaroo Mother Care adalah Kategori Lama yaitu 13 bayi (81,3%) dengan rata lama hari perawatan 13 hari. Kesimpulan : Ada perbedaan bermakna lama hari rawat bayi BBLR yang diberikan Kangaroo Mother Care dengan yang tidak diberikan Kangaroo Mother Care dengan p value 0,005 < α 0,05.
FORMULASI MIKROPARTIKEL SARI BUAH NAGA DENGAN MATRIKS ETIL SELULOSA DAN Yerika Nova Setyani; Anita Sukmawati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.253 KB)

Abstract

Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) mengandung betalain yang berfungsi sebagai antioksidan dan dapat digunakan untuk menangkap radikal bebas. Buah naga merah diformulasikan dalam bentuk mikropartikel, untuk melindungi stabilitas antioksidan. Etil selulosa (EC) digunakan sebagai matriks mikropartikel sari buah naga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi EC terhadap efisiensi enkapsulasi dan aktivitas antioksidan mikropartikel sari buah naga (Hylocereus polyrhizus). Metode emulsifikasi tunggal digunakan untuk pembuatan mikropartikel sari buah naga. Mikropartikel sari buah naga dibuat tiga konsentrasi EC dalam diklorometan yaitu 5%b/v, 10%b/v, 20%b/v. Hasil pengamatan bentuk dan ukuran partikel dari mikropartikel sari buah naga menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Bentuk mikropartikel adalah tidak bulat, berongga, dan tidak rata pada permukaan. Hasil efisiensi enkapsulasi mikropartikel sari buah naga dari konsentrasi EC 5%, 10%, dan 20% berturut-turut adalah 72,37%±0,77, 63,40%±11,58, dan 72,46%±15,21, hasil uji aktivitas antioksidan berturut-turut 35,08%±4,38, 48,86%±1,31, 55,51%±6,88, dan kesetaraan zat aktif dalam 8 mg mikropartikel sari buah naga mengandung sari buah naga berturut-turut 2,89 mg, 2,54 mg, 2,90 mg.

Page 32 of 555 | Total Record : 5547


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation)0 Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial, Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) A Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation) B Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pendidikan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang MIPA dan SOSHUM Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Ekonomi dan Bisnis Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Sosial, Ekonomi, dan Psikologi Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kebencanaan dan Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper) Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Mahasiswa Student Paper Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Humaniora Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Pengabdian Kepada Masyarakat Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pendidikan dan Agama Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Lingkungan dan Kebencanaan Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sosial Humaniora dan Ekonomi Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Kebencanaan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pengabdian Masyarakat Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa & Bidang Tekni Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan Proceeding of The 8th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Mahasiswa (student paper presentation) Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Teknik dan Rekayasa Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan More Issue