cover
Contact Name
Qurani
Contact Email
bessequrani@unm.ac.id
Phone
+6281355777674
Journal Mail Official
st.aisyah@unm.ac.id
Editorial Address
Alamat redaksi : Jurusan PKK Fakultas Teknik Kampus UNM, Parangtambung Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Home Ec
ISSN : 19075081     EISSN : 27760081     DOI : -
HomeEc merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Makassar yang dikelola oleh jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik. Jurnal ini adalah media penuangan kajian dan hasil penelitian pendidikan dan non kependidikan berbagai bidang ilmu meliputi bidang pendidikan kesejahteraan keluarga, tata busana, tata rias, tata boga, gizi, pangan, pariwisata dan perhotelan. Jurnal HomeEC diharapkan dapat memberikan gambaran tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kesejahteraan keluarga.
Articles 121 Documents
TEKNIK TIE DYE MENGGUNAKAN DAUN PEPAYA DAN PEMUTIH PAKAIAN PADA PEMBUATAN MUKENA ANAK Andi Nurmaida; Fitriani Fitriani
HomeEC Vol 17, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.207 KB) | DOI: 10.2685/homeec.v17i1.32797

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, yang bertujuan  untuk mengetahui 1) Desain mukena anak dari usia 8-10 tahun pada penerapan motif teknik tie dye menggunakan daun pepaya dan pemutih pakaian, 2) Teknik pengolahan daun pepaya menjadi ekstraksi pewarna alami, 3) Pembuatan motif teknik tie dye menggunakan daun pepaya pada pembuatan mukena anak, 4) Pembuatan motif abstrak menggunakan pemutih pakaian pada pembuatan mukena anak, 5) Teknik pembuatan mukena anak menggunakan daun pepaya dan pemutih pakaian 6) Pendapat panelis terhadap penerapan motif teknik tie dye menggunakan daun pepaya dan pemutih pakaian pada pembuatan mukena anak. Panelis  dalam  penelitian  ini  sebanyak  5 orang  dosen Tata Busana PKK, 15 orang mahasiswa Tata Busana. Teknik pengumpulan menggunakan metode observasi,  Focus Group Discussion (FGD),  dokumentasi, angket dan teknik analisis data menggunakan persentase dan skala likert. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa, 1) Desain mukena anak ini berbentuk siluet A yang terlihat kecil dibagian atas dan melebar dibagian bawah, terdiri dari dua potongan atau biasa disebut two piece. Desain busana ini menggunakan kerutan di bagian ujung mukena atas dan rok mukena, dengan motif tie dye dan dikombinasi dengan pemutih pakaian, 2) Proses pengolahan daun pepaya menjadi ektraksi pewarna alami 3) Proses pembuatan motif teknik tie dye ikat tunggal dilakukan dengan cara, a) Proses mordant b) Proses pencelupan c) proses fiksasi, 4) Menggunakan teknik motif tie dye (ikat tunggal) dikombinasi motif abstrak dari pemutih pakaian, 5) Proses pembuatan mukena anak sesuai dengan desain rancangan yang terdiri dari dua bagian 6) Hasil uji panelis di laboratorium PKK FT UNM dengan presentase tertinggi 95% pada item penilaian motif tie dye dikombinasi pemutih pakaian. Hal ini menunjukkan bahwa tanggapan responden terhadap penerapan motif teknik tie dye menggunakan daun pepaya dan pemutih pakaian pada pembuatan mukena anak secara keseluruan terletak pada persentase 92% yang kebanyakanresponden menyatakan sangat baik. Kata kunci: Motif, Tie dye, Daun pepaya, Pemutih Pakaian, Mukena anak
PELATIHAN PENGOLAHAN KACANG TANAH MENJADI PERMEN DAN MINYAK KACANG DI DESA JANGANJANGAN KECAMATAN PUJANANTING KABUPATEN BARRU Andi Hudiah
HomeEC Vol 8, No 1 NOV (2009)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan bekal ibu-ibu keluarga petani: (a) teknologi sederhana (b) pengaplikasian teknologi tepat guna, (c) pengetahuan dan keterampilan pengolahan kacang tanah menjadi permen kacang dan minyak kacang dengan teknologi sederhana, dan (d) membuka peluang wirausaha baru. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah: (a) metode ceramah untuk penyampaian materi, (b) metode diskusi dan tanya jawab, (c) metode demontrasi/praktek Hasil pengabdian pada masyarakat adalah diperoleh: (1) permen kacang mudah dibuat, rasanya enak manis, teksturnya renyah, dan bentuknya menarik, (2) minyak kacang yang mudah dibuat, bersih dan bergizi tinggi khususnya protein.   Key Words: Pelatihan, olahan kacang tanah, permen kacang, minyak kacang
PEMBELAJARAN INOVATIF Mardawiah Kadir
HomeEC Vol 10, No 1 NOV (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang mengandung muatan pembaharuan, pembelajaran ini semakin populer ketika para pendidik menyadari bahwa dinamika masyarakat semakin hari semakin tumbuh dan berkembang, seirama tumbuh dan berkembangnya teknologi komunikasi pembelajaran. Kalau dulu sumber pembelajaran satu-satunya adalah guru, dan karena itu guru dianggap sebagai tokoh sentral dalam kelas, maka kini anggapan itu telah berubah, guru bukan lagi satu-satunya, bahkan boleh jadi dalam beberapa hal peserta didik  menjadi sumber pertama dan utama dalam kelas. Dengan demikian pemebelajaran inovatif muncul sebagai akibat seseorang merasakan adanya anomali atau krisis pada paradigma yang dianutnya dalam memecahkan masalah belajar. Oleh sebab itu, dibutuhkan paradigma baru yang diyakini mampu memecahkan masalah, beberapa diantara paradigma tersebut melahirkan beberapa teori yang mendasari pembelajaran inovatif seperti teori Kognitif bahwa belajar itu terjadi dalam organisme manusia melalui proses yang bermakna yang menghubungkan peristiwa atau butir baru pada aspek kognitif yang ada. Selanjutnya teori Humanistik atau Teori Sosial yang menyebut bahwa Proses belajar tidak hanya terjadi karena seseorang mendapatkan stimulus dari lingkungannya dan meresponnya tetapi terjadi pula karena pelaku belajar berkomunikasi dengan individu lainnya, terakhir adalah teori Gestalt yang menekankan bahwa proses belajar tidak terpisahkan tetapi merupakan totalitas dalam membentuk medan belajar.   Keywords : Pembelajaran, Inovatif
Kain Tenun Ikat Sutera dalam Pembuatan Uniform Karyawan Hotel Favor Makassar Suhada Suhada; Ratnawati Gerta
HomeEC Vol 16, No 1 (2021): April
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.819 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Desain Uniform Kain Tenun Ikat Sutera Karyawan Hotel Favor Makassar, (2) Teknik pembuatan Uniform Kain Tenun Ikat Sutera Karyawan Hotel Favor Makassar, (3) Pendapat panelis terhadap pembuatan Uniform Kain Tenun Ikat Sutera Karyawan Hotel Favor Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen rekayasa. Penilaian penelis terdiri dari 5 orang dosen Tata Busana Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 10 mahasiswa tata busana yang telah lulus mata kuliah tailoring dan 5 orang masyarakat yang berkecimpung di bidang kesenian dan busana. Berdasarkan hasil penelitian, Uniform dibuat dengan sumber ide kain tenun ikat sutera yang menjadi sumber inspirasi dalam pembuatan uniform karyawan hotel Favor Makassar. Teknik pembuatan uniform karyawan hotel Favor Makassar meliputi pemilihan desain uniform sesuai dengan inspirasi, pengambilan ukuran, pembuatan pola, merancang bahan dan harga, menggunting, menjahit, dan proses finishing kemudian melakukan uji panelis. Hasil uji dengan menggunakan teknik focus group discussion (FGD) yang menyatakan keserasian desain dengan pemilihan desain sebesar 98,8%, keserasian desain dengan inspirasi model sebesar 98,8%, keserasian desain dengan pemilihan warna sebesar 86,3%, keserasian desain terhadap pemilihan bahan sebesar 93,8%, hasil produk terhadap pemahaman gambar sebesar 96,3%, hasil produk terhadap kombinasi bahan sebesar 91,3%, hasil produk terhadap finishing sebesar 86,3%, dan hasil produk terhadap penampilan keseluruhan/total look sebesar 95%. Dari keseluruhan aspek penilaian memperoleh hasil persentase uji skala sikap panelis yang dinyatakan dalam skala likert sebesar 93,3% termasuk dalam kategori sangat baik.Kata kunci -  Kain Tenun Ikat, Sutera, Uniform.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS MENDESAIN BUSANA PADA SISWA SMK NEGERI 6 MAKASSAR St. Aisyah; Rosmiaty Rosmiaty; Siti Rahmah
HomeEC Vol 15, No 2 (2020): November
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.439 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan pada Siswa SMK Negeri 6 Makassar Kelas XI yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas mendesain busana melalui media berbasis komputer. Penelitian ini meliputi empat tahap yaitu: Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi.Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 27 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terjadi peningkatan yang signifikan pada tingkat kreativitas siswa yang dilihat dari 1) keterampilan hasil berpikir orisinil (originality); 2) keterampilan berpikir luwes (flexibility); 3) Keterampilan hasil berpikir orisinil (originality); 4) Keterampilan hasil mengelaborasi (elaboration); Kedua, penerapan media berbasis komputer pada proses pembelajaran desain busana pada penelitian ini menunjukkan adanya partisipasi siswa pada proses pembelajaran, tugas-tugas yang dibuat dapat diselesaikan dengan tepat waktu dan hasil desain busana yang lebih bervariasi,  karena proses mendesain busana lebih mudah dan lebih menarik.Kata kunci -  Media Komputer, Kreativitas, Desain Busana
STRATEGI PEMBELAJARAN KREATIF DAN MENYENANGKAN Mardawiah Kadir
HomeEC Vol 9, No 1 PEB (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien, oleh sebab itu guru dituntut memiliki kemampuan strategis membuat suatu perencanaan mulai dari memikirkan pendekatan yang relevan, model dan metode pembelajaran, sampai kepada  taktik dan teknik mengajar yang baik. Strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan tidak lain adalah upaya yang dilakukan oleh seorang guru agar tepat dalam memilih dan memilah pendekatan, model, metode maupun taktik dan teknik mengajar, dan upaya-upaya tersebut dapat terlihat pada kemampuan guru berkomunikasi, menyampaikan pesan, baik verbal maupun non verbal, demikian pula kemampuan guru menyegarkan suasana kelas, misalnya memberi contoh yang lucu, anekdot yang menyedot perhatian, atau visual gambar yang jenaka. Strategi pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan adalah entry point pencapaian tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien, tentu saja dalam upya pengembangan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. Key Words: Strategi pembelajaran, kreatif, menyenangkan.
PENERIMAAN MASYARAKAT TERHADAPAT CAKE DARI TEPUNG MANGGA Slamet Widodo
HomeEC Vol 7, No 1 FEB (2009)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  (a) proses pembuatan tepung dari mangga; (b) formula cake dengan penambahan tepung mangga; dan    (c) mengetahui penerimaan panelis terhadap produk cake dari tepung mangga yang dihasilkan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan desain post test only control disaign dan data dikumupulkan dengan teknik kuesioner terkait penerimaan masyarakat. Hasil penelitian yang diperoleh (a) proses pembuatan tepung mangga pemisahan daging buah mangga kueni dengan biji dan kulitnya, pencucian daging buah, pengirisan tipis, pengovenan, penggilingan, dan pengayakan.; (b) Formula cake dengan penambahan tepung mangga kueni telur gula pasir, mentega, maizena, TBM, vanili, baking powder, dengan perbandingan antara tepung terigu, tepung mangga kueni yaitu tanpa adanya tepung mangga atau 100% tepung terigu sebagai kontrol, tepung terigu 25% dengan tepung mangga 75%, tepung terigu 50% dengan tepung mangga 50%, tepung terigu 75% dengan tepung mangga 25%, dan tepung mangga 100%; dan (c) kategori penerimaan panelis sangat suka kecuali pada cake perbandingan tepung terigu dan tepung mangga kueni 50% dengan kategori suka nilai rata rata total tertinggi adalah sama antara cake tanpa tepung mangga control dengan cake dengan penambahan mangga kueni 100% sama yaitu 3,32 dengan kategori sangat suka.Key Words : Penerimaan Masyarakat, Tepung Mangga, Cake
Pemanfaatan Bahan Pewarna Alami Kunyit Dan Teknik Ecoprint Menggunakan Daun Jati Dalam Pembuatan Busana Ready To Wear Sumber Ide Aksara Kuniati Kurniati; Nurul Muzarni; Rika Riwayani
HomeEC Vol 17, No 1 (2022): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.583 KB) | DOI: 10.2685/homeec.v17i1.32818

Abstract

ABSTRAK – Penelitian ini merupakan penelitian rekayasa yang dilaksanakan di Laboratorium Jurusan PKK FT UNM. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui 1) desain busana ready to wear dengan teknik ecoprint menggunakan pewarna dasar alami kunyit sumber ide aksara Lontara, 2) proses pewarnaan busana ready to wear dengan teknik ecoprint menggunakan pewarna dasar alami kunyit sumber ide aksara Lontara, 3) proses pembuatan motif busana ready to wear dengan teknik ecoprint menggunakan daun jati sumber ide aksara Lontara, 4) proses menjahit busana ready to wear dengan teknik ecoprint menggunakan pewarna dasar alami kunyit sumber ide aksara Lontara, 5) tanggapan panelis terhadap busana ready to wear dengan teknik ecoprint menggunakan pewarna dasar alami kunyit sumber ide aksara Lontara. Panelis dalam penelitian ini berjumlah 20 orang yang terdiri dari 5 orang dosen PKK Tata Busana, 10 orang mahasiswa PKK Tata Busana, dan 5 orang masyarakat umum. Teknik penggumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan metode FGD, observasi, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dengan perhitungan presentase dan skala likert. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu, 1) desain menggunakan siluet A, lengan suai, cape, serta menonjolkan motif aksara lontara yang dibuat dengan teknik ecoprint, 2) proses pewarnaan kain dimulai dari proses mordanting kain hingga fiksasi kain, 3) proses ecoprint menggunakan daun jati  yaitu mordanting daun, menjiplak pola busana dan motif aksara lontara, meggunting-gunting daun sesuai dengan motif aksara lontara yang dibuat, menempelkan daun, menumbuk daun, mengkukus kain, hingga fiksasi kain, 4) proses pembuatan busana ready to wear pada penelitian ini dimulai dari menggambar desain, membuat pola, hingga menyetrika busana ready to wear, 5) hasil uji  skala likert dari 20 item pertanyaan menunjukkan persentase pada angka 87,37% yang menyatakan sangat baik dengan kriteria interpretasi sangat baik. Kata kunci: busana ready to wear, ecoprint, pewarna alami kunyit, sumber ide aksara lontara.
BROWNIES DARI KUKUS TEPUNG UBI JALAR Sukarsih Andi Pangki
HomeEC Vol 8, No 1 NOV (2009)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui:  proses pengolahan tepung ubi jalar, proses pembuatan brownies kukus dari tepung ubi jalar, tingkat kesukaan panelis terhadap: warna, tekstur, aroma, dan rasa brownies kukus dari tepung ubi jalar. Jenis ini adalah penelitian eksperimen dengan desain post test only control disaign yaitu mempelajari dinamika dan variasi variabel yang termuat dalam judul “Pembuatan Brownies dari Tepung Ubi Jalar”. Hasil penelitian yang diperoleh (a). proses pembuatan tepung ubi jalar bersihkan ubi jalar, kupas diiris-iris tipis seperti batang korek api, dikeringkan dengan cara di panggang atau dijemur diterik matahari dihaluskan menggunakan penggilingan atau grinder, dan penyaringan/ pengayakan, (b) proses pembuatan brownies kukus dari tepung ubi jalar dimulai dengan penyiapan alat dan bahan, kemudian kocok telur, gula, dan tbm hingga rata, masukkan coklat bubuk, tepung ubi, meizena, susu bubuk, mentega cair, garam dan vanili aduk hingga merata, olesi cetakan dengan mentega dan masukkan adonan tersebut ke dalam cetakan, ratakan adonan dan pastikan tidak ada gelembung/ kekosongan adonan pada cetakan, kukus setengah bagian selama 20 menit, olesi adonan tersebut dengan coklat batang cair, masukkan lagi setengah bagian adonan dan masak kembali selama 20 menit, setelah matang angkat dan dinginkan, brownies kukus siap dikemas/ dikonsumsi, (c) tingkat kesukaan masyarakat terhadap brownies kukus dari tepung ubi jalar total rata-rata sangat disukai oleh masyarakat yang diwakili oelh panelis pada saat uji organoleptik.   Key Words : Brownies kukus, tepung , ubi jalar
PENGGUNAAN MICROSOFT POWER POINT SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN YANG EFEKTIF DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL (Contextual Teaching and Learning/CTL)
HomeEC Vol 10, No 1 NOV (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metodologi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai, penggunaan Microsoft power poin sebagai media pembelajaran dengan pendekatan kontekstual merupakan konsep pembelajaran yang menekankan pada keterkaitan antara materi pembelajaran dengan dunia kehidupan nyata, sehingga peserta didik mampu menghubungkan dan menerapkan kompetensi hasil belajar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran kontekstual, tugas guru adalah memberikan kemudahan belajar kepada peserta didik, dengan menyediakan berbagai sarana dan sumber belajar yang memadai. Guru bukan hanya menyampaikan materi pembelajaran yang berupa hapalan, tetapi mengatur lingkungan dan strategi pembelajaran yang memungkinkan peserta didik belajar.  agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik, maka perlu mengetahui, mempelajari beberapa metode mengajar, serta  mempraktekkan media yang dipakai  pada saat mengajar. Dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Kompetensi, E. Mulyasa (2003) mengetengahkan lima model pembelajaran yang dianggap sesuai dengan tuntutan Kurikulum Berbasis Kompetensi; yaitu : (1) Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching Learning); (2) Bermain Peran (Role Playing); (3) Pembelajaran Partisipatif (Participative Teaching and Learning); (4) Belajar Tuntas (Mastery Learning); dan (5) Pembelajaran dengan Modul (Modular Instruction). Sementara itu, Gulo (2005) memandang pentingnya strategi pembelajaran inkuiri (inquiry).   Key Words: Media Pebelajaran, Guru, Metode

Page 6 of 13 | Total Record : 121