cover
Contact Name
Qurani
Contact Email
bessequrani@unm.ac.id
Phone
+6281355777674
Journal Mail Official
st.aisyah@unm.ac.id
Editorial Address
Alamat redaksi : Jurusan PKK Fakultas Teknik Kampus UNM, Parangtambung Makassar 90224
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Home Ec
ISSN : 19075081     EISSN : 27760081     DOI : -
HomeEc merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Makassar yang dikelola oleh jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik. Jurnal ini adalah media penuangan kajian dan hasil penelitian pendidikan dan non kependidikan berbagai bidang ilmu meliputi bidang pendidikan kesejahteraan keluarga, tata busana, tata rias, tata boga, gizi, pangan, pariwisata dan perhotelan. Jurnal HomeEC diharapkan dapat memberikan gambaran tentang ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kesejahteraan keluarga.
Articles 121 Documents
ANALISIS KAIN TENUN DONGGALA DI KOTA PALU Ratnawati Gerta; Syarifah Fitrah Ramadhani
HomeEC Vol 15, No 2 (2020): November
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.789 KB)

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan kain tenun Donggala di kota Palu. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Proses pembuatan terdiri dari 2 bagian yakni tahap persiapan dan penenunan. Persiapan dilakukan untuk memberi pewarnaan pada benang lungsi dan pakan. Proses menenun dilakukan dengan mengisi benang lungsi pada boom serta benang pakan pada sekoci/teropong pada Alat tenun Bukan Mesin (ATBM) dan digerakkan dengan menginjak pedal di bagian bawah. Hasil tenunan berupa kain sarung yang kemudian dapat dibuat bahan pakaian seperti jas, kemeja dan selendang. Kata kunci -  Kain, Tenun, Kain Tenun Donggala
PENGETAHUAN TENTANG TATA RIAS Norma Siantang
HomeEC Vol 9, No 1 PEB (2010)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecantikan yang paling hakiki adalah kecantikan batin. Pernyataan dari sebagian masyarakat kita,  mengatakan  bahwa upacara adat tampak kuno atau merepotkan. Di zaman yang serba praktis dan serba instan ini, upacara adat mulai ditinggalkan. Padahal, di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur. "Mereka beranggapan tata rias pengantin adat itu kuno, berat, dan seterusnya. Nah, kalau ada cara pandang seperti itu, bukankah nanti dandanan tamu undangan bisa sama dengan si pengantin? Hanya karena ingin praktis, masak penampilan pengantin nggak beda sama tamu?" Sejarah tata rias yang pernah ada di Indonesia,  ternyata sekarang ada lebih dari 200 gaya. Bridal Summit di Korea, mereka hanya punya sedikit, sedangkan di Indonesia  banyak sekali gaya, seperti gaya Lampung, misalnya, tak hanya satu macam gaya. Ada Lampung Abung, Papadung, Waikanan, Melinting, dan Tulang Bawang. Yang jarang terdengar juga terbongkar, misalnya Malang Keparabon, Keputren, Bojonegoro, Banyumasan, Surabayan. Pakaian, dandanan serta tata caranya beda. Keragaman kita sebenarnya luar biasa. Key Words: Sejarah tata rias, Tata rias Celeopatra, Rias manten party
Pengembangan Model Pembelajaran Teaching Factory pada Siswa Tata Busana SMK Negeri 1 Beringin Ulfa Rizky Afriany; Dina Ampera; Halimul Bahri
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.39035

Abstract

ABSTRAK – Program keahlian Tata Busana yang mempraktikkan sistem pendidikan teaching factory yakni mata pelajaran produktif semacam Busana Industri. Dilihat dari perencanaan serta penerapannya, model pendidikan teaching factory pada mata pelajaran ini belum berjalan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengenali efektifitas model Pendidikan teaching factory pada siswa Tata Busana selaku  model  pendidikan  di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Beringin. Tipe penelitian ini merupakan deskriptif dengan tata cara penelitian serta pengembangan (research & development). Riset ini dicoba di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Beringin. Subjek riset ini merupakan guru serta siswa kelas XI Tata Busana. Objek riset ini merupakan aktivitas teaching factory dalam mata pelajaran produktif pembuatan celemek. Riset pengembangan model pendidikan teaching factory lewat 3 sesi ialah: 1) Analisis kebutuhan, 2) Pengembangan produk, serta 3) Validasi Pakar.Hasil studi ini menampilkan  kalau model  pendidikan teaching  factory  telah efisien digunakan pada mata pelajaran produktif semacam busana industri dengan evaluasi ahli modul 98, 6% serta pakar desain 88%. Sehabis melalui sesi validasi oleh ahli modul serta pakar desain, hingga bisa disimpulkan kalau produk model pendidikan teaching factory yang dibesarkan telah efisien digunakan selaku model pendidikan pada mata pelajaran produktif pada siswa Tata Busana Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Beringin Kata Kunci - Model pendidikan, Teaching Factory
Pengembangan Media Video pada Mata Pelajaran Pembuatan Hiasan Busana Kelas XI Tata Busana di SMK Negeri 1 Takengon Nura Fitri; Dina Ampera; Halimul Bahri
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.39053

Abstract

ABSTRAK – Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengembangan media video pada mata pelajaran pembuatan hiasan busana. Penelitian didesain dengan model penelitian Research and Development (R&D) dan dilaksanakan  di SMK Negeri 1 Takengon. Tahapan awal penelitian yaitu dengan menganalisis potensi dan masalah  yang  dihadapi oleh sekolah dengan menganalisis kebutuhan guru dan analisis kebutuhan siswa. Tahap kedua adalah mengumpulkan data, kemudian tahap ketiga yaitu dengan mendesain produk. Tahap keempat yaitu dengan melakukan validasi produk berupa media kepada para ahli dan tahap kelima adalah melakukan revisi media. Hasil dari validasi yang dilakukan terhadap media video pada mata pelajaran pembuatan hiasan busana menunjukkan bahwa persentase skor untuk keseluruhan aspek media  sebesar 90,35% dengan kategori sangat baik, dan untuk keseluruhan aspek materi mendapat persentase skor sebesar 95,75% dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media video dikategorikan layak dan dapat digunakan sebagai bantuan belajar untuk siswa. Kata Kunci - Pengembangan Media, Video, Hiasan Busana, Sulaman, Smock
Kajian Penerapan Simbol Busana Adat Wanita Dalam Kehidupan Bermasyarakat di Tana Toraja Hilda Tunggala; Sukriati Firman
HomeEC Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.39182

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik yang terdapat pada  pelengkap busana pakaian adat wanita Tana Toraja. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, triangulasi, penyimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pada pelengkap busana pakaian adat yang digunakan oleh kaum wanita Tana Toraja yakni 1) Sa’pi  terdapat simbol Pa’sala’bi’ dito’mokki ,2) Mastura  terdapat simbol Pa’kollong Bu’ku’, 3) Manik kata pada manik kata tidak terdapat simbol apapun, 4) Katinti tidak terdapat simbol apapun ,  5) Kandaure terdapat simbol Pa’sekong dan Pa’papan Kandaure, 6) Sokkong bayu terdapat simbol Pa’sekong,  7) Ambero terdapat simbol Pa’sekong, 8) Komba boko’ terdapat simbol Pa’boko’ komba kalua’ dan 9) Gayang terdapat simbol Pa’Pollo’ gayang dan Simbol Pa’ulu Gayang. Simbol yang terdapat pada pelengkap busana pakaian adat wanita tersebut  mengandung makna yang erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat di Tana Toraja.  Kata kunci -  Makna Simbolik, Pelengkap Busana, Pakaian Adat,Wanita Tana Toraja
Pengembangan Modul Pembelajaran Grading berbasis Proyek Agita Pratiwi; Asiani Abu; St. Aisyah
HomeEC Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : HomeEC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.38776

Abstract

ABSTRAK–­Penelitian ini adalah penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan tujuan pelaksanaan penelitian yaitu untuk mengetahui: 1)Prosedur pengembangan modul pembelajaran grading berbasis proyek pada mata kuliah grading; 2) Kelayakan modul pembelajaran grading berbasis proyek pada mahasiswa prodi D3 tata busana jurusan pendidikan kesejahteraan keluarga; 3) Respon mahasiswa prodi D3 tata busana jurusan pendidikan kesejahteraan keluarga terhadap modul pembelajaran grading berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan Research and Development (R&D) yang mengembangkan dan menghasilkan produk dengan model pengembangan oleh Thiagarajan (1974) yaitu 4D. Subjek penelitian adalah 15 orang mahasiswa prodi D3 angkatan 2019 Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dengan teknik analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian ini yaitu 1) Prosedur pengembangan modul pembelajaran mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). 2) Hasil uji validasi ahli materi 92,86%, Sedangkan ahli desain 85,53% dan uji kelayakan oleh mahasiswa terhadap modul pembelajaran sebesar 86% dengan kriteria Sangat Valid untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran sebagai sumber materi. 3) Respon mahasiswa terhadap modul pembelajaran grading berbasis proyek sangat baik dan secara keseluruhan penilaian dari 15 orang mahasiswa prodi D3 tata busana menunjukkan bahwa modul grading berbasis proyek bisa digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci: Penelitian pengembangan, Modul, Grading, Berbasis proyek
Analisis Penggunaan Kulit Kayu Mahoni Sebagai Pewarna Alami Pada Kain Mori Primissima Dengan Teknik Ikat Celup Endah Wulandari; Kurniati Kurniati; Rosmiaty Rosmiaty
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.38779

Abstract

ABSTRAK – Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui: 1) proses pengelolahan kulit kayu mahoni menjadi ekstraksi pewarna alami; 2) proses pembuatan motif teknik ikat celup pada kain mori primissima; 3) proses pencelupan pewarna alam kulit kayu mahoni pada kain mori primissima dengan menggunakan teknik ikat celup; 4) pendapat panelis terhadap hasil warna yang dihasilkan zat pewarna alami kulit kayu mahoni dengan teknik jumputan. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium PKK FT UNM dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan focus group disscusion (FGD) dengan responden 5 orang panelis ahli (dosen tata busana), 10 orang panelis terlatih (telah memprogram matakuliah Kriya Tekstil), dan 5 orang panelis tidak terlatih (tidak memprogram matakuliah Kriya Tekstil). Hasil penelitian menunjukkan (1) Pengolahan ekstrak warna dengan menyiapkan alat dan bahan, potong-potong kecil kulit kayu mahoni dengan takaran 3.000 gram kulit kayu mahoni dalam 18.000 ml air sampai menyusut menjadi 9.000 ml, ekstrak warna siap digunakan. (2) Pembuatan ikat celup menggunakan satu teknik yaitu teknik ikat ganda. (3) Pencelupan zat warna alam kulit kayu mahoni pada kain mori primissima dilakukan hanya 1 kali pencelupan dan direndam selama 30 menit.  (4) Pendapat panalis terhadap hasil persentase produk fiksator tawas 76,6% terletak pada kategori baik, produk fiksator kapur tohor 80,4% terletak pada kategori sangat baik dan produk fiksator tunjung 82,2% terletak pada kategori sangat baik.Kata Kunci: Kulit Kayu Mahoni, Kain Mori Primissima, Ikat Celup
Pengaruh Blended Learning dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Rias Wajah Jurusan Tata Kecantikan SMKN 8 Makassar Wilda Uriksaputri; Andi Nurmaida; Rika Riwayani
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.38777

Abstract

ABSTRAK - penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui gambaran blended learning dengan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran rias wajah jurusan tata kecantikan SMKN 8 makassar. 2) mengetahui pengaruh blended learning dengan model pembelajaran problem based learning pada mata pelajaran rias wajah jurusan tata kecantikan SMKN 8 makassar. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 30 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes (pretest & post-test), dokumentasi, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji normalitas, uji liniearitas, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan 1) Pembelajaran blended learning dengan model problem based learning dengan adanya tindakan siklus I ke siklus II pada mata pelajaran rias wajah di SMK Negeri 8 Makassar dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan/tindakan, evaluasi, dan refleksi mengalami peningkatan sebesar 6,44%. 2) Terdapat pengaruh interaksi yang signifikan dalam kriteria sangat lemah pada blended learning dengan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar siswa. Dari data yang ada menunjukan pengaruh sebesar 0,005 (0,05%), dengan diketahui pula nilai signifikansi sebesar 0,722 > 0,05 dimana variabel (X) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa (Y). Maka thitung > ttabel dengan demikian Ha diterima dan Ho ditolak. Kata Kunci - Blended Learning, Problem Based Learning, Hasil Belajar, Rias Wajah
INOVASI ROTI MANIS SUBTITUSI TEPUNG SUKUN UNTUK MENAMBAH NILAI GIZI. Haerani UNM
HomeEC Vol 17, No 2 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v17i2.39099

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui  proses pembuatan tepung sukun, mengetahui proses pembuatan roti manis subtitusi tepung sukun, mengetahui tingkat penerimaan panelis serta analisis kandungan gizi produk. Tempat penelitian dilaksanakan di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar dan Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, dan Score sheet. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, mean dan anova. Proses pembuatan tepung sukun melalui tahap pemilihan bahan, pengupasan, pengirisan, pencucian, pengeringan, penghalusan, pengayakan. Proses pembuatan roti manis tepung sukun melalui tahap penimbangan bahan, pencampuran, pengadukan, fermentasi, dan pemanggangan. Hasil uji organoleptik roti manis subtitusi tepung sukun mutu  terbaik dan disukai panelis adalah F1 (20% : 80%) dengan atribut warna coklat gelap, tekstur lembut, aroma harum dan rasa enak. Analisis gizi dengan empat parameter
Subtitusi Tepung Kacang Merah Pada Pembuatan Kulit Pie Ambar Biwillatifah; Gawarti Gawarti
HomeEC Vol 18, No 1 (2023): April
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2685/homeec.v18i1.45661

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan tepung kacang merah, proses pembuatan kulit pie subtitusi tepung kacang merah F1 (25%), F2 (50%), dan F3 (75%), dan penerimaan panelis terhadap kulit pie subtitusi tepung kacang merah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen. tempat penelitian di Laboratorium Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah score sheet. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, mean, dan anova. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan tepung kacang merah meliputi : pencucian, perendaman, pengukusan, penjemuran, penyangraian, penggilingan, dan pengayakan 80 mesh. proses pembuatan kulit pie subtitusi tepung kacang merah: Penimbangan bahan, pencampuran bahan, pencetakkan, dan pemanggangan. Pada uji organoleptic, hasil mutu terbaik yaitu formula F2 dengan penambahan tepung kacang merah 26,5 gram dengan nilai rata-rata warna 4,00 aroma 3,83 tekstur 4,11 rasa 5,11 overall 4,67 uji hedonik 7,11. tingkat kesukaan panelis dikategorikan agak suka.Kata Kunci : Kacang merah, Kulit pie, Subtitusi

Page 8 of 13 | Total Record : 121