Articles
135 Documents
Pola Komunikasi dalam Penyelesaian Konflik Pasangan Nikah Muda di Desa Pangkah
Umdatul Khoiroh;
Mohammad Sa’diyin
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i1.210
Nikah muda ini sering dikaitkan dengan pernikahan pada usia muda atau anak remaja yang mana usianya belum mencapai 20 tahun (pernikahan dini). Tetapi beda lagi kaitannya dengan pernikahan dini. Pernikahan dini lebih kepada anak-anak dibawah umur yang dimana umurnya memang benar-benar dibawah batasan untuk menikah, kebanyakan seperti anak SMA bahkan kalangan SMP. Nikah muda sendiri dimana nikah usia muda tetapi memang sudah diperbolehkan untuk menikah karena usia yang sudah melewati batas ketetapan baik hukum maupun agama. Nikah muda biasanya banyak terjadi konflik karena perbedaan pendapat dan lain-lain, salah satu cara menanggulangi terjadinya konflik yaitu dengan menerapkan pola komunikasi dengan baik. Pola komunikasi adalah gambaran dua orang atau lebih dalam proses pengiriman dan penerimaan pesan dengan tepat, sehingga pesan yang dimaksud tepat tersampaikan atau dapat mudah dipahami. Tujuan dari peneliti ini yaitu untuk mengetahui alasan menikah di usia yang masih muda, mengetahui pola komunikasi pasangan nikah muda dalam penyelesaian konflik di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik dan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya konflik pasangan nikah muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Prosedur pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi, dan dikumentasi. Pemeriksaan keabsahan data yang dilakukan adalah triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) alasan menikah di usia yang masih muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik adalah faktor orang tua/keluarga, faktor kemauan sendiri, faktor hamil di luar nikah. (2) pola komunikasi dalam penyelesaian konflik pasangan nikah muda di Desa Pangkah Wetan Ujung Pangkah Gresik yaitu mereka sama-sama diam sampai ada salah satu dari pasangan atau yang bersalah meminta maaf , tetapi lambat laun pola komuniksai mereka semakin membaik dan memenuhi aspek pola komunikasi dalam teori De Vito. (3) faktor penyebab terjadinya konflik pada pasangan nikah muda yaitu faktor kegagalan dalam berkomunikasi, faktor ekonomi, dan kesulitan menerima perbedaan-perbedaan (sifat).
Resiliensi Wanita yang Mengalami Perselingkuhan dalam Rumah Tangga di Sarirejo Lamongan
Faizatul Muniroh;
Muhimmatul Hasanah
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i1.211
Penelitina dilakukan untuk mengetahui bagaimanakah gambaran proses terjadinya resiliensi serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dimana sebagai wanita tentu tidak mudah setelah diselingkuhi suaminya dan diceraikan mampu bertahan dalam keadaan tertekan dan bahkan berhadapan dengan kesengsaraan atau trauma yang dialami dalam kehidupannya, dan tidak mudah menjadi single parent yang berperan ganda mendidik dan mencari nafkah sendiri. Dampak dari perselingkuhan dan perceraian merupakan hal yang sangat berpengaruh kepada kepribadian wanita, keluarga, dan anak. Adanya faktor resiliensi yang berbeda-beda dari kondisi individu masing-masing, mampukah individu tersebut bertahan dalam keadaan tertekan, trauma ataupun kesengsaraan. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sarirejo Kabupaten Lamongan dengan 4 subjek single parent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis mengenai gambaran resiliensi memperlihatkan bahwa keempat subjek memiliki resiliensi yang baik. Karena individu-individu tersebut dapat meregulasi emosi-emosi negatif akibat terhianati secara efektif, sehingga tidak berlarut-larut dalam dalam emosi tersebut, dapat menyesuaikan diri dengan keadaan baru, mampu bertahan dalam keadaan tertekan dan mampu berperan ganda yaitu mendidik dan mencari nafkah. Faktor yang mempengaruhi wanita menjadi resilien adalah dukungan orang tua, dapat mendorong dan memotivasi untuk bangkit dari keterpurukan dan individu mampu bertahan karena ibu harus menjadi teladan bagi anaknya. Ibu adalah wanita pendidik pertama dalam keluarga bagi anaknya
Persepsi Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam Pesan Dakwah Kitab Ihya’ Ulumuddin Oleh KH. Abdul Ghofur
Mochamad Refi;
Ainur Rofiq
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i1.212
Pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin yang selalu diajarkan kepada mahasiswa dan umum masih tidak sepenuhnya bisa diharapkan oleh pengasuh, seperti halnya kurang maksimal dan konsisten mahasiswa dalam mengikuti pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin dikarenakan berbagai faktor yang mempengaruhi, dan juga kurangnya pengetahuan Mahasiswa dengan pesan dakwah serta mengenai penguasaan ilmu keagamaan sehingga saat pengajian mengalami kendala dalam kajian kitab Ihya’ Ulumuddin. Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu : Bagaimana Persepsi Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam Pengajian Kitab Ihya’ Ulumuddin oleh KH. Abdul Ghofur di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan? Bagaimana Pesan Dakwah Kitab Ihya’ Ulumuddin oleh KH. Abdul Ghofur di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam Pesan Dakwah Kitab Ihya’ Ulumuddin Oleh KH. Abdul Ghofur di Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Persepsi mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam dalam pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin oleh KH. Abdul Ghofur sangat menarik penyampaiannya, jelas, dan mudah difahami. Sangat berpengalaman dan detail sekali saat menyampaikan pesan dakwah melalui kitab Ihya’ Ulumuddin sehingga mudah untuk difahami oleh khalayak umum, bisa menarik mahasiswa atau masyarakat untuk mengikuti pengajian dan antusias dalam mendengarkan pengajian kitab Ihya’ Ulumuddin secara langsung. 2) Pesan dakwah kitab Ihya’ Ulumuddin yang menarik dalam pengajian tentang Hikmah mondok, mondok satu jam pahalanya sama dengan wiridan satu tahun, mengacu pada pemahaman mahasiswa tentang pesan dakwah sehingga mau belajar untuk berusaha keras dalam belajar ilmu agama dengan memahami pesan dakwah tentang kehidupan di dunia ini, pesan dakwah tentang menjalin silaturahmi, membentuk kepribadian dan akhlak yang baik, sehingga bisa membuat mahasiswa dan masyarakat untuk belajar ajaran agama islam lebih baik.
Analisis Isi Pesan Dakwah Dalam Akun @Nugarislucu Pada Media Sosial Twitter Dengan Studi Kasus Tanggal 01 Maret 2020 - 01 April 2020
Risma Eko Prastiyo;
Luthfi Hidayah
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 1 (2020): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i1.213
diamana akun tersebut berdakwah dengan cara yang berdebeda setiap dakwah memiliki pesan tersendiri dan itu di kemas dengan di sertai humor atau candaaan. Platform yang di gunakan adalah media sosial Twitter yang kini ramai di gunakan khususnya oleh kalangan milenial. Penelitian dengan berjudul “Analisis isi pesan dakwah dalam akun @NUgarislucu pada media sosial twitter dengan studi kasus tanggal 01 Maret 2020 – 01 April 2020” Memiliki rumusan masalah adalah bagaimana isi pesan dakwah yang terkandung dalam akun twitter @NUgarislucu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui isi pesan dakwah yang terkandung dalam akun @NUgarislucu. Penelitian ini menggunakana metode penelitian kualitatif dan pendekatan yang digunakan adalah analisis isi atau content analysis adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data skunder data tersebut di dapat dengan observasi secara langsung pada akun @NUgarislucu. Bedasarkan analisa data yang di lakukan, di peroleh kesimpulan bahwa isi pesan dakwah yang terkandung dalam akun @NUgarislucu meliputi berbagai hal diantaranya pesan dakwah aqidahpesan dakwah syariah dan pesan dakwah akhlaq. Pesan dakwah aqidah sendiri membahas tentang keagamaan dan keimanan. Pesan dakwah syariah membahas tentang ibadah dan amalan. Dan yang terkahir pesan dakwah akhlaq yang membahas tentang budi pekerti dan perbuatan terpuji.
Pemaknaan Cover Majalah Tempo “Wajah Kusam Kampus” Edisi 1-7 Februari 2021
Nur Alfi Laili;
Imam Safi’i
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i2.214
Media massa menjadi salah satu hal yang tidak dapat lepas dari kehidupan masyarakat. Media komunikasi massa adalah media komunikasi terbaru yang yang bersifat serentak, dijukan untuk kepada sejumlah khalayak melalui media online maupun cetak, dimana pesan dari suatu informasi dapat diterima secara bersamaan dan saat itu juga. Majalah merupakan alat komunikasi secara umum yang diterbitkan secara berkala. salah satu yang menjadi ciri khas dari majalah adalah kover dari majalah tersebut. Kover sangat berperan dalam memberikan kesan pertama kepada pembaca, karena pada kover terdapat unsur gambar, simbol, dan juga tanda. Charles Sanders Peirce menyatakan bahwa semiotika ialah nama lain bagi logika, yakni doktrin formal tenytang tanda-tanda. Tanda atau gambar yang ada pada sebuah kover pastilah memiliki makna yang terkandung di dalamnya. Untuk mengetahui makna di dalamnya maka digunakanlah metode penelitan kualitatif dengan objek kover majalah Tempo Wajah Kusam Kampus sebagai bahan penelitian. Adapun makna yang terdapat pada kover majalah tersebut adalah, akibat banyaknya rektor yang terbukti melakukan tindakan plagiarisme membuat wajah kampus menjadi terkotori dan cacat.
Iklan XL Versi Xlalu di Televisi terhadap Kekuatan Brand XL (Studi Pengaruh pada Pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Diponegoro Kota Blitar)
Aqiel Aula;
Hadi Ismanto
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i2.215
Kehadiran media cetak dan elektronik telah menimbulkan sikap keseriusan bagi para pengusaha, dimana mereka dipaksa untuk selalu memperbaiki kualitas produk; barang atau jasa yang mereka tawarkan. Para pengusaha tidak hanya melakukan strategi positioning sebuah produk di pasar melalui penetapan standarisasi mutu dan kualitas pelayanan, namun juga mereka berusaha mempertahankan brand position di benak konsumen melalui pemantapan strategi promosi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif, di mana dalam penelitian ini, penelitian berusaha membuktikan secara empirik dan kuantitatif dan berusaha membuktikan pengaruh signifikan antara dua variabel yaitu variabel X dan Y, melalui pengujian hipotesa serta merupakan penelitian survey, peneliti ini akan mengambil sampel dari populasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan alat berupa kuesioner untuk mengumpulkan dan menggali data primer dari lapangan atau audience yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diperoleh menyatakan bahwa hipotesis variabel Iklan XL versi Xlalu memiliki pengaruh signifikan terhadap Ekuitas Brand XL atau dengan kata lain berdasarkan hipotesis didapatkan bahwa Ha diterima yang menunjukkan bahwa Iklan XL versi XLalu mempengaruhi ekuitas brand secara signifikan.dengan Koefisien regresi iklan sebesar 0.490 dan Koefisien determinasinya (KD) menunjukan nilai R Square sebesar 0,552 atau sebesar 55,20% (dibulatkan 55%) dari hasil (r2 x 100%). Artinya variasi perubahan Ekuitas Brand dipengaruhi oleh Iklan XL versi XLalu sebesar 55% dan sisanya 45% dipengaruhi faktor lain selain Iklan.
Perkembangan Moral Siswa-Siswi Kelas VIII dalam Ruang Lingkup Lingkungan Sekolah di SMPN 2 Pucuk Lamongan
Retno Dwi Agustin;
Muhimmatul Hasanah
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i2.216
Faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan remaja adalah internal dan eksternal. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan sosial teman sebaya dari luar atau teman dalam pergaulan dari dalam. Faktor utama yang menentukan daya Tarik hubungan interpersonal diantara para remaja pada umumnya adalah adanya kesamaan dalam minat, nilai, pendapat, dan sifat-sifat kepribadian pendidikan moral yang diajarkan pada remaja akan sangat berpengaruh terhadap karakter yang ada di lingkungan sekitar sekolah. Orang tua harus bersedia terlibat dalam percakapan dan mendorong anaknya untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan nilai-nilai akan membuat anak memiliki pemikiran moral yang tinggi. Peran orang tua disini sangat penting untuk selalu memantau perkembangan moral yang terjadi pada anak-anaknya yang ada dalam lingkungan sekitar sekolah. Perkembangan moral yang terkait keseharian siswa-siswi dalam tingkatan lingkungan disekolah sangatlah berpengaruh dalam tindakan sikap yang terjadi pada kehidupan siswa siswi sehingga kurangnya akan moral siswa yang ada dalam lingkungan sekolah dan banyak etika pergaulan yang menyimpang dari pergaulan siswa siswi. Hasil temuan dalam penelitian tersebut diatas, terdapat mengenai perkembangan moral dan faktor penyebab dari perkembangan moral atau sering disebut pengaruh dari perkembangan moral kelas VIII SMP Negeri 2 Pucuk Lamongan, baik dari permasalahan lingkungan luar maupun dari dalam sekolah.
Peran Guru Bimbingan Konseling terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMA Mazra’atul Ulum Paciran Lamongan Tahun Pelajaran 2017-2018
Syaifudin Zuhri;
Sutopo
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i2.217
Guru bimbingan dan konseling atau bisa kita sebut dengan guru BK adalah jabatan yang sangat esensial di lembaga pendidikan. Karena mereka sangat dibutuhkan oleh siswa untuk berbagai segala permasalahan yang dihadapi dalam mengikuti pelajaran. Prestasi belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamanya sendiri dalam interaksi dengan lingkuanganya. Perubahan itu bersifat relative konstan dan berbekas. dalam kaitan ini, proses belajar dan perubahan merupakan bukti hasil yang diproses. Belajar adalah tidak hanya mempelajari mata pelajaran, tetapi juga penyusunan, kebiasaan, persepsi, kesenangan atau minat, penyesuaian sosial, macam-macam keterampilan lain dan cita-cita. dengan demikian, seseorang dikatakan belajar apabila terjadi perubahan pada dirinya akibat adanya latihan dan pengalaman melalui interaksi dengan lingkungannya dan prestasi yang maksimal. Desain pada penelitian ini merupakan penelitian kualitatif naturalistik yang bertujuan untuk mengetahui peran guru BK terhadap prestasi belajar siswa. Hasil temuan dalam penelitian ini terdapat pengaruh adanya guru BK yang besar terhadap kemajuan prestasi belajar siswa Kelas XI SMA Mazra’atul Ulum Paciran, baik dari kedisiplinan siswa mupun prestasi belajar yang diraihnya. Dengan melihat penjelasan dan pemaparan di atas, karena peneliti mengunakan metode kualitatif naturalistik yang menjelaskan hasil penelitian secara alamiyah sesuai obyek yang terjadi dilapangan, Dari hasil penelitin tersebut di atas, disarankan untuk peneliti yang akan dating dapat mengembangkan potensi dan sumberdaya yang ada, untuk menentukan bagian variabel variabel yang lain, untuk meningkatkan prestasi belajar siswa di lembaga SMA.
Pola Asuh Orang Tua Tunggal (Single Parent) dalam Membentuk Perkembangan Kepribadian Remaja di Desa Banyutengah Panceng Gresik
Intan Faizah;
Ahmad Afan Zaini
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 2 No. 2 (2021): Mei : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v2i2.222
Latar belakang terjadinya penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diberikan ibu single parent terhadap perkembangan kepribadian remaja, dimana sebagai seorang ibu single parent tentu tidak mudah berperan ganda mendidik, dan mencari nafkah sendiri tanpa pasangan. Adanya faktor dan tekanan yang dirasakan berbeda – beda antara ibu single parent satu dengan yang lain membuat pola asuh yang diterapkan juga berbeda – beda. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara, penelitian dilakukan di Desa Banyutengah, Panceng, Gresik dengan 3 subjek ibu single parent dan 3 subjek anak remaja. Dari hasil yang didapatkan : satu ibu single parent menerapkan pola asuh otoriter, satu ibu single parent menerapkan pola asuh permisif, dan satu ibu single parent dengan pola asuh demokratis. Anak yang diasuh dengan pola asuh otoriter cenderung kurang percaya diri, dan tertutup. Anak dengan pola asuh permisif cenderung kurang percaya diri serta kurang mempunyai kontrol. Kemudian anak yang di asuh dengan pola asuh demokratis cenderung percaya diri dan lebih komunikatif.
Metode Dakwah Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet-Mojokerto
Reni Puspita Yanti;
Bunyamin
Busyro: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 3 No. 1 (2021): November : Busyro : Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55352/kpi.v3i1.224
Dalam pelaksanaan metode dakwah di suatu lembaga pendidikan Islam seperti pondok pesantren peran seorang Kiai sangat penting dalam menentukan keberhasilan. Seorang Kiai atau pemimpin pondok pesantren dituntut untuk memiliki kemampuan dan kepandaian dalam perannanya sebagai pendakwah agar pesan dakwah tersampaikan kepada para objek dakwah ( santri) secara efektif dan efisien serta tepat sasaran. Peryataan di atas menimbulkan petanyaan bagi peneliti. Bagaimana konsep metode dawah Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA di Pondok Pesantren Aamanatul Ummah Pacet- Mojokerto? Bagaimana penerapan metode dakwah Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA? Dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam menerapkan metode dakwah tersebut. Penelitian yang peneliti lakukan ini mengunakan teknik metode kualitatif, dengan pendekatan metode dakwah. Proses pengumpulan data menggunakan teknik deskritif analitik yaitu data yang dikumpulkan berupa kata-kata, gambar, dokumentasi dan bukan angka-angka yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara yang mendalam dengan narasumber dan dokumentasi yang akan menghasilkan penafsiran bagi peneliti. Dari penelitan tersebut dapat disimpulkan bahwa metode dakwah yang diterapkan oleh Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, MA di Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet-Mojokerto yakni dengan akhlak dan ilmu agama serta selau istiqomah dalam menjalankan amalan-amalan sunnah dan selalu mengingat tujuh kunci kesuksesan maka akan tercapai apa yang dicita-citakan olrh para mad’ū.