cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+628158848400
Journal Mail Official
jurnal.lemlit@trisakti.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Trisakti Gedung M Lantai 11, Jalan Kyai Tapa Grogol no. 1 Grogol, Jakarta 11440 Telp: 021-5663232(ext.8141)
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 08537720     EISSN : 25414275     DOI : https://doi.org/10.25105/pdk.v6i2.9522
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti berisi artikel hasil penelitian, pengembangan konseptual, tinjauan kritis yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu (multi disiplin) yang meliputi namun tidak terbatas pada sains, teknoogi, sosial humaniora, seni rupa dan desain, serta kedokteran dan kedokteran gigi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 366 Documents
PERENCANAAN BANGUNAN BAGI SADAP DI DAERAH IRIGASI WARIORI, KABUPATEN MANOKWARI Sejati, Wahyu
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8634

Abstract

Permasalahan yang ada adalah bahwa Daerah Irigasi (DI) Wariori tidak mampu beroperasi secara baik, sehingga lahan-lahan pertanian yang sudah direncanakan, tidak dapat diairi dengan optimal dan menjadi lahan tidur. Beberapa bangunan irigasi seperti bangunan bagi dan sadap mengalami kerusakan ringan, sedang maupun rusak berat. Tujuan dari penelitian ini adalah adalah untuk melakukan perencanaan desain bangunan bagi  sadap di DI. Wariori khususnya di saluran primer. Perencanaan bangunan pada saluran primer terdapat 10 bangunan bagi sadap. Pengambilan data dilakukan secara primer dan sekunder dengan melakukan pengamatan langsung di lapangan. Metode yang dipakai adalah perhitungan pintu sorong untuk desain bangunan bagi sadapnya. Hasil dari curah hujan rencana dengan kala ulang 100 tahun adalah 205.20 mm/hari. Sedangkan hasil perhitungan debit untuk mengairi areal seluas 3450 ha adalah 4,51 m3/detik. Pada bangunan bagi di ruas BMJ.1 memiliki lebar pintu rencana 1 meter, bangunan bagi BMJ.2 memiliki lebar pintu rencana 1,1 m , 0,3 m dan 0,7 m. Bangunan bagi sadap BMJ 4 memiliki lebar pintu rencana 0,6 m dan 1,1 m. Bangunan bagi sadap BMJ 6 memiliki lebar pintu rencana 0,8 m. Bangunan bagi sadap BMJ 8 memiliki lebar pintu rencana 1,25 m dan 0,5 m. Bangunan bagi sadap BMJ 10 memiliki lebar pintu rencana 0,4 m dan bangunan bagi sadap BMJ.11 memiliki lebar pintu rencana 0,6 m.
PERANCANGAN SIMULASI PROMODEL UNTUK PERBAIKAN TATA LETAK LANTAI PRODUKSI COLD FINISHED BAR PT. IRON WIRE WORKS INDONESIA Septiani, Winnie; Ardiansyah, Dino; Suwiryo, Sucipto Adi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8635

Abstract

PT Iron Wire Work Indonesia memiliki permasalahan pada  penempatan mesin produksi Cold Finished Bar yang tidak sesuai dengan urutan kedekatan dalam proses produksinya dan metode pemindahan yang tidak terencana. Hal ini berdampak pada  pola aliran produksi dan besarnya besarnya waktu perpindahan material. Penelitian ini bertujuan merancang model simulasi Promodel untuk evaluasi  perbaikan tata letak lantai produksi Cold Finished Bar. Perbaikan Tata letak lantai produksi dilakukan dengan menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP).  Penelitian ini terdiri dari 4 tahapan utama  yaitu analisis sistem saat ini, merancang model simulasi, Promodel merancang perbaikan tata letak lantai produksidengan SLP, dan mengevaluasi perbaikan dengan Simulasi.  Hasil perbakan Tata Letak dengan SLP  menghasilkan dua alternatif iterasi blockplan dan tujuh skenario usulan perbaikan. Setiap usulan skenario perbaikan dievaluasi berdasarkan indikator waktu produksi.  Waktu produksi dalam penelitian ini didefinisikan sebagai waktu proses pembuatan Cold Finished Bar ditambah dengan waktu perpindahan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa skenario keenam dengan perbaikan layout BlockPlan alternatif 2 ditambang dengan  satu unit shotblasting machine sebagai usulan terbaik dengan waktu produksi sebesar 273,4 jam dan persentase penurunan waktu proses produksi sebesar 25,71% dari model awal. Penurunan waktu produksi ini diharapkan dapat meningkatkan pencapaian target produksi perusahaan.
KOMUNITAS MASYARAKAT SEBAGAI GENERATOR TERBENTUKNYA KARAKTER DAN IDENTITAS KAWASAN KOTA. Subagja, Rahma Ghaesani; Ischak, Mohammad
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8636

Abstract

Kampung Condet saat ini mengalami perkembangan dan perubahan yang sangat pesat terhitung setelah dinyatakan sebagai Kawasan cagar budaya pada tahun 1974. Salah satu bentuk perubahan tersebut adalah banyaknya penduduk keturunan timur tengah yang bermukim di sepanjang jalan utama Condet dan membuka usaha komersial. Keberadaan penduduk keturunan timur tengah tersebut, saat ini justru menjadi salah satu identitas dari Kawasan Condet. Penelitian ini dilakukan untuk menjawab  pertanyaan penelitian terkait dengan apakah banyaknya penduduk keturunan timur tengah juga memunculkan karakter arsitektural di  Kawasan Condet. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan membatasi pembahasan hanya pada fasade bangunan rumah toko yang dihuni oleh penduduk keturunan Timur Tengah di penggal Jalan Condet Raya, dengan menggunakan pendekatan tipomorfologi kota. Temuan penelitian yang didapat adalah bahwa Jalan Raya Condet menampilkan karakter Kawasan yang kuat, yang berpotensi menjadi identitas Kawasan Condet. Terbentuknya karakter kawasan   merupakan perpaduan antara elemen jalan sebagai path, yang didukung aktivitas komersial khusus barang-barang yang khas Timur Tengah, dan diperkuat signage yang menampilkan nama-nama toko yang juga khas Timur Tengah. Sedangkan karakter arsitektural pada fasade bangunan tidak menunjukkan karakter khusus.
POTENSI KEBERHASILAN KULIT UDANG SEBAGAI BAHAN DASAR POLIMER KITOSAN: STUDI LITERATUR Setiati, Rini; Siregar, Septoratno; Wahyuningrum, Deana; Fathaddin, M. Taufik
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8637

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari potensi yang dimiliki oleh kulit udang sebagai bahan baku polimer kitosan.  Penelitian ini diawali dengan proses pemisalahan kulit udang kitin dan proses kitin menjadi kitosan serta menguji karakteristiknya. Kulit udang dapat diolah menjadi kitosan karena kandungan kitin yang terdapat di dalamnya.  Kitin merupakan bahan organik utama terdapat pada kelompok hewan crustacea, insekta, fungi, mollusca dan arthropoda. Cangkang kepiting, udang dan lobster juga merupakan sumber bahan dasar produksi kitin karena kandungan kitinnya cukup tinggi. Kitin merupakan biopolimer alam paling melimpah kedua setelah selulosa yang tidak beracun dan diproduksi dari limbah kulit udang. Kitosan diolah dari kulit udang melalui proses deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Reagen yang digunakan adalah NaOH dan KOH. Kemudian kitosan diuji sifat fisiknya melalui uji kadar air, kadar abu, kadar nitrogen, viskositas, derajat deasetilasi, analisis gugus fungsi dengan spektroskopi IR dan kristalinitas dengan difraksi sinar X. Sifat fisik kitosan dilihat dari bentuk fisik, analisis gugus fungsi dan kristalinitas. Potensi penerapan kitosan, sebagai turunan kitin yang terdeasetilasi, bersifat multidimensi, seperti dalam makanan dan gizi, bioteknologi, ilmu material, obat-obatan dan farmasi, pertanian dan perlindungan lingkungan. Isolasi kitin dari kulit udang dan sintesanya menjadi kitosan, menjadikan kulit udang lebih barmanfaat untuk bidang-bidang lain. Kulit udang yang diolah menjadi kitosan polimer dapat berpotensi untuk digunakan dalam bidang Enhanced Oil Recovery sebagai fluida injeksi kimiawi dalam upaya menaikkan produksi minyak.
cover 6-1 Penelitian, Lembaga
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8639

Abstract

backcover Penelitian, Lembaga
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 1, Januari 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i1.8773

Abstract

MASSA MULTIPEL SEREBRI DISERTAI HIDROSEFALUS PADA DUGAAN MENINGITIS TUBERKULOSIS Kartika, Merry; Ramadhan, Mochamad Iskandarsyah Agung; Pratiwi, Sujie; Imran, Yudhisman
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9522

Abstract

Objektif: Mendiagnosis gambaran masa multipel pada Computerized Tomography (CT) scan non-kontras pasien dengan dugaan meningitis tuberkulosis (MTB).Ilustrasi Kasus: Laki-laki, 34 tahun, dibawa keluarganya ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan keluhan kelemahan tubuh pada sisi kanan sejak 2 hari yang lalu. Keluhan nyeri kepala, demam, penurunan berat badan, batuk lama dan keringat malam dikeluhkan pasien sejak 2 bulan. Pemeriksaan neurologi ditemukan Glasgow Coma Scale (GCS) E4M5Vafasia global. Rangsang meningeal (+). Kekuatan motorik kesan hemiparese dekstra, Laboratorium darah: leukositosis, anti Human Immunodeficiency Virus (HIV) rapid (-). Rontgen thorax didapatkan bronkopneumonia bilateral dan efusi pleura et causa TB. CT scan kepala non-kontras didapatkan lesi heterogen hipo-hiperdens pada white matter lobus frontal dan temporal kiri, hidrosefalus komunikans ringan disertai tanda-tanda edema hemisfer serebri sinistra.Hasil Diskusi: Pasien ini didapatkan tanda infeksi TB disertai kaku kuduk dan adanya gambaran hidrosefalus pada CT scan kepala non-kontras sehingga diduga sebagai MTB. Hemiparesis dextra dan afasia global dapat disebabkan oleh massa multipel di frontal dan temporal sinistra yang pada CT scan kepala non-kontras dapat difikirkan sebagai tuberkuloma. Tuberkuloma biasanya soliter namun dapat multipel pada 15-34% kasus.1 Gambaran tuberkuloma pada CT scan kepala non-kontras tidak spesifik, dapat berupa massa hipodens, isodens, hiperdens, atau campuran. Apabila dilakukan CT scan kepala dengan pemberian kontras didapatkan penyengatan berbentuk cincin inhomogen, disertai adanya gambaran ventrikulitis.Kesimpulan: Penegakan diagnosis Tuberkuloma pada METB dilakukan dengan berdasarkan manifestasi klinis dan gambaran radiologis CT scan atau Magnetic Resonance Imaging (MRI) kepala yang sebaiknya dilakukan dengan kontras.
PERANCANGAN ALAT PEMUSNAH PISAU BEDAH TERKONTAMINASI VIRUS CORONA Prayitno, Dody; Julian, E. Shintadewi; Tjandrawinata, Rosalina
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9523

Abstract

Pandemik virus corona di Indonesia menyebabkan banyak tenaga medis meninggal dunia. Penyebaran virus Corona di klinik atau rumah sakit dapat melalui alat medis yang tercemar. Pemusnahan alat medis (seperti pisau bedah) yang tercemar perlu ada untuk memutus rantai penyebaran virus. Mesin penghancur alat medis yang tersedia dipasaran tidak mampu melakukan pemusnahan. Tujuan penelitian adalah merancang alat pemusnah pisau bedah yang tercemar virus corona. Metodologi penelitian. Tahap pertama adalah pemilihan metode pemusnahan yang kemudian didiskusikan dengn calon pengguna. Tahap kedua, pembuatan gambar kerja dan pemilihan bahan serta peralatan pendukung. Tahap terakhir adalah fabrikasi di bengkel sehingga prototipe terwujud. Kesimpulan. Metode pemusnahan adalah metode peleburan. Prototipe alat pemusnah pisau bedah yang tercemar virus corona merupakan satu kesatuan desain (set) yang terdiri frame, ruang desinfektan dan tungku peleburan. Frame berfungsi untuk menyokong ruang desinfektan dan tungku peleburan. Ruang desinfektan berfungsi sebagai ruang sterilisasi pisau bedah dan tungku peleburan berfungsi untuk memusnahkan pisau bedah.
KARAKTERISTIK MORFOMETRI DAERAH ALIRAN SUNGAI CISADANE DAERAH RUMPIN DAN SEKITARNYA, BOGOR Nuryana, Suherman Dwi; Triany, Novi; Yudisatrio, Muchamad Hario
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9524

Abstract

Sungai Cisadane merupakan sumber air utama bagi daerah Rumpin dan sekitarnya. Dengan perkembangan kehidupan, seperti pertumbuhan penduduk dan pembangunan wilayah, maka diperlukan kajian mengenai Kawasan sumber air utama tersebut agar pemanfaatannya sebagai sumber daya alam terbarukan optimal, dapat dijadikan rekomendasi dalam penataan ruang di DAS Cisadane, sekaligus untuk merumuskan tindakan mitigasi akan potensi banjir yang dapat disebabkannya. Salah satu cara mempelajari keadaan daerah aliran sungai (DAS) Cisadane adalah dengan menganalisis morfometri daerah penelitian. Dengan metode GIS, dilakukan pengamatan karakteristik morfometri yang berupa luas DAS, bentuk DAS, rasio cabang sungai, dan kerapatan sungai. Hasilnya menunjukkan bahwa DAS sungai Cisadane daerah Rumpin dan sekitarnya memiliki panjang sungai total 118.304 km dan luas 162.441 km², yang terbagi menjadi 19 subDAS dalam pengolahannya. Sebagian besar subDAS berbentuk radial. Terdapat 282 segmen sungai dimana subDas 5, 8, 9, 11, dan 15 adalah subDAS yang telah terkena pengaruh atau aktifitas Tektonik. Sementara subDAS lainnya yaitu subDAS 1, 2, 3, 4, 6, 7, 10, 12, 13, 14, 16, 17, 18, dan 19 dapat dikategorikan tidak mengalami/ minim terdampak pengaruh tektonik. Kerapatan sungai pada DAS Cisadane termasuk dalam kategori sedang. Perbedaan karakteristik morfometri tersebut dapat dikarenakan jenis batuan dan adanya aktifitas tektonik yang mempengaruhi DAS.
OPTIMASI AKTIVATOR ZnCL2 DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI BATUBARA DAN PENGUJIAN KARBON AKTIF SEBAGAI ADSORBEN Suliesyah, Suliestyah; Astuti, Ariani D.
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 6, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v6i2.9525

Abstract

Indonesia memiliki batubara melimpah namun sebagian besar berperingkat rendah sehingga kurang effektif untuk digunakan sebagai bahan bakar. Telah dilakukan penelitian pemanfaatan batubara peringkat rendah jenis lignit sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif, menggunakan metoda  aktivasi kimia ZnCl2 dengan variasi berat 5%-50%. Karbonisasi dilakukan  pada temperatur 500o C selama 1 jam di dalam reaktor pada kondisi tanpa oksigen, dengan mengalirkan gas nitrogen selama proses karbonisasi. Kondisi optimum dicapai pada komposisi aktivator ZnCl2 40 % dan batubara 60 % yang memiliki bilangan iodin 1.288,8 mg/g. Hasil penyerapan logam Cr menggunakan karbon aktif dari penelitian ini berkisar antara 55,5-60 % dengan konsentrasi awal  Cr 50-250 ppm, sedangkan untuk logam Fe menunjukkan hasil serapan 52% dengan konsentrasi awal 250 ppm dan untuk Cu meghasilkan serapan 39% pada konsentrasi awal 50 ppm.  Uji daya serap terhadap zat warna methilene blue menunjukkan hasil serapan yang sangat tinggi sebesar 97,4% pada konsentrasi awal 12,5 mmg, namun menunjukkan penurunan pada  konsentrasi awal methilene blue yang lebih tinggi. Secara umum, konsentrasi awal sangat berpengaruh pada tingkat adsorpsi logam dan zat warna. Makin tinggi konsentrasi awal, maka tingkat adsorpsi karbon aktif makin turun.