cover
Contact Name
Rini Setiati
Contact Email
rinisetiati@trisakti.ac.id
Phone
+628158848400
Journal Mail Official
jurnal.lemlit@trisakti.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Trisakti Gedung M Lantai 11, Jalan Kyai Tapa Grogol no. 1 Grogol, Jakarta 11440 Telp: 021-5663232(ext.8141)
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 08537720     EISSN : 25414275     DOI : https://doi.org/10.25105/pdk.v6i2.9522
Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Lembaga Penelitian Universitas Trisakti berisi artikel hasil penelitian, pengembangan konseptual, tinjauan kritis yang berkaitan dengan berbagai bidang ilmu (multi disiplin) yang meliputi namun tidak terbatas pada sains, teknoogi, sosial humaniora, seni rupa dan desain, serta kedokteran dan kedokteran gigi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 366 Documents
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KADAR HBA1C PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE-2 Hurin, Salsabila; Adriani, Donna
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i2.14034

Abstract

BACKGROUND Diabetes mellitus (DM) is a state of increased sugar levels in the blood vessels. DM can interfere with organ function and cause death. One of the criteria for diagnosing DM based on ADA is HbA1c. In 2019, 463 million people with DM aged 20 to 79 years worldwide. DM sufferers are estimated to increase every year due to risk factors: race, age, gender, lack of physical activity, unhealthy and unbalanced diet, overweight or obesity. Overweight or obesity is detected by calculating the Body Mass Index. The purpose of this study was to determine the relationship between body mass index and HbA1c levels in patients with type-2 diabetes mellitus. METHODS Observational analytic study with cross-sectional design. The total sample is 90 respondents obtained from medical record data at RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya City in type-2 DM patients. Data analysis was performed using Fisher's exact test on the SPSS version 25 program. RESULTS Characteristics of respondents who are >45 years old (82.2%) and female (71.1%). There was no significant relationship between age and HbA1c (p-value = 0.633). There was no significant relationship between BMI and HbA1c (p-value = 0.011). CONCLUSIONS In this study, there was no significant relationship between body mass index and HbA1c levels in patients with type-2 diabetes mellitus. BMI should be considered when using the HbA1c assay to diagnose and manage type-2 diabetes.
HUBUNGAN LINGKAR PINGGANG DENGAN KEJADIAN OSTEOPOROSIS PADA WANITA LANSIA Adriani, Donna; Wahid, Salma Dhiya
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.14035

Abstract

BACKGROUND In elderly women, there is estrogen reduction which causes parathyroid depression and results in decreased absorption of vitamin D and experiences the aging process. This leads to increased susceptibility to one of the metabolic diseases, osteoporosis. One of the risk factors for osteoporosis is nutritional status which can be assessed through bmi and waist circumference. This study determines the relationship between waist circumference and the incidence of osteoporosis in elderly women. METHOD The study used an observational study with a cross-sectional design that included 86 elderly women in November-December 2021 at the Puskesmas Mampang, South Jakarta. Sampling used nonrandom sampling method with consecutive sampling technique. Data were collected by interview using the FRAX® tool questionnaire for osteoporosis and measuring waist circumference with a measuring tape. Data were analyzed by chi-square statistical test with a significance value of p<0.05. RESULTS The most age group experiencing osteoporosis is at the age of 71-90 years as many as 15 respondents 78.9%. There was a significant relationship between age and osteoporosis in elderly women (p-value = 0.028). Respondents who had osteoporosis with a waist circumference of <80 cm had (64.7%) more than those with a waist circumference of >80 cm. There was no significant relationship between waist circumference and osteoporosis in elderly women (p = 0.242). CONCLUSION There is a significant relationship between age and osteoporosis in elderly women and there is no relationship between waist circumference and osteoporosis in elderly women  
KAJIAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN POLA AKTIVITAS FISIK PADA MAHASISWA DENGAN CHRONIC FATIGUE SYNDROME DI SEKOLAH TINGGI SEMI-MILITER Amani, Patwa; Puspita, Sekar Melati Putri
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.14044

Abstract

Sekolah tinggi semi-militer merupakan salah satu jenis pendidikan tinggi di Indonesia yang memiliki pola pendidikan dengan karakteristik khusus. Selama masa studi mahasiswa tinggal di asrama dengan jadwal akademik yang sangat padat dan kurangnya fleksibilitas dalam pola istirahat serta kegiatan harian. Kondisi tersebut dapat memicu stres jangka panjang yang dapat mengarah pada kejadian chronic fatigue syndrome (CFS). Studi mengenai faktor risiko CFS pada mahasiswa perlu dilakukan untuk mengurangi angka kejadian dan komplikasinya. Penelitian analitik observasional dengan desain cross- sectional dilakukan pada 150 mahasiswa sekolah tinggi semi-militer yang terdiri atas 123 laki-laki dan 27 perempuan. Penilaian aktivitas fisik menggunakan Global Physical Activity Questionnare dan Centers for Disease Control Symptom Inventory Questionnare untuk penilaian chronic fatigue syndrome. Dari hasil penelitian diketahui rerata responden memiliki tingkat aktivitas fisik berat dengan rerata skor GPAQ 6875,18. Prevalensi CFS pada responden adalah 30%, dengan persentase tertinggi pada kelompok usia ≥ 20 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan tingkat akademik tahun pertama.
IMPLEMENTASI METODE CUSTOMER SATISFACTION INDEX DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS UNTUK MENGUKUR TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN AKADEMIK (Studi Kasus di FTSP, Universitas Trisakti) Damayanti, Julia; Puspitasari, Popi; Fardiaz Kuswanda, Giraldi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.14152

Abstract

Kepuasan mahasiswa berkaitan erat dengan kesesuaian antara harapan dan kenyataan dari kualitas layanan akademik yang diperolehnya. Oleh sebab itu dibutuhkan rumusan untuk mengukur tingkat kepuasan dan dianalisa, sehingga diketahui tingkat kepuasan yang diperoleh. Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan Universitas Trisakti sebagai pemberi layanan kegiatan akademik memerlukan pengukuran tentang kepuasan mahasiswa agar menghasilkan output yang berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi di dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa secara menyeluruh dengan metode Customer Satisfication Index (CSI) serta melakukan identifikasi pemetaan tingkat harapan dan kepuasan mahasiswa terhadap layanan akademik dengan metode Importance Performance Analysis (IPA). Sampel pada penelitian ini adalah 166 orang mahasiswa yang terdiri dari 98 orang mahasiswa program studi Teknik Sipil dan 68 orang mahasiswa program studi Arsitektur. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah secara keseluruhan mahasiswa puas terhadap kualitas layanan akademik fakultas , yang ditunjukkan oleh nilai Customer Satisfication Index sebesar 66,37 %. Berdasarkan hasil analisis pada diagram Importance Performance Analysis, fakultas memiliki keunggulan pada aspek Reliability, aspek Assurance dan Aspek Tangibles namun, fakultas masih perlu untuk melakukan perbaikan pelayanan terutama pada Aspek Empathy, Aspek Sistem Informasi dan Aspek Responsiveness.
PERANCANGAN PERBAIKAN TATA LETAK GUDANG BAHAN BAKU DENGAN MENGGUNAKAN METODE CLASS-BASED PADA PT. KURABO MANUNGGAL TEXTILE Alkatiri, Mush’ab Syakieb; Yojana, Ratna Mira; Septiani, Winnie
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.14222

Abstract

BSTRAK Kurabo Manunggal Textile merupakan pabrik pemintalan benang dengan bahan baku serat kapas. Pada gudang bahan baku, terdapat 12 jenis bahan baku yang terbagi menjadi 3 sub–kelompok. Pemindahan bahan baku dilakukan dengan material handling berupa forklift. Pada kondisi awal, penyimpanan bahan baku dilakukan secara acak. Hal ini menyebabkan operator kesulitan dalam pengambilan bahan baku. Rata-rata utilitas Gudang hanya 37% dan waktu material handling mencapai 86,47jam. Melihat permasalahan tersebut, penelitian ini dirancang dengan tujuan memperbaiki layout Gudang bahan baku sehingga dapat meminimasi waktu material handing bahan baku. Metode perancangan perbaikan menggunakan software Promodel dan class-based storage dengan mempertimbangkan layout gudang bahan baku serta jumlah material handling. Diusulkan 3 skenario perbaikan, yaitu: relokasi penyimpanan bahan baku sesuai hasil evaluasi dengan menggunakan class-based storage, menambah jumlah material handling, dan menggabungkan skenario kedua skenario. Hasil simulasi menunjukan skenario ketiga yaitu penggabungan skenario 1 dan skenario 2 terpilih menjadi skenario terbaik karena memiliki persentase penurunan waktu material handing paling besar yaitu 28,85%, dengan waktu simulasi sebesar 61,52 jam. ABSTRACT [Title: Design of Raw Material Warehouse Layout Improvement Using Class-Based Method at PT. Kurabo Manunggal Textile] PT. Kurabo Manunggal Textile is a yarn spinning factory with cotton fiber as the raw material. There are 12 types of raw materials in the raw material warehouse divided into three sub-groups. The transfer of raw materials is carried out by material handling in the form of a forklift. In the initial conditions, the storage of raw materials was carried out randomly. This causes the operator difficulty in taking raw materials. The average warehouse utility is only 37% and material handling time reaches 86.47 hours. Seeing these problems, this research was designed with the aim of improving the layout of the raw material warehouse so that it can minimize the material handling time of raw materials. The improvement design method uses Promodel software and class-based storage by considering the layout of the raw material warehouse and the amount of material handling. Three improvement scenarios are proposed: relocating raw material storage according to the evaluation results using class-based storage, increasing the amount of material handling, and compare the two scenarios. The simulation results show that the third scenario, which is the combination of scenario 1 and scenario 2, was chosen as the best scenario because it has the most significant percentage decrease in material handing time, which is 28.85%, with a simulation time of 61.52 hours
PENDEKATAN LEAN ERGONOMIC UNTUK PERBAIKAN METODE KERJA PROSES WOOL PRESS Septiani, Winnie; Garamba, Niscaya Filijomasi; Adisuwiryo, Sucipto
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 7, Nomor 2, Juli 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v7i2.14272

Abstract

Proses wool press merupakan salah satun aktivitas di jasa binatu dengan aktivitas utamanya melakukan pressing pakaian dengan mesin wool press. Aktivitas ini dilakukan dalam posisi berdiri selama 8 jam kerja. Hasil identifikasi awal menunjukkan adanya waste ergonomi dan permasalahan pada metode kerja. Indikator tidak efisiensinya proses ini yaitu lama waktu kerja dan frekuensi pemindahan ke gudang penyimpanan sehingga terdapat proses berulang-ulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode kerja proses wool press dengan pendekatan lean ergonomics dan memberikan usulan perbaikan. Metode dan pendekatan yang digunakan adalah lean ergonomic, peta aliran proses, kuesioner improvement assessment tool dan analisis manual handling dengan metode Indikator Kunci-LMM. Hasil improvement assesment tool menunjukan adanya proses operasi manual, postur tubuh statis selama bekerja dan adanya pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang. Waste yang teridentifikasi adalah waste transportation dan motion. Usulan perbaikan direkomendasikan adalah mengubah tempat gantungan hanger menjadi stand hanger beroda, memberikan fasilitas tempat duduk di area kerja. Penggunaan kursi dapat meminimasi kelelahan operator selama bekerja dengan postur tubuh statis. Hasil evaluasi menunjukan waktu kerja menyelesaikan satu pakaian berkurang dari 279 detik menjadi 268 detik, frekuensi pemindahan ke gudang penyimpanan meningkat dari 6 hanger menjadi 20 hanger setiap pemindahan dan mengurangi operasi berulang-ulang. ABSTRACT [Title: Lean Ergonomic Approach to Improvement of Wool Press Process Work Methods] The wool press process is a laundry service activity with the main activity to press clothes using a wool press machine. Activities carried out in a standing position for 8 hours of work. The results of the initial observations indicate that there are ergonomic waste and problems in work methods. The efficiency indicator in this process is the length of working time compared to the available production time and the frequency of transfer to the storage warehouse is very small so there is an iterative process. This study aims to identify the working method of the wool press process with a lean ergonomics approach and provide suggestions for improvement. The methods and approaches used are lean ergonomics, process flow maps, improvement assessment tool questionnaires, and manual handling analysis using the Indikator Kunci-LMM method. The results of the improvement assessment tool show that there is a manual operation process, static posture during work, and the existence of work that is done repeatedly. The identified wastes are transportation and motion waste. Suggestions for improvement are recommended to change the hanger into a wheeled stand hanger, provide seating facilities in the work area. Using chairs can minimize operator fatigue while working with a static posture. The results of the evaluation show that the working time of completing a piece of clothing is reduced from 279 seconds to 268 seconds, the frequency of transfer to the storage warehouse is increased from 6 hangers to 20 hangers for each move, and also reduces repetitive operations.
PERAN KADAR HEMOGLOBIN PADA KEBUGARAN JASMANI REMAJA Fadilah, Tersanova; Adriani, Donna
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 2, Juli 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i2.14312

Abstract

Physical fitness becomes a problem in Indonesia because it is categorized in the poor category, especially for adolescents aged 10-19 years. Adolescents are expected to have good physical fitness as they are about to enter productive age. Physical fitness is defined as the ability of a person to perform daily physical tasks optimally, even doing several additional physical activities without causing significant fatigue. Factors that affect a person's physical fitness consist of internal and external factors. Internal factors refer those that have settled from within the body such as genetics, age, and gender. Meanwhile, external factors include physical activity, nutritional status, health status, adequate rest, smoking habit, and haemoglobin levels. Haemoglobin is a protein complex consisting of haeme and globin, rich in iron, and whose function is to carry oxygen from the lungs to body tissues or throughout the body. Anaemia define when the haemoglobin levels in a person's blood is lower than normal. Anaemia is a problem in various communities all over the world, especially in developing countries such as Indonesia. According to the Ministry of Health of Indonesia in 2013, the prevalence rate of anaemia in all age groups was 21.70%. Symptoms of low haemoglobin levels are weakness, fatigue, poor work productivity, and difficulty in concentrating. This mechanism is caused by decreased oxygen uptake and reduced oxygen capacity to be transported to body tissues, affecting physical fitness. This literature review discusses the role of haemoglobin levels in physical fitness, in order to improve physical fitness.
EFEK ALIRAN NON DARCY PADA DESIGN HYDRAULIC FRACTURING DI RESERVOAR PERMEABILITAS RENDAH Setiati, Rini; Prakoso, Suryo; Kabisat, Ari Febriana
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i1.14418

Abstract

Lapangan Z merupakan lapangan Gas yang terletak di cekungan Kutai, Kalimantan Timur. Karakteristik reservoar gas pada lapisan G memiliki permeabilitas rendah (0.05 – 10 mD) sehingga memerlukan stimulasi hydraulic fracturing (HF) untuk mencapai produksi yang ekonomis. Terdapat fenomena terkait dengan laju alir produksi yang tinggi pada rekahan sumur gas yang mempengaruhi konduktivitas rekahan dan kinerja produksi sumur. Salah satu fenomena tersebut adalah pengaruh aliran non-Darcy yang perlu diperhatikan dalam perencanaan desain HF. Pada penelitian ini dilakukan perhitungan dan analisis pengaruh non-Darcy terhadap produktivitas sumur gas. Pendekatan optimalisasi desain HF mengunakan kombinasi metode Unified Fracture Design dengan analisis keekonomian Net Present Value terhadap variasi massa propant untuk mendapatkan NPV yang maksimal. Hasil penelitian menunjukan efek aliran non-Darcy mengakibatkan panjang rekahan menjadi lebih pendek dan lebar rekahan menjadi lebih besar, permeabilitas efektif rekahan berkurang sekitar 2 – 4 kali lipat, laju alir produksi gas menurun sekitar 21-37 % dan kumulatif produksi sekitar 21-37 % dibandingkan hanya menggunakan asumsi aliran Darcy. Hasil sensitivitas NPV terhadap massa proppant menunjukan NPV maksimal didapatkan dengan massa proppant optimum sebesar 130.200 lbm di sumur N-1, massa proppant 125.000 lbm di sumur N-2, dan massa proppant 105.000 lbm di sumur N-3.
ELEMEN CREATIVE PLACEMAKING PADA PERANCANGAN RUANG PUBLIK UNTUK MEMPERKUAT KARAKTER TEMPAT PUSAT SENI BUDAYA Wardhani, Wisesha Citra; Hartanti, Nurhikmah Budi; Utomo, Hardi
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sebuah fasilitas publik seperti Pusat Seni Budaya merupakan sarana interaksi sosial budaya untuk menampung segala kegiatan kreatif masyakarat. Fasilitas tersebut merupakan ruang publik yang perlu dikelola dengan baik. Tulisan ini bertujuan untuk menemukan elemen placemaking pada perancangan ruang publik yang paling tepat untuk memperkuat karakter suatu tempat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif dengan analisis deskriptif terhadap ruang-ruang publik kreatif sebagai studi banding untuk untuk mengidentifikasi elemen creative placemaking yang menyatukan sebuah ruang kreatif dan memperkuat karakter tempat tersebut. Hasil studi menunjukan bahwa, keterkaitan antara elemen pada desain ruang publik sangat erat dan berperan sangat penting sebagai elemen untuk memperkuat karakter suatu tempat serta memberikan image dan makna untuk ruang publik untuk menciptakan kenyamanan bersama dengan masyarakat yang kolaboratif.
ANALISIS BENTUK RUANG DAN AKUSTIK PADA PERANCANGAN RUANGAN TEATER GEDUNG PERTUNJUKAN SENI Utami, Nurul Safika; Hartanti, Nurhikmah Budi; Walaretina, Rita
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 8, Nomor 1, Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v8i1.14491

Abstract

Provinsi Jawa Barat membutuhkan fasilitas kegiatan dalam Gedung Pusat seni dan Budaya khususnya di wilayah Bandung. Dalam hal ini terbentuklah sebuah perancangan gedung teater yang dapat mewadahi kegiatan pertunjukan seni dengan memperhatikan standar seperti ketinggian panggung, kebutuhan ruang, sudut pandang penonton. Untuk mengetahui bentuk ruang terhadap pertunjukan seni yang menyesuaikan kebutuhan dalam aktivitas pertunjukan seni Tari, Drama dan Seni Musik, Tujuan: penelitian ini bertujuan menyediakan suatu bentuk ruang teater yang memiliki kinerja akustik yang mudah dan fleksibel bagi semua jenis pertunjukkan yang ada. Dari bentuk-bentuk panggung teater akustik tersebut dianalisis dengan menggunakan Metode studi literatur, kemudian menghasilkan sebuah analisa bentuk panggung teater akustik dengan pemilihan bentuk panggung yang fleksibel sehingga dapat digunakan bagi pertunjukkan mana saja. Hasil Penelitian ini adalah usulan bentuk yang tepat bagi bentuk ruang akustik yaitu bentuk persegi dan hexsagonal. Melalui bentuk tersebut maka akan diterapkan kaidah-kaidah ergonomi yang menjadi tolak ukur dalam mendesain bentuk teater