cover
Contact Name
Moh Shidqon
Contact Email
ajid.shidqon@trisakti.ac.id
Phone
+6281574360223
Journal Mail Official
abdikaryasakti@trisakti.ac.id
Editorial Address
Sekretariat Program Doktor Ilmu Ekonomi Kosentrasi Akuntansi Gedung Hendriawan Sie (S) Lt. 1 Jl. Kyai Tapa No.1 Grogol-Jakarta Barat Tlp. 021 56969061, 5603646, 5663232, Pes. 8346, Fax. 021 5644270
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL ABDIKARYASAKTI
Published by Universitas Trisakti
ISSN : 2776270X     EISSN : 27762769     DOI : doi.org/10.25105/ja
Core Subject : Economy,
Jurnal ABDIKARYASAKTI merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti. Fungsinya untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan karya ilmiah berupa penerapan pemikiran konseptual dan ide-ide dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh akademisi dan praktisi dengan tujuan agar dapat menginspirasi dan bermanfaat bagi masyarakat secara luas. Jurnal ini berisi hasil kegiatan yang telah dilakukan dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, peluang, tantangan, dan hambatan yang ada di masyarakat di bidang ekonomi, manajemen, dan akuntansi. Di antaranya adalah keuangan, tata kelola, strategi bisnis, perpajakan, system dan teknologi informasi, kewirausahaan, pengentasan kemiskinan, serta keberlanjutan dan pengembangan usaha. Pelaksanaan kegiatan melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra kerjasama. Kegiatan pengabdian masyarakat diatur ke dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jurnal ini terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu setiap April dan Oktober. Karya ilmiah potensial akan dilakukan proses blind review oleh reviewer professional
Articles 55 Documents
PELATIHAN BISNIS UMKM DENGAN KONSEP SYARIAH Gunawan, Juniati; Adawiyah, Wiwiek Robiatul; Sabur, Mochammad
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14506

Abstract

Pemerintah Indonesia telah berusaha untuk mendorong pengembangan kewirausahaan dengan mendukung pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hingga saat ini, kondisi UMKM dapat dinyatakan naik dan turun dikarenakan pandemi COVID-19. UMKM diketahui merupakan salah satu pendorong ekonomi yang paling besar. Lebih dari 90% penggerak ekonomi di Indonesia merupakan UMKM. Pengembangan UMKM berbasis syariah juga diketahui memberikan manfaat dalam hal efisiensi. Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah populasi muslim terbesar di dunia. Ekonomi berbasis syariah sudah seharusnya dapat menjadi penggerak dan tidak hanya dipahami oleh beberapa kalangan saja. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengembangan kemampuan terkait dengan konsep syariah untuk UMKM. Lembaga pendidikan diketahui dapat memberikan pendampingan dan pelatihan terutama kepada UMKM agar dapat berkembang dan bertahan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Trisakti dan Lembaga UMKM BA membentuk pelatihan strategis untuk UMKM agar dapat menjalankan bisnis berbasis syariah.
KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DENGAN L.S.M UNTUK MEMPERDAYAKAN EKONOMI SECARA HOLISTIK Triyowati, Hermien; Gunawan, Hendra; Yanti, Harti Budi; Busnetty, Ida; Wahyuningsi, Mentari
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.14664

Abstract

Pandemi Covid-19 melanda dunia sejak bulan Februari 2020, memunculkan krisis kesehatan dan berbagai kebijakan pengendalian penyebaran pandemi, yang menyebabkan perlambatan pada berbagai sector, dan berujung pada PHK. Situasi ini menyebabkan daya beli menurun, dan berdampak pada turunnya pendapatan masyarakat. Khususnya terhadap UMKM di pasar tradisional, kondisi ini berdampak pada turunnya omset penjualan pedagang rata-rata 40% (Gorgeu, R.; Ibrahim, AM; Antara, et.al.; Dinda, W., 2020). Selain itu, Saadatuddaraen (2021), memberikan bukti, bahwa, adanya PHK di kota Tangerang Selatan, menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran menjadi 84.000 orang dari total 1.7 juta penduduk. Berdasarkan fakta ini, FEB Usakti, bermaksud menyelanggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), bertujuan untuk membantu mencari solusi berbagai permasalahan UMKM dimasa Pandemic Covid-19. Kegiatan ini adalah untuk memberikan pemberdayaan terhadap UMKM, dalam legalisasi usaha, permodalan usaha dan digitalisasi usaha. Permodalan Usaha terkait dengan pemulihan usaha karena UMKM bangkrut, yang salah satu syaratnya adalah Legalisasi Usaha. Sedangkan digitalisasi usaha terkait dengan aktvitas usaha (keuangan maupun pemasaran) secara online.  Kegiatan PkM ini bermitra dan berkolaborasi dengan beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat, yaitu Wiranesia Foundation, menaungi komunitas UMKM, tersebar diseluruh kabupaten/kota propinsi di Indonesia; FACTA (Forum Anak Cileduk Tangerang), menaungi komunitas UMKM di Cileduk - Tangerang Kota dan komunitas UMKM di pasar Tradisional Ceger, Tangerang Selatan.  Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Webinar, dengan metode pelatihan, penyuluhan dan pendampingan manajemen. Hasil kegiatan PkM, menemukan beberapa fakta seperti: kebutuhan UMKM atas pengembangan kualitas teknologi digital SDM, untuk pemasaran produk dan atau transaksi dengan perbankan dalam hal pembiayaan inclusive secara online; pentingnya legalisasi usaha dan sejauh mana tanggapan dan antusiasme UMKM memperoleh bimbingan dan  pembinaan usahanya. Beberapa implikasi kegiatan ini, adalah dalam rangka menjadikan  pelaksanaan PkM FEB Usakti lebih berkualitas, effektif, effisien dan tercapainya tujuan PkM itu sendiri. 
PELATIHAN PEMANFAATAN MARKETPLACE SEBAGAI STRATEGI MEMPERLUAS PANGSA PASAR BAGI KOMUNITAS UMKM INDONESIA TERPADU (DUIT) Masnita, Yolanda; Nurhaida, Dida; Arafah, Willy
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v4i1.16510

Abstract

Pelaku usaha yang tergabung dalam komunitas UMKM Indonesia Terpadu, masing – masing telah memiliki usaha. Usaha sudah berjalan, tetapi masih kesulitan untuk mengembangkannya. Memperluas pasar dan menambah omset menjadi persoalan utama bagi keberlangsungan usaha. Beberapa pelaku usaha merasa bahwa pasar sudah jenuh dan tidak bisa berkembang lagi. Mengenalkan market place, berbisnis dengan bantuan digitalisasi menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan pasar. Mengenal lebih komprehensif tentang berjualan online, sangat dibutuhkan oleh anggota komunitas UMKM Indoneisa Terpadu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengenalkan bagaimana strategi sukses berjualan di marketplace. Materi meliputi: (i) cara membuka toko online di Tokopedia mulai dari nol; (ii) strategi sukses berjualan di marketplace (analisa, implementasi, dan operasional); (iii) cara memanfaatkan tools promosi di Tokopedia untuk meningkatkan penjualan. Metode pelaksanaan diawali dengan jajak pendapat dilakukan diawal kegiatan, untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah, sehingga mengerucut pada masalah utama. Kesulitan mengembangkan pangsa pasar menjadi topik utama untuk keberlangsungan usaha, beberapa pelaku usaha merasa bahwa pasar sudah jenuh dan tidak bisa berkembang lagi. Pada kesempatan kali ini Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Trisakti, akan memberikan pelatihan dan pembekalan mengenai pemanfaatan Marketplace untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Materi ini belum pernah diberikan dan sangat dibutuhkan sebagai solusi permasalahan bagi anggota komunitas saat ini. Peserta sangat antusis dan aktif saat mengikuti sesi pelatihan. Hasil evaluasi memununjukan bahwa pengetahuan dan keterampilan peserta meningkat saat post-test. Hasil evaluasi terhadap kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat puas dengan adanya pelatihan ini.
PELATIHAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN USAHA MIKRO KECIL MENENGAH (UMKM) WILAYAH KOTA MADIUN Sugiharto; Amrulloh, Amri; Dwi Wibawa, Koerniawan; Tohari, Hamim; Abdullah, La Ode
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di Indonesia bisa bertumbuh kembang berasal dari dana APBN dan dari usaha kecil menengah yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Sebuah data menyebutkan bahwa 90% orang di Indonesia merupakan pelaku usaha UMKM. UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro. Sumber lain mengatakan bahwa tanpa bantuan dari APBN kegiatan perekonomian di Indonesia bisa tumbuh ekonominya sebesar 4% dari perputaran kegiatan usaha yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Melihat data tersebut alangkah signifikannya peran masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Mengingat pentingnya peran masyarakat dalam menopang pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka semua kegiatan ekonomi masyarakat harus ada bimbingan dan pelatihan, serta dilakukan tindak lanjut dalam bentuk monitoring dan evaluasi, mengingat kegiatan perekonomian yang dilakukan masyarakat masih banyak berjalan apa adanya dan belum ada perencanaan yang jelas untuk mencapai kemajuan bisnisnya. Kami selaku kaum akademis yang mempunyai keahlian dalam ilmu tertentu harus membantu masyarakat khususnya lewat kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal meningkatkan usaha / bisnis masyarakat supaya dikelola secara profesional dan mencapai tujuan bisnis yang menunjang perekonomian Indonesia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk membimbing dan melatih masyarakat usaha mikro kecil menengah wilayah Kota Madiun,  tersebut kesulitan melakukan pencatatan atau pembukuan kegiatan ekonominya.
AKUNTAN PENDIDIK: PENGGERAK AKUNTAN GENERASI INDONESIA EMAS 2045 Setiawan, Temy; Veny, Veny; Angelene, Dian
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17267

Abstract

Perkembangan akuntansi masa depan yaitu pada puncak bonus demografi dengan visi Indonesia emas 2045 tidak terlepas dari dunia pendidikan sekolah menengah atas. Generasi yang saat ini berada di jenjang SMA akan menjadi pemimpin di masa depan. Sedangkan saat ini mereka hidup dalam era digitalisasi teknologi dan informasi bahkan pengenalan kecerdasan buatan. Oleh karena itu metode pembelajaran harus dikemas dengan cara yang menarik dan berbasis teknologi. Sudah saatnya mereka mempelajari materi akuntansi dasar dengan teknologi aplikasi. Seiiring kurikulum merdeka belajar, guru-guru menjadi tonggak pembelajaran harus memiliki perubahan paradigma pembelajaran. Pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi pada pengenalan pembelajaran akuntansi dengan aplikasi yang dapat dijalankan hanya dengan telepon genggam. Metode yang digunakan adalah ekperimen dan hasil dari kegiatan ini, guru-guru dapat menggunakan aplikasi tersebut dan diharapkan mengajar menggunakan aplikasi untuk siklus akuntansi perusahaan jasa dan dagang. Dengan demikian, metode pembelajaran akuntansi dapat menarik dan relevan. Hasil kegiatan ini pun direspon baik oleh peserta yaitu guru dengan kuisioner umpan balik menjelaskan topik bermanfaat, nara sumber membawakan dengan baik.
PENGAMATAN POTENSI DESA DI KECAMATAN RAWALO Bawono, Icuk Rangga; Naufalin, Rifda; Denta, Dimas Arya
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v3i2.17282

Abstract

Potensi desa mencakup semua sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada dan tersimpan di desa. Semua sumber daya ini dapat dimanfaatkan untuk memastikan kelangsungan dan perkembangan desa. Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUM Desa Bersama) secara nyata menunjukkan komitmen negara dalam memberikan otonomi yang lebih kuat kepada desa serta mendorong kemandirian desa. LPPM UNSOED diundang sebagai narasumber untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan mendayagunakan potensi baik berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang ada di desa. Sampel diambil di wilayah Desa Sanggreman, Desa Tipar, Desa Pesawahan, Desa Banjarparakan, Desa Losari, Desa Sidamulih, Desa Menganti, Desa Rawalo, dan Desa Tambaknegara. Dalam proses tersebut, BUMDes di wilayah Kecamatan Rawalo menyajikan potensi desanya yang beragam. Mulai dari Desa Sanggreman yang memiliki goa cikedang yang disinyalir memiliki sungai bawah tanah, pemandangan alam, dan hasil produk UMKM. Lalu Desa Tipar dengan pemandangan alam, embung desa, dan penyediaan sumber air. Desa Pesawahan dengan wisata religi dan pemandangan alam berupa persawahan. Desa Banjarparakan dengan rest area, gedung serbaguna, pembuatan fasilitas olahraga, dan embung desa. Desa Losari dengan agrowisata, rest area, pengolahan limbah, dan pemanfaatan tanah kas desa. Desa Sidamulih dengan sumber airnya dan embung desa. Desa Menganti dengan produk UMKM, rest area, pemanfaatan tanah lapang, dan pupuk untuk pertanian. Desa Rawalo dengan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu), pasar rawalo, dan pemandangan groundsill. Terakhir Desa Tambaknegara dengan pemandangan alam, kekayaan adat dan budaya yang masih kental di kalangan masyarakat serta erat hubungannya dengan religi, dan banyak masyarakat yang menjadi pelaku usaha dalam bidang perniagaan dan industri kreatif. Dari banyaknya potensi yang ada di wilayah Kecamatan Rawalo, yang sudah berjalan yaitu TPST dari Desa Rawalo. Untuk potensi yang lain sedang dalam proses rencana dan pembangunan.
PROMOSI APLIKASI KEUANGAN DIGITAL UNTUK UKM WIRAUSAHA WANITA (WITA) Nengzih, Nengzih; Tarmidi, Deden
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v4i1.18004

Abstract

Abstrak: Proposal pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan bagaimana memahami dan menerapkan teknologi digital yang dapat membantu UKM dalam mendukung kegiatan usahanya. Laporan mengulas inovasi teknologi utama dan bagaimana masing-masing inovasi tersebut memberikan manfaat bagi UKM dalam meningkatkan akses terhadap pembiayaan. Kemudian kajian ini mengeksplorasi tren digitalisasi yang mengatasi hambatan akses terhadap pembiayaan bagi UKM dari perspektif berikut: (i) Digitalisasi produk keuangan UKM; (ii) Digitalisasi UKM; dan (iii) Pasar yang mendukung digitalisasi UKM dan produk keuangan UKM. Proposal pengabdian masyarakat ini menggandeng UKM Wirausaha (WITA), Jakarta. Hal inilah yang mendorong dibentuknya program Pengabdian Kepada Masyarakat oleh tim Universitas Mercu Buana yang bertujuan untuk mengedukasi para UKM bagaimana mengelola bisnis UKM yang baik dan efisien dengan memanfaatkan bisnis keuangan digital di era digitalisasi dengan memanfaatkan teknologi berbasis smartphone yang mudah. untuk UKM yang menggunakan keuangan digital ini. Sistem ePayment memperkenalkan sejumlah manfaat dan keuntungan baru bagi bisnis, memberikan mereka keunggulan kompetitif yang mereka perlukan agar menonjol. Berikut adalah beberapa manfaat yang akan diperoleh bisnis Anda dari beralih ke sistem Pembayaran ane. Mengurangi biaya transaksi, mengamankan transaksi pembayaran, menghemat waktu dan sumber daya. Aamiin. Kata Kunci : Keuangan Digital, Keuangan Inovatif, UKM Abstract: This proposal community Service aims to socialize how to understand and implementing digital technologies that can help SMEs to supporting their business activity report reviews the main technology innovations and how each of them benefit SMEs in increasing access to finance. Then it explores the digitalization trends that address the barriers to the access to finance for SMEs from the following perspectives: (i) Digitilized SME financial products; (ii) Digitalization of SMEs; and (iii) Market enablers for the digitalization of SMEs and SME financial products. This proposal community service took SMEs Wirausaha (WITA), Jakarta. This is what prompted the establishment of the Community Service program by Universitas Mercu Buana team which aims to educate SMEs on how to manage a good and efficient SMEs business by using digital finance business in the era of digitalization by utilizing smartphone-based technology that is easy for SMEs using this digital finance. ePayment systems introduce a host of new benefits and advantages for businesses, giving them the competitive advantage they need to stand out. Here are some of the benefits your business will see from switching to ane-Payment system. Reduced transaction costs secure epayment transactions saved Ttme and resources. Aamiin Keywords: Digital Finance, Innovative Finance, SMEs
PENYULUHAN KEPADA APARAT KANTOR KELURAHAN TENTANG CARA MENGENALI WILAYAH KERJANYA DENGAN MENGGUNAKAN PETA Benyamin, Benny; Hanny W. Wiranegara; Marselinus N. Luru; Reza Fauzi
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v4i1.18309

Abstract

Instansi pemerintah mulai dari pemerintah sampai ke pemerintah daerah dengan perangkat-perangkat dibawahnya berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat (pelayanan publik). Pemerintah harus memastikan bahwa pelayanan publik dilaksanakan dengan baik. Kelurahan adalah unit terkecil instansi pemerintah kota yang kegiatan sehari-harinya berhubungan lansung dengan masyarakat setempat. Untuk menjalankan tugas pelayanan publik ini, aparat kelurahan harus mengenali dengan baik kondisi wilayah dan masyarakat di wilayah kerjanya. Pengenalan wilayah dapat dilakukan dengan mengamati langsung ke lapangan dan juga secara tidak langsung melalui peta. Idealnya pengenalan wilayah ini dilakukan dengan kedua cara tersebut. Pemahaman wilayah oleh aparat kantor kelurahan masih perlu ditingkatkan dan juga harus selalu menyesuaikan dengan perubahan-perubahan berbagai aspek di wilayahnya. Salah satu acara yang paling efektif dan efisien dalam pengenalan wilayah adalah dengan menggunakan peta. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Penyuluhan kepada Aparat Kantor Kelurahan Tajur Kota Bogor tentang Cara Mengenali Wilayah Kerjanya dengan Menggunakan Peta” ini merupakan upaya kerjasama antara Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Trisakti dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor untuk memberdayakan aparat Kelurahan Tajur Kota Bogor. Adapun pokok-pokok materi penyuluhan tersebut menyangkut: 1) penjelasan tentang fungsi peta, 2) pemaparan tentang peta-peta tematik kelurahan skala 1 : 5.000, dan 3) Penyantuman pada peta dasar (plotting) berbagai fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ada di kelurahan Tajur. Hasil plotting yang berupa peta penyebaran fasilitas umum dan fasilitas sosial di kelurahan Tajur ini akan dapat menjadi arsip bagi Kantor Kelurahan Tajur dan juga dapat digunakan sebagai salah satu masukan kepada Dinas PUPR di dalam penyusunan Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Bogor Timur. Kata kunci: Pelayanan publik, aparat kelurahan, pengenalan wilayah, peta penyebaran fasilitas sosial dan fasiltas umum, RDTR
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN USAHA MIKRO BERBASIS APLIKASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA HASIL INOVASI RISET DALAM UPAYA MENINGKATKAN EKSISTENSI PRODUK YOGHURT (STUDI KASUS PADA USAHA MIKRO YOGHURT SEHATI) Naufalin, Rifda; Wicaksono, Rumpoko; Bawono, Icuk Rangga; Supriyanti, Retno
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v4i1.18316

Abstract

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yang dilakukan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat luas. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu melakukan dan menentukan strategi pengelolaan dan pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang mandiri secara ekonomi dan sosial melalui penerapan aplikasi teknologi tepat guna hasil dari inovasi riset yang telah dilakukan. Permasalahan yang menjadi fokus dalam penerapan program pengabdian masyarakat ini adalah bagaimana cara kelompok usaha yoghurt drink dapat menerapkan teknologi diversifikasi yoghurt drink, bagaimana penggunaan kemasan produk yoghurt drink yang bagus, dan bagaimana cara meningkatkan kapasitas pengelolaan usaha melalui kapasitas pemasaran produk secara offline dan online. Untuk meningkatkan keberlanjutan usaha melalui eksistensi produk di pasaran dilakukan dengan metode penerapan teknologi tepat guna modern berskala sedang dalam proses produksi, penerapan teknologi diversifikasi produk melalui yoghurt drink rempah dari ekstrak bunga kecombrang dan berbagai varian rasa teh bunga kecombrang yang mana produk tersebut merupakan hasil-hasil riset dari riset yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus penerapan kemasan produk yang lebih bagus untuk menjaga kualitas dari produk yoghurt yang dikemas sekalian sebagai ajang untuk menarik lebih banyak konsumen. Selain itu, dilakukan pula pelatihan dan penyuluhan mengenai proses pengolahan yoghurt kecombrang, Good Manufacturing Practice (GMP) tentang produk olahan yoghurt kecombrang, strategi pemasaran produk yang efektif secara offline dan online sehingga dapat menjangkau market yang lebih luas, dan pencatatan keuangan yang efisien melalui preferensi konsumen. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini mampu meningkatkan manajemen pengelolaan usaha mikro UMKM Yoghurt Sehati secara lebih efektif dan efisien untuk jangka waktu yang panjang dalam upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi atau daya jual dari produk yoghurt drink kecombrang melalui kapasitas pemasaran produk dengan metode pemasaran online dan offline secara lebih efektif dan kompetitif dengan produk lain di pasaran.
PELATIHAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PENJUALAN USAHA LAUNDRY DI KELURAHAN PONDOK GEDE KECAMATAN JATIWARINGIN KOTA JAKARTA TIMUR karsam; solihin; Devi Kusumawardhani; Zulmita
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v4i1.18771

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat  ini adalah untuk mengajarkan mitra usaha tentang hal-hal berikut: (1) pemahaman tentang konsep penentuan dan perhitungan harga pokok penjualan entitas; (2) pemahaman tentang pengelompokan dan pengikhtisaran biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead; (3) pemahaman tentang konsep penyusunan dan pembuatan laporan harga pokok penjualan; (4) pendampingan prosedur klasifikasi atau pengelompokan transaksi, membuat catatan kas, membuat jurnal transaksi, posting ke buku besar, dan penyusunan laporan harga pokok penjualan; dan (5) kegiatan Pengabdian Masyarakat ini memanfaatkan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan melalui penyampaian presentasi materi oleh tim pengabdian masyarakat. Melalui aplikasi Zoom, serta diskusi dengan peserta yang dipandu oleh moderator. Sangat penting bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah  untuk menerapkan hasil untuk memahami lingkungan persaingan yang dihadapi. Ini terutama berlaku untuk pengambilan keputusan dalam upaya keberlanjutan usahanya. Dalam menentukan harga pokok penjualan peserta pelatihan harus memilah dan mengelompokan biaya-biaya secara akurat dan tepat dan harus menggolongkan ke dalam tiga golongan biaya yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya pembantu. Umpan balik dan masukan dilakukan melalui kuesioner yang dilakukan melalui aplikasi formulir yang tersedia melalui Google. Hasil evaluasi pelaksanaan Pengabdian Masyarakat, baik secara langsung maupun melalui kuesioner, menunjukkan bahwa peserta puas dengan kegiatan pelatihan ini. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini bisa tercapai karena peserta mendapatkan manfaat berupa pengetahuan, pemahaman, dan keahlian dalam menghitung harga pokok penjualan serta mengambil keputusan untuk menaikan harga jual agar memperoleh keuntungan yang ditargetkan.