cover
Contact Name
Mohammad Syaikhul Ulum
Contact Email
ulum2014@gmail.com
Phone
+6282257501449
Journal Mail Official
ulum2014@gmail.com
Editorial Address
Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dedikasi
ISSN : 16933214     EISSN : 27210111     DOI : 10.22219
Dedikasi adalah jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang diterbitkan oleh Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat (DPPM) Universitas MUhammadiyah Malang. Jurnal dengan tulisan ilmiah populer ini dimaksudkan sebagai media informasi, komunikasi dan sosialisasi hasil-hasil pengabdian masyarakat sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Malang dan pihak lain. Redaksi menerima tulisan yang berkaitan dengan hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat, ide-ide yang berkaitan dengan itu, bersifat interdisipliner atau ide-ide kreatif lainnya yang bersifat konstruktif.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 493 Documents
PENERAPAN TEKNOLOGI SILASE UNTUK MEMPERTAHANKAN PRODUKSI SUSU KAMBING KE PADA KELOMPOK PETERNAK DI DATARAN TINGGI Asmah Hidayati; Tedjo Budiwijono; Wahyu Prihanta
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1753

Abstract

Hidayati A1, T. Budiwijono2 dan W. Prihanta3Staf Pengajar. 1&2 Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian – Peternakan & 3Fakultas Keguruan dan IlmuPendidikanUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangABSTRAKKegiatan pengabdian yang dilakukan di Kelompok Peternak Kambing di Desa Sumber SekarKecamatan Dau Kabupaten Malang, bertujuan untuk menyelesaikan problema kesulitan bahan pakandi saat kemarau sehingga dapat mempertahankan produktivitas kambing yang dipelihara oleh kelompokpeternak “Joyo Abadi” khususnya untuk tujuan daging dan susu. Kegiatan demplot pembuatan silasedan pemberian silase pada kambing dan pendampingan pemeliharaan serta pengukuran produksi.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tumbuh kesadaran peternak untuk menggunakan danmenerapkan teknologi praktis mudah dan murah yang berupa silase dari tanaman sisa panen jagungdan rumput gajah yang berlebih atau terlalu tua untuk digunakan sebagai pakan karena produksiberlimpah saat penghujan, sehingga dapat disimpan dalam waktu lama untuk digunakan sebagaipakan saat kemarau. Implementasi pakan silase terhadap pertumbuhan dan produksi, menghasilkankenaikan bobot badan sebesar 200 gram selama demplot pemberian silase ke ternak.Kesimpulan, bahwa semakin panjang kemarau maka semakin lama hijauan sebagai pakan utamakambing menghilang dari lahan, sehingga sangat diperlukan teknologi praktis untuk segera diterapkanke peternak secara nyata agar dapat mempertahankan produktivitas kambing khususnya saat kemarau.Teknologi silase yang telah diterapkan tidak cukup dan masih diperlukan teknologi lain yaitu pakankomplit untuk memenuhi kebutuhan nutrisi kambing dan lebih praktis didalam implementasinya.Kata Kunci : Teknologi Silase, Produktivitas dan Kambing
OPTIMALISASI PRODUKSI IKAN MELALUI PELATIHAN PENGELOLAAN INDUK IKAN LELE BERKUALITAS DI KELOMPOK PEMBUDIDAYA IKAN RAJA MINA DUSUN PIDEK DESA SEPANJANG KECAMATAN GONDANGLEGI MALANG Hany Handajani; Sri Dwi Hastuti; Ganjar Adhy Wirawan
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1754

Abstract

Handajani H1, Sri Dwi Hastuti2 & Ganjar Adhy Wirawan3Staf Pengajar. 1,2,3 Jurusan Perikanan Fakultas Pertanian PeternakanUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: handajani@umm.ac.idABSTRAKTujuan dan manfaat pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan danketerampilan petani ikan Dusun Pidek Desa Sepanjang terutama tentang pengelolaan induk dalampeningkatan reproduksi ikan lele (Clarias sp) dan memahami teknik pengelolaan induk ikan lele(Clarias sp) yang baik sehingga dihasilkan benih yang berkualitas dan mampu diterapkan pada petaniikan di Malang. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pendidikan, pelatihan danpendampingan yaitu metode yang dilaksanakan dengan cara: Ceramah, pelatihan, dan pendampinganpada petani tentang pengelolaan induk ikan yang berkualitas.Kegiatan penyuluhan dan pendampingan tentang pengelolaan induk ikan lele ini, diterima sangatbaik oleh mitra/masyarakat, terbukti dengan adanya keterlibatan dan partisipasi aktif mitra dalampelaksanaan program pengabdian. Khususnya pada pengelolaan induk ikan lele dan proses produksibenih ikan lele yaitu pemahaman mitra terhadap ciri induk jantan dan betina yang baik, persiapanlahan, proses pembenihan, penanggulangan penyakit, dan manajemen pemberian pakan ikan.Dari kegiatan pengabdian masyarakat dapat disimpulkan bahwa perbaikan sistem budidayamerupakan salah satu upaya meningkatkan produksi ikan lele di Kelompok Pembudidaya ikan “RajaMina”. Dusun Pidek Desa Sepanjang Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang yaitu denganmelakukan pengelolaan induk yang berkualitas, melalui manajemen kualitas air, dan perbaikan nutrisipakan.Kata kunci : Pengelolaan Induk, Ikan Lele (Clarias sp), Optimaslisasi
PENDIRIAN PUSAT PELAYANAN INFORMASI OBAT UNTUK PENINGKATAN PELAYANAN KEFARMASIAN DAN SARANA EDUKASI DI APOTEK UMM MEDICAL CENTER Hidajah Rachmawati; Ika Ratna Hidayati; Dian Ermawati; Engrid Juni Astuti
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1755

Abstract

Rachmawati H1, Ika Ratna Hidayati2, Dian Ermawati3 & Engrid Juni Astuti4Staf Pengajar. 1Jurusan Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan,Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Bendungan SutamiNo. 188 A MalangABSTRAKApotek UMC (UMM Medical Center) merupakan salah satu unit usaha UniversitasMuhammadiyah Malang yang bergerak di bidang kesehatan dan terletak di dalam klinik UMC.Manajemen dari Apotek UMC dikelola oleh Apoteker Pengelola Apotek dan bertanggungjawab kepadaPembantu Rektor II.Pelayanan Informasi Obat yang dibuat dengan melengkapi sumber pustaka untuk informasiobat dan pembuatan leaflet tentang penggunaan obat yang baik dan benar serta penyediaan tempatkonsultasi di apotek UMC. Diharapkan dengan adanya Pusat Pelayanan Informasi Obat (PPIO),masyarakat mendapatkan pengetahuan tentang obat dan keuntungan lain untuk apotek yaitu adanyapeningkatan omzet penjualan.Kegiatan yang dilakukan di fokuskan di UMC dengan pemberian informasi tentang obat dariresep dokter yang dibeli oleh pasien. Setiap pasien yang mendapatkan informasi didokumentasikandi buku data pasien. Data tersebut terdokumentasi sebagai record of pasien sehingga dapat puladigunakan sebagai Patient Medical Record (PMR) apabila pasien kembali membeli obat.Pemberian informasi tentang obat diberikan oleh apoteker yang bertugas di UMC pada tempatkonsultasi yang disediakan. Informasi yang diberikan oleh apoteker kepada pasien berupa carapenggunaan obat yang benar serta informasi lain yang berkaitan dengan terapi tersebut termasukefek samping dan interaksi obat yang mungkin timbul dari penggunaan obat tersebut. PPIO merupakansolusi dalam memberikan informasi dan pelayanan serta edukasi yang bermanfaat bagi pasien.Kata Kunci : Apotek UMC, Informasi, Obat
PENDAMPINGAN REVITALISASI KARANG TARUNA Muhammad Hayat; Vina Salviana; Rachmad Kristiono Dwi Susilo
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1756

Abstract

Hayat M1, Vina Salviana2 & Rachmad KDS3Staf Pengajar. 1,2 & 3Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu PolitikUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: vina_salviana@yahoo.co.idABSTRACTKegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Togogan, KecamatanSrengat, Kabupaten Blitar adalah salah satu bentuk kepedulian Jurusan Sosiologi FISIP UMM terhadapmasyarakat. Dipilihnya pemuda sebagai sasaran kegiatan, tidak bisa dipisahkan dari sedikitnya ruangapresiasi yang diperuntukkan bagi penerus bangsa. Pemuda di Kelurahan Togogan mengalamikemandegan dan terbatasnya ruang berkreasi. Hal tersebut tidak bisa dipisahkan dari tidak berfungsinyaKarang Taruna. Oleh karena itu, mengaktifkan dan memberdayakan karang taruna pada dasarnyaadalah memberi wadah bagi tersalurkannya kreativitas.Permasalahan yang muncul berkaitan dengan pemberdayaan karang taruna adalah minimnyaketerlibatan kader dalam aktivitas kelurahan. Selain itu ketidakefektifan anggota karang taruna dilembaga desa, berimplikasi pada lemahnya posisi tawar dengan pengambil kebijakan.Untuk mendukung terciptanya pemuda yang berdaya, anggota dan pengurus karang tarunaharus mempunyai kemampuan konsolidasi. Hal tersebut penting bagi terciptanya karang taruna yangtangguh dan diperhitungkan. Konsolidasi akan bisa dijalankan secara baik dan berkelanjutan manakaladalam diri anggota dan pengurus mempunyai kesadaran bahwa sence of belonging terhadap karangtaruna adalah sebuah keniscayaan.Kondisi tersebut dapat menciptakan atmosfer kepedulian terhadap karang taruna. Implikasilogisnya adalah aneka rupa kegiatan akan bisa dijalankan dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.Menumbuhkan kesadaran, merupakan hal penting bagi pengokohan pondasi karang taruna.Olehkarena itu kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian mencoba untuk memberi ruang bagipengembangan kreativitas dan komitmen terhadap organisasi. Model ceramah dan simulasi permainanserta menempatkan pemuda sebagai bagian dari pemecah masalah adalah cara terbaik untukmendewasakan pemuda bahwa dengan berlatih dan terlibat langsung dalam organisasi (karang taruna)bisa menumbuhkan kepedulian bagi diri maupun lingkungannya.Kegiatan pelatihan selama pengabdian (pembentukan karang taruna Kelurahan Togogan, PelatihanKeorganisasian, Pelatihan Kepemimpinan, dan Pelatihan Administrasi dan Kesekretariatan mendapatrespon yang baik dari peserta dan merupakan ruang kesadaran yang berakhir pada manifestasi“partisipatif” yang menjadi bagian dari kepedulian berorganisasi.Kata Kunci : Revitalisasi, Karang Taruna
PENINGKATAN PEMAHAMAN TAKMIR MASJID DI WILAYAH MALANG TERHADAP PENENTUAN AKURASI ARAH KIBLAT Muhammad Sarif
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1757

Abstract

Sarif MStaf Pengajar. 1Jurusan Syari’ah Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangABSTRAKArah kiblat sebagai arah untuk menghadap umat Islam dalam melaksanakan ibadah sholat harusbenar-benar diperhatikan, sebab setiap muslim akan merasa sempurna ibadah sholatnya apabila dalamsholatnya telah memenuhi syarat dan rukun, salah satu syaratnya adalah menghadap arah kiblat(Ka’bah), hal ini telah menjadi kesepakatan (Ijma’) para mujtahid.Seorang yang sedang melaksanakan sholat di masjid, jarang melakukan koreksi terhadap arahkiblat tempat ia sholat, bahkan tidak pernah terpikirkan dalam benaknya apakah arah kiblat masjidtersebut telah benar-benar menghadap kiblat, padahal dalam Islam selalu diperintahkan agar umatIslam menggunakan akal pikirannya dalam setiap tindakannya, termasuk dalam melaksanakan ritualperibadatan berupa shalat. Banyak pertanyaan–pertanyaan yang muncul dalam masalah arah kiblatini antara lain mengapa shalat harus menghadap kiblat kemudian kalau perintah untuk menghadapkiblat itu adalah sebuah kewajiban, pertanyaan berikutnya adalah apakah shalat yang dikerjakandalam setiap hari telah benar-benar menghadap kiblat.Dalam sejarah awal berdirinya Muhammadiyah , KH. Ahmad Dahlan yang ahli falaq, mulaimelakukan gerakan-gerakan perubahan pandangan umat Islam yang selama ini diyakini, yaitumelakukan perubahan terhadap arah kiblat masjid Kauman di Jogjakarta, walaupun ini penuh dengannuansa simbolik, artinya dengan melakukan perubahan arah kiblat tersebut diharapkan umat Islammelakukan perenungan dan pengkajian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan perilaku sehari-haribaik yang berkaitan dengan masalah-masalah ibadah Mahdhoh maupun ibadah-ibadah ghairu mahdhoh,sehingga setiap apa yang dilakukan selalu berpijak pada landasan yang kokoh.Adapun yang menjadi sasaran pengabdian masyarakat ini adalah para jamaah dan takmir masjidMuhammadiyah di Malang, sebab selama ini para pengurus Muhammadiyah tersebut menjadimotivator dan pemberi solusi dalam setiap persoalan-persoalan yang muncul di masyarakat. Metodepengabdian masyarakat ini menggunakan Metode Kaji Tindak yaitu metode yang dilaksanakan dengancara : 1) Memberikan pelatihan dan pemahaman tentang pentingnya penentuan arah kiblat secaraakurat, 2)Menganalisis dan memberikan solusi kepada masyarakat terhadap persoalan-persoalanyang muncul berkaitan dengan masalah Arah kiblatPelatihan ini dilakukan langsung praktik di tiga tempat, yaitu di masjid PELMA Lowokwaru,masjid Perumahan Landungsari (Bpk. Wahyudi) dan masjid belakang kampus III UMM Masjid“Surya Gemilang” (Bpk. Prof.Tobroni). Peserta umumnya sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihanilmu falak yang berkaitan dengan penentuan arah kiblat, dan berharap kegiatan tersebut dapat dilakukansecara kontinyu dan periodik sebulan sekali, karena masih lemahnya pemahamannya terhadap arahkiblat tersebut.Kata Kunci : Pelatihan, Arah Kiblat
PENERAPAN KONSEP 3R SEBAGAI UPAYA MINIMASI VOLUME SAMPAH PADAT PERKOTAAN DI PONDOK PESANTREN AL-MIZAN LAMONGAN Samin .; Dodi Iffandani; Sabilil Muttaqien; Ode Rapija G
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1758

Abstract

Samin1, Dodi Iffandani2, Sabilil Muttaqien3 & Ode Rapija G4Staf Pengajar. 1,2,3 & 4Jurusan Teknik Sipil, Fakultas TeknikUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangABSTRAKParadigma baru pengelolaan sampah sebagaimana diamanatkan oleh UU RI No. 18 tahun 2008tentang pengelolaan sampah, maka diperlukan upaya nyata untuk merealisasikannya. Pondok pesantrenAl-Mizan dengan santri yang relatif banyak tentunya perlu dilibatkan secara langsung dalam rangkapenerapan konsep 3R dalam pengelolaan sampah.Pemahaman dan penerapan 3R dilakukan melalui pelatihan-pelatihan yang diharapkan akanmengurangi volume sampah dan sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi Ponpes Al-Mizanyang saat ini masih banyak melakukan pembenahan baik maajemen maupun melengkapi fasilitasbangunan pesantren.Pondok pesantren dengan santri lebih dari 500 orang diharapkan sebagai langkah awal dansebagai percontohan penerapan 3R dalam pengelolaan sampah di Ponpes sekitar Lamongan. Dengandemikian hasil dari kegiatan ini, selain memberikan tambahan pendapatan, juga memberikan bekalpada santri bagaimana pengelolaan sampah yang berbasis pada paradigma baru untuk diterapkankelak setelah selesai mengikuti kegiatan di Ponpes Al-Mizan.Kata kunci :Reduce, Reuse, Recycle, dan sampah
PENDAMPINGAN AGRIBISNIS KAMBING PERANAKAN ETAWAH DALAM MENDUKUNG KOTA BATU SEBAGAI SENTRA PRODUKSI SUSU Sujono .; Ahmad Yani
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1759

Abstract

Sujono1 & Ahmad Yani2Staf Pengajar.1Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan UMM; 2Direktorat Penelitian dan PengabdianKepada MasyarakatUniversitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: sujono_umm64@yahoo.comABSTRAKPotensi ternak lokal yang sangat berpeluang untuk membantu penyediaan susu dalam negeriselain sapi perah dengan berbagai keunggulannya yang saat ini sedang dikembangkan oleh masyarakatadalah kambing peranakan etawah. Susu kambing memiliki keunggulan tersendiri sebab mengandungnilai gizi yang tinggi yaitu protein 3.4 %, lemak 4.1 %, karbohidrat 5.2 %, kalsium 120 mg/100gram, fosfor 135 mg/100 gram dan berbagai macam vitamin. Susu kambing mengandung proteinlebih tinggi dibanding susu sapi, merupakan sumber kalsium, fosfor dan vitamin yang sangat diperlukanuntuk pertumbuhan usia muda dan mencegah osteoporosis.Tujuan program pendampingan Kelompok Peternak Kambing Perah Desa Beji adalah : Perbaikansistem budidaya ternak kambing perah; Peningkatan pengetahuan dan pengalaman bagi peternakdalam penyusunan pakan; Peningkatan kualitas kesehatan kambing; Meningkatkan nilai jual susumelalui penjualan kepada hotel-hotel di Kota Batu dan Peternak mampu melaksanakan recordingdalam setiap kegiatan pengelolaan usaha dan pembukuan keuangan secara teliti dan berkesinambungan.Metode pendampingan ini adalah : 1. Ceramah dan Diskusi, 2. Metode Demonstrasi, untukkegiatan-kegiatan yang bersifat aplikatif yang secara langsung dapat disaksikan dan dicobakan olehseluruh anggota kelompok peternak kambing perah pada suatu tempat yang telah ditentukan dan 3.Metode pendampingan berkelanjutan.Setelah dilaksanakan pendampingan maka telah dihasilkan beberapa perubahan antara lain; 1)Kelompok Peternak telah meningkatkan efisiensi usaha melalui perbaikan manajemen, 2) Penyajianpakan meningkat, untuk hijauan 5 kg/ekor induk, konsentrat 1 s.d. 1.5 kg/ekor induk; 3) telahmampu menyusun pakan sendiri dengan gizi seimbang; 3) produksi susu rata-rata telah mencapai1,5 s.d. 2.0 liter/ekor/hari, tingkat kejadian mastitis menurun hanya tinggal 20 % dari total induklaktasi; 4) peternak telah mulai melaksanakan recording dan pembukuan sederhana, dan 5) pemasarandilakukan pada hotel-hotel sekitar Kota Batu dengan harga penjualan mencapai Rp. 20.000,-/liter.Penyuluhan, pelatihan dan pendampingan dalam usaha kambing perah di Kelompok PeternakKambing Perah Desa Beji mampu meningkatkan produksi susu, meningkatkan pendapatan dan berharapuntuk dilaksanakan secara berkelanjutan.Kata kunci ; agribisnis, kambing perah, sentra produksi.
IPTEKS BAGI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) Tri Sulistyianingsih; Abdullah Masmuh; Hevi Kurnia Hardini
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1760

Abstract

Sulistyianingsih T1, Abdullah Masmuh2, Hevi Kurnia Hardini3Staf Pengajar. Jurusan Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangABSTRAKSebagai wujud dari social responsibility yang baik dalam hal ini tim pengabdian melalui programPPMI 2012-2013, berupaya memberikan bentuk pengabdian yang tidak hanya bersifat soft-skilltetapi juga bersifat penguatan kelembagaan, yang nantinya diharapkan dapat tetap melangsungkanpenguatan soft skill yang dibekalkan kepada masyarakat pasca program pengabdian.Pada akhirnya tercetuslah bentuk pengabdian yang memberi pembekalan pendidikan untukmasyarakat melalui lembaga Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM ) Aisyiyah Dau, Kab. Malang.Lembaga ini dinilai strategis sebagai pelangsung program pengabdian, yang akhirnya dijalin kerjasamasebagai mitra I. Kemudian dalam menentukan mitra II, tim pengabdian melihat aspek kebermanfaatanpada pentingnya pembekalan skills pada generasi muda binaan Panti Asuhan (PA) Aisyiyah Dau Kab.Malang sebagai bekal purna asuh dan kemandirian bagi mereka.Program kursus menjahit dipandang sebagai sebuah skill pendidikan informal yang strategisuntuk tetap dilanjutkan, sebagaimana suksesnya program pengabdian periode sebelumnya. Hal iniditunjukkan oleh: (1) Tingginya animo masyarakat untuk mengikuti kursus menjahit (tidak hanyaberasal dari peserta asuhan PA Putri ‘Aisyiyah Dau tetapi juga berasal dari masyarakat sekitar), dan(2) Strategisnya PKBM sebagai pusat belajar masyarakat secara kolektif, terarah/terprogram, danberkelanjutan. Atas dasar tersebut, Tim Program Pengabdian ini terus melakukan pembinaan terhadapPKBM Aisyiyah Dau Malang dan pengembangan kursus menjahit yang lebih meluas dan mencakupmasyarakat yang mebutuhkan. Sebagai upaya yang berkelajutan, Tim melakukan langkah-langkah:(1) menjalin kerjasama dengan BUEKA (Badan Usaha Ekonomi Aisyiyah) sebagai tempat untukmengembangkan usaha yang dirintis oleh peserta binaan, dan (2) membangun jaringan denganinstitusi-intitusi lain utamanya pemerintah setempat.Kata Kunci: Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat, Kursus Menjahit, Aisyiyah Dau Malang.
BATIK KULIT DAN PRODUK BARANG-BARANG BATIK KULIT SEBAGAI PRODUK BERCIRI INDONESIA Wehandaka Pancapalaga; Endang Sri Hartati; Khusnul Khotimah
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1761

Abstract

Pancapalaga W1, Endang Sri Hartati2 dan Khusnul Khotimah31,2 & 3Staf Pengajar. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang .Alamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas 246 MalangEmail: pwehandaka@yahoo.comABSTRAKProduk batik kulit dipasaran belum banyak, produk kulit samak dipasaran pada umumnyadiberi warna polos tanpa ada motif ataupun sentuhan batik. Jadi keunikan produk kulit samak yangdihasilkan Jurusan Peternakan UMM ini yaitu menghasilkan kulit samak yang lemas tapi dayatariknya kuat, cat yang tidak mudah luntur, ada sentuhan motif batik dalam pewarnaan kulit samaknyadan barang barang kulitnya.Sebagai sumber inspirasi dalam usaha batik kulit dan barang-barang kulit yang berbahan batikkulit adalah produk batik yang sudah mendunia dan diakui oleh UNESCO sebagai budaya tak bendawarisan manusia (Representative List of Intangible Cultural Heritage) pada tahun 2009. Sedangdisisi lain produk kulit samak dan barang kulit samak di Indonesia daya saing rendah akibat rendahnyainovasi. Inovasi dapat ditemukan dengan cara memproduksi kulit samak dengan motif batik yangtelah dikenal dunia.Metode yang digunakan dalam menghasilkan suatu produk kulit samak dengan motif batik danmenghasilkan produk barang-barang batik kulit menggunakan metode difusi iptek. Ketiga faktoriptek antara lain lilin batik yang cocok untuk media kulit, bahan pewarna batik yang cocok untukpewarnaan di kulit dan bahan pelepasan lilin yang tepat untuk kulit yang akan didifusikan untukmenghasilkan produk batik kulit dan barang-barang batik kulit di Jurusan Peternakan UMM.Pengumpulan data menggunakan teknik survey dan sistem angket untuk mengetahui sejauhmana produk batik kulit dan barang barang kulit yang dipasarkan dapat diterima oleh konsumen.Data terkumpul dianalisis secara deskriptif. Daya terima produk batik kulit untuk remaja dan dewasadengan motif parang daya terimanya termasuk dalam kategori yang tinggi dengan mean ideal sebesar8,0; dan standar deviasi 0,6Kesimpulan target gross profit untuk tahun pertama belum terpenuhi, hal ini disebabkanproduk masih baru sehingga lebih banyak terserap untuk pengenalan atau promo produk baru.Produk batik kulit dan barang barang batik kulit dapat diterima baik kalangan remaja maupun dewasa,hanya saja motif batik dibuat lebih gaul, lebih trendy dan populer, Adanya integritas kegiatan usahaproduk batik kulit di Jurusan Peternakan dengan kegiatan akademis melalui program Praktek UsahaPeternakan.Dampak dan manfaat dari usaha produk batik kulit dan barang-barang batik kulit sangat dirasakanoleh jurusan dan mahasiswa sebagai pelatihan usaha dan pembentukan jiwa kewirausahaan baik bagilembaga jurusan maupun dosen dan mahasiswa.Kata Kunci : Batik kulit, motif gaul, barang batik kulit
Daftar Isi Jurnal Dedikasi Vol. 10, Mei 2013 Daftar Isi
Jurnal Dedikasi Vol. 10 (2013): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/dedikasi.v10i0.1762

Abstract

Volume 10, Mei 2013ISSN : 1693 - 3214Daftar IsiProduksi Yoghurt SinbiotikWahyudi A1 , Damat2, Elfi Anis Saati3, N. Aziz4, M. Wachid5 (01 - 06)Penerapan Teknologi Pengoperasian, Perawatan dan Pelatihan Mikro Hidro di Desa KarangSuko Kecamatan Pagelaran Kabupaten MalangMokhtar A1, Sudarman2, Suwignyo3, Sayid Muhammad4 (07 - 12)Penerapan Teknologi Silase Untuk Mempertahankan Produksi Susu Kambing Pe PadaKelompok Peternak di Dataran TinggiHidayati A1, T. Budiwijono2 dan W. Prihanta3 (13 - 19)Optimalisasi Produksi Ikan Melalui Pelatihan Pengelolaan Induk Ikan Lele Berkualitas diKelompok Pembudidaya Ikan Raja Mina Dusun Pidek Desa Sepanjang KecamatanGondanglegi MalangHandajani H1, Sri Dwi Hastuti2 & Ganjar Adhy Wirawan3 (20 - 26)Pendirian Pusat Pelayanan Informasi Obat Untuk Peningkatan Pelayanan Kefarmasian danSarana Edukasi di Apotek Umm Medical CenterRachmawati H1, Ika Ratna Hidayati2, Dian Ermawati3 & Engrid Juni Astuti4 (27 - 32)Peningkatan Pemahaman Takmir Masjid di Wilayah Malang Terhadap Penentuan AkurasiArah KiblatSarif M (33 - 37)Penerapan Konsep 3R Sebagai Upaya Minimasi Volume Sampah Padat Perkotaan di PondokPesantren Al-Mizan LamonganSamin1, Dodi Iffandani2, Sabilil Muttaqien3 & Ode Rapija G4 (38 - 47)Pendampingan Agribisnis Kambing Peranakan Etawah Dalam Mendukung Kota Batu SebagaiSentra Produksi SusuSujono1 & Ahmad Yani2 (48 - 57)Ipteks Bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)Sulistyianingsih T1, Abdullah Masmuh2 & Hevi Kurnia Hardini3 (58 - 65)Pendampingan Revitalisasi Karang TarunaMuhammad Hayat1, Vina Salviana2 & Rachmad KDS3 (66 - 72)Batik Kulit Dan Produk Barang-Barang Batik Kulit Sebagai Produk Berciri IndonesiaPancapalaga W1, Endang Sri Hartati2 & Khusnul Khotimah3 (73 - 77)