cover
Contact Name
Firmansyah
Contact Email
firmanyk@gamail.com
Phone
+6282277629282
Journal Mail Official
pendalasabdimas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rambutan Dusun Caru, Desa Pendem, Kec. Junrejo, Kode Pos 65321, Kota Batu, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota batu,
Jawa timur
INDONESIA
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28077334     DOI : https://doi.org/10.47006/pendalas
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat (ISSN: Proses; E-ISSN:2807-7334) adalah jurnal yang menerbitkan hasil-hasil penelitian bidang pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan, sosial budaya, sosial keagamaan, sosial ekonomi, dan hasil riset penelitian kebijakan publik. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural Jawa Timur. PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat menerima artikel hasil penelitian bidang pendidikan umum maupun pendidikan keagamaan, sosial budaya, sosial keagamaan, sosial ekonomi, hasil riset penelitian kebijakan publik dari para ahli dan para peneliti dari berbagai disiplin ilmu yang terkait dengan Aim and Scope jurnal. Jurnal ini terbit satu tahun 3 kali yakni: Januari, May, September.
Articles 125 Documents
INTEGRATING GOOD GOVERNANCE PRINCIPLES INTO ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION FOR ANTI-CORRUPTION EDUCATION: A QUALITATIVE LITERATURE REVIEW Jafar Ahmad; Muhammad Fadhlan; Randa Gustiawan; Nur Halimah; Tiara Permata Sari; Faysa Astiza
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i2.768

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan yang terus-menerus terjadi antara konsep normatif tata kelola yang baik yang dikembangkan dalam studi administrasi publik dan integrasinya ke dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai pendekatan preventif dalam pendidikan antikorupsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keselarasan konseptual antara prinsip-prinsip tata kelola yang baik dan nilai-nilai pendidikan Islam, serta untuk mengkaji bagaimana prinsip-prinsip tersebut dapat diintegrasikan ke dalam Pendidikan Agama Islam dalam menumbuhkan budaya antikorupsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif dengan menganalisis 25 sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2026 menggunakan teknik analisis konten. Temuan menunjukkan adanya konvergensi konseptual antara prinsip-prinsip tata kelola yang baik, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi, dan supremasi hukum, dengan nilai-nilai Islam, termasuk amanah, syafafiyah, ‘adl, dan muhasabah. Penelitian ini mengusulkan kerangka konseptual yang mengintegrasikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik dengan Pendidikan Agama Islam melalui pengembangan kurikulum, internalisasi nilai, teladan guru, dan praktik tata kelola digital yang etis. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan wacana pendidikan antikorupsi dengan memperkuat peran Pendidikan Agama Islam sebagai instrumen pencegahan untuk menumbuhkan integritas, kesadaran etis, dan nilai-nilai antikorupsi yang berkelanjutan di dalam lembaga pendidikan.
PENGARUH MODEL COLLABORATIVE LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK PADA KELAS XI MAN 1 DELI SERDANG Fayza Nur Riski; Muhammad Abrar Parinduri
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i1.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Collaborative Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak pada kelas XI MAN 1 Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) melalui desain pretest–posttest control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MAN 1 Deli Serdang tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol, yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kreatif yang mencakup aspek kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration), serta angket dan lembar observasi sebagai data pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test, independent sample t-test, dan perhitungan N-Gain dengan bantuan perangkat lunak JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model Collaborative Learning terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan kemampuan berpikir kreatif yang lebih tinggi dibandingkan dengan siswa pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Dengan demikian, model Collaborative Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan dapat dijadikan sebagai alternatif model pembelajaran inovatif dalam pembelajaran Akidah Akhlak.
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KARAKTER RELIGIUS PADA SISWA MELALUI BUDAYA SEKOLAH DI MAS AL-WASHLIYAH TEMBUNG Nurdila Nasution; Neng Nurcahyati Sinulingga
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i2.785

Abstract

Penurunan kedisiplinan, sopan santun, dan kesadaran beribadah siswa menjadi tantangan penting dalam pembentukan karakter religius di lingkungan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kepala sekolah dalam meningkatkan karakter religius siswa melalui budaya sekolah di Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Tembung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dilakukan melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, budaya salam, serta penerapan tata tertib bernuansa Islami. Kepala sekolah juga menerapkan keteladanan, pengawasan, pembinaan persuasif, dan kerja sama dengan guru serta orang tua. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sosial, dan kesadaran beribadah siswa. Dengan demikian, budaya sekolah religius menjadi strategi efektif dalam memperkuat karakter religius siswa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PASCA-BENCANA: PROGRAM MITIGASI KEBENCANAAN, KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT, SEKOLAH DARURAT UNTUK KORBAN BANJIR DAN LONGSOR DI DESA DURIAN KECAMATAN RANTAU KABUPATEN ACEH TAMIANG Tappil Rambe; Hariadi; M. Taufik Rahmadi
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): PENDALAS
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v6i2.788

Abstract

Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, merupakan wilayah terdampak banjir dan longsor yang memerlukan penguatan kapasitas masyarakat dalam mitigasi kebencanaan, kesiapsiagaan, dan keberlanjutan layanan pendidikan anak pascabencana. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan masyarakat pascabencana melalui penguatan organisasi pemuda, penyusunan prosedur evakuasi, pelatihan mitigasi, simulasi kesiapsiagaan, serta penyelenggaraan sekolah darurat. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui tahapan identifikasi kebutuhan, koordinasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Mitra kegiatan terdiri atas Karang Taruna Kampung Durian sebanyak 30 anggota dan kelompok pendidikan anak usia dini sebanyak 22 anggota. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keberdayaan mitra pada aspek pengetahuan, keterampilan, partisipasi, dan manajemen kelembagaan. Pemahaman organisasi Karang Taruna meningkat dari 40% menjadi 85%, pengetahuan mitigasi bencana dari 40% menjadi 88%, dan kepemilikan prosedur evakuasi dari 0% menjadi 90%. Pada mitra pendidikan anak usia dini, ketersediaan sistem sekolah darurat meningkat dari 0% menjadi 85%, pemahaman guru tentang mitigasi dari 25% menjadi 80%, dan pengelolaan pembelajaran darurat dari 10% menjadi 80%. Program ini menghasilkan modul mitigasi bencana, modul sekolah darurat, prosedur evakuasi, media edukasi kebencanaan, dan tim siaga bencana berbasis masyarakat.
KESEIMBANGAN SPIRITUALITAS DAN TEKNOLOGI DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: STUDI DI MIS AR RUM MEDAN MARELAN Ahmad Sukri Harahap; Khotimatul Majidah S; Ismi Fauziah; Nikmatur Ridha; Muhammad Hafizh
PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam dan Multikultural

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/pendalas.v5i2.802

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi madrasah, terutama dalam menjaga keseimbangan antara penguasaan teknologi dan pembinaan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis keseimbangan antara spiritualitas dan teknologi dalam perspektif filsafat pendidikan Islam di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Ar-Rum Medan Marelan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, serta tenaga kependidikan yang terlibat dalam proses pembelajaran dan pembinaan keagamaan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madrasah memanfaatkan teknologi sebagai media pendukung pembelajaran melalui penggunaan perangkat digital, video pembelajaran, presentasi interaktif, dan sumber belajar berbasis internet. Di sisi lain, penguatan spiritualitas dilakukan melalui pembiasaan ibadah, tadarus Al-Qur’an, doa bersama, keteladanan guru, dan pembinaan akhlak Islami. Integrasi keduanya menunjukkan bahwa teknologi tidak diposisikan sebagai tujuan pendidikan, melainkan sebagai sarana untuk membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menggunakan teknologi secara etis serta bertanggung jawab.

Page 13 of 13 | Total Record : 125